Vol.01 - Ch.01 ~ Alma The Alchemy King

Anda sedang membaca Saikyou Renkinjutsushi no Isekai Chindouchu Volume 1 Chapter 1 di Kurozuku.

9 May 2020

Penerjemah : KuroMage

Selamat Membaca….

Disebuah aula yang berhiaskan batu permata. Tepat ditengahnya, terdapat sebuah singgasana yang berhiaskan emas dan permata. Duduklah seorang penyihir berambut biru. Mengenakan jubah serba putih, dengan lambang ular Ouroboros di bawah matanya.

Namanya adalah Alma.

Seorang Alchemist yang dijuluki oleh dunia yang luas ini sebagai Sang raja Alchemy.

Dikatakan bahwa ia telah memiliki setengah harta dari seluruh dunia, dan dahulu kala pernah menghapus negara-negara yang brmusuhan dengan dirinya bersamaan dengan benua tempat mereka berada.

Tempat ini adalah ruang tahta dari sebuah istana bernama Valhala.

TL Note : Valhala disini dituliskan dengan kata yang artinya [Benteng langit]

Semua Alchemist memiliki laboratorium Alchemy mereka masing-masing agar dapat bekerja dengan sepenuh hati.

Bagi Alma, begitulah ia menganggap ruang tahta ini.

Di sudut ruangan,terdapat meja kerja, tungku serta tempat penyimpanan yang terbuat dari Adamantite sebuah permata yang bersinar kemerahan.

Tak ada orang lain yang dapat menggunakan Adamantite sampai semewah ini selain Sang raja Alchemy, Alma.

Dihadapan Alma berdiri seorang pemuda dengan wajah mirip ayam dengan jas dan gaya yang elegan.
Namanya adalah Ondoruru, Satu-satunya bawahannya yang boleh berada yang boleh berada di Laboratorium milik Alma Sang Raja Alchemy.

Pada dasarnya Ondoruru adalah sosok Chimera yang dibuat oleh Alma.

Terimakasih atas kesetiaan kalian untuk selalu menantikan kami……

“Alma-sama, silahkan… “

“Umu”

Alma menerima surat yang diberikan oleh Ondururu.

Dengan menggunakan api kecil yang muncul dari ujung jarinya, ia membakar segel emas di surat itu, dan memeriksa isinya.

Ketika ia telah melihat isi surat itu, wajah tenang milik Alma seketika menghilang, dan tubuhnya lemas merosot dari tahta hingga mencapai lantai.

“Kan sudah kubilang!! Dasar manajemen bodoh!! Dasar rangker bodoh!!! “

Alma mengepalkan tangannya dan memukul lantai dengan keras.

Pengirim surat itu adalah [Management], dan isinya adalah,

“Layanan Game [Magic Craft] ini akan berakhir dalam waktu tiga bulan kedepan”

Ya, duna ini adalah sebuah dunia di dalam salah satu game VRMMO, bernama [Magic Craft].

[Magic Craft] adalah sebuah game dengan konsep para alchemist bebas untuk mengumpulkan dan menciptakan benda serta membangun markas mereka di sebuah dunia yang penuh dengan monster. Tingkat kebebasannya sangat tinggi, tergantung dari tingkat kecerdikan dan bahan-bahan yang di dapat kan, player bahkan mungkin untuk menciptakan pesawat ataupun tank.

Menurut Management, mereka lebih mengutamakan kebebasan player daripada sudut pandang dunia atau keseimbangan dalam game.

Tolong dikomen ya kalau ada terjemahan yang aneh atau rancu…

Namun, kebijakan mengutamakan kebebasan ini kini menjadi masalah.

Karena tingginya tingkat kebebasan ini, tergantung tingkat kecerdikan pemain, banyak berkembang teknik serta trik untuk dapat melampaui pemain lain. Dan akibatnya dalam waktu singkat terjadi kesenjangan diantara para pemain.

Bagi pemain pemula mungkin membutuhkan waktu seharian untuk membangun markas mereka, sedangkan pemain veteran bahkan mampu membuat lautan serta gunung hanya dalam waktu setengah hari.

Dan yang lebih buruknya lagi, Management [Magic Craft] tidak mau peduli dengan para Player Killer. Menurut mereka ini adalah salah satu bentu kebebasan yang menjadi nilai jual pada game ini. Semakin management tidak ikut campur dalam urusan para Player, maka ini akan semakin menarik.

Akibatnya, banyak terjadi pemain level tinggi mempermainkan para pemula, meledakkan desa dan benteng milik NPC hanya untuk bersenang-senang.

Bahkan ada pemain yang menghancurkan kota yang dibangun selama 5000 jam, hanya dalam waktu tiga menit.

Meskipun dunia di dalam [Magic Craft] itu luas dan desa milik NPC tidak akan bisa di hancurkan, namun jumlah pemain tetaplah terbatas. Para pemain yang sudah tersakiti hatinya pergi, dan dalam waktu singkat pemain [Magic Craft] berkurang drastis.

Dan karena itu ada desas-desus bahwa layanan game ini akan segera di akhiri. Dan akhir-akhir ini Alma telah meminta para player level tinggi lain untuk menahan diri dari sifat barbar mereka, dan sedikit lebih melindungi para pemain pemula.

Namun, dalam update terakhir muncul [Goblin Bacteria] dan [Earthquake Generator] sebuah item iblis yang sangat cocok untuk menghancurkan kota-kota milik Pemain lain, dan pemain level tinggi yang tak kuasa menahan godaan ini, banyak menggunakan item ini untuk menghancurkan banyak kota milik pemain lain.

Alma berusaha mati-matian untuk meminta management agar melakukan perubahan dalam penggunaan item ini, namun jawabannya adalah surat ini, yang berisikan bahwa layanan game akan segera di hentikan.

Mungkin saja keputusan untuk mengakhiri game ini sudah di buat sejak lama, dan muncul nya Item ini sebagai langkah penghabisan yang menyenangkan menurut mereka.

“Idiot! Benar-benar idiot! Apa yang kalian pikirkan!! Mereka semua ini!!! Memang benar dulu aku juga pernah tak sengaja menenggelamkan satu benua, Tapi apa mereka ini gak ngerti!! Kalau melakukan lebih dari ini… Kita tahu kan!!! “

Alma yang lemas berbaring telentang di lantai dan mengamuk mengeluarkan kata-kata serapahnya.

Ondoruru yang menyaksikan hal ini tetap memperhatikan dengan wajah sayu.

“Apa yang terjadi, Alma-sama?”

“Cuma NPC doang!! Mana ngerti!! Ah iya, kalau memang harus berakhir, akhiri saja dengan meriah lah!!!!”

Alma bangkit dan membuka tempat penyimpanan miliknya, dan mebgeluarkan sejumlah besar logam hitam pekat berkilau. Bentuknya bermacam-macam, ada mahkota, pedang, dan juga kalung.

Ketika Alma mengangkat tangannya, benda-benda itu melayang di udara. Alma melempar semua bahan itu kedalam tungku adamantite.

“Alma-sama? Ini tidak boleh!! Apa anda sedang kacau?? Menggunakan semua harta yang ada di Valhala dengan cara seperti ini…!! Benda-benda itu terbuat dari Dark Matter yang paling berharga serta menyimpan energi paling besar di dunia ini! Itu bukanlah bahan biasa!! “

“Ha ha ha! Dari dulu aku ingin sekali melakukan ini!! Mungkin saja akan menghasilkan sesuatu yang menakjubkan nanti!! Dengan menggunakan Adamantite yang ada di sini—- Ah iya bagaimana jika kita tambahkan [World End’s bomb]?? Bukankah itu menyenangkan? “

“Tolong hentikan itu, Alma-sama!!! Kita tidak tahu apa yang akan terjadi nanti!!! “

“Jangan hentikan aku, Ondoruru!! Jika kamu tidak mau menjadi ayam panggang sungguhan!! “

Alma menghempaskan Ondururu.

Jangan lupa untuk komen ya…

Namun Alma mendecakkan lidahnya. NPC hanya dapat menjawab pertanyaan sederhanda dan selalu patuh kepada tuan mereka.

Fakta bahwa seorang NPC berusaha sekuat ini untuk menghentikannya, munkin saja ikut mencampurkannya akan membangkitkan sesuatu yang hebat.

“Semakin tinggi bangunan Puzzle yang dibentuk, semakin kita ingin menghancurkannya kan?? Kalau memang harus berakhir, maka aku akan membuat senjata dan dalam tiga bulan ini kita gunakan untuk mengubah semua benua yang ada menjadi satu lautan yang luas!! “

Alma tertawa kencang dan terus melemparkan benda-benda Dark Matter kedalam tungku. Ketika ia terus menerus menambahkannya, Dark matter itu berubah menjadi api hitam.

Karena energi yang cukup besar terkandung dalam Dark matter, itu berubah menjadi nyala api yang dipenuhi energi yang cukup besar. Bahkan para pemain [Magic Craft] belum mengetahui dengan jelas tentang hal ini.

“Sekarang, mulai proses Alkimia! Aku menantikan akan jadi apa nantinya!!! “

Seketika setelah ia mengatakan itu, tungku Adamantite yang merupakan yang terkuat di dunia itu meledak dan memancarkan cahaya berwarna pelangi.

“Yah, kurasa [World End’s Bomb] benar benar merusaknya….?”

Cahaya yang dilepaskan itu menembus seluruh dinding ruang tahta, dan juga menembus Alma.

Bidang pandangan Alma tertutupi oleh cahaya pelangi yang sangat menyilaukan.

Pada hari ini, [Valhala], markas milik Alma, seorang pemain terkuat di [Magic Craft] di terpa cahaya misterius dan telah jatuh ke lautan.

Banyak pemain [Magic Craft] berkumpul untuk mengambil sisa-sisa peninggalan [Valhala] mili Alma, dan mereka terus bertarung memperebutkannya sampai waktu akhir layanan game di berhentikan.

Kalau bisa Di share juga ya…

 

Selamat Membaca….

Disebuah aula yang berhiaskan batu permata. Tepat ditengahnya, terdapat sebuah singgasana yang berhiaskan emas dan permata. Duduklah seorang penyihir berambut biru. Mengenakan jubah serba putih, dengan lambang ular Ouroboros di bawah matanya.

Namanya adalah Alma.

Seorang Alchemist yang dijuluki oleh dunia yang luas ini sebagai Sang raja Alchemy.

Dikatakan bahwa ia telah memiliki setengah harta dari seluruh dunia, dan dahulu kala pernah menghapus negara-negara yang brmusuhan dengan dirinya bersamaan dengan benua tempat mereka berada.

Tempat ini adalah ruang tahta dari sebuah istana bernama Valhala.

TL Note : Valhala disini dituliskan dengan kata yang artinya [Benteng langit]

Semua Alchemist memiliki laboratorium Alchemy mereka masing-masing agar dapat bekerja dengan sepenuh hati.

Bagi Alma, begitulah ia menganggap ruang tahta ini.

Di sudut ruangan,terdapat meja kerja, tungku serta tempat penyimpanan yang terbuat dari Adamantite sebuah permata yang bersinar kemerahan.

Tak ada orang lain yang dapat menggunakan Adamantite sampai semewah ini selain Sang raja Alchemy, Alma.

Dihadapan Alma berdiri seorang pemuda dengan wajah mirip ayam dengan jas dan gaya yang elegan.
Namanya adalah Ondoruru, Satu-satunya bawahannya yang boleh berada yang boleh berada di Laboratorium milik Alma Sang Raja Alchemy.

Pada dasarnya Ondoruru adalah sosok Chimera yang dibuat oleh Alma.

Terimakasih atas kesetiaan kalian untuk selalu menantikan kami……

“Alma-sama, silahkan… “

“Umu”

Alma menerima surat yang diberikan oleh Ondururu.

Dengan menggunakan api kecil yang muncul dari ujung jarinya, ia membakar segel emas di surat itu, dan memeriksa isinya.

Ketika ia telah melihat isi surat itu, wajah tenang milik Alma seketika menghilang, dan tubuhnya lemas merosot dari tahta hingga mencapai lantai.

“Kan sudah kubilang!! Dasar manajemen bodoh!! Dasar rangker bodoh!!! “

Alma mengepalkan tangannya dan memukul lantai dengan keras.

Pengirim surat itu adalah [Management], dan isinya adalah,

“Layanan Game [Magic Craft] ini akan berakhir dalam waktu tiga bulan kedepan”

Ya, duna ini adalah sebuah dunia di dalam salah satu game VRMMO, bernama [Magic Craft].

[Magic Craft] adalah sebuah game dengan konsep para alchemist bebas untuk mengumpulkan dan menciptakan benda serta membangun markas mereka di sebuah dunia yang penuh dengan monster. Tingkat kebebasannya sangat tinggi, tergantung dari tingkat kecerdikan dan bahan-bahan yang di dapat kan, player bahkan mungkin untuk menciptakan pesawat ataupun tank.

Menurut Management, mereka lebih mengutamakan kebebasan player daripada sudut pandang dunia atau keseimbangan dalam game.

Tolong dikomen ya kalau ada terjemahan yang aneh atau rancu…

Namun, kebijakan mengutamakan kebebasan ini kini menjadi masalah.

Karena tingginya tingkat kebebasan ini, tergantung tingkat kecerdikan pemain, banyak berkembang teknik serta trik untuk dapat melampaui pemain lain. Dan akibatnya dalam waktu singkat terjadi kesenjangan diantara para pemain.

Bagi pemain pemula mungkin membutuhkan waktu seharian untuk membangun markas mereka, sedangkan pemain veteran bahkan mampu membuat lautan serta gunung hanya dalam waktu setengah hari.

Dan yang lebih buruknya lagi, Management [Magic Craft] tidak mau peduli dengan para Player Killer. Menurut mereka ini adalah salah satu bentu kebebasan yang menjadi nilai jual pada game ini. Semakin management tidak ikut campur dalam urusan para Player, maka ini akan semakin menarik.

Akibatnya, banyak terjadi pemain level tinggi mempermainkan para pemula, meledakkan desa dan benteng milik NPC hanya untuk bersenang-senang.

Bahkan ada pemain yang menghancurkan kota yang dibangun selama 5000 jam, hanya dalam waktu tiga menit.

Meskipun dunia di dalam [Magic Craft] itu luas dan desa milik NPC tidak akan bisa di hancurkan, namun jumlah pemain tetaplah terbatas. Para pemain yang sudah tersakiti hatinya pergi, dan dalam waktu singkat pemain [Magic Craft] berkurang drastis.

Dan karena itu ada desas-desus bahwa layanan game ini akan segera di akhiri. Dan akhir-akhir ini Alma telah meminta para player level tinggi lain untuk menahan diri dari sifat barbar mereka, dan sedikit lebih melindungi para pemain pemula.

Namun, dalam update terakhir muncul [Goblin Bacteria] dan [Earthquake Generator] sebuah item iblis yang sangat cocok untuk menghancurkan kota-kota milik Pemain lain, dan pemain level tinggi yang tak kuasa menahan godaan ini, banyak menggunakan item ini untuk menghancurkan banyak kota milik pemain lain.

Alma berusaha mati-matian untuk meminta management agar melakukan perubahan dalam penggunaan item ini, namun jawabannya adalah surat ini, yang berisikan bahwa layanan game akan segera di hentikan.

Mungkin saja keputusan untuk mengakhiri game ini sudah di buat sejak lama, dan muncul nya Item ini sebagai langkah penghabisan yang menyenangkan menurut mereka.

“Idiot! Benar-benar idiot! Apa yang kalian pikirkan!! Mereka semua ini!!! Memang benar dulu aku juga pernah tak sengaja menenggelamkan satu benua, Tapi apa mereka ini gak ngerti!! Kalau melakukan lebih dari ini… Kita tahu kan!!! “

Alma yang lemas berbaring telentang di lantai dan mengamuk mengeluarkan kata-kata serapahnya.

Ondoruru yang menyaksikan hal ini tetap memperhatikan dengan wajah sayu.

“Apa yang terjadi, Alma-sama?”

“Cuma NPC doang!! Mana ngerti!! Ah iya, kalau memang harus berakhir, akhiri saja dengan meriah lah!!!!”

Alma bangkit dan membuka tempat penyimpanan miliknya, dan mebgeluarkan sejumlah besar logam hitam pekat berkilau. Bentuknya bermacam-macam, ada mahkota, pedang, dan juga kalung.

Ketika Alma mengangkat tangannya, benda-benda itu melayang di udara. Alma melempar semua bahan itu kedalam tungku adamantite.

“Alma-sama? Ini tidak boleh!! Apa anda sedang kacau?? Menggunakan semua harta yang ada di Valhala dengan cara seperti ini…!! Benda-benda itu terbuat dari Dark Matter yang paling berharga serta menyimpan energi paling besar di dunia ini! Itu bukanlah bahan biasa!! “

“Ha ha ha! Dari dulu aku ingin sekali melakukan ini!! Mungkin saja akan menghasilkan sesuatu yang menakjubkan nanti!! Dengan menggunakan Adamantite yang ada di sini—- Ah iya bagaimana jika kita tambahkan [World End’s bomb]?? Bukankah itu menyenangkan? “

“Tolong hentikan itu, Alma-sama!!! Kita tidak tahu apa yang akan terjadi nanti!!! “

“Jangan hentikan aku, Ondoruru!! Jika kamu tidak mau menjadi ayam panggang sungguhan!! “

Alma menghempaskan Ondururu.

Jangan lupa untuk komen ya…

Namun Alma mendecakkan lidahnya. NPC hanya dapat menjawab pertanyaan sederhanda dan selalu patuh kepada tuan mereka.

Fakta bahwa seorang NPC berusaha sekuat ini untuk menghentikannya, munkin saja ikut mencampurkannya akan membangkitkan sesuatu yang hebat.

“Semakin tinggi bangunan Puzzle yang dibentuk, semakin kita ingin menghancurkannya kan?? Kalau memang harus berakhir, maka aku akan membuat senjata dan dalam tiga bulan ini kita gunakan untuk mengubah semua benua yang ada menjadi satu lautan yang luas!! “

Alma tertawa kencang dan terus melemparkan benda-benda Dark Matter kedalam tungku. Ketika ia terus menerus menambahkannya, Dark matter itu berubah menjadi api hitam.

Karena energi yang cukup besar terkandung dalam Dark matter, itu berubah menjadi nyala api yang dipenuhi energi yang cukup besar. Bahkan para pemain [Magic Craft] belum mengetahui dengan jelas tentang hal ini.

“Sekarang, mulai proses Alkimia! Aku menantikan akan jadi apa nantinya!!! “

Seketika setelah ia mengatakan itu, tungku Adamantite yang merupakan yang terkuat di dunia itu meledak dan memancarkan cahaya berwarna pelangi.

“Yah, kurasa [World End’s Bomb] benar benar merusaknya….?”

Cahaya yang dilepaskan itu menembus seluruh dinding ruang tahta, dan juga menembus Alma.

Bidang pandangan Alma tertutupi oleh cahaya pelangi yang sangat menyilaukan.

Pada hari ini, [Valhala], markas milik Alma, seorang pemain terkuat di [Magic Craft] di terpa cahaya misterius dan telah jatuh ke lautan.

Banyak pemain [Magic Craft] berkumpul untuk mengambil sisa-sisa peninggalan [Valhala] mili Alma, dan mereka terus bertarung memperebutkannya sampai waktu akhir layanan game di berhentikan.

Kalau bisa Di share juga ya…

 

Comments

One response to “Saikyou Renkinjutsushi no Isekai Chindouchu Volume 1 Chapter 1”

  1. psp06 says:

    Wah project baru.
    Pantau dl, sp tau sebagus novel cain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *