Vol.03 - Ch.18.2 ~ Tugas Resmi (B)

Anda sedang membaca Maseki Gurume Volume 3 Chapter 18B di Kurozuku.

22 Dec 2020

Penerjemah : KuroMage

Selamat Membaca….

Musim dingin juga hampir mencapai Lautan Euro dan angin dingin pun mulai bertiup. Khususnya di Istana tempat Duke Amur. Karena posisinya yang menghadap ke laut menyebabkan angin dingin dari laut dengan mudah masuk menusuk kulit.

Biasanya angin seperti ini membuatnya sedikit mengeluh namun khusus hari ini dia sama sekali tidak bisa mengungkapkan hal itu. Alasannya adalah karena nantinya akan ada hal yang jauh lebih menegangkan daripada sekedar angin.

“Waduh waduh… Duke Amur… Benda seperti itu sepertinya memang sudah di luar bayangan kita ya…”

“…Apakah benda itu benar-benar buatan manusia…..!?”

Tiga buah kapal berlabuh di dekat Istana tempat tinggal Duke Amur di Euro. Di balik Istana itu juga ada kapal Istalica lainnya. Dengan adanya kapal-kapal itu saja sudah membuatnya terkejut, namun kini ada tiga kapal lagi yang ukurannya berkali-kali lipat lebih besar.

Terlebih kapal yang ditengah, di desain sangat megah. Kapal itu adalah kapal yang dinaiki oleh para petinggi Istalica yang ingin menghadiri pertemuan dengan Euro. Dapat diduga bahwa kapal lainnya dinaiki oleh para ksatria dan pengawal para pelayan.

Dari ketiga kapal besar itu, kapal yang ditengah itulah yang paling menarik perhatian dan memberikan hawa keberadaan yang kuat.

“Kapal Khusus Raja Istalica…. White King ya….”

“E-ed… Apa ada yang aneh pada penampilanku?? Tidak akan ada sesuatu yang menyinggung mereka kan???”

“Tidak ada… Mereka berasal dari negeri dengan tingkat kebudayaan yang tinggi… Jika kita hanya menyampaikan pendapat kita, mereka tidak akan marah…. tenanglah….”

Amur langsung melupakan kedudukannya dan panik. Dia berusaha dengan keras mempertahankan kesadarannya dihadapan kekuatan Istalica yang luar biasa. Dan disebelahnya, Ed sedang berusaha untuk menenangkannya.

Kemudian tiba-tiba terdengar suara peluit yang berbunyi dengan lantang. Suara ini berasal dari kapal perang besar yang berada di kedua sisi White King. Dengan aba-aba itu, dari kedua kapal itu muncul pasukan ksatria yang berbaris dengan rapi turun dari kapal. Kemudian mereka berbaris di kedua sisi pintu White King.

“…Mereka mungkin pasukan ksatria terbaik milik Kerajaan Persatuan Istalica, Pasukan Royal Knight….. Benar-benar gerakan yang luar biasa…. tidak ada kesan lain selain kata luar biasa….”

“Jika saat ini mereka langsung menyerang kita, kemungkinan Istana kita akan langsung jatuh dalam sekejap….”

“Apa yang Anda katakan Duke Amur??”

“Mmm… benar juga ya…. Mana mungkin akan jatuh dalam sekejap….”

“Ketika ketiga kapal itu mendarat, saat itu juga Istana akan roboh….”

Amur sedikit kecewa mendengar hal itu, namun memang itulah faktanya. Tiga kapal terbaik milik Istalica yang dilengkapi dengan senjata dan peralatan sihir yang lengkap. Dan posisi mereka sudah sedekat itu. Jika pecah peperangan maka hasilnya sudah jelas.

Saat mereka sedang memikirkan hal ini, terlihat empat sosok orang turun dari White King. Dan keempat orang itu berjalan dengan dikawal oleh pasukan Royal Knight menghampiri Duke Amur.

“Duke Amur. Saya mohon bersikaplah lebih tegas…..”

“Hmmm …”

Duke Amur berhasil menarik kembali fokus perhatiannya dan bersiap menyambut kedatangan mereka. Ketika melihat rombongan mereka selangkah demi selangkah mendekat, ia dapat merasakan detakan jantungnya yang semakin lama semakin keras.

Dan akhirnya pertemuan pun berlangsung.

“Salam kenal, perkenalkan, saya adalah Warren, saya menjabat sebagai perdana menteri di Istalica…”

“Sa-salam kenal juga… saya adalah Amur von Euro, pemimpin Euro….”

“Warren-sama, nama Anda juga sudah sangat terkenal di Euro ini….. Perkenalkan, saya adalah Ed, saya tidak memiliki nama keluarga…. dan saya bertugas sebagai pendamping Duke Amur sejak kecil….”

“Ohh Jadi Anda yang bernama Ed-dono… Saya juga sudah pernah mendengar nama Anda…. Seorang yang telah memenangkan kejuaraan yang dihadiri oleh para pahlawan dari seluruh benua….”

Untuk sesaat terlihat alis Ed bergetar. Padahal orang-orang ini berasal dari benua yang cukup jauh, namun mereka sudah mendapatkan informasi tentang pengikut negeri ini?

“Oh maaf, saya tidak seharusnya mengobrol panjang… Saya perkenalkan, Beliau yang di sebelah saya ini adalah perwakilan Yang Mulia Silvard, Sang Putera Mahkota, Ain-sama….”

“Senang dapat bertemu dengan Anda Duke Amur, nama saya adalah Ain von Istalica, Saya datang ke Euro sebagai perwakilan dari Yang Mulia, semoga pertemuan ini dapat menjadi pertemuan yang bermanfaat bagi kedua belah pihak…. Mohon kerja samanya….”

Di atas kapal, Ain sudah mendapatkan sedikit pelatihan dari Warren. Tidak perlu melakukan dialog yang memandang rendah pihak lain. Namun juga tidak perlu berada dalam posisi yang benar-benar setara. Meskipun sedikit, Ain harus menunjukkan sikap yang membuat Istalica terlihat di atas.

Meskipun Ain merasa sedikit terbebani, namun ia berusaha untuk dapat bersikap seperti itu.

“Saya sangat bersyukur bisa bertemu dengan Yang Mulia Ain….Berlama-lama di tempat seperti ini tidak baik untuk tubuh, mari, saya pandu Anda ke Istana kami…”

Pertemuan yang penting bagi kedua belah pihak pun dimulai. Banyak hal yang akan dibahas demi kemakmuran bersama di masa depan.

*

Di saat Ain dan rombongan Istalica memasuki Istana Duke Amur. Terjadi sebuah peristiwa. Sesuatu yang menyebalkan itu biasanya datang tanpa adanya peringatan. Begitu pun dengan kejadian kali ini.

Di sebuah kota di Euro yang dekat dengan Istana Duke Amur. Terlihat seorang tamu dari sebuah negeri yang datang berkunjung. Menggunakan status miliknya dan sedikit paksaan, ia sedang menuju Istana Duke Amur tempat Ain dan rombongannya berada. Ia memimpin tiga kereta kuda yang berlari dengan cepat dan ekspresi penuh ketegangan.

Warga Euro yang melihat kejadian ini hanya bisa menatap kereta-kereta itu dan penasaran dengan apa yang terjadi dan siapa yang ada di dalam kereta itu.

“Ya-yang Mulia…! Bukankah ini sedikit kasar??”

Seorang anak lelaki mencoba menyampaikan pendapatnya kepada tuannya.

“Tidak masalah! Kita adalah keluarga kerajaan Heim! Bahkan Euro tidak akan bisa menolak kehadiran kami!! Kalau kita terlalu lama nanti keburu di sembunyikan! Kita harus sampai di sana dengan cepat!!!”

“Ba-baik!! Hei kalian!! Pacu kudanya lebih cepat!!”

Pangeran ketiga Heim. Tiggle, mulai tahun ini ia mendapatkan seorang pengawal magang. Namanya adalah Grint. Seorang penerus keluarga Roundheart yang merupakan keluarga Jendral kebanggaan Heim. Dia terlahir dengan bakat Holy Knight sejak lahir. Meskipun dia masih muda ia sudah ditugaskan untuk mendampingi Pangeran Tiggle sebagai pengawal magang.

“Siap!”

Mereka mempercepat laju kuda mereka dan bergegas menuju ke Istana.

Akhirnya… Dari semua petunjuk yang ia dapatkan, ia mendapat informasi bahwa terakhir kali, gadis yang ia cari terlihat di Euro. Demi mengejar informasi ini, ia mengerahkan berbagai cara untuk bisa mencapai Euro. Dan hari ini ia sudah memasuki wilayah Euro dan hampir sampai di Istana Duke Amur.

“…Sebentar lagi…. Aku pasti akan menemukanmu!! Claune!!”

Tidak ada satu pun orang yang dapat menduga akibat dari tindakan pria ini yang di luar kendali. Bahkan bagi rombongan Ain yang saat ini sedang berada di tempat yang mereka tuju sekalipun.

Putera Mahkota Istalica dan Pangeran Heim. Tidak  ada seorang pun yang menginginkan adanya pertemuan antara kedua orang ini. Hal ini adalah yang terbaik untuk kedua belah pihak, atau lebih tepatnya untuk Heim.

 

Akhirnya kita akan memasuki Bab 4, terima kasih telah berkunjung….

Comments

11 responses to “Maseki Gurume Volume 3 Chapter 18B”

  1. Bashir says:

    Lanjutkan min

  2. Bashir says:

    Lanjutkan min ini novel nya udah sampai volume 6

  3. Muhammad Adhi says:

    UP min lagi seru

  4. Ekho says:

    Mantap

    Thank update nya
    Semangat min

  5. dann says:

    tensei kizoku belum ada ch terbaru mint?

  6. dann says:

    btw ini versi Ln atau wn si?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *