Vol.05 - Ch.02.1 ~ Petunjuk Yang Didapatkan, Dan Keluarga August (A)

Anda sedang membaca Maseki Gurume Volume 5 Chapter 2A di Kurozuku.

19 Jan 2021

Penerjemah : KuroMage

Selamat Membaca….

Wilayah sekitar sudah semakin gelap, dan perlahan-lahan suhu udara pun semakin turun.

Sebuah kota yang jauh dari Ibukota kerajaan.  Cukup berbeda dengan iklim di ibukota, di tempat itu sangat sulit untuk merasakan kehangatan musim semi yang biasa dirasakan di Ibukota kerajaan.

Entah sudah berapa kali mereka beristirahat sejak pertama kali mereka mulai saling membagikan pengetahuan yang mereka miliki. Sesuai dengan reputasinya, Profesor kepala bernama Oz itu sepertinya memang adalah orang yang berpengetahuan dan cukup cepat memahami sesuatu.

Magic Stone milik rubah merah yang ditunjukan di awal segera di segel kembali dan di kembalikan ke tempatnya karena mereka tidak tahu apa yang akan terjadi nantinya.

“…Kalau begitu, izinkan saya membuat kesimpulan dari sudut pandang saya… Ada dua poin penting yang jadi masalah bagi Yang Mulia Putera Mahkota… yang pertama adalah tenang fenomena kemungkinan berubah menjadi monster… dan yang satunya lagi adalah tentang Rubah Merah…. Rubah merah ini adalah sosok yang memicu kasus Raja Iblis di masa lalu….”

“Ya… tidak ada yang salah dengan kesimpulan itu…”

“Terkait Rubah Merah, bisakah Anda kembali kemari lusa? Saya akan menyiapkan semua dokumen penelitian saya selama ini…”

“Terima kasih!”

Hari ini hanya sebatas berbagi pengetahuan masing-masing. Meskipun Ain dan kawan-kawannya telah membicarakan tentang berbagai fakta baru dan tentang Raja Iblis, namun waktunya tidak cukup untuk membicarakan hasil penelitian Oz selama bertahun-tahun itu.

Oz memiliki banyak hasil penelitian. Karena itu ia butuh waktu untuk mengumpulkannya. Ain pun menurutinya dan mengungkapkan kegembiraannya ketika mendengar Oz bersedia untuk mengumpulkan semua itu.

“Baiklah, kalau begitu satu lagi… Bolehkah saya menyampaikan hipotesis saya tentang perubahan menjadi monster itu?”

“Apakah Anda sudah memahami sesuatu!??”

“Bisa dikatakan ini adalah hal tabu di antara para peneliti…. Bahkan di kota ini sekalipun, pernah dilakukan hal-hal dengan kegelapan yang sangat pekat… Apa Anda tahu hal ini Catima-sama?”

Setelah lama berbincang, akhirnya Oz diizinkan untuk memanggil nama Catima.

“…Ya… Tapi saya rasa saya tidak mengetahui detail tentang hal yang hanya diketahui oleh orang di kota ini sendiri,,,, Tentu saja saya juga belum pernah mendengar adanya hal itu…”

“Bagaimana ya…. Di kota Ist ini ada sebuah informasi yang hanya diketahui oleh beberapa orang yang ada di kota ini, dan dapat dikatakan itu sebagai sebuah tabu… Ini cerita tentang seratus tahun yang lalu…. Ups… apakah Anda tidak apa-apa di jam seperti ini?”

Di luar sudah sangat gelap dan cahaya senja sudah menghilang. Meskipun mereka berbincang sambil sesekali beristirahat, ia penasaran apakah Ain dan kelompoknya tidak kelelahan setelah berbincang terlalu lama.

“Aku sih masih baik-baik saja…. Tapi benar juga… mari kita sudahi dulu untuk hari ini…. Saya merasa tidak enak meminta Profesor tiba-tiba meluangkan waktu untuk kami sampai larut malam begini…”

“Tidak apa-apa kok…. kalau begitu saya akan siapkan kertas khusus untuk Anda!”

Setelah mengatakan itu, Oz pun berdiri dan kembali ke tempat kotak Magic Stone itu diletakan. Ia meletakan jarinya ke laci kecil yang ada di bawahnya. Kemudian terdengar suara klik, dan laci pun terbuka secara otomatis.

Pendeteksi sidik jari??? Ain terkejut ketika melihat teknologi seperti itu.

Pria itu mengambil beberapa lembar kertas dari laci dan kemudian menuju meja yang sepertinya tempat ia biasa bekerja.

“Saya akan membuatkan segel darah, bisakah saya minta sampel darah salah satu dari kalian? Saya akan mendaftarkan informasi biometri orang tersebut dan jika orang selain dia mengeluarkan lembaran ini, maka kertas ini akan langsung terbakar habis….”

“Kalau begitu saya saja…”

Ain ingin menawarkan darahnya, namun sepertinya Chris yang ada di sampingnya itu lebih dulu melakukan itu.

“Baiklah… Kalau begitu kemarilah…”

Oz memanggil Chris yang menawarkan darahnya. Chris pun mendekati Oz dan meletakan jarinya di tempat yang ditunjukkan.

“Ya, terima kasih, sudah selesai….”

“Eh …? Sudah selesai?”

“Ya. Seiring dengan kemajuan teknologi, kami juga telah mengembangkan cara mendapatkan darah tanpa menyebabkan rasa sakit…. Tempat sekecil ini pun juga menerapkan teknologi-teknologi terbaru kami…”

“…Oh terima kasih telah mengizinkan saya menyaksikannya…”

Chris yang tidak sadar darahnya telah di ambil merasa terkesan dengan betapa cepatnya teknik yang digunakan itu serta sama sekali tidak membuatnya merasakan apa pun. Ain dan Catima merasa sangat ingin sekali mencoba alat itu dan merasakannya sendiri, meskipun mereka sudah tidak perlu sampel darah lagi.

“Kalau begitu segel darah ini sudah selesai dibuat…. Silakan bawa ini…. Dengan menggunakan tas ini, tidak masalah jika orang selain Christina-sama memegangnya dan isinya tidak akan terbakar…. Namun harus Christina-sama yang mengeluarkannya dari dalam…”

“Dimengerti…”

“… Ngomong-ngomong, Profesor Oz….  seingatku bukankah segel darah itu harganya cukup mahal…”

Catima memahami tentang proses penyiapan dokumen itu dan harganya. Beberapa saat yang lalu ia sangat terpesona dengan alat sihir yang menyedot darah itu, namun setelah dipikirkan lebih dalam, bukankah benda itu cukup memakan biaya yang sangat mahal? Ia menjadi penasaran tenang itu.

“Benar apa yang Anda katakan Catima-sama…. kertas ini dibuat dari bahan serta teknologi yang tinggi untuk menjaga kerahasiaannya…. kira-kira harganya hanya sekitar 200.000G per-lembar, jadi jangan terlalu di khawatirkan…”

“…Maaf, Profesor. aku akan membayar Anda.”

“Tidak perlu Yang Mulia… Itu Cuma tiga lembar dan harganya Cuma senilai 600.000G jadi Anda tidak perlu mengkhawatirkan itu…. Lagipula saya ini telah menerima informasi yang nilainya jauh lebih tinggi dari itu… Sebagai informasi saja, dalam penelitian itu uang senilai satu miliar G dapat habis dalam sehari, jadi Anda tidak perlu mengkhawatirkan masalah ini…”

Pantas untuk dikatakan sebagai lembaga penelitian kualitas tertinggi di Istalica. Biaya penelitian yang di keluarkan benar-benar melampaui apa yang Ain bayangkan.

“Memangnya sampai sebanyak itu ya…”

Pekerjaan sebagai peneliti memang akan selalu memakan biaya apapun yang sedang mereka kerjakan. Selain menggunakan bahan-bahan yang belum di produksi massal, mereka juga sering menggunakan material monster yang cukup berharga setiap kali ingin menguji hipotesis mereka. Setelah mempertimbangkan itu, sepertinya 600.000 G adalah hal biasa bagi seorang peneliti ternama seperti Oz.

Meskipun merasa tidak enak dengan ini, Ain menerima dokumen tentang perubahan menjadi monster itu. Untuk berjaga-jaga, Chris akan membawa dokumen itu.

Karena merasa tidak enak dengan kunjungan yang tiba-tiba ini, Ain memutuskan untuk menyudahi pertemuan hari ini dan kembali ke penginapan. Berkali-kali ia mengucapkan terima kasih, lalu memutuskan untuk kembali ke tempat itu lusa nanti. Setelah membuat janji itu, Ain dan kelompoknya pun meninggalkan lembaga penelitian itu.

Terima kasih telah mampir….

Comments

One response to “Maseki Gurume Volume 5 Chapter 2A”

  1. actinium says:

    semangat min

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *