Chapter 06 ~ Onmyouji terkuat, Memanggil Gadis Youkai

Anda sedang membaca Saikyou Onmyouji Volume 1 Chapter 6 di Kurozuku.

17 Aug 2020

Penerjemah : KuroMage

Selamat Membaca!!

Sejak saat itu empat tahun sudah berlalu dan kini usiaku sudah mencapai 11 tahun.

“……”

Diruangan yan sepi di tengah malam.  Dengan menggunakan penerangan dari cahaya yang dihasilkan shikigami, aku menuliskan huruf dengan hati-hati menggunakan pena bulu pada kertas yang telah aku potong menjadi bentuk orang-orangan.

Ngomong-ngomong, di kehidupanku sebelumnya, aku sering melakukan hal seperti ini di waktu yang sama. Membuatku bernostalgia. Kalau tidak salah saat aku masih seusia ini dulu aku baru saja beranjak dewasa. Ketika aku memikirkan ini, aku merasa didunia ini aku telah bertumbuh cukup besar.

“……Berhasil”

Aku memperhatikan gerakan yang dilakukan oleh orang-orangan yang baru saja aku buat dan melepaskan keteganganku.

Ini adalah sebuah gerbang. Di kehidupan sebelumnya, aku telah memburu sejumlah ayakashi dan menyegel mereka lalu menggunakan mereka sebagai kekuatan tempurku. Kertas mantera penyegel ku semuanya sudah terbakar di kehidupanku sebelumnya, jadi tentu saja tidak akan ada di dunia ini. Memang tidak ada…. Namun secara teori, adalah memungkinkan untuk memanggil para ayakashi yang telah aku segel kedunia ini.

Menyegel itu berarti memindahkannya ketempat lain.  Sedangkan kertas mantera itu hanyalah sebuah gerbang. Dan tempat penyegerlan itu juga merupakan sebuah dunia yang berbeda. Maka jika aku bisa membuat pintunya aku bisa menghungkan tempat itu dari dunia manapun aku berada….. Begitulah teorinya.

Apakah benar bisa atau tidak aku baru akan mencobanya sekarang. Aku meletakan orang-orangan itu dilantai. Lalu aku membuat tanda segel dan melapalkan manteranya. Sejujurnya aku tidak tahu apa yang akan terjadi. Karena itu aku memutuskan untuk percobaan pertama ini aku akan memanggil Ayakashi yang paling tenang. Dan akhirnya teknik ini berhasil dilakukan.

[ओम् चतुर्दश दश त्रीणि नव नव एकम् निर्ह्वयति सकल स्वाह]

(Ōm caturdaśa daśa trīṇi nava nava ēkam nir’hvayati sakala svāha)

[Summon——Kudagitsune]

Orang-orangan itu mulai memancarkan cahaya dan pandangan disekitarnya pun menjadi terdistorsi. Kemudian diruangan yang redup ini muncul seorang gadis berkulit putih.

Dengan rambut putih seperti gadis salju. Mengenakan kimono anehnya yang pendek, membuat kedua kakinya yang juga putih itu terlihat. Seorang gadis dengan penampilan yang misterius.

Perlahan-lahan kelopak matanya terbuka dan memperlihatkan pupil yang hitam legam. Hm? Apa ini berhasil?? Tapi sepertinnya agak aneh….

“Haruyoshi-samaaaaaa!!”

Tiba-tiba gadis itu memelukku. Aku berusaha keras melepaskannya namun dia menekan wajahku.

“Haruyoshi-sama, Haruyoshi-sama!!! Oh, aku sangat senang dapat memuja wajah ini lagi!! Terima kasih banyak!!! Sudah berapa kali Yuki memimpikan hal ini terjadi!! Mmhhh… ini aromanya Haruyoshi-sama!!!”

“Hentikan!! bodoh! Menjauh dariku!!”

Aku mendorong gadis itu dan setelah terlepas aku pun segera menjauh. Lalu aku memperhatikan sosok itu dengan seksama.

“Kau Yuki kan…”

“Ya, Haruyoshi! Aku Yuki…”

Aku mengamati gadis yang saat ini sedang tersenyum itu. Dia adalah Yuki sang rubah. Dia adalah ayakashi yang aku berikan sosok manusia, dan sering aku gunakan di kehidupan sebelumnya.

“Sepertinya… Kau menjadi lebih kecil??? Dan pakaian itu….”

Di kehidupanku sebelumnya dia tampak seperti wanita terhormat yang misterius. Dan tentunya saja dia tidak pernah memperlihatkan kakinya seperti itu….

“Ah, benar juga…. Kenapa ya?? Mungkin ini adalah pengaruh kekuatan kutukan Haruyoshi-sama atau mungkin terpengaruh oleh dunia ini sendiri….”

Yah.. keduanya memang memungkinkan. Karena bagian dalam nya masihlah Yuki, maka percobaan ini bisa dikatakan sukses.

“Haah~ Untuk saat ini aku senang bisa memanggilmu… Lama tidak berjumpa Yuki…”

“Haruyoshi-sama …!”

“Sudah kubilang jangan memeluk ku!!”

“Iya… tapi aku zenang zekali…”

Yuki mengatakan itu dengan berlinangan air mata.

“Saat itu…. Saat mengetahui gadis itu sebagai musuh anda…. Haruyoshi-sama terlihat sudah mempersiapkan diri untuk mati….”

“Ah…”

“Tapi amda mengatakan pasti akan memanggilku lagi dikehidupan selanjutnya, jadi aku terus menunggu dan mempercayai itu….”

“Yosh..yosh…”

Aku menepuk-nepuk kepalanya, dan Yuki mengusap hidung serta air matanya.

“Tapi, kamu bisa mengenali ku ya di wujud seperti ini??”

“Tentu saja… aku mengenalinya… Meskipun anda terlihat lebih muda, kekuatan kutukan anda terpancar dari wajah anda….”

“Oh, benarkah?”

“Iya…”

Memang benar sih di keluarga ku hanya akulah yang memiliki rambut hitam serta mata yang hitam.  Mungkin ini adalah DNA dari selir ayahku itu. Sepertinya dunia terlalu mempersiapkan reinkarnasiku ini.

“Haruyoshi-sama….”

“Hmm?”

“Karena anda telah memangil Yuki, aku akan melakukan apapun!! Sepertinya ini adalah duniia yang sangat berbeda dengan Jepang, mungkiin Haruyoshi-sama akan menjadi sangat hebat disini, jadi apa perintah anda??”

“Tidak… aku tidak punya perintah apapun… Aku hanya ingin mencoba apa aku bisa memanggil ayakashiku dari dunia ini…”

“Ehhh!?”

Yuki menjadi lemas. Aku tidak enak mengatakan ini, namun Yuki yang merupakan ras rubah tidak terlalu banyak berguna. Aku mengenang kehidupan masa laluku. Ras Kudagitsune adalah iblis yang dignakan pengguna rubah untuk menggunakan kutukan.

Entah kapan aku lupa, seorang kenalan ku yang merupakan pengguna rubah memberikan ku spesies berwarna putih dan bermata hitam yang sangat langka sambil mengatakan ‘Dia pasti sangat kuat!!’ dengan mata yang 100% bersemangat. Dan rubah itu adalah Yuki.

Pada awalnya aku juga sangat mengharapkannya. Namun Yuki, baik kekuatan sihirnya maupun karakteristiknya sebagai Kudagitsune sangatlah payah. Berapakalipun aku memberikannya tugas, akhirnya akan selalu gagal.

Namun aku tidak tega membuangnya, jadi aku tidak punya pilihan lain selain menjadikannya sosok penyaji teh untuk ku.

Di kehidupanku sebelumnya aku belum pernah mempunyai anak sampai akhir hidupku. Namun berkat Yuki akku bisa memahami perkataan bahwa kenakalan anak adalah hal yang imut. Namun itu artinya dia tidak akan memiliki pekerjaan apapun.

“Tapi aku tidak bisa membiarkan orang lain melihatmu dalam keadaan seperti ini…”

“Tapi aku tidak mau di ruangan itu lagi….”

“Kala begitu bersembunyilah sesukamu….”

“Baiiiikk~”

Setelah mengatakan itu Yuki langsung menyusut dan kembali ke wujud rubahnya. Lalu ia menyelinap di rambutku.

“Ternyata memang tempat ini adalah yang ternyaman….”

Salah satu dari beberapa(sedikit) kemampuan khusus Yuki adalah ia dapat menyusut. Ketika aku baru mendapatkan Yuki, dia sering sekali menyelinap di rambutku. Memang sih itu salah satu keahlian ras Kudagitsune tapi…. Ah sudahlah.

“Ah iya, Yuki, namaku saat ini adalah Seikam jadi tolong pangil aku seperti itu…”

“Seika-sama, ya…. Itu adalah nama yang cocok sekali untuk Haruyoshi-sama!!!”

Cocok ya… Aku sudah seringkali mendengar kata itu di kehidupanku sebelumnya.

Baiklah, sepertinya sudah waktunya aku tidur? Aku pu membereskan peralatanku dan kemudian berbaring di  tempat tidur.

Aku bisa memanggil Ayakashi dari dunia ini. Aku sudah berhasil mendapatkan bagian terpenting dalam rencana hidupku di dunia ini. Sisanya tinggal apakah semua akan bergerak dengan lancar seperti apa yang aku inginkan….

 

Terima kasih telah berkunjung. Jangan lupa untuk tinggalkan komentar.....

Comments

4 responses to “Saikyou Onmyouji Volume 1 Chapter 6”

  1. Joooh says:

    Nunggu aja sampai si seika sudah masuh tes diakademi sihir.
    Lama banget yak -_-

  2. Ardian-kun says:

    Rawnya udh nyampe chapter brpa min?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *