Chapter 50 ~ Onmyouji Terkuat, Menghadapi Pertandingan Pertama

Anda sedang membaca Saikyou Onmyouji Volume 3 Chapter 4 di Kurozuku.

21 Apr 2021

Penerjemah : KuroMage

Kami kembali.....
Selamat Membaca!!

Dua hari kemudian. Hari pertandingan pertama turnamen bela diri pun tiba.

“Mari datang dan saksikan!! Turnamen bela diri Ibukota yang bersejarah akan segera dimulai!! Tahun ini, peraturan telah di rubah, dan untuk pertama kalinya diizinkan bagi peserta untuk menggunakan sihir!! Karena aturan tersebut, tahun ini, hampir setengah dari keseluruhan peserta adalah penyihir!!”

Terdengar suara pembawa acara yang di perkuat dengan sihir angin menggema di seluruh arena. Upacara pembukaan acara ini terkesan cukup formal, namun mungkin karena masih termasuk acara hiburan, logat bicaranya cukup santai.

“Aturan terkait kekalahan masih sama, yaitu tak mampu lagi bertarung, mengaku kalah, atau berdasarkan keputusan wasit… namun ada satu peraturan tambahan lagi tahun ini… yaitu adalah kerusakan pada amulet!”

Aku pun memegang logam halus yang menggantung di leherku. Sepertinya benda bernama Amulet yang diberikan oleh panitia ini terbuat dari Mithril dan katanya dalam batasan tertentu dapat menangkal sihir menggantikan penggunanya. Ketika batasannya terlampaui, benda ini akan hancur bersamaan dengan munculnya suara dan kilatan cahaya, dan penggunanya akan dinyatakan kalah.

Sepertinya benda ini dapat mencegah korban jiwa, namun aku penasaran seberapa berharganya benda ini.

“Kalau begitu, saya akan memperkenalkan para peserta pertandingan yang akan dicatat sejarah ini!! Seorang keturunan keluarga Earl Lamprouge, bangsawan yang mendedikasikan diri pada sihir…. Seika Lamprouge!!”

Di tengah sorak-sorai dari penonton, aku pun melangkah naik ke arena.

Benar. Entah bagaimana, pertandinganku menjadi pertandingan pertama pada turnamen ini. Entah ini merupakan keberuntungan atau kesialan.

“Langsung muncul! Peserta rekomendasi dari akademi sihir Rodnea!! Dahulu kala, di usia 11 tahun, dia sudah menaklukkan Eldernewt!!! Saat ujian masuk akademi sihir, dia merupakan peringkat tiga teratas!! Dia merupakan peserta unik yang tidak menggunakan pedang atau pun tongkat… Kira-kira pertarungan seperti apa yang akan ia tunjukkan pada kita!!??”

Aku memandang kursi penonton yang ada di sekelilingku. Kursi-kursi penonton itu mengelilingi arena dalam bentuk oval, dan di atur berundak seperti tangga dan dipenuhi oleh banyak orang.

Ifa dan Amu seharusnya ada di antara orang-orang itu, tapi aku sama sekali tidak dapat menemukan mereka.

“Dan yang akan menjadi lawannya adalah…… Peserta dari pasukan tentara bayaran Gulls! The Godspeed Maddog, Dennis Regan!!”

Sosok yang muncul dari sisi lain panggung adalah pria kurus berusia sekitar 18-19 tahun. Ia menggunakan armor kulit dan terlihat sebuah pedang menggantung di pinggangnya. Ada juga sebuah perisai bundar di lengan kirinya. Sepertinya dia adalah seorang pendekar pedang.

Terlebih, sorot matanya jahat.

“Pria ini adalah murni seorang pendekar pedang!! Ini adalah pendekar pedang murni! Ia juga merupakan pengguna pedang terbaik di tentara bayaran Gulls!! Khususnya, kecepatan pria ini tidak kalah dengan para petualang yang mengambil job sebagai Asassin!! Meskipun ia adalah pria yang di asingkan dari keluarga Viscount Regan karena berperilaku buruk, namun sampai saat ini dia masih mencantumkan nama keluarganya, apakah ini bentuk ejekan untuk para keluarganya?!!”

“Yo… Bocil…”

Si pendekar pedang bernama Dennis itu berbicara kepadaku.

“Sepertinya aku beruntung ya…. Bisa lawan anak bangsawan di pertandingan pertama…. Ah gak usah bilang apa-apa… memang bener…. Ini cuma pelampiasan saja…”

“Penyihir vs Pendekar pedang!! Sepertinya pertarungan ini akan menjadi simbol turnamen kali ini!! Kira-kira pertarungan seperti apa yang akan mereka berdua perlihatkan pada kita!!”

“Melawan penyihir itu mudah…. Mereka tidak bisa apa-apa tanpa ada petarung garis depan…. Aku bisa membunuh orang seperti itu sebanyak sepuluh kali sebelum mereka menyelesaikan mantera mereka…”

“…”

“Kebetulan hari ini aku membawa pedang yang tajam, akan aku rubah wajahmu yang alus itu biar jadi lebih laki…. Ya itu kalau kau tidak mati…”

“…Badanku….”

“Hah?”

“Aku sedang tidak enak badan… Kepalaku masih agak pusing…”

“…Apa? Kau sudah buat alasan waktu kalah nanti?”

“Bukan…”

Aku pun melanjutkan perkataanku.

“Karena itu, aku ingin segera menyelesaikan ini….”

Dennis berdecak, dan mencabut pedangnya tanpa banyak berkata-kata.

“Kalau begitu, Pertandingan pertama di putaran pertama, dimulai!!”

Peluit tanda bermulanya pertandingan pun berbunyi.

“Mati kau!!”

Dennis pun melesat. Dia cukup cepat, pantas dia sangat percaya diri. Dalam sekejap jarak antara kami pun memendek.

Dalam kecepatan kilat, ia mengayunkan pedangnya. Ia menggunakan serangan tercepatnya, dan menusukkan pedangnya ke dadaku. Benar-benar serangan yang sangat akurat.

Namun apa yang ada di ujung pedang itu bukanlah diriku. Melainkan sepotong hitogata.

“Apa !?”

Aku yang telah berpindah ke belakang Dennis pun segera menempelkan sebuah hitogata ke punggungnya.

“Selamat tinggal”

[You no Ai— Hakkei no Jutsu]

Dennis pun terpental. Tubuhnya langsung menabrak pelindung yang dilapisi lingkaran sihir elemen yang digunakan untuk mengantisipasi tembakan nyasar, dan langsung berhenti bergerak.

Dan tetap tidak bergerak.

“Se… Selesai!!! Petarung Dennis keluar arena!!! Dan pemenangnya adalah Seika Lamprouge!!! Apa yang sebenarnya terjadi??!! Saat kita sedang terpana dengan tusukan Petarung Dennis yang gerakkan yang tak terhentikan miliknya itu, tiba-tiba dia terlempar ke luar arena!!! Apakah ini yang namanya sihir??”

Regu penyelamat segera bergegas menghampiri Dennis. Sepertinya kalau cuma itu, dia tidak akan mati.

Namun, meskipun begitu….

Mungkin sesuai prediksi, sepertinya Amulet ini tidak berpengaruh melawan teknik Onmyou… Jika aku tidak berhati-hati, mungkin aku bisa membunuh orang. Hakkei No. jutsu adalah teknik untuk memberikan sejumlah energi kinetik kepada target. Namun karena aku mempertimbangkan adanya Amulet, aku jadi menggunakan kekuatan lebih besar daripada yang aku duga.

Ya tapi karena pihak lawan juga tidak mau mengalah, maka tidak masalah.

Di tengah ramainya sorak-sorai penonton, aku pun turun dari arena dan kembali ke belakang.

“Seika-sama…. Seberapa jauh Anda ingin memenangkan turnamen ini?”

“Hmm …”

Aku sedikit kebingungan dengan pertanyaan Yuki. Kalau aku kalah, aku jadi tidak bisa mengamati pertandingan, jadi aku berniat untuk tetap menang sampai batas tertentu….

“…Yahh mungkin aku akan menentukannya nanti…”

“Tidak masalah jika Anda ingin bermain-main… tapi Yuki penasaran, apa tidak masalah bagi Anda untuk menunjukkan penampilan mencolok seperti tadi? Sepertinya belakangan ini Seika-sama juga menjadi lebih lengah…”

“Aku tahu kok…”

Sebenarnya, aku akui bahwa akhir-akhir ini aku merasa bahwa tidak masalah untuk menunjukkan beberapa teknik Onmyou-ku setelah mempertimbangkan bahwa di dunia ini juga ada banyak variasi sihir…  Justru akan sangat aneh jika sampai ada orang yang beranggapan ‘dia menggunakan sihir aneh! Pasti dia dari dunia lain!’ setelah melihat sihirku. Jadi aku merasa tidak masalah untuk menunjukkan sedikit kemampuanku.

Ya tapi…. Yuki juga ada benarnya…. Mungkin aku harus lebih berhati-hati.

“Apalagi….”

Yuki terlihat sedikit ragu-ragu untuk bertanya.

“Bukankah Anda menggunakan terlalu banyak shiki? Yuki jadi khawatir….”

“Tidak masalah… itu penting…”

Justru itu jauh lebih penting daripada turnamen ini.

 

Note: Hakkei no Jutsu

Sebuah teknik yang menggunakan elemen ‘Yang’ untuk menambahkan energi kinetik kepada target. Segala Vektor dapat ditentukan tanpa terpengaruh dari arah mana segel menempel.

Terima kasih telah berkunjung. Jangan lupa untuk tinggalkan komentar.....

Comments

One response to “Saikyou Onmyouji Volume 3 Chapter 4”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *