Saikyou Onmyouji Volume 1 Chapter 11
~Onmyouji terkuat, Ingin Masuk Sekolah~

 

Selamat Membaca….

Pencapaian ku segera tersebar sampai ke seluruh mansion. Dan hasilnya….

Aku mendapat jamuan makan yang mewah.

“Wow……”

Luar biasa, ada satu daging anak babi utuh. Hebat juga mereka bisa menyiapkan ini hari ini juga.

“Hebat ya!! Ini perayaan untuk Seika-kun loh…”

Ifa yang sedang membantu persiapan jamuan berbisik kepadaku dengan penuh senyum. Aku cukup senang ketika dia bilang begitu. Namun kalau bisa, aku ingin mereka menyiapkannya kemarin. Yah walaupun aku tidak terlalu perduli dengan ulang tahun.

“Hari ini, sepertinya anak ku telah melakukan sesuatu yang luar biasa…”

Ketika perjamuan ini dimulai, ayah memotong percakapan kami.

“Aku juga belum pernah melihat Eldernewt yang sebesar itu… Mungkin dia sudah tinggal di pegunungan cukup lama…. Untuk bisa mengalahkannya, bahkan bagi seorang petualang berpengalaman pun pasti tidak akan mudah…”

“Seika itu sangat pemberani Ayah… Dia berani menghadapinya demu menyelamatkan para pelayan yang sedang berada di gedung terpisah…”

Ooh.. Luft memujiku. Kakak ku yang satu ini memang normal tapi dia selalu berusaha agar tidak terlibat dengan ku, jadi ini membuatku sedikit kagum. Loh…. Tunggu… sepertinya Grey terus menatap kearahku. Apa kau sebenci itu pada keberhasilanku ini?

Dan juga Ibuku seperti berusaha agar tatapan kami tidak bertemu. Ah apa boleh buat.

“Terima kasih Ayah… Kakak…”

“Bahan-bahan makanan malam ini adalah hadiah dari perusahaan dagang…. Dan dihari berikutnya dewan kota akan memberikan sertifikat penghargaan dan juga guild petualang akan mengeluarkan sertifikat penaklukan da juga medali”

“Begitu ya?? Ini benar-benar sebuah kehormatan besar!”

“Jadi, Seika… Bagaimana cara mu mengalahkan monster itu? Bisakah kamu menceritakannya pada ayah?”

“Ya…. Dia sepertinya tidak suka Api, jadi aku menggunakan sihir api….”

“…..”

Loh??  Apa dia mencurigaiku??

“Um, aku benar-benar fokus melawannya… jadi aku tidak terlalu memikirkan sesuatu yang rumit….”

“Kau benar, Elder Newt adalah monster tipe air, tapi sebenarnya dia lemah dengan api”

Setelah terdiam beberapa saat,Ayahku itu menjawab seolah tidak terjadi apa-apa.

“Hebat sekali kamu bisa tahu itu…”

“Aku pernah membacanya di sebuah buku… Dan juga aku dengar Ayah sudah mengusirnya dengan menggunakan sihir Api…. “

“…. Pengambilan keputusan yang tepat…. Kamu benar-benar belajar dengan giat… Tapi Seika, kamu tidak boleh terlalu sombong dengan ini, karena belum tentu monster yang sama akan bisa dikalahkan dengan teknik yang sama seperti itu… Jadi saat kau tidak harus bertarung, maka prioritaskan untuk lari… “

“Baik Ayah… Aku juga menganggap diriku cuma beruntung saja….”

Benar sekali. Mungkin jika aku bertarung 1000 kali melawannya mungkin aku akan kalah sekali, tidak, aku tidak akan kalah melawan yang seperti itu.

“Tapi memang tidak di elakan lagi itu semua adalah tindakan yang luar biasa…. Aku harus memberimu hadiah…. Seika, apa ada yang kau inginkan??”

“Kalau seperti itu, Ayah, aku ada sebuah permohonan….”

Akhirnya aku memasuki topik utama.

“Aku ini tidak punya energi sihir… tapi aku tidak pernah menyerah pada sihir dan terus berlatih sendirian. Danmungkin berkat itu, kini aku bisa menggunakan sihir meskipun sedikit…”

Aku mengambil tongkatku dan mengeluarkan api biru di ujung tongkatnya.

 

 

“Aku bisa menggunakan sihir. Sampai saat ini aku sudah merasa puas dengan kenyataan itu, tapi berkat kejadian hari ini, aku jadi memiliki sebuah ambisi baru, aku ingin sihirku ini bisa bermanfaat untuk orang lain….”

“….”

“Soal bagaimana caranya, aku masih belum menentukan itu… Namun sebagai seorang anggota keluarga Lamprouge yang ahli dalam bidang sihir, Aku ingin dapat berkontribusi aktif demi Kekaisaranku sendiri… Jadi ayah…”

Aku melanjutkan momentum ini.

“Tolong izinkan aku mendaftar di Akademi Sihir Kekaisaran di Rodnea…”

“Apa?!”

Aku mengabaikan Grey yang terkejut, dan melanjutkan perkataanku.

“Kudengar Akademi sihir telah menghasilkan banyak penyihir ternama…. Aku ingin mengasah kekuatanku disana dan menemukan jalan hidup yang harus aku arungi…. Karena aku masih pemula, kalau bisa dari sekolah dasar saja, dan kalau bisa aku ingin masuk mulai musim semi berikutnya…”

Aku mengatakan itu dengan penuh kepercayaan diri, namun  ayahku tetap terdiam untuk beberapa saat. Meja makan ini pun diliputi keheningan.

Namun aku sama sekali tidak khawatir. Aku sudah mendapatkan pencapaian sebesar itu. Jika hadiahnya hanya ini, pasti dia akan menerimanya.

“… Baiklah… Aku izinkan…”

“A-ayah?”

“Tapi meskipun kau adalah anak seorang Earl, tidak akan ada pengecualian…. Kau harus lulus dengan usahamu sendiri… Itu syaratnya….”

“Baik ayah!! Terima kasih! Aku akan segera mulai belajar besok!!”

Aku pun memberikan tambahan.

“Dan Ayah, Aku punya permintaan satu lagi….”

“Apa?”

“Saat aku masuk sekolah, aku ingin membawa Ifa sebagai asistenku…”

“Sa-saya!??”

Ifa pun panik, namun ayahku mengangguk tanpa mengatakan apapun.

“Tidak masalah…. Tapi karena dia akan pergi keluar, maka lebih baik jika pemiliknya adalah kamu kan… Anggap saja hadiah perpisahan….”

“Terima kasih… Selain itu…. Bisakah ayah mengizinkannya untuk masuk ke sekolah juga??”

“Apa?”

Kali ini Ayah mengerutkan alisnya.

“Itu tidak mungkin”

“Kenapa?”

“Baik Ayah maupun Ibu gadis itu sama sekali tidak memiliki bakat sihir…. Sangat langka ada anak dari rakyat biasa memilliki kekuatan sihir yang luar biasa. Tidak ada gunanya bersekolah disana…. Jadi menyerahlah…”

“Kalau itu maka tidak masalah… Ifa sudah memiliki kekuatan sihir….. Aku akan menunjukannya pada Ayah sekarang…”

Aku pun berdiri dan membuka jendela besa di ruang makan. Lalu aku berjalan menghampiri Ifa.

“Se, Seika-kun, aku …”

“Sini…”

Aku pun membawa Ifa kedekat jendela.

“Ifa… Jika kamu merasa ingin ikut dengan ku… Kau boleh melepaskan kekuatan Hitodama itu keluar jendela dengan kekuatan penuh mu….. Pada saat itu… ah iya, berteriaklah Flame Note….”

Aku membisikan itu dan menyerahkan tongkatku. Ifa terdiam dan menatapku sesaat, namun kemudian ia mengalihkan pandangannya keluar jendela. Ia mengarahkan tongkatnya kelangit tanpa bicara.

Daripada seperti memengang tongkat sihir, gayanya lebih seperti seorang komandan pasukan yang memegang tongkat.

[Fla-me no-te]

Sebuah pilar api berwarn jingga menembus langit saat matahari sudah mulai terbenam. Pilar itu membentang dan terus tumbuh tanpa batas dan membuat pemandangan diluar menjadi terang.

“Hah!?”

“Flame Note adalah sihir api tingkat menengah….  tapi betapa kuatnya itu …”

Grey dan Luft berdiri dai tempat duduknya dan tercengang. Api ini benar-benar membuatku bernostalgia. Teknik api milik rubah hantu mungkin dapat membakar gunung, sepertinya ini sudah kelas 4 ya? Perkembangannya cukup cepat juga. Sepertinya benar Ifa memiliki bakat untuk mengendalikan roh.

“Bagaimana, Ayah? Ifa ini yang melindungi pelayan lain menggunakan sihir apinya….. Kurasa akan sangat disayangkan jika kita melewatkan bakat ini….”

Ayahku terdiam untuk beberapa saat, namun akhirnya dia  memejamkan mata dan berkata.

“… Baiklah… Lakukan sesukamu… tapi syaratnya masih belum berubah, kalau kalian bisa lulus ujian masuknya….”

“Tentu saja… Terima kasih, Ayah….”

Aku menoleh kearah Ifa.

“Maaf ya aku jadi mengatakan ini seenaknya…. Sebelumnya Ifa mengatakan ingin pergi ke berbagai tempat kan…. Kalau kamu mau, bisakah kamu mengikutiku??”

“Uh, ya. Seika-kun, aku …”

“Masih belum kok… Kita masih harus lulus ujiannya…. Kita akan terus belajar sampai musim semi tiba!”

“Ya… Aku akan berusaha sekuat tenaga….Ah karena kamu menjadi pemilik ku, maka aku harus memperhatikan bahasaku, benarkan, Seika-sama…”

“Tidak masalah kok jika tetap seperti sebelumnya…”

“Tapi…”

“Lagipula itu akan terdengar aneh… Kamu kan akan jadi tenman sekelasku di musim semi nanti…”

Dan juga karena nanti Yuki akan membuatku repot.
“Begitu… Baikl—”

“Aku tidak menerima ini!!!”

Tiba-tiba Grey menghantam meja dan membuat suara keras di ruang makan ini.

“Ayah!! Apa yang ayah pikirkan!! Bukan hanya memasukan produk gagal ini kedalam sekolah sihir, Ayah bahkan sampai memasukan budak juga!!”

Ifa langsung menyusut ketakutan.

“Lagi pula Ayah, Seharusnya tidak ada saudara dalam satu generasi keluarga Lamprouge yang mengambil jalan yang sama kan!  Aku yang akan masuk ke akademi sihir musim semi ini! Apa ayah ingin melanggar tradisi keluarga hanya untuk memasukan dia? Masukan saja dia ke tentara!!”

“Kau benar Grey…”

Blaze menjawab dengan tenang.

“Untuk memperluas pengaruh keluarga Lamprouge di kekaisaran ini, kami tidak akan mengizinkan saudara dalam satu generasi memilih jalan yang sama….. Dan aku sama sekali tidak ingin merusak tradisi ini….”

“Jika begitu!”

“Itu sebabnya Grey…. Kau akan bergabung dengan tentara Kekaisaran…”

“Apa…?”

Mata Grey terbelalak dan kali ini dia terdiam. Seolah ia meragukan apa yang telah ia dengar.

“Kamu memiliki kekuatan fisik dan bakat dalam berpedang….Kurasa akan cocok…. Kau ingat paman sepupu bernama Petrus? Saat ini dia bertugas sebagai komandan di sepanjang perbatasan timur…. Aku akan memberitahu dia untuk merawatmu….”

“Ke….kenapa?”

Grey melontarkan kata-kata itu dengan terbata-bata.

“Kenapa harus aku!! Aku kan putera kedua, dan aku sangat berbeda dengan dia, aku punya sihir!!!”

“Kalau begitu aku tanya padamu Grey… Apa yang sudah kau lakukan selama beberapa tahun terakhir ini??”

Grey langsung kehilangan kata-katanya. Hm, kurasa itu wajar jika dia ditanya seperti itu.

“Seharusnya saat ini kau sedang berada di sekolah dasar Akademi sihir, tapi apa kau mendapatkan penemuan baru? Apa kau sedang mencoba sesuatu yang baru? Atau kau sedang berusaha memperdalam kekuatanmu?? Grey, aku tidak pernah melihatmu melakukan sesuatu selain bermain-main dengan orang yang tidak bersalah diluar…”

“A……”

“Apa kau tahu apa yang terpenting untuk menjadi seorang peneliti sihir?? Motivasi…. Dan aku tidak merasakan itu pada dirimu…”

“Tapi…”

“Di sisi lain, Seika selalu bekerja keras dan menunjukkan hasil… Itu saja.”

Setelah dijelaskan argumen itu, Grey hanya bisa membelalakan matanya. Warna kulitnya wajahnya terlihat membiru.

“… Duel”

“Hmm?”

Grey tiba-tiba menunjuk kearahku dan berteriak.

“Seika!! Aku menantangmu beduel!! Taruhannya adalah tiket pendaftaran ke sekolah !!”

“Grey, hentikan …”

Luft berusaha menghentikan, tapi Grey tidak mendengarkan.

“Kalau kau kalah, keluar rumah sekarang juga! Kau mengerti!”

“Etto…”

Yah.. Yang membayar sekolah kan orang tua…. Sambil memikirkan itu aku menoleh kearah ayahku. Dan Blaze pun mulai berbicara dengan raut wajah yang kerepotan.

“Seika, kamu tidak apa-apa?”

“Blaise!”

Ibuku yang sejak tadi terdiam pun berteriak. Saat aku melihatnya, tiba-tiba ia mengalihkan pandangannya.

Hmm …? Ada apa?

Meskipun aku heran, aku tetap memberikan jawaban pada Ayah.

“Aku tidak masalah…”

“Grey, dengan ini kau bisa terima kan?”

“Ya, Ayah… Aku akan buktikan bahwa kemampuan sihirku lebih tinggi.. Sebagai buktinya nanti, tolong akui jalanku sebagai peneliti sihir…”

“……Baiklah”

“Grey! Hentikan hal bodoh ini!! Sesama saudara sampai berduel itu….”

“Kau diam saja!!”

“Tapi!!”

“Benar Ibu! Ini adalah masalahku dan Seika… Aku juga punya hal-hal yang tidak bisa direbut begitu saja….”

“Kalau begitu sudah diputuskan…”

Ayah ku pun berdiri.

“Waktunya adalah besok tengah hari… peraturannya sama dengan aturan resmi Kekaisaran, namun tidak diizinkan menggunakan sihir tingkat menengah keatas serta tidak sampai menghasilkan luka serius…. Hari ini beristirahatlah lebih awal…”

Setelah mengatakan itu Ayah pun meninggalkan ruang makan. Entah sejak kapan, ketika aku sadar matahari diluar jendela sudah terbenam.

 

Terima kasih telah mampir….

 
Anda telah membaca Saikyou Onmyouji no Isekai Tenseiki Chapter Vol.01 - Ch.11. Jadikan Kurozuku sebagai website favorit anda.

Comments

7 responses to “Saikyou Onmyouji Volume 1 Chapter 11”

  1. Siapa saya? says:

    Min sekarang kan hari selasa ko yg up bukan shoukan sareta kenja wa isekai wo iku?, Apa jadwalnya ganti?

  2. vex says:

    mantaap lah

  3. psp06 says:

    Pdhl nungguin shoukan sareta, mlh yg lain yg kluar

  4. Kiruru says:

    Ditunggu geludnya…

  5. Ardian-kun says:

    Ok.. bentar lgi nyusul manga:)

  6. jio says:

    lagi lagi lagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *