Chapter 04 ~ Onmyouji terkuat, Menggunakan sihir (Awal)

Anda sedang membaca Saikyou Onmyouji Volume 1 Chapter 4 di Kurozuku.

12 Aug 2020

Penerjemah : KuroMage

Selamat Membaca!!

“Loh???”

Aku terheran ketika aku membuka pintu lemari dan ingin mengeluarkan mantelku. Tidak ada… Aneh… Aku yakin kemarin aku menaruhnya disini…. Ah… Jangan-jangan….

“——Seika-kun… Seika-kun…”

Ketika aku menoleh kebelakang, aku melihat seorang gadis menatapku melalui celah pintu.  Dengan rambut bergelombang berwarna pirang dan usianya sebaya dengan diriku saat ini.

“Ada apa? Ifa?”

“Ano…. Ini….”

Yang ia sodorkan adalah mantelku yang sedang aku cari-cari. Jika aku perhatikan, aku melihat ada dedaunan dan ranting kecil dimana-mana. Aku pun menghela nafas, ternyata dugaanku benar.

Ini munkin adalah ulag Grey. Bocah sialan itu masih hidup selama empat tahun ini, dam dia selalu memandang rendah diriku dan mencoba melecehkan ku setiap waktu. Namun karena aku selalu mengusirnya dengan shikigamiku, mungin akhir-akhir ini dia menjadi lebih mewaspadaiku dan tidak pernah langsung berurusan denganku.

Dan sebagai gantinya dia mulai melakukan berbagai kejahilan mulai dari menyembunyikan ataupun merusak barang-barang pribadiku. Memangnya apa yang ingin dia dapatkan dengan memperlakukan adikmya yang berusia tiga tahun dibawahnya ini seperti itu? Aku jadi mengkhawatirkan rasa kemanusiaan anak kedua ini.

“Terima kasih Ifa… Aku sedang mencari-cari ini…”

Ketika aku mengucapkan terimakasihku, gadis itu menunduk dan menatap kebawah. Ifa adalah anak perempuan dari seorang budak di keluarga Ramplog ini.

Pada dasarnya anak yang dilahirkan oleh budak akan menjadi budak jugam namun budak yang tinggal di mansion ini diperlakukan dengan baik dan tidak ada bedanya dengan pelayan. Bagian ini mirip dengan apa yang ada di barat di duniaku sebelumnya. Mungkin budak yang digunakan di pertanian atau pertambangan nasibnya lebih menyedihkan.

“Tapi bagaimana bisa kamu selalu menemukannya??”

Entah sudah berapa kali Ifa menemukan barang-barangku yang disembunyikan.

“Itu…. ettoo… kebetulan…. Seika-kun… ini sudah keterlaluan!! Aku akan meminta kepada tuan untuk menyuruh Grey-sama berhenti….”

Ifa mengatakan itu dengan tekanan. Seperti yang kalian dengar, Ifa tidak menggunakan panggilan kehormatan hanya kepadaku. Awalnya aku berpikir apakah aku sampai harus dilecehkan juga oleh seorang budak, namun sepertinya ternyata dia beranggapan harus mengakrabkan diri dengan anak terbuang sepertiku yang kebetulan usianya berdekatan.

Benar-benar salah satu dari sedikitnya hati nurani di rumah ini.

“Ini tidak masalah kok…”

“Tapi…”

“Beneran kok tidak apa-apa…”

Sebenarnya tindakan ini adalah tindakan yang cukup imut. Ketika dulu aku berguru dengan masterku, aku hampir terbunuh oleh kakak-kakak seperguruanku. Yah walaupun pada akhirnya aku membunuh mereka semua dengan kutukan ku.

“Tidak, tapi aku masih….”

“Seika! Apa yang kamu lakukan di tempat seperti itu!”

Ifa terkejut gemetaran ketika ia mendengar suara teriakan yang sangat tiba-tiba itu. Dia adalah kakak kedua ku Grey. Dia buru-buru mendekati kami dan menatap Ifa.

“Hei budak! Apa yang kau lakukan bersantai disini! Aku laporkan kau ke ayah nanti!!”

“Ma…maafkan aku.”

Ifa menundukan kepalanya ketakutan dan ia pun segera pergi seolah ingin melarikan diri. Grey mendengus dan mengalihkan pandangannya dan menatap kearah jugahku. Lalu ia memandangku seperti meledekku.

“Apa kau bermain-main dengan rumput lagi diluar??? Enak ya jadi anak selir, tidak perlu memikirkan soal belajar sihir…. Oh iya, bahkan jika kau ingin kau tidak akan bisa ya….”

Grey mengatakan itu sambil tersenyum menyeringai.

“Yah lakukan saja sesukamu… Palingan kamu di masa depan akan diusir dari rumah ini…. Apa yang akan kau lakukan nanti… Seika, paling-paling kau cuma bisa menjadi tentara….”

“Apa aku boleh bergabung dengan tentara Kekaisaran???”

Kurasa itu boleh juga. Itu lebih baik daripada aku kelaparan. Jika aku berada di tentaraa khusus pendapatanku juga terjamin. Yah walaupun aku tidak terpikirkan untu mendaftar sebagai tentara.

“Kenapa kau merasa lega begitu, apa kau tidak tahu??  Di tentara kau akan disuruh latihan sampai muntah-muntah dan kau harus mematuhi semua perintah atasanmu! Walaupun dia adalah seorang rakyat biasa….”

Aku bingung harus bagaimana menjawabnya. Tentu saja pasti akan begitukan. Karena itu adalah militer. Sebaliknya, jika tidak seperti itu kau hanya akan mati dalam medan perang sesungguhnya.

Melihat aku terdiam, mungkin ia mengira aku ketakutan, dan cemoohan Grey semakin menjadi-jadi.

“Lebih baik kau berlatih pedang mulai sekarang… Yah paling anak pendek seperti mu akan mati di pertempuran pertama!!”

“Aku masih akan bertumbuh kok… Daripada itu, bagaimana dengan kak Grey??”

“Hah?”

“Yang akan mewarisi rumah ini adalah kak Luft kan?? Bukankah Kak Grey sama saja akan diusir dari rumah ini??”

Grey mendengus dan menatapku.

“Jangan samakan aku denganmu!!  Aku ini, akan masuk ke akademi sihir dan akan menjadi peneliti sihir terkenal seperti ayah!!”

“Akademi sihir??”

“Kau bahkan tidak tahu soal Akademi sihir?? Itu adalah tempat yang telah melahirkan penyihir kekaisaran ternama, Akademi Sihir Rodnea….”

Rodnea kalau tidak salah adalah nama sebuah kota di dekat Ibukota Kekaisaran. Begitu ya… Jadi disana ada lembaga yang mengajarkan sihir… Karena disebut Akademi pasti sekalanya cukup besar. Aku telah mendengar hal yang bagus.

“Hmm…. Berapa usia yang dibutuhkan untuk masuk kesana???”

“Aku bisa mengikuti ujian masuk disana sejak usia 12 tahun, tapi aku adalah anggota keluarga Ramplog, aku tidak perlu mempelajari dasar-dasar seperti orang yang tidak berpendidikan lainnya… Aku akan masuk di usia lima belas tahun saja sudah cukup…. Mungkin saja ketika aku masuk langsung di ajari oleh penyihir hebat dan aku bisa berkarier dengan hebat disana….”

Aku kagum pada kakakku yang mengatakan itu dengan tanpa perasaan malu. Benar-benar rasa percaya diri yang luar biasa. Meskipun dia memiliki kemampuan, akan jarang manusia yang bisa se pede itu.

“Hei Seika… Jangan pikir kau bisa mengambil jalan yang sama dengan ku! Untuk memperluas pengaruh keluarga Ramplog, Di keluarga ini tidak memperbolehkan ada anggota keluarga dalam satu generasi yang memilih jalur masa depan yang sama!! Oh iya, kau ini kan produk gagal yang bahkan tidak punya sihir sedikitpun ya….”

Manusia ini memang tidak pernah lupa untu mengejek ku.

“Aku tidak peduli…”

“Ah? Apa-apaan sikap itu…”

“Grey, Berapa lama kau akan mengobrol disana!”

Terdengar suara rendah dan berat bergema di sekitar kami. Seorang pria dewasa yang tinggi berdiri di belakang Grey. Seorang pria jangkung dan dewasa berdiri di belakang Gray entah sejak kapan. Kakak ku itu segera menoleh kebelakang.

“Ayah!”

“Luft sudah ada diluar, mana tongkatmu??”

“Ah, itu… aku baru saja….”

“Aku kan sudah bilang hari ini aku akan melihat Sihir kalian??”

“Ah… iya… itu… Seika ini…”

Bukankah menyalahkan ku itu terlalu kejam?? Pria itu mengalihkan pandangannya dari Grey dan menatapku.

“Seika, hari ini diamlah didalam mansion…”

“Ayah…”

Aku menatap langsung pria itu. Aku tidak bisa membiarkan hal ini begitu saja. Ini adalah alasanku mencari mantel.

“Bolehkah aku ikut dalam pelatihan sihir ini??”

Terima kasih telah berkunjung. Jangan lupa untuk tinggalkan komentar.....

Comments

7 responses to “Saikyou Onmyouji Volume 1 Chapter 4”

  1. Bratte Man says:

    MC nya sadis juga ya….

  2. jio says:

    paling suka dengan MC yg gak naif
    tambah lagi min chapternya hehe

  3. Kiruru says:

    Up up up.. smgt min

  4. Yusuf says:

    Gw gak sabar njirr sampe ke chapter yg stlh komik

  5. Ardian-kun says:

    Wah mantap.. si mimin nranslate nopelnya manga kesukaan ane? Up tros min salip manganya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *