Chapter 55.2 ~ Pengembangan kota Earl Baumeister dimulai (B)

Anda sedang membaca Hachinan-tte, sore wan Nai deshou! Chapter 55B di Kurozuku.

23 Aug 2021

Penerjemah : KuroMage

Masih percobaan, part2...

Dengan arahan dari Roderich dan satu orang ahli arsitektur yang baru dipekerjakan, aku meratakan lahan yang luas dengan sihirku, dan membaginya untuk mansion, bangunan kota, dan jalan utama. Selanjutnya lokasi pelabuhan khusus kapal terbang sihir terdekat pun telah ditentukan, lalu kemudian aku membawa mereka ke sana dengan teleportasi.

“Begitu… sepertinya kita bisa mendapatkan batu-batu yang bagus ya..”

Di salah satu lokasi di Savage Land, ada sebuah tempat yang tidak memiliki mineral namun memiliki bebatuan bagus yang dapat di ambil, jadi aku membawa Roderich dan yang lainnya ke sana.

“Jadi berapa banyak yang kita butuhkan??”

“Sebanyak-banyaknya…”

“…”

Aku pun mulai mengumpulkan bebatuan atas permintaan berlebihan dari Roderich.  Aku memotong bebatuan besar dengan Wind Cutter, dan memotong batu kecil dengan Water Cutter untuk merapikan bentuknya. Sihir Water Cutter ini aku dapatkan dengan meniru mesin pemotong yang menggunakan tekanan air yang ada di kehidupanku sebelumnya.

Setelah mengumpulkan bebatuan dalam jumlah tertentu, batu itu di masukan ke dalam tas sihir dan menyimpannya di ruang penyimpanan batu di tanah calon Baulburg.

Tiga hari kemudian, saat aku sedang sibuk dengan perataan tanah dan pembagian wilayah, pekerjaan pembangunan kota Baulburg pun perlahan-lahan dimulai. Meski tidak ada pelabuhan, kapal kecil masih dapat mendarat di tanah lapang.

Segera kloter pertama memulai pekerjaan pembuatan pondasi Mansion Baumeister sambil membangun rumah sementara untuk para pekerja. Meskipun disebut Mansion, karena rencananya akan berfungsi sebagai istana pertahanan darurat, maka mereka mulai dari menggali dan membangun pondasi.

“Tuan!! Pembangunan pondasi-nya terlalu memakan waktu!! Quest paksaan lagi…”

“Kau ini…”

Aku menuruti permintaan Roderich dan menggali lubang untuk pondasi yang besar dan kokoh. Tapi… sepertinya Roderich itu sudah terlihat lebih bisa diandalkan.

Ketika saya mengetahui bahwa almarhum Baron Ruckner adalah keluarganya, ia mengatakan dengan tegas [Saya tidak memiliki setetes pun hubungan darah dengan pria seperti itu!]. Dan dia dengan tegasnya mengatakan [Saya tidak perlu warisan dan gelarnya].

Karena pada akhirnya kebangsawanan keluarga Baron Ruckner pun terputus, dan hartanya disita, aku jadi tidak perlu mengkhawatirkan masalah itu.

“Aku mendapatkan beberapa properti milik Baron Ruckner… Apa kau mau?”

“Tidak… Saya tidak perlu satu sen pun dari harta yang telah disentuh pria itu….”

Dia memiliki ibu seorang putri saudagar, dan dia juga cukup pandai dalam urusan ekonomi, namun sepertinya ia tetap tidak bisa menerima warisan itu. Namun dikemudian hari, Menteri keuangan Ruckner merasa bersalah dengan hal ini, dan mengorbankan harga dirinya untuk menyerahkan beberapa harta kepada Roderich.

“Selanjutnya tinggal membuat jalan besar yang akan menjadi jalan utama kota…”

“Hei…”

Meskipun mengeluh, karena ini sudah tugasku, aku pun membuat jalan, dan menggali parit di kedua sisinya agar air hujan dapat mengalir. Setelah itu, para pekerja meletakan bebatuan, dan menutup celah dengan beton. Intinya adalah, aku mengerjakan semua pekerjaan secara garis besarnya, selanjutnya para pekerja akan mengerjakan konstruksi rincinya.

“Tuan… Sepertinya Anda dapat banyak uang ya…”

“Apa iya..”

Untuk urusan finansial, meskipun aku menyerahkan sebagian besarnya kepada Roderich, namun semua itu masih milikku. Namun saat aku mengerjakan pekerjaan konstruksi ini, Roderich membayar hadiah quest menggunakan hartaku, dan akhirnya masuk kembali menjadi hartaku. Mungkin tidak ada bangsawan lain selain diriku yang merasakan perasaan janggal seperti ini.

Aku berpikiran untuk memisahkan anggaran individu dan anggaran Earl Baumeister, tapi sepertinya tidak pernah ada bangsawan yang melakukan itu sebelumnya. Meskipun ada juga beberapa bangsawan yang menentukan jatah uang ‘jajan’ mereka, namun kebanyakan mereka berpendapat bahwa mereka memiliki kebebasan sendiri untuk menggunakan uang untuk pembangunan wilayah atau untuk kepentingan pribadi.

“Pembangunannya berjalan cepat, namun bukan berarti tidak menggunakan pekerja… pengeluaran memang berkurang, tapi itu di alokasikan ke tahap kedua dan selanjutnya… tapi sepertinya kok ada yang aneh ya??

“Tuan.. Besok jadwalnya pembangunan di sekitar aliran sungai dekat sini…”

Roderich mengatakan itu sambil memberikan sebuah gambar, dan tentu saja di dunia ini juga ada konsep pengendalian  hidrolik. Mengubah aliran sungai, mengeruk dasar sungai, membuat waduk, membangun tanggul dan lain-lain. Seharusnya tidak berbeda jauh dengan teknologi yang digunakan oleh negara-negara yang ada di Bumi.

Selain itu, karena akan menyambung irigasi dari Baulburg juga, maka pekerjaan ini sangat diperlukan.

“Apa aku hanya perlu membuat seperti apa yang ada di sini??”

“Ya.,,, Saya akan mengirimkan orang untuk pekerjaan detailnya di kemudian hari…”

Sekali lagi, aku mengerjakan pekerjaan dasarnya, dan sisanya dikerjakan oleh para pekerja ahli dibidangnya.

“Kalau ini dilakukan besok… Berarti kita pertama-tama kita melakukan pengaturan tata letak Baulburg dan pembangunan jalan…”

Setelah kerja kerasku, perataan tanah Baulburg pun selesai dalam waktu tiga hari. Namun pada saat ini, semuanya hanya berupa tanah datar terkotak-kotak dan jalan-jalan tak beraspal. Tentunya dengan mengecualikan sebuah bangunan batu sedang di bangun, dan rumah-rumah sementara para pekerja yang tersebar. Serta beberapa bangunan yang direlokasikan untuk Baron Rembrandt.

Para pedagang itu segera berdatangan dengan kapal sihir kecil menargetkan para pekerja sebagai pelanggan mereka. Meskipun kondisinya mereka hanya menjajakan produk mereka di atas dipan saja.

“Tim pengamanan yang kita sewa juga datang bersama kloter pertama… tapi sepertinya mereka lebih elit daripada yang kita bayangkan ya…”

Mungkin itu wajar, karena mereka di rekomendasikan oleh Jendral Edgar, yang rela mengadopsi Vilma sebagai putri angkatnya. Mereka terlatih dalam keluarga militer dan rela berhenti dari penjaga atau tentara untuk datang kemari.

Karena mereka termasuk dalam kloter pertama, untuk mengincar posisi eksekutif dalam pasukan Baumeister di masa depan, mereka berinisiatif untuk bertugas untuk berpatroli menjaga keamanan, berburu untuk melindungi para pekerja dari binatang buas, membantu pekerjaan konstruksi sebagai bentuk latihan militer mereka.

“Binatang buas ya… Banyak juga soalnya di sini…”

“Karena itu… Quest lagi…”

“Serius nih??”

Pada akhirnya tugasku bertambah untuk membuat dinding tanah sementara di luar daerah yang rencananya akan dibangun dinding kota Baulburg untuk menghindari binatang buas. Dan aku kehabisan energi sihir sampai-sampai aku tidak bisa kembali ke mansion-ku.

Sepertinya dinding tanah ini akan diganti dengan dinding batu nantinya. Dan mungkin akan menjadi pekerjaanku lagi nanti untuk memotong-motong batunya.

“Kami memiliki tempat tinggal sementara kok….”

“Kau benar-benar jahat, Roderich”

Apa boleh buat, aku tidak bisa pulang, jadi aku memutuskan untuk tinggal di rumah sementara hari ini.

Terima kasih... Kalau rame kita lanjut.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *