Chapter 55.1 ~ Pengembangan kota Earl Baumeister dimulai (A)

Anda sedang membaca Hachinan-tte, sore wan Nai deshou! Chapter 55A di Kurozuku.

23 Aug 2021

Penerjemah : KuroMage

Masih percobaan, lanjut dari pasca animenya...

Segala kerusuhan dan penanggulangan kasus yang berkaitan dengan kampung halamanku pun selesai, dan akhirnya pengembangan Savage Land pun dimulai.

Aku yang telah diberikan sebagian besar dari Savage Land ini, diangkat menjadi Earl Baumeister oleh pihak kerajaan, dan menjadi pewaris keluarga utama. Mungkin ini masalah sepele, namun jika tidak begini, maka akan jadi aneh jika keluarga kak Hermann yang merupakan Knight menjadi keluarga utama sedangkan gelar Earl menjadi keluarga cabang. Katanya pergantian keluarga utama ini juga sudah beberapa kali pernah terjadi.

Meskipun dikatakan bahwa peristiwa ini layaknya perputaran roda kehidupan, namun nyatanya tidak terlalu banyak berdampak karena ini hanya digunakan untuk mengklasifikasi hubungan kekerabatan sesama bangsawan saja. Karena memang pada dasarnya masing-masing adalah keluarga bangsawan bersifat independen, maka tidak akan saling berpengaruh jika salah satunya berbuat kejahatan.

Karena banyak juga kasus di mana anggota keluarga yang terhukum di rawat oleh keluarga yang tidak terhukum, maka sistem ini juga sering kali dianggap sebagai asuransi oleh para bangsawan. Dan tak jarang pula yang mengadopsi anak dari keluarga lain saat salah satu keluarga tidak memiliki anak.

Di wilayah Savage Land yang ada di selatan pegunungan ini, aku yang telah diangkat menjadi Earl ini menjadi keluarga utama dan bertindak sebagai penjamin. Dan di bawahku, ada bekas keluarga utama Baumeister yang dipimpin oleh kak Hermann yang rencananya akan diangkat menjadi Baron, dan keluarga kak Paul yang bergelar Baronet.

Selain itu dimasa depan, rencananya aku akan memberikan gelar ksatria kepada kedua anak kak Amalie.  Namun kedua keponakanku ini tidak dapat mewarisi nama Baumeister. Keduanya diberikan nama keluarga Mainbach, sama dengan nama keluarga kak Amalie. Mereka juga didukung oleh beberapa pelayan dari keluarga Mainbach. Semua ini wajar karena kak Kurt sudah membuat semua prestasi menjadi hilang.

Dan terkait kak Amalie sendiri, tampaknya ia akan berusaha keras untuk mendidik anak-anaknya.

“Kakak masih muda… Apa kakak tidak ingin menikah lagi??”

“Yang mau menerima perempuan yang telah melahirkan dua orang anak sebagai istri mereka paling-paling hanya orang lanjut usia atau malah dijadikan selir saudagar… Aku memutuskan untuk tidak akan menikah lagi… Aku harus membesarkan mereka dengan baik…”

Katanya ia ingin mengajarkan mereka huruf dan hitung-hitungan dengan benar, karena akan merepotkan jika mereka tumbuh seperti kak Kurt.

“Ditambah.. Aku tidak bisa kembali ke rumah orang tuaku… Apa nanti kata mereka…”

Dari sudut pandang keluarga Mainbach, kesalahan kak Kurt kali ini bagaikan petir di siang bolong. Jika saja tidak ada masalah ini, sebagai keluarga istri kepala keluarga Baumeister, mereka akan dibanjiri keuntungan dari hasil pengembangan Savage Land. Namun kali berkat semua insiden ini, status mereka menjadi keluarga istri seorang pelaku pembunuhan.

Dan tentu saja berdasarkan hal ini, mereka jadi tidak layak untuk mengharapkan keuntungan apa pun dari keluarga Baumeister. Bahkan jika kak Amalie kembali ke sana, mereka hanya akan memperlakukannya sebagai gangguan.

“Aku akan pindah ke wilayah baru milik Paul-sama dan tinggal bersama dengan ayah dan ibu mertua…”

Meskipun ayahku sudah pensiun, akan sulit bagi kak Hermann mengelola wilayah bekas keluarga Baumeister jika ia masih ada di sini. Maka dari itu ia dipindahkan ke tempat kak Paul. Karena wilayah kak Paul masih benar-benar baru, maka pengalaman milik ayah pastinya akan berguna di sana.

Dan juga, semua keluarga dari kaki tangan kak Kurt dalam penyerangan itu ikut dipindahkan. Mungkin merekalah korban utama dari insiden ini. Tiba-tiba saja mereka diberitahu bahwa kakek atau ayah mereka terlibat dalam kasus percobaan pembunuhan seorang bangsawan.

Karena tindakan penyerangan itu adalah tindakan rahasia, pastinya mereka melakukan semua itu tanpa mengatakan apa pun pada keluarga masing-masing. Tanpa memberitahu apa pun pada keluarga, dan begitu keluarga tahu, mereka semua sudah meninggal dunia.

Selain itu, keluarga penjahat selalu dipandang sebelah mata oleh lingkungan. Stigma seperti ini tak berubah di dunia mana pun. Untuk menghindari hal itu, aku memutuskan untuk memindahkan mereka semua ke wilayah baru.

Lokasinya adalah tepat di samping wilayah milik kak Paul. Menurut hasil investigasi, ada lahan basah di sana yang tampaknya bagus untuk pertanian. Aku berencana segera membuka lahan di sana dengan sihirku. Terkait rumah, lagi-lagi aku meminta bantuan Baron Rembrandt.

“Akhir-akhir ini Earl Baumeister sepertinya sangat sibuk ya…”

Aku ingat ketika ia datang menyapaku dengan logat kansai-nya yang aneh. Sepertinya Menteri keuangan Ruckner meminta orang itu untuk memprioritaskan tugasnya di wilayah kami. Jika ia tidak melakukan itu, insiden yang disebabkan oleh adiknya ini akan mencoreng nama Menteri Ruckner itu sendiri.

“Aku akan datang berkunjung nanti dan membawakan oleh-oleh…”

“Silakan saja… Karena bagi mereka, Earl Baumeister adalah sosok pembasmi naga yang sangat gagah…”

“Juga sosok pembunuh orang tua mereka tentunya…”

“Aku baru akan membicarakan hal itu setelah mereka lebih dewasa sedikit…”

Setelah aku mengantarkan keberangkatan Ayah, Ibu, serta kak Amalie ke wilayah kak Paul, akhirnya pengembangan wilayah Earl Baumeister pun resmi dimulai. Hal pertama yang harus kami lakukan adalah memikirkan di mana letak pusat kediaman Earl.

“Apakah kita akan meletakkannya di tepi laut??”

“Jangan… Karena nanti wilayahnya jadi dipotong oleh hutan monster….”

Memang banyak masukan untuk meletakkannya di tepi laut seperti apa yang dikatakan Iina, namun akan sulit untuk mengatur keamanannya karena ada hutan monster di dekatnya. Jika memikirkan perluasan di masa depan, maka tepi laut adalah pilihan yang sulit.

Jadi kami memutuskan untuk membangun kediaman Earl di tanah datar yang ada di tengah, dan berencana menggunakan Kapal terbang sihir sebagai alat transportasi. Sebuah padang rumput luas dengan tanah yang stabil. Kami berniat untuk membangun kota yang memiliki cukup ruang jika saja populasinya menyamai Brychburg.

Lalu di sebelahnya kami berniat untuk membangun sebuah pelabuhan yang dapat memuat kapal terbang sihir besar. Selain itu kami juga berniat membangunnya di tepi laut, dan beberapa pelabuhan kecil di beberapa daerah untuk mempermudah perpindahan antar wilayah.

Untungnya kami memiliki beberapa kapal sihir itu. Karena kami menemukan banyak kapal sewaktu menjelajahi reruntuhan kuno waktu itu, jadi rasanya tidak akan ada masalah jika kita membuat beberapa rute perjalanan baru. Rute Ibukota-Brychburg-Baulburg beroperasi seminggu sekali.

Baulburg ini adalah nama pusat kota wilayah Baumeister tempat kediaman Earl berada. Entah mengapa namanya jadi ke-Jerman-an, kurasa ada masalah dengan selera penamaan para petinggi di negeri ini.

Selain itu ada juga penerbangan kapal-kapal kecil dari Brychburg sebanyak tiga kali dalam seminggu. Saat ini, sepertinya Brychburg sedang terburu-buru memperluas pelabuhan mereka.

Untuk wilayah Baumeister, saat ini pertama-tama membangun pelabuhan kecil di sepuluh titik yang diperkirakan akan menjadi kota besar. Hal ini dimaksudkan agar kapal-kapal kecil dapat beroperasi sesegera mungkin. Kapal-kapal ini akan dipergunakan untuk mengangkut material yang diperlukan dalam pembangunan.

Soal awak kapal, semua akan diurus oleh pihak kerajaan. Mereka membeli kapal, serta menyediakan personel angkatan udara yang handal yang akan melatih personel baru yang telah kami rekrut. Sepertinya mereka ingin dimasa depan Earl Baumeister mengelola seluruh penerbangan selain penerbangan kapal besar.

Selanjutnya, diperlukan juga peletakan jalan, dan serta pembangunan pelabuhan khusus kapal laut. Jika fasilitas ini selesai dibangun, maka akan memungkinkan pertukaran barang dari wilayah bangsawan lain di selatan dari jalur laut. Sepertinya bangsawan yang berada di wilayah pesisir timur dan barat juga mengharapkan adanya hubungan perdagangan.

Para pekerja untuk melakukan pembangunan pun segera diberangkatkan dengan kapal. Selain itu, karena sungai-sungai yang ada di sekitar memiliki beberapa titik yang mungkin akan meluap, saat hujan besar, maka perlu juga dilakukan pembangunan di sana.

Perlu juga untuk membuat jalan dari Baulburg ke wilayah yang dipimpin oleh kak Hermann, dan juga wilayah yang kelola oleh kak Paul. Serta pembuatan jalan ke kota-kota lain yang telah direncanakan.

“Hanya dengan melihat perencanaan ini saja… sepertinya dapat diduga ini akan memakan waktu lama ya..”

“Jika berpikir dengan normal.. Mungkin itu ada benarnya….”

Roderich, rencananya akan menjadi wakilku dan pengikut utamaku itu menggeser sejumlah besar dokumen rencana pengembangan di mejanya, lalu meletakkan lagi dokumen tentang tenaga kerja dan keuangan yang jumlahnya sepertinya tiga kali lipat dari dokumen yang digeser. Bahkan saat aku bekerja di perusahaan dagang, aku tidak pernah melihat tumpukan dokumen sebanyak itu. Insting pertahananku seketika membuat kata-kata [Semangat! Roderich!!] ingin keluar dari mulutku.

“Pembangunan akan segera dimulai setelah datangnya bantuan serta tenaga kerja…”

Sepertinya pertama-tama mereka akan membangun sebuah bangunan besar dari batu di lokasi yang direncanakan sebagai lokasi pusat pemerintahan di Baulburg. Selanjutnya membangun konstruksi kota yang fleksibel terhadap pertambahan penduduk, dan juga membangun pelabuhan untuk kapal terbang sihir.

“Pokoknya, karena semuanya tidak akan dimulai sebelum yang satu ini selesai…”

Roderich menggenggam bahuku dengan erat, ketika aku ingin pergi ke hutan monster untuk berburu dan menghentikan pergerakanku.

“Ini adalah quest paksaan untuk tuan demi mempersingkat waktu pembangunan..”

“Tunggu! Aku ini orang guild petualang loh!!”

“Bukankah tuan juga mendaftarkan diri di Guild Teknik sewaktu membantu pengembangan daerah Knight Baumeister??”

Meskipun pengembangan masing-masing guild masih lama, namun tampaknya prosedurnya sudah mulai berjalan.

“Tentu saja, kami akan membayar hadiah quest-nya…”

“Roderich, kau ini…”

Aku pun tidak punya pilihan untuk menolak, dan akhirnya sibuk dengan pekerjaan meratakan tanah di lokasi calon Baulburg sendirian.

Terima kasih... Kalau rame kita lanjut.

Comments

3 responses to “Hachinan-tte, sore wan Nai deshou! Chapter 55A”

  1. SiOtong says:

    Ada yg baru nih

  2. Wibu says:

    Min apa ini lanjutan anime atau manga ya ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *