Saikyou Onmyouji Volume 2 Chapter 6
~Onmyouji terkuat, Memahami Dungeon~

 

Selamat Membaca….

“Dungeon…. tempat ini??”

Dugeon itu kalau tidak salah adalah sebuah labirin bawah tanah yang menjadi tempat munculnya monster. Tempat itu bukanlah hanya sebuah ruang biasa, namun memiliki Boss Monster atau Item yang menjadi inti serta banyak pengguna kekuatan.

“Karena monster-monster itu muncul di sini, maka itu kesimpulan yang paling masuk akal….”

“Oh… Begitu ya…. Aku baru pertama kali datang ke Dungeon…”

Setelah mengatakan itu aku pun duduk di tanah. Dan Amu menatapku dengan penuh curiga.

“Apa yang kau lakukan?”

“Duduk”

“Kenapa?”

“Apa boleh buat… Berjalan-jalan ditempat gelap gulita hanya akan menghabiskan energi…. Lebih baik kita diam di sini dan menunggu bantuan….. Dan kebetulan bangkai para monster ini akan menutupi bau kita…..”

“Mana mungkin akan ada bantuan…..”

Amu mengatakan itu sambil mengerutkan keningnya.

“Memangnya kenapa?”

“Tidak pernah ada yang membantu orang-orang yang tidak bisa keluar dari Dungeon….. Karena jauh lebih baik mati dibunuh oleh monster ketimbang hidup susah….”

“Itu kan para petualang… Kita ini adalah siswa…. Dan kita tersesat kemari karena ada kecelakaan….”

“Tetap saja…. Kita tidak masuk ke Dungeon ini dari pintu depan…. Bahkan kita tidak tahu kita dipindahkan ke Dugeon sebelah mana…. Kalau saja benar para guru menemukan lingkaran sihir yang memindahkan kita, apa kau pikir mereka akan ikut dipindahkan? Itu hanya akan menambahkan korbannya saja….”

“Kalau bisa menganalisis lingkaran sihir itu pasti bisa tahu kan kemana tujuan pemindahan itu….”

“Hasilnya akan sama saja…. Ini hanya perkiraanku, mungkin, dungeon ini masih belum terdaftar di guild, dan tentu saja masih belum ada yang melakukan mapping….. Memangnya akan ada yang mau repot-repot mencari orang hilang di tempat yang bahkan tidak diketahui identitasnya itu…. Bahkan petualang pro saja akan menolaknya….”

“Lalu apa yang harus kita lakukan??”

“Hanya ada satu hal yang harus dilakukan ketika tersesat di dalam dungeon. Berjalan….”

Amu mengulurkan tangannya padaku.

“Berjalan dan berjalanlah…. terus berusaha mencari jalan keluar atau party lain sampai energimu habis…. Itu saja.”

“Hahaha benar-benar strategi yang tidak memiliki harapan….”

Aku pun meraih tangan Amu dan berdiri lalu menyeka tanah yang menempel di celanaku. Sebenarnya aku ingin melihat keadaan di permukaan menggunakan shikigami ku selama beberapa jam lagi…..

Tapi ya sudahlah….. Mari kita buat keputusan. Boleh saja untuk berjalan. Lagi pula aku tidak perlu khawatir akan kehabisan tenaga. Hal yang paling aku takutkan dari tempat seperti ini adalah kematian akibat kelaparan atau kekurangan nafas. Namun dengan teknik kutukanku ini aku bisa mendapatkan makanan, air, udara dan lain-lain.  Dengan itu mungkin aku tidak masalah berada di dalam sini berbulan-bulan sekalipun.

Jika ada keadaan darurat, aku juga bisa menyebarkan shikigami dalam jumlah banyak untuk mencari jalan keluar ke permukaan. Walaupun aku sebenarnya tidak ingin menggunakan cara ini karena mubazir. Maka dari itu kalau bisa aku ingin menghemat penggunaan shikigamiku.

Serta ada satu hal lain yang ingin aku coba.

“Yuki…..”

Dengan volume suara seperti berbisik aku memanggil Yuki.

“Aku tidak ingin terlalu banyak menggunakan shikigami, bisakah aku memintamu untuk mendeteksi musuh?”

“…!! Serahkan padaku, Seika-sama!”

Yuki menjawab dengan gembira. Monster bukanlah sebuah ancaman besar. Kemampuan sihir Yuki memang tidak layak untuk mendapat pujian, namun itu cukup di tempat seperti ini. Lagi pula di tempat segelap ini mungkin aku hanya bisa menggunakan ular atau kelelawar. Mereka itu sangat sulit untuk digunakan.

Oh iya, ngomong-ngomong soal gelap……

“Amu. Tunggu sebentar….”

Aku menahan Amu yang mulai berjalan.

“Kamu bisa matikan penerangan di pedangmu….  Biar aku yang menangani pencahayaannya…..”

Setelah mengataka itu aku menerbangkan beberapa hitogata dan membuat mereka bercahaya. Karena labirin bawah tanah ini menjadi jauh lebih terang dari sebelumnya, Amu pun terkejut dan berkata…

“Ini…. Kertas mantera??? Daripada itu…. Kau…. Bisa menggunakan sihir cahaya????”

“Begitulah…. Kan sudah kubilang… Aku ini lumayan kuat loh…”

Amu pun menarik nafas.

“Sepertinya dengan ini peluang hidup kita meningkat ya…. sedikit… Cuma sedikit tapi….”

Ketika melihat sosok itu mengatakan itu, aku pun refleks memberikan komentar.

“Amu, sepertinya kau santai sekali ya…. Padahal situasinya seperti ini…..”

Ketika aku bertanya begitu, aku melihat Amu sedikit terkejut dan kemudian berbalik.

“….. Mana ada….”

 

*Shikigami (kelelawar, ular)
Shikigami yang dapat digunakan di tempat yang benar-benar gelap.  Memungkinkan untuk menelusuri hawa panas menggunakan sensor pada ular atau mendeteksi bentuk sekitar menggunakan gelombang ultrasonik yang dipancarkan oleh kelelawar. Namun karena otak manusia pada dasarnya tidak memiliki fungsi untuk mengolah informasi yang didapatkan dari shikigami jenis ini, maka akan sulit untuk digunakan.

 

Terima kasih telah mampir….

 
Anda telah membaca Saikyou Onmyouji no Isekai Tenseiki Chapter Vol.02 - Ch.06. Jadikan Kurozuku sebagai website favorit anda.

Comments

7 responses to “Saikyou Onmyouji Volume 2 Chapter 6”

  1. Kiruru says:

    Min lagi sibuk kah?? Nunggunya mayan lama..

  2. jio says:

    lanjut lanjut lanjut

  3. Denny permana says:

    Lanjut min

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *