Maseki Gurume Volume 3 Chapter 7B
~Telah Berkembang Sebanyak Ini (B)~

 

Selamat Membaca….

Ain von Istalica
[Job] Named
[Level] 64
[HP] 4055
[MP] 7367
[ATK] 473
[DEF] 952
[Agility] 395
[Skill] Dark Knight, Great Sorcery, Ocean Current, Heavy fog, Toxin Decomposition EX, Absorption, Automatic HP recovery, Gift of training.

“Apa kamu tau Ain? Named itu job untuk monster Nya… Sejak kapan kamu berhenti jadi manusia Nya??”

“Sebenarnya apa yang terjadi ya??”

Status Ain telah meningkat drastis. Meskipun Ain merasakan kekuatan fisiknya telah diperkuat setelah menghisap Sea Dragon, namun ia tidak mengira dirinya telah menghisap banyak karena kekuatan itu telah digunakan untuk melawannya didalam air.

“Ini benar-benar perkembangan besar…. Benarkan Lloyd??”

“Saya baru pertama kali melihat orang memiliki MP sebanyak ini…. Selain itu HP dan DEF nya juga telah berkembang pesat…..”

“Tenang saja Ain… meskipun kamu benar-benar berubah menjadi monster sekalipun aku akan selalu ada untukmu….”

“Meskipun aku tidak terlalu senang mendengarnya, terima kasih ya Claune…”

Magic Stone misterius dan Magic Stone milik Sea Dragon, meskipun dia tidak sempurna dalam menghisap milik Sea Dragon, namun jelas terlihat bahwa telah terjadi perkembangan yang signifikan. Sebenanya Ain merasa tidak enak dengan orang disekitarnya karena dia bisa menjadi begitu kuat hanya dengan menghisap Magic Stone.

“Skill yang baru diperoleh ada dua ya….  Great sorcery dan Ocean Current… bisa mengendalikan aliran air laut, benar-benar kemampuan yang menakuktan…. Hanya dengan itu saja bisa mengubah arah peperangan….”

“Benar apa kata Warrren… Namun aku belum pernah mendegar skill Great Sorcery…..”

“Aayah, Warren, apa tadi kalian bilang Great Sorcery Nya??”

“Ya, aku bilang begitu Catima, apa kau tidak bisa membacanya dengan benar?”

Setelah mendegar Sylvard mengatakan itu Catima pun merebut kartu Status dari tangan Ain dan berusaha memastikan isinya. Awalnya dia hanya membaca sampai bagian job nya saja dan tidak bisa membaca lanjutannya.

“Be-benar-benar ada ternyata Nya…. Jadi Magic Stone itu…..”

“Catima, apa kau tahu sesuatu soal skill itu? Jadi apa sebenarnya Magic Stone kemarin itu??”

“… Chris juga tahu soal ini kan?”

“Ya saya tahu… dan juga tentang pemilik Skill itu…”

“Kakak?? Bisakah kamu memberitahukan pada kami semua?? Ain sepertinya juga penasaran soal itu….”

Catima pun mulai membuka mulutnya sesuai perkataan Olivia.

“Chi, Nya”

“Aku tidak dengar, Catima, katakan itu dengan suara lantang…”

“A ku bilang itu LICH NYA!!! Ain telah menghisap magic stone milik Lich Nya! Mungkin nilainya setara dengan Dullahan atau malah lebih berharga Nya!!”

Kata-kata dari Catima itu memicu keributan diantara semua yang hadir.

“Tunggu sebentar Nya! Aku akan mengambilkan dokumennya!”

Suasana diruangan itu menjadi tak tergambarkan lagi, namun Catima tidak memperdulikannya dan segera meninggalkan mereka dan menuju ke laboratoriumnya. Sepertinya dia ingin mengambil bahan penelitiannya. Setelah beberapa saat menunggu, Catima pun kembali sambil kehabisan nafas.

“Ini Nya! Lich…. Sama seperti Dullahan saat ini dia juga sudah tidak ada lagi… Soal kekuatan sihir, kekuatan monster ini tidak ada bandingannya diantara para monster lain….”

Catima membagikan berkas yang dia bawa dan menunjukannya pada semua orang.  Disana tertulis keterangan tentang monster kerangka yang menggunakan jubah dan memegang tongkat besar.

“Hei Catima….. Apa itu artinya Ain telah menghisap dua buah Magic Stone yang setara dengan harta nasional??”

“Benar kata Ayah…. Bukan hanya Dullahan tapi juga Lich…. Aku tidak menyangka bahwa Magic Stone itu adalah milik Lich Nya…. Tapi akuu senang misteri ini sudah terpecahkan… Untuk monster dengan kekuatan sihir seperti Lich pasti mudah untuk memasang kutukan disana….”

“Wah… Ain ini… Jadi makin mempesona saja ya….”

“Olivia …”

Lalarua terheran dan Catima pun sama. Dan dengan tidak memperdulikan itu, Olivia sedang menatap lembut Ain yang berada disampingnya itu. Sedangkan Sylvard tidak tahu harus berkata apa setelah mendengar komentar Olivia itu.

“Begituya… Sihir pengekang yang menghentikan gerakan ku itu…. Awalnya aku sempat heran bagaimana cara Ain-sama tiba-tiba bisa menguasai teknik seperti itu, pantas saja….”

“Daripada itu, saya malah heran kenapa toko milik Majolica dono bisa memiliki Magic Stone langka seperti milik Lich itu….”

Benar apa yang dikatakan Warren, siapa yang akan menyangka bahwa Magic Stone sekelas harta nasional itu akan dijual disebuah toko Magic Stone yang ada dikota?

“Catima-sama…. Saya tasa bukan Lich yang itu, tapi lebih tepat yang ini….”

“Nya? Apa yang kamu bicarakan, Chris?”

“Um…. Bukan berkas yang itu… tapi yang ini….. Lembaran yang ditulis dengan aksara elf kuno….”

Chris menunjuk kesebuah buku, buku mahal yang membuat Catima kewalahan dalam menerjemahkannya.

“Apa maksudmu Nya!? Apa kamu bisa membaca ini Nya???”

“Yah, di suku tempat saya berasal itu kebanyakan orang-orang tua…. Judul buku itu adalah, [Spekulasi berkaitan fakta tentang Raja Iblis dan para bawahannya] Begitu…. Loh? Catima-sama???”

Setelah mendengar itu Catima membuat suara keras dan menghentak bumi.

“A-apa-apaam ini Nya! Ternyata selama ini orang yang bisa membacanya ada didekatku Nya!! Andai saja dari awal aku memperlihatkannya padamu Nya….”

“Tapi apa maksudnya? Fakta tentang raja iblis??”

“Sepertinya memang menarik ya…. Catima-sama, bisakah anda pertama-tama memperlihatkan Lich yang tadi disebutkan oleh Chris-dono??”

“Baik Nya…. Lagipula nanti juga aku akan memintanya menerjemahkan semuanya…. Chris kau boleh memegang buku itu, bukalah….”

Sesuai instruksi Catima, Chris pun membuka halaman yang sesuai dan memperlihatkannya.

“Yang ini….. Kemampuan milik Lich adalah  Knowledge of Sorcery dan itu sangat berbeda… tampaknya yang ini lebih cocok dengan magic stone yang telah Ain-sama hisap….”

“Aku tidak mengerti apa maksudnya… Jelaskan Nya….Tidak, bacakan semua yang tertulis disana Nya!”

“Eh.. I-iya…. Baiklah… Etto.. Elderlich Sylvia. Elderlich biasanya menggunakan kekuatan dalam dirinya untuk membuat belati dan kemudian memberikannya kepada sosok yang dianggap pasangannya. Dia dan Dullahan, suaminya, Mendukung raja Iblis dan memberikan kontribusi besar….Suami!?”

Ketika Chris membacakan itu semua orang juga terkejut. Itu artinya Ain tidak hanya telah menghisap dua Magic Stone, namun ternyata kedua Magic Stone itu dulunya adalah sepasang suami istri. Baik Ain maupun Catima pun jadi paham dengan apa yang terjadi sebelumnya.

Setelah Dullahan terhisap dia masih bisa merasakan hawa keberadaan istrinya dan menginginkan kehadiran istrinya itu, jadi dia berusaha meraih istrinya itu dengan tangan ilusinya.

Terima kasih telah mampir….

 
Anda telah membaca Maseki Gurume Volume 3 Chapter 7B Chapter Vol.03 - Ch.07.2. Jadikan Kurozuku sebagai website favorit anda.

Comments

7 responses to “Maseki Gurume Volume 3 Chapter 7B”

  1. Bashir says:

    Mantap lanjutkan min

  2. Ekho says:

    Mantap min
    Thank update nya

    Semangat lanjut

  3. Hogaku says:

    Bisa gituhh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *