Maseki Gurume Volume 3 Chapter 6A
~Keputusan Sylvard dan kelompoknya (A)~

 

Selamat Membaca….

Ibukota Istalica, saat ini didalam istana masih melanjutkan rapat tentang langkah apa yang akan mereka ambil kedepannya. Di sebuah ruang rapat besar, tidak hanya ada para petinggi, namun juga banyak pembawa pesan yang keluar masuk untuk memberikan laporan kepada Istana.

“Apa ada masalah dengan pendidikan yang aku berikan? Apa ini salah Olivia?? Atau malah lingkungan sekitarnya yang buruk? Bagaimana pendapatmu Warren??”

“…Kalau saya, akan menambahkan negeri kelahirannya sebagai penyebab masalah ini….”

“Begitu… benar juga…”

Suasana didalam ruangan itu, khususnya di sekitar Sylvard sangatlah buruk. Ain sang putera mahkota telah memaksa untuk kabur dari istana dan pergi ke tempat yang berbahaya. Kemarahan dan kekhawatiran, banyak emosi yang tercampur aduk dalam hatinya. Dan menjadi sesuatu yang sulit untuk dijelaskan dengan kata-kata.

Terlebih Lloyd, dia sangat mengkawatirkan soal ini. Dia membiarkan dirinya tertinggal dan membuat Ain menjadi  berhasil kabur. Bukan hanya itu, anaknya Dill juga membantu pelarian itu dan menolongnya untuk sampai ke pelabuhan. Saat ini dia menggenggam tinjunya terlalu erat sampai-sampai ada darah meneter dari tangannya.

Dan ditengah suasana penuh ketegangan seperti ini, sebuah laporan yang ditunggu-tunggu oleh semua orang pun masuk ke dalam ruang pertemuan besar ini.

“Yang Mulia. Permisi.”

Saat ini, semua laporan akan sampai kepada Warren, para menteri dan pejabat tinggi lainnya. Namun kepala pelayan yang mendapatkan sebuah laporan dari kota pelabuhan, menyampaikan nya langsung ke telinga Sylvard.

“Hmm … apa itu benar?”

“Ya…  Komandan menghubungi saya secara langsung.”

“Yang Mulia? Apa yang terjadi?”

Setelah melihat ekspresi wajah Sylvard, Warren menjadi penasaran dan bertanya.

“Lloyd….”

“…Siap!”

Sebelum menjawab pertanyaan Warren, Sylvard memanggil Lloyd. Dia masih belum bisa mengembalikan rasionalitasnya dan masih memikirkan bagaimana nasib kedepannya. Hal ini membuat reaksinya agak tertunda ketika Sylvard tiba-tiba memanggil.

“Ada sebuah pepatah yang mengatakan berikan hadiah dan hukuman kepada orang yang tepat… “

“….Saya mengerti.”

“Karena itu, saat ini aku sedang bingung…”

Lloyd heran, apa yang membuatnya bingung? Bahkan jika Dill berhasil kembali, maka hukumannya hanya ada satu. Ia tak bisa memikirkan hukuman lain selain hukuman mati. Meskipun begitu, Syilvard mengatakan bahwa dirinya sedang bingung, Lloyd penasaran dengan ini.

Hukuman ini tidak hanya akan jatuh kepada Dill, namun tentu juga akan jatuh kepada Lloyd. Ia tidak bisa menghentikan Ain, dan anaknya malah membantu pelarian Ain.

“Sebenarnya, ada apa?? Bukankah hukumannya hanya ada satu….”

Sebelum menjawab pertanyaan Lloyd, Sylvard bertepuk tangan, dan membuat semua perhatian terpusat pada dirinya.

“Semuanya…. Aku akan menutup pertemuan untuk membahas Sea Dragon ini…”

Tidak ada yang tidak terkejut mendengar pernyataan itu. Ini adalah situasi yang dapat dikatakan sebagai krisis nasional, dan tidak logis untuk menutupnya ditengah jalan seperti ini.

“Tenanglah…. Bukan berarti aku sudah putus asa… Aku hanya menilai sudah tidak ada gunanya lagi kita melakukan pertemuan ini…. Pasukan penaklukan sudah berhasil menaklukan satu ekor Sea Dragon…. Dan setelah itu… Ain, Putera Mahkota telah menaklukan Sea Dragon yang satunya sendirian… Meskipun kerusakannya cukup parah, namun lebih dari separuh anggota pasukan selamat, dan sang komandan pasukan, Wakil Komandan Royal Knight, Christina juga selamat…”

Mereka tidak mengerti apa maksuda Ain sang putera mahkota menaklukan Sea Dragon sendirian. Namun setelah sejenak di liputi keheningan, ruang pertemuan ini diliputi dengan kegembiraan.

“Ya-Yang Mulia barusan itu…!?”

“Tidak mungkin!! Ain-sama membunuh Sea Dragon itu sendirian???”

Meskipun terkejut, Warren maupun Lloyd berusaha untuk tetap tampil biasa. Karena meskipun ini adalah sebuah keadaan darurat, seorang putera mahkota berhasil mengatasinya.

“Makanya tadi aku bilang… Lloyd… Berikan hukuman dan penghargaan pada orang yang tepat…. Aku ingin membicarakan ini dan menentukannya dengan tepat…. Makanya ini jadi sulit…”

“Hahahaha. Yang Mulia…. Sepertinya cucu anda sudah menjadi pahlaawan ya… Apa kita harus adakan parade besar-besaran??”

“Benar katamu Warren… Ain telah menjadi pahlawan… dan tentunya aku harus mendengar rincian nya nanti…”

“Ya, Yang Mulia… Saya bisa mengerti kenapa anda bisa bingung… Tapi untuk apa yang telah Dill lakukan dan apa yang tidak bisa aku lakukan itu terlalu….”

“Benar…. Tapi mereka telah membuahkan hasil seperti ini… itu sebabnya aku bingung… Memang benar Dill telah membawa Ain ke tempat yang berbahaya… Bisa dikatakan Dill telah menjalankan kesetiaannya…. Meskipun itu adalah kesetiaan kepada Ain pribadi, bukan kepada Negeri… Maka bisa dikatakan pula tindakan itu merupakan pemberontakan terhadap negeri….”

Lloyd tetap diam dan menerima semua apa yang dikatakan Sylvard. Karena memang tidak ada yang salah.

“Tapi bagaimana dengan hasilnya? Ain telah mengalahkan satu Sea Dragon, dan telah menjadi seorang pahlawan…. Dia juga berhasil menyelamatkan Chris, wakil komandan kita yang kita anggap sebagai harta karun…. Dan juga dia berhasil menyelamatkan hidup banyak orang yang tergabung dalam pasukan penaklukan… Dan setidaknya, Ain tidak bisa melakukan semua ini tanpa bantuan dari Dill….Benarkan Warren?”

“Benar Yang Mulia… Ngomong-ngomong, bagaimana dengan material Sea Dragon itu Yang Mulia??”

“Sepertinya mereka membawanya ke pelabuhan dengan keadaan utuh…”

“Jika begitu, maka mereka tidak akan mendapatkan kedua tubuh itu jika tim penaklukan berhasil dimusnahkan bukan? Jika mereka membawa tubuh Sea Dragon itu secara utuh maka prestasi mereka tidak akan ternilai… Karena material itu bukanlah barang yang bisa dengan mudah dibeli…”

Sylvard yang ada disebelahnya hanya mengatakan ‘umu’ dan menerima penjelasan itu. Material Sea Dragon sangatlah berharga, dan banyak yang dapat didapatkan jika kita ingin memikirkan untuk apa penggunaan material itu.

Material itu pastinya bukan material yang bisa didapatkan dengan uang. Bahkan di generasi sebelumnya belum pernah ada yang membawa material Sea Dragon dengan utuh. Dan kali ini ada dua, maka nilainya jadi semakin tidak terukur.

“Mari kita anggap Dill-dono membantu Ain-sama, dan mari kita urutkan pencapaian yang berhasil diraih Ain-sama…. Pertama-tama beliau berhasil menaklukan satu ekor sendirian, Lalu berhasil menghindari pemusnahan, dan berhasil menyelamatkan banyak nyawa. Berikutnya, berkat semua itu mereka dapat membawa pulang material dua ekor Sea Dragon itu secara utuh… Dan terakhir, beliau berhasil menyelamatkan Chris-dono yang merupakan Wakil komandan Royal Knight kita… Apa semua ini tidak salah, Yang Mulia?”

“Ya… benar… Pencapaiannya sebanyak itu… Wajarkan jika aku menjadi bingung… Ini benar-benar penting untuk memikirkan porsi penghargaan dan hukumannya…”

“Tapi, kalau sudah seperti ini cukup membingungkan ya Yang Mulia… Kita tidak bisa untuk tidak memberikan hukumanya… Karena memang tidak dapat dipungkiri bahwa putera mahkota telah membahayakan dirinya sendiri… Namun pencapaiannya terlalu banyak… Terutama beliau berhasil menyelamatkan banyak nyawa… Ini adalah poin pentingnya…”

“Ya… itulah kenapa aku kesulitan membuat keputusan…”

Setelah mendengarkan itu Lloyd seperti menemukan secercah harapan. Meskipun ia dan anaknya telah membuat semuanya kerepotan dan menyebabkan beberapa kerusakan, namun ia merasa lega ketika anaknya kemungkinan tidak akan di eksekusi.

“Yang Mulia….  Aku memohon dengan sangat… Mohon gantikan hukuman mati untuk Dill dan Martha dengan nyawaku dan penghancuran kapal Glacier kami…”

Lloyd langsung berlutut dan bersujud dihadapan Sylvard. Namun tidak hanya Sylvard, bahkan bagi Warren adalah pertama kalinya mereka melihat ia menjadi seperti itu. mereka pun tak bisa menyembunyikan keterkejutan mereka.

“… Memang benar Dill melakukan sesuatu yang bisa dianggap sebuah kejahatan… Namun Lloyd… Kami juga tidak bisa mengabaikan pencapaiannya….”

“…Baik…”

“Aku akan mencabut status Dill sebagai keluarga Duke… dam juga mencabut gelarnya sebagai ksatria, dan menjadikannya sebagai rakyat biasa…. Dan juga aku akan meminta keluarga Glacier untuk membayar denda sebesar 10 kali lipat pendaptan tahunan… apa kau mengerti?”

“Ya-Yang Mulia? Apakah barusan kita bicara tentang hukuman??”

“Oh iya satu lagi… Dill akan dikenakan hukuman pengabdian kepada Negeri selama 80 tahun….”

Pengabdian kepada negeri, seperti arti kata itu sendiri, maknanya adalah hukuman untuk melayani negeri. Hal ini diberlakukan dalam lingkup kemanusiaan. Meskipun kebutuhan hidup terjamin dan nyawanya diampuni, dia tidak mendapatkan kebebasannya lagi.

“Saya mengucapkan rasa terima kasih saya atas kemurahan hati Yang Mulia…”

Lloyd mulai mencucurkan air mata. Meskipun Dill adalah anaknya yang dia didik dengan keras sampai terkadang memukulnya, serta memberlakukan sikap berbeda antara di depan publik dan masalah pribadi, namun rasa cinta Lloyd masih terasa jelas ada untuk Dill. Dan Dia benar-benar bersyukur bahwa Dill dan Martha tidak harus dihukum mati.

“Lalu soal isi dari pengabdian kepada Negerinya, kita akan serahkan kepada Ain untuk menentukannya…. Sedangkan hukuman untuk Ain akan langsung kita beritahukan kepada Ain nanti….”

“Hah~~ Yang Mulia…. Bukan kah kita sudah tahu isinya jika isi pengabdian kepada negeri itu diserahkan kepada Ain-sama??”

“… Ini adalah salah satu bagian dari hadiah yang aku berikan kepada Ain… Apa ada keluhan??”

“Begitu ya.. begitu ya… kalau begitu apa boleh buat….”

Kesalahan dinilai sebagai kesalahan, dan pencapaian dinilai sebagai pencapaian. Dalam kasus kali ini dapat dikatakan bahwa ini adalah sebuah kemurahan hati Negeri ini yang paling besar yang pernah terjadi dalam sejarah Istalica. Nampaknya sebuah kalimat ‘Semua baik-baik saja jika hasil akhirnya bagus’ itu terlalu kasar. Namun Sylvard berpikir setidaknya langkah ini adalah langkah terbaik yang bisa dia ambil saat ini.

Terima kasih telah mampir….Maaf ya jadwalnya kacau nih…

 
Anda telah membaca Maseki Gurume Chapter Vol.03 - Ch.06.1. Jadikan Kurozuku sebagai website favorit anda.

Comments

8 responses to “Maseki Gurume Volume 3 Chapter 6A”

  1. Ardian-kun says:

    Up lagi min.. novel yg mana aja gpp:v

  2. Ekho says:

    Thank min update nya

    Mantap lanjutkan

  3. Bashir says:

    Lanjutkan min

  4. Dragonus says:

    yang ditunggu2 makasih min, tetap semangat 🙂

  5. Muhammad Hilal akbar says:

    Makasih min,semangat nge TL nya jangan lupa jaga kesehatan. Pokok nya kurozuku the best

  6. Hogaku says:

    Lanjut min

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *