Vol.03 - Ch.10.3 ~ Hari yang Baru pun Tiba (C)

Anda sedang membaca Maseki Gurume Volume 3 Chapter 10C di Kurozuku.

15 Nov 2020

Penerjemah : KuroMage

 

Selamat Membaca….

Setelah dihubungi oleh Graf, datanglah dua kereta kuda beserta para ksatria berkuda dari arah istana.

“… Graf-dono kami sudah menerima laporan anda, Apa benar ada telurnya???”

“Sebenarnya saya juga sulit menilainya…Silahkan anda periksa…”

Setelah tiba dilokasi, adalah Lloyd orang yang pertama kali turun. Lalu diikuti dengan kemunculan Ain,Chris dan Dill. Meskipun karena kejadian kemarin Lloyd dijadikan pengawal khusus Shilvard, namun karena ini adalah kasus khusus, maka ia ditugaskan untuk mengunjungi tempat ini. Peralatan yang ia gunakan benar-benar luar biasa. Hanya dengan berdiri disanpingnya saja sudah bisa merasakan Aura tekanan darinya. Inilah sosok yang telah bertahun-tahun menjadi Fleet Admiral Kerajaan Istalica.

“Dua benda biru ini??”

“Ya…Benda ini diperkirakan adalah telur….”

Dua telur yang dikelilingi oleh banyak Ksatria. Yang mereka hadapi adalah Sea Dragon, meskipun masih belum lahir, mereka tidak bisa lengah begitu saja. Dan juga mereka tidak bisa membiarkan telur-telur itu lepas kelautan, jadi mereka beramai-ramai membawanya kepelabuhan.

Ketika sedang dilakukan pemeriksaan, tiba-tiba kedua benda itu mulai retak.

“…!? Lloyd-sama! Sepertinya benda itu akan menetas!?”

Suara Chris membuat Lloyd panik. Dia segera mencabut pedang besarnya dan segera memasang kuda-kuda. Setelah melihat hal ini, para ksatria lain juga mencabut pedang mereka dan bersiap.

“Ain-sama, tolong mundur….”

“Aku tahu…. Aku sudah berjanji hari ini aku tidak akan memaksakan diri….”

Hari ini Ain meminta ikut dengan sedikit paksaan, dan kali ini dia tidak diperbolehkan maju sedikitpun melewati dinding kokoh bernama Chris dan Dill. Jadi dia hanya bisa menuruti perkataan Chris.

Dalam sekejap retakan pada cangkang telur itu merambat ke seluruh pernukaan telur dan akhirnya pecah.

“Pyii! Piii!”

Sosok yang muncul dari telur-telur itu adalah dua ekor Sea Dragon mungil. Tubuh mereka yang mengkilap kehijauan terlihat sangat mirip dengan Sea Dragon dewasa. Sosok mereka yang sedang memeriksa tubuh dan mengepakan siripnya itu terlihat sangat cantik.

Ukuran panjang tubuh mereka kurang lebih sekitar 1 meter dengan tubuh yang cukup tebal seperti sosok dinosaurus yang hidup dilaut. Bagian leher dan ekornya memanjang, serta ditutupi oleh sisik mirip naga.

“Chris-dono, Dill. Tolong jaga Ain-sama…..”

“Baiklah…”

Kemudian Lloyd beserta pedang besarnya itu maju mendekati kedua makhluk itu. Jika dia tidak menghabisi mereka sekarang, mungkin saja mereka akan menyebabkan bahaya dimasa depan.

“Eh, Chris-san?? Apa Lloyd-san ingin membunuh mereka berdua??”

“Tentu saja Ain-sama….  Malah sebaliknya, untuk apa membiarkan mereka hidup begitu saja??”

Setelah melihat Lloyd mendekat, bayi Sea Dragon itu mengeluarkan suara mengancam meskipun tubuh mereka meringkuk. Ain melihat sosok mereka gemetaran dan mundur perlahan-lahan, dan ia pun merasakan simpati.

Dan saat sedang memikirkan itu, sepertinya pandangan mereka saling betemu.

“… Begitu ya…. Kalian sudah tidak punya orang tua lagi ya….”

“Ain-sama? Apa barusan anda mengatakan sesuatu?”

“Dan….. Aku yang telah mengisap Magic Stone orang tua kalian ya…..Baiklah…”

“Ain-sama… Apa yang sedang anda katakan??”

“Lloyd-san, berhenti….”

Ketika mendengar suara itu, Lloyd langsung berhenti tanpa menoleh kebelakang.

“Ain-sama? Apa yang ingin anda lakukan??”

“Kamu ingin membunuh mereka karena mereka berbahaya kan??”

“Benar…. Agar mereka tidak menjadi ancaman di masa depan….”

“Hei…. Meskipun di ibukota sangat jarang, bukankah di kota lain ada semacam penerbangan dengan menggunakan naga??”

Ada banyak kota di Istalica ini yang penduduknya hidup dengan memanfaatkan para monster. Para monster yang dijinakkan dan dirawat sejak kecil biasanya akan menuruti perintah majikannya dan mmenjadi penurut. Hal ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan sifat alami monster yang setia pada orang tua mereka.

“Tidak boleh…”

“Chris. Dill. Ikuti aku.”

Ketika Ain tiba-tiba berjalan menembus mereka berdua, mereka pun akhirnya mengikuti Ain. Ketika kedua Sea Dragon itu menyadari keberadaan Ain, mereka menjerit dan berusaha mendekati Ain.

“Ain-sama!”

“Oh ternyata benar…. Aku baru saja kepikiran… Sepertinya bagi mereka berdua ini, aku adalah orang tua mereka…. bukan semacam penjinakan…..”

“Jangan-jangan, Ain-sama…. Karena anda telah menghisap Magic Stone milik orang tuanya, jadi mereka berdua mengira anda adalah orang tua mereka, begitu?”

“Benar seperti apa yang Chris-san jelaskan…. Lagipula aku mendapatkan skill Sea Current dari kejadian kemarin… dan entah kenapa aku merasa memahami mereka….”

Suara kedua makhluk itu menjadi manja dan berusaha mendekati Ain. Meskipun mereka tidak bisa mendekat karena adanya Lloyd, mereka tetap berusaha bertingkah manja.

“Lihat kan mereka ini sangat imut…. Bagaimana menurutmu Chris-san??”

“Ya benar juga sih… tapi itu tidak mengubah fakta bahwa mereka berbahaya!!”

“Hei Lloyd-san… Bagimu mudah kan untuk membunuh mereka berdua??”

“…Saya rasa saya bisa mengubur mereka dalam satu tarikan nafas….”

“Apa Chris-san dan Dill juga sama??”

“Bukan masalah….. Saya rasa saat ini para ksatria di Istana pun bisa menaklukannya tanpa masalah…”

Setelah mendengar jawaban Lloyd, Ain tampak berpikir sejenak.

“Jika kita memasukkan mereka kedalam kandang, apa kamu bisa mengawasinya hanya untuk seharian ini??”

“Tidak masalah… Tapi apa yang ingin anda lakukan??”

“Didalam situasi seperti ini, maka hal yang harus aku lakukan cuma satu….. Aku akan memohon, apakah aku boleh memelihara hewan yang aku temukan….?”

Pertama-tama, tanyakan pada orang tua. Setelah mendengar pernyataan Ain itu Lloyd hanya terdiam dengan mulut menganga. Sedangkan Chris dan Dill memegangi kepala mereka masing-masing.

Terima kasih telah mampir….

Comments

3 responses to “Maseki Gurume Volume 3 Chapter 10C”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *