Chapter 15.5 ~ Side Story - Earl Blaze Lamprouge, Di Ibukota Kekaisaran

Anda sedang membaca Saikyou Onmyouji Volume 1 Chapter SS1 di Kurozuku.

1 Sep 2020

Penerjemah : KuroMage

Selamat Membaca!!

Di depan sebuah meja Blaze Lamprouge menutup buku yang terbuka dihadapannya. Saat ini dia sedang berada di sebuah penginapan mewah di Ibukota Kekaisaran.

Berbeda dengan penginapan biasa yang hanya terdiri dari dua lantai termasuk bar, penginapan tempat dia berada sangatlah bersih dan tenang. Meskipun begitu, karena suatu alasan, dia dia tidak bisa tenang.

Hari ini adalah hari keberangkatan Seika menuju ke Rodnea. Mungkin saat ini, mereka telah selesai menjalani perjalanan hari pertama dan sedang menginap di sebuah penginapan di kota pertama.

Apakah pilihannya sudah benar? Entah mengapa hanya itu yang ada dalam pikirannya saat ini.

****

Seika itu bukanlah anak kandung Blaze. Dua belas tahun lalu, Seorang wanita misterius yang menggunakan  jubah serba hitam datang membawa Seika yang masih bayi ke mansionnya. Wanita itu mengatkan bawa itu adalah anak dari adik laki-laki Blaze yang bernama Gilbert.

Gilbert adalah sosok yang cukup aneh bahkan menurut Blaze yang merupakan kakaknya sekalipun. Hidupnya terlalu bebas dan tidak memiliki aura sebagai seorang bangsawan sedikitpun. Dia mengatakan ingin melihat dunia yang luas ini dan setelah lulus sekolah dia menjadi seorang petualang. Mungkin dalam keluarga Lamprouge yang ahli dalam sihir yang mau menjadi petualang hanya adiknya itu. Namun Gilbert juga merupakan sosok yang luar biasa.

Di sekolah dia menjadi siswa unggulan. Bahkan sebagai petualang dia juga memiliki prestasi yang cukup menonjol dan dalam waktu singkat dia sudah menjadi peringkat atas. Meskipun banyak orang di keluarganya yang tidak mau mengakui, namun sebagai kakak, Blaze diam-diam merasa bangga dengan adiknya itu.

Karena itu pada awalnya dia sangat tidak bisa percaya. Saat ia suatu hari mendengar kabar bahwa telah menghilang di wilayah ras iblis. Dan beberapa tahun kemudian, seorang wanita misterius membawa Seika kepadanya. Blaze sama sekali tidak pernah berpikir sama sekali untuk membuang anak itu ke panti asuhan. Meskipun ada kemungkinan bahwa semua ini hanyalah kebohongan semata… namun ia merasakan ini adalah sebuah ikatan.

Apakah anak itu anak ras iblis? Ia pun berusaha membujuk istrinya yang berpikir seperti itu dan memutuskan untuk membesarkan Seika. Mungkin akan banyak juga orang yang berpikiran seperti itu, jadi Blaze memutuskan untuk mengatakan Seika adalah anak dari selirnya. Tentu saja dia juga tidak mengatakan kebenaran ini kepada dua anaknya.

Namun seiring berjalannya waktu. Kecurigaan dalam hati Blaze bahwa Seika mungkin adalah anak ras iblis semakin kuat. Mata hitam dan rambut hitam adalah sesuatu yang sangat langka di negeri ini. Bukan hanya itu, ketika berusia satu tahun, Seika untuk pertama kalinya menunjukan tanda-tanda kemampuan sihirnya. Meskipun itu bukanlah sihir elemen melainkan sesuatu yang cukup primitif yang hanya menggerakann benda, namun tetap saja itu adalah hal yang mustahill.

Sihir dan bahasa itu sangatlah erat kaitannya. Kenyataan ini tidaklah berubah meskipun untuk seorang penyihir yang telah menguasai sihir tanpa rapalan. Karena itu, sangat mustahil bagi seorang anak yang bahkan belum bisa mengerti bahasa untuk dapat menggunakan sihir.

Kecuali untuk seorang ras iblis yang dikatakan memiliki kemampuan sihir sejak lahir. Perlahan-lahan sihir Seika semakin kuat. Pada saat berusia dua tahun, bukan hanya memindahkan benda, dia juga sudah mulai bisa menghancurkan benda. Mulai dari benda kecil sampai benda-benda besar. Dan juga makhluk hidup.

Seika tidak terlihat senang ataupun merasa gembira, dia hanya begitu saja menghancurkan mainan, tempat tidur dan serangga atau burung. Seolah dia hanya sedang mengkonfirmasi apa yang bisa dia lakukan.

Kemampuan sihir Seika ini dirahasiakan hanya untuk Istrinya dan beberapa orang pelayan saja. Namun mungkin anak-anaknya yang peka dapat merasakannya dari ketakutan yang dialami oleh istrinya. Luft menjadi takut kepada Seika. Sedangkan Grey mengambil sikap bermusuhan dengannya.

Seberapa banyak energi sihir yang dimiliki Seika? Dia sempat berpikiran begitu dan akhirnya melakukan ritual pengukuran ketika Seika berusia 3 tahun. Namun hasilnya berbeda dari apa yang dia duga, Seika tidak menunjukan tanda-tanda energi sihir elemen apapun. Dan ini juga menjadi aspek aneh lainnya.

Sihir tidak bisa digunakan tanpa adanya energi sihir. Tentu saja ada beberapa pengeculian, namun itu untuk orang yang bahkan kekuatan sihirnya tidak bisa diukur dan hanya menggunakan sihir yang tidak berarti. Hal itu tidak berlaku untuk Seika.

Namun anehnya, sejak dilakukannya ritual itu, Seika terlihat menjadi sedikit lebih baik. Dia tidak lagi terlihat menggunakan sihir penghancur dan juga percakapan yang bisa dia lakukan pun bertambah. Terkadang dia juga tampak lebih dewasa daripada Luft.

Mungkin saja dia akan tumbuh menjadi anak biasa yang normal. Namun pemikiran itu langsung hancur berkeping-keping ketika Seika berusia tujuh tahun. Dengan sihir api yang ditunjukan Seika saat pelatihan sihir. Itu bukanlah Fire Bullet. Baik kekuatan dan warnanya sangatlah berbeda, dan tidak terlihat seolah itu dilakukan dengan sihir. Mungkin lebih seperti beberapa mineral yang terbakar.

Dengan kata lain, itu adalah sihir yang benar-benar berbeda. Meskipun telah berhati-hati dan menjauhkan Seika dari sihir, namun Seika kembali menunjukan sihirnya. Terlebih soal kegemparan akibat monster beberapa waktu lalu juga termasuk aneh.

Ia sempat memeriksa tubuh Eldernewt, namun itu jelas-jelas tidak terlihat seperti telah dikalahkan oleh api. Luka bakar dan luka fisik yang ada terlalu sedikit. Seolah-olah makhluk itu mati karena diracuni.

Ditambah lagi sihir kelas menengah yang ditunjukan oleh gadis budak bernama Ifa itu sangatlah aneh. Dia memang menyebut nama tekniknya dan itu memang mirip dengan Flame Note. Ayahnya memang adalah pria yang luar biasa, namun dia tidak memiliki bakat sihir. Begitu juga dengan ibunya yang sudah meninggal beberapa tahun lalu.

Ifa akhir-akhir ini sangat akrab dengan Seika. Entah bagaimana dirinya tidak bisa berfikir semua ini tidak ada hubungannya. Seika memiliki banyak hal yang tidak dimengerti oleh Blaze selaku ayahnya.

Karena itu…

Karena itu ketika Seika mengatakan dirinya ingin pergi ke sekolah, Blaze merasa ini adalah sebuah kebetulan. Akan terlalu bahaya jika Seika masuk kedalam tentara. Tentara kekaisaran adalah pelindung negeri ini. Tidak tentu apa yang akan terjadi disana.

Meskipun ia sedikit merasa kasihan kepada Grey. Dia adalah anak yang luar biasa yang bisa menggunakan sihir tingkat menengah di usia nya. Pasti dia akan bisa mendapatkan prestasi jika di sekolah namun…. dia tidak bisa mengubah keputusannya.

Sebenarnya dia bermaksud untuk menilai karakter fsm keteghan hati Grey dala, duel tersebut. Karena pada dasarnya Grey tidak akan bisa menjadi tandingan. Jadi dia berniat untuk segera ikut campur tangan jika keadaan semakin berbahaya. Dan siap untuk membunuh Seika jika diperlukan.

Entah ini sebuah keberuntungan atau kemalangan, hal itu tidak terjadi. Namun, sepertinya itu adalah hal yang bagus. Meskipun istrinya masih ketakutan, namun dia merasa Seika yang sekarang adalah anak yang baik. Dia memperlakukan rakyat biasa dengan baik dan dia juga tersenyum serta memaafkan budak yang sedikit bersalah. Dia sudah tidak asal-asalan membunuh makhluk hidup lagi, malahan dia pernah menangkap laba-laba perlahan dan kemudian mengeluarkannya ke luar jendela.

Berteman dengan Ifa. Dan akhir-akhir ini juga Luft terlihat akrab dengannya. Dan begitu pula dengan Grey. Malam sebelum duel, Grey yang tidak menyukai persyaratan dari Blaze datang menyerang namun Seika mengakhirinya tanpa menyakitinya. Meskipun Grey tidak memberitahu tentang apa yang telah ia lakukan, namun jika dilihat dari hasilnya itu sudah cukup. Dengan hasil anaknya masih hidup.

Jika dia dikelilingi dengan orang-orang baik, Seika mungkin akan menjadi seorang pahlawan yang membela negerinya. Namun sebaliknya, jika dia dikelilingi dengan pengkhianatan dan penghancuran maka dia bisa saja menjadi iblis yang bisa memusnahkan manusia. Seperti itulah yang Blaze rasakan.

Gilbert pernah mengtakan bahwa Akademi adalah sebuah tempat yang bagus. Dia hanya bisa berharap, semoga saja pendapat itu benar.

 

Terima kasih telah berkunjung. Jangan lupa untuk tinggalkan komentar.....

Comments

6 responses to “Saikyou Onmyouji Volume 1 Chapter SS1”

  1. Ryu says:

    Hmm gitu toh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *