Maseki Gurume Volume 3 Chapter 6C
~Keputusan Sylvard dan kelompoknya (C)~

 

Selamat Membaca….

Ibukota dilanda keributan. Bukan hanya tentang berita dua ekor Sea Dragon yang berhasil dikalahkan, namun juga karena rincian laporan tersebut. Berita bahwa putera mahkota telah mengalahkan satu ekor Sea Dragon dalam waktu singkat telah beredar di ibukota.

Meskipun ada beberapa dari mereka berpendapat mengapa sampai membiarkan Putera mahkota ketempat berbahaya seperti itu, namun pendapat itu segera menghilang berganti dengan berbagai topik pembicaraan lain. Putera Mahkota telah maju dengan keingananya sendiri demi menyelamatkan Chris sang pengawalnya. Entah dari mana namun berita itu juga sampai kepada masyarakat di Ibukota. Orang-orang menjadi tersentuh dengan cerita itu, dan daripada rasa khawatir, hati mereka dipenuhi dengan perasaan menantikan datangnya pahlawan baru mereka.

Pelabuhan ibukota kerajaan hanya berukuran setengah dari pelabuhan di kota Magna. Meskipun begitu, bahkan disaat malam kawasan ini sangatlah terang dan penih cahaya seolah masih siang hari. Banyak rumah-rumah yang masih bercahaya, banyak toko-toko yang buka dan banyak pula lampu yang dipasang di jalan. Meskipun di Ibukota dalam setahun bisa mengadakan beberapa kali festival besar, namun tetap saja tidak bisa menandingi keramaian saat ini. Dan ketika saatnya tiba, suara sorakan pun dan keramaian pun meningkat. Saat itu adalah saat kedatangan Princess Olivia.

Menurut informasi dari istana, Princess Olivia dan satu kapal perang akan segera berlabuh di Ibukota. Dan kapal perang itu membawa Sea Dragon yang telah dikalahkan sang putera Mahkota. Itulah sebabnya banyak warga ibukota kerajaan yang berkumpul untuk melihat sosok Sea Dragon yang telah dikalahkan calon raja mereka itu dan merayakannya.

“Oh, Oy! Sudah kelihatan!!”

Salah seorang pria berteriak. Dan Princess Olivia serta satu kapal perang pun mulai terlihat. Ksatria menjaga area di sekitar tempat Princess Olivia berlabuh dan menjadi tempat terlarang untuk dimasuki orang biasa. Karena disana ada Sylvard, sang Raja Istalica saat ini. Dan disebelahnya ada Lloyd serta Warren. Meskipun ini membuat mereka bertiga harus mengabaikan sementara tugas penting di Istana, namun apaboleh buat.

“Besarnya! Jadi itu Sea Dragon?!”

“Aku tidak menyangkat ternyata sebesar ini kalau dilihat dari dekat ya…. Itu bahkan lebih besar dari kapal perang….”

Banyak orang-orang menyuarakan keterkejutan mereka. Belum pernah ada yang membawa Sea Dragon secara utuh sebelumnya. Dan banyak dari warga Istalica yang berantusias ingin melihat kasus pertama kalinya ini.

Bergema suara peluit kapal Princess Olivia, dan ini membuat suara sorakan dari para warga semakin meriah.

“Yang Mulia!”

“Yang Mulia Putra Mahkota!! Selamat darang datang kembali!”

Beberapa ksatria juga menyuarakan kegembiraan mereka. Wajar, Putera mahkota mereka yang baru saja menjadi pahlawan telah pulang.

“Aku harus menceramahi Ain dan yang lainnya setelah ini…. Jangan buat semua ini jadi berat….”

“Anda benar… Yang baik harus di puji, dan yang buruk harus di ceramahi…. Itu boleh-boleh saja….”

“…..Saya juga harus menceramahi Dill…”

Sesampainya di dermaga, Princess Olivia mematikan tungkunya. Lalu tangga pijakan dari kapal Princess Olivia pun diturunkan, lalu Ain dan kelompoknya pun muncul.

“Yang Mulia. Dan Lloyd-dono…. Izinkan saya mengatakan ini sebagai Warren, seorang warga Istalica biasa….. Saya ingin anda semua mendengarkan suara-suara ini…. Suara sambutan ini adalah untuk apa yang telah dilakukan oleh cucu Yang Mulia, seorang putera Mahkota… Serta untuk Dill yang telah membantu Ain-sama….Saya tidak bisa mengatakan ini dengan posisi saya sebagai perdana Menteri…. Ini rahasia ya….”

“… Fufu. Warren, aku ini bukan iblis kok…”

“Warren-dono, terima kasih banyakk…”

“Baiklah, Para Pahlawan sudah pulang, mari kita menjemputnya?”

Menyetujui ajakan Warren, mereka bertiga pun menghampiri Ain dan kelompoknya.

“Yah.. tapi benar-benar luar biasa ya…. Karena Ain-sama bisa mengalahkan monster itu….. Bukan kah begitu Yang Mulia, Lloyd-dono?”

“Benar-benar… Dia telah berhasil menunjukan hasil yang seharusnya dilakukan oleh satu pasukan sendirian…. Tapi… Betapa besar dan agungnya sosok Sea Dragon ini…. Akku harus benar-benar berhati-hati dalam memanfaatkannya….”

“Seperti yang dikatakan Warren-dono…  Aku tidak menyangka beliau bisa mengalahkan makhluk besar itu…. Jika aku menginat saat Ain-sama datang kemari, rasanya sangat sulit dipercaya…”

Ketika mereka bertiga sedang mengobrol, Ain, dan Cris turun dari Princes Olivia, dan diikuti oleh Dill dibelakangnya.

“… Kami telah kembali, Yang Mulia….”

“Ya… Saat ini aku berpikir tentang banyak hal, namun sebagai seorang Raja, aku akan mengatakan ini terlebih dahulu, Kerja bagus….”

“Selamat datang Ain-sama…. Saya tidak menyangka anda bisa mengalahkan Sea Dragon yang begitu menakjubkan itu…Saya benar-benar terkejut….”

“Syukurlah bisa kembali dengan selamat, Dill, kau mengertikan?”

“Ya…. Fleet Admiral, Tidak, ayah…. Aku mengerti semua hal yang aku lakukan… dan aku sudah menguatkan tekad…”

Setelah menyambut Ain, Lloyd langsung berbicara kepada Dill.

“Lloyd…”

“Siap!”

Ini adalah pertama kalinya Ain memanggil Lloyd tanpa imbuhan. Lloyd yang mengerti akan hal ini pun merasa panik.

“Semua ini adalah perintah KU…. Aku tidak mentolelir pembantahan perintah atas nama Putera Mahkota…”

Adalah Warren yang paling terkejut mendengar ini. Ia merasa aura seorang raja yang dikeluarkan Ain lebih besar daripada Sylvard ketika masih muda.

“Apa maksud anda Yang Mulia Putera Mahkota!?”

“Ain-sama … Tidak, Yang Mulia! Meskipun anda mengatakan itu….”

“Aku tidak akan mengulanginya Lloyd. Aku tidak ingin membicarakan masalah itu disini…”

Dil dan Lloyd pun terkejut. Dill bahkan tidak pernah membayangkan Ain akan mengatakan sesuatu seperti itu.

“Aku mengerti bahwa perlu untuk menilai beberapa [Royal Order] yang aku keluarkan… Namun aku tidak berpikir itu harus kita lakukan disini… Pertama-tama, jika kita tidak dalam keadaan bahagia, maka warga yang berkumpul ini juga tidak akan bahagia. Jadi pertama-tama mari kita kembali ke Istana dengan penuh senyuman….”

Ain hanya menggunakan [Royal Order] itu sekali. Sejak itu dia tidak pernah menggunakannya lagi. Karena itu, saat mendengar Ain mengatakan ‘beberapa’, bukan hanya Dill yang merupakan pihak terlibat yang merasa bingung, melainkan Sylvard dan Warren juga merasa bingung, dan Akhirnya menebak maksudnya.

“Sesuai perintah anda, Yang mulia Putera Mahkota.”

Lloyd pun pasrah terhadap Ain yang bahkan tidak menjawab nya.

“Yang Mulia Raja, mari kita menuju ke kereta… Ain-sama, maaf meminta ini ketika anda sedang kelelahan, Bisakah anda menunjukan wajah anda dari Jendela kereta kepada para warga nanti….”

“Kalau cuma itu tidak masalah… Ayo berangkat…”

Setelah mengatakan itu Ain menuju ke kereta kuda dengan dibantu oleh Chris. Kereta yang disiapkan kali ini memliki jendela yang besar dan memang didesain untuk melakukan parade. Sylvard dan kelompoknya 3 orang, ditambah Ain dan kelomoknya tiga orang, mereka berenam menaiki kereta dan berangkat menuju ke Istana.

*****

Jalan utama Ibukota kerajaan sangatlah ramai. Banyak orang-orang keluar dari toko-toko di jalan utama dan mereka semua di liputi dengan kebahagiaan. Sepanjang jalan dari pelabuhan menuju ke istana suara sorakan meriah terus sambung menyamgbung dan baru menjadi tenang ketika Ain dan rombongannya tiba di Istana.

“Apa saya boleh bertanya satu hal, Ain-sama?”

“Silahkan saja Warren-san…”

“…. Tadi anda mengatakan beberapa Royal Order… Sebenarnya apa isinya…?”

Setelah mendengar pertanyaan ini, baik tubuh Dill maupun Lloyd pun bergetar.

“Ada dua…. Pertama adalah memaksa penggunaan kereta kerajaan…. Dan yang kedua adalah meminta Dill untuk menyiapkan kuda, memberikan ku pendapat, serta menjadi pengawalku…. Dua perintah ini saja….”

“Apa yang anda bicarakan Ain-sama!!?”

Tentu saja Dill membantah setelah mendegar hal itu. Meskipun memotong pembicaraan seorang Putera Mahkota termasuk kedalam penghinaan namun tak ada satupun dari mereka yang menyalahkannya.

“Begitu ya… Saya mengerti….. Kalau begitu, anda sudah memikirkan kalau saja perintah ini termasuk kedalam penyalahgunaan wewenang maka anda akan dicabut gelar putera mahkota nya dan diusir dari Istana kan?”

“Ya, aku mengerti itu… Namun aku tidak merasa semua itu akan seimbang jika ditukarkan dengan nyawa Chris-san…. “

“Ya, anda berhasil menyelamatkannya, dan hasilnya beliau ada disini… Namun jika anda gagal, negeri kami juga akan kehilangan Putera Mahkota…. Olivia-sama, dan juga nona Claune juga pasti akan sedih loh….?”

Setelah diberitahu semua itu Ain tidak bisa langsung menjawab. Namun ternyata ada bantuan dari rekan yang tak terduga.

“…. Mohon maaf Warren-sama… Ini semua adalah salah saya… Kurangnya kepemimpinan saya dan kemampuan saya membuat Ain-sama harus datang ketempat yang berbahaya…. Ain-sama adalah orang yang sangat baik dan sangat terhormat… Justru saya lah yang pantas mendapatkan hukuman… karena itu kumohon….”

Chris memohon untuk jangan menghukum Ain. Sylvard dan kelompoknya baru pertama kalinya melihat Chris bersikap seperti itu dan membuat mereka terdiam sejenak.

“Chris-san… Aku ingin kamu diam sebentar….”

“Tapi!”

“Kok sepertinya jadi kita yang jahat ya, Warren?”

“Hahahaha…. Anda benar sekali Yang Mulia…. Saya rasa menyedihkan juga membiarkan ini terlalu lama, Yang mulia, bagaimana jika langsung dikatakan saja??”

Sambil tersenyum Warren menyetujui pendapat Sylvard.

“Aku tidak bisa membiarkan ‘jika berakhir bagus, maka semuanya baik-baik-saha’…. Namun aku juga kesulitan untuk menentukan hukuman dan hadiah untuk masing-masing porsinya….”

Sylvard mengungkapkan isi hatinua.

“Ain… Prestasi yang kau buat sangatlah banyak, dan yang terbesar adlah kamu membawa dua tubuh utuh Sea Dragon untuk Istalica, Warren, tolong hitung….”

“Kurasa itu bisa senilai dengan anggaran Istalica selama 24 atau 26 tahun…. Manfaatnya belum bisa terukur dan kualitasnya bisa dikatakan sebagai kualitas teratas di seluruh Istalica…”

“Ini pasti akan bermanfaat bagi seluruh warga dan juga akan membuat kami makmur…. Oleh karena itu, untuk penggunaan 2 Royal Order aku nyatakan tidak bersalah… Namun setelah aku mempertimbangkan kamu menggunakan kereta kerajaan dan merusaknya serta beberapa kerusakan lain, aku tidak bisa memberikan hadiah padamu…. Apa kau mengerti maksudnya?”

Artinya adalah imbang. Namun tidak dapat disangal itu adalah hal yang sangat disyukuri oleh Ain.

“Ya. Yang Mulia”

“Untuk urusan lain aku akan memberikan hukuman dan denda detailnya nanti… Sampai saat itu kamu akan dilarang keluar dari Istana selama dua bulan”

“Baik”

“Kalau begitu, Lloyd, Selanjutnya adalah hukuman untukmu…”

Kemudian Sylvard mengalihkan padangannya kepada Lloyd.

“Hah!”

“Ini adalah hukuman karena kau tidak bisa menghentikan Ain… Aku akan meminta denda sebesar penghasilan 10 tahun keluarga Glacier untuk dibayarkan kepada kerajaan… Selain itu aku akan mencabut status mu sebagai Ksatria Istalica, dan kau sudah bukan lagi Fleet Admiral…”

“Sesuai perintah anda…”

“Dan sebagai hadiah atas kejadian hari ini, aku mengangkat Chris untuk menjadi Fleet Admiral, dan aku tidak terima bantahan…”

Chris tampak terkejut dengan pernyataan tiba-tiba ini, namun karena dia saat ini sedang berada dihadapan raja, dia berusaha menahannya.

“Lloyd, mulai saat ini kau akan menjadi pengawal khusus ku…. Kau harus mengorbankan hidupmu dan berjuang demi diriku…”

“Eh? Ya-Yang Mulia …?”

“Lloyd-dono… Yang Muila juga sedang kerepotan tahu… Iya kan Yang Mulia?”

“…. Memangnya kalian ingin aku melakukan apa lagi? Dasar orang-orang bodoh! Menyelamatkan kota Magna, membawa dua Sea Dragon utuh, menyelamatkan Chris, menyelamatkan pasukan penakluk…. Memangnya aku bisa memberikan hukuman pada orang-orang yang telah melakukan banyak pencapaian seperti itu!”

Aartinya adalah Ain telah menyelamatkan puluhan ribu nyawa dan memberikan kekayaan puluhan tahun, serta menyelamatkan kekuatan militer yang sangat berharga. Tidak mungkin Sylvard bisa menghukum keras orang yang telah mendapatkan semua penghargaan itu.

“Kalau begitu Yang Mulia… Hukuman untuk Dill….”

“Aku lelah! Jangan panggil aku Yang Mulia.”

“…Kalau begitu,  kakek?”

“Oh, itu tidak apa-apa…. Hari ini benar-banar hari yang melelahkan…. Setelah Ain bilang Ain menggunakan Royal Order untuk memerintah Dill kami jadi harus menghukum Ain…. Tapi dengan semua penacapaian itu kami mana bisa menghukum Ain dengan berat….”

“Ain-sama, ini adalah kekalahan kami…. Jika saja Ain-sama tidak mengatakan telah menggunakan Royal Order 2 kali, saat ini Dill akan dicabut gelar Ksatria nya dan dia juga akan kehilangan statusnya sebagai keluarga Glacier…”

Karena Ain mengatakan semua adalah perintah Ain, maka Ain lah yang harus disalahkan. Karena itu merupakan tanggung jawab dari keluarga kerajaan dalam memberikan perintah. Sebesar itulah makna Royal Order di Kerajaan Istalica ini.

Dan sebagai gantinya, Ain sama sekali tidak mendapat hadiah untuk pencapaian ini. Mungkin hukuman ini terasa terlalu ringan. Namun setelah menimbang semua pencapaian Ain maka mereka tidak bisa memberikan hukuman yang lebih berat.

Bahkan bagi Sylvard, raja  Kerajaan Istalica yang telah memerintah selama bertahun-tahun lamanya itu juga memiliki kebimbangan soal mana yang benar dan apa yang harus ia lalukan. Apa dia harus mengeksekusi Dill tanpa ada kompromi, atau ikut memberikan hukuman berat kepada Lloyd yang gagal dalam menghentikan Ain, Dia sempat memikirkan hal-hal seperti itu.

Memang benar pencapaian Ain itu sangat lah besar, namun itu semua tidak akan bisa terjadi tanpa adanya Dill. Namun apa ini akan baik-baik saja? Wajar jika dia bimbang seperti itu.

Meskipun begitu, Sylvard harus tetap memberikan hukuman. Dia tidak terlalu suka jika harus mengabaikan semuanya jika hasil akhirnya bagus. Namun ia juga harus mengakui bahwa Ain memberikan hasil yang luar biasa seperti itu.

Mungkin Sylvard akan disebut sebagai orang lemah, dan sebagai raja telah mengambil keputusan yang salah. Namun dia tidak kerasa menyesal telah membuat pilihan seperti ini.

“Entah hukuman apa yang akan Anda terima dari Olivia-sama dan Nona Claune… Kami sama sekali tidak ada hubungannya ya… Ain-sama….”

Meskipun sempat merasakan getaran ketakutan akibat mendengar perkataan Warren itu, namun Ain merasa lega karena pembicaraan hukuman ini sudah selesai.

Terima kasih telah mampir….

 
Anda telah membaca Maseki Gurume Chapter Vol.03 - Ch.06.3. Jadikan Kurozuku sebagai website favorit anda.

Comments

10 responses to “Maseki Gurume Volume 3 Chapter 6C”

  1. Ekho says:

    Mantap min
    thank update nya

    Semangat

  2. LaViol says:

    msh menunggu kpn ngebucin sama claune

  3. Bashir says:

    Lanjutkan min

  4. Dragonus says:

    mantap yg ditunggu2, makasih min 🙂

  5. Hogaku says:

    Lanjut min

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *