~

Anda sedang membaca Shoukan sareta Kenja wa Isekai wo Iku Volume 1 Chapter 11 di Kurozuku.

25 Jul 2020

Penerjemah : KuroMage

 

Selamat Membaca….

Aku merasakan sinar mentari yang nyaman dan aku pun terbangun dari tidurku. Aku pun bangkit dan melihat sekeliling, aku melihat sebuah kamar yang mewah.

“Sepertinya memang bukan mimpi ya…”

Aku kembali tersadar bahwa aku sudah membeli sebuah mansion. Setelah aku mengganti pakaian ku akupun keluar kamar dan menuruni tangga menuju ruang makan.

Untuk sementara aku memang bisa memakan makanan yang ada di dalam Storage, namun tetap saja aku ingin makanan yang aku buat sendiri. Namun aku belum pernah mencoba menggunakan dapur.

Aku mengeluarkan roti dari Storage dan kemudian langsung menggigitnya. Dan memang rasanya lebih baik daripada yang ada di dunia ini.

Memang roti yang aku makan di penginapan itu enak, namun aku merasa roti ini jauh lebih enak. Namun di jumlah Item di Storage tinggal 92.

Meskipun ini enak, karena jumlahnya terbatas, maka akan habis dalam waktu beberapa hari. Aku harus mencegah hal ini terjadi.

“Kalau aku makan begini terus nanti cepat habis…. Kurasa aku harus melakukan sesuatu pada masakan di dunia ini…. Mari kita anggap roti ini makanan darurat…”

Ketika aku merasakan ada tatapan dan menoleh, aku melihat ada Ferrys berdiri terdiam disana.

“Ferrys, Selamat pagi…”

Ketika aku memberikan sapaan sambil tersenyum, aku merasa dia merespon senyumanku. Dia pun mengangguk perlahan lalu menghilang.

Setelah selesai makan aku pun mengenakan jubahku dan bersiap untuk pergi ke Guild. Hari ini aku akan masuk sampai kedalam hutan dan berusaha keras untuk menaikan levelku.

“Ferrys, kamu ada??”

Aku memanggilnya di aula yang seharusnya tak ada siapapun. Lalu seketika kabutputih muncul dihadapanku dan kemudian Ferrys pun muncul. Aku pun tersenyum dan menyampaikan padanya aku akan mengambil Quest.

“Mungkin akan butuh beberapa hai, aku akan masuk jauh keadalam hutan… aku serahkan urusan rumah ini padamu selama aku pergi ya…”

Ketika aku mengatakan itu, aku merasakan bahwa Ferrys terlihat sedikit kesepian. Benar-benar perubahan ekspresi yang tipis, mungkin jika aku tidak terlalu memperhatikannya aku tidak akan menyadari hal itu.

“Tenang saja…. Biar begini aku ini kuat loh…. Aku pasti akan kembali kemari….”

Aku mengatakan itu dengan senyuman penuh dan kulihat dia sedikit tersenyum. Aku pun meniggalkan mansion dan mengunci pintu, lalu berjalan menuju guild. Karena Kokuyou terlalu menonjol didalam kota, aku berencana mengeluarkannya dari Storage setelah aku keluar dari kota.

Setibanya di Guild petualang, aku langsung memeriksa papan quest yang ada di aula. Quest yang ada sudah diurutkan berdasarkan peringkat, karena aku sudah menjadi peringkat E, aku ingin melihat quest peringkat D yang ada satu tinigkat diatasku.

=====================
Quest : Peringkat D
Content : Pembasmian Orc
Item yang dikumpulkan : telinga kanan Orc
Reward : 100.000G per 3pcs
Batas waktu: Tidak ada (Regular)
Lokasi : Hutan Barat
=====================

“Orc ya…. Sepertinya pas untuk leveling….. Ambil ini saja….”

Setelah memastikan isi quest itu, aku memeriksa quest lain yang membutuhkan monster yang sering muncul di tempat yang sama.

Selain Orc, ada goblin, ada seriagala, dan terkadang ada monter jenis beruang yang merupakan peringkat C atau mungkin monster lain yang lebih tinggi.

Karena aku bisa memasukan material monster kedalam Storage maka itu tidak terlalu merepotkan. Apalagi sebenarnya aku bisa juga memasukan satu tubuh penuh kedalam Storage. Kita bisa menjual dagingnya dan mendapatkan uang tambahan dari itu.

Setelah meninggalkan guild aku bergegas menuju ke gerbang barat. Setelah menunjukan kartu ku kepada penjaga di gerbang, aku pun berjalan keluar dan mencari tempat sepi untuk mengeluarkan Kokuyou dari Storage.

Setelah selama seharian berada di dalam Storage sepertinya Kokuyou tampak kesal dan mengibaskan ekornya seolah memukuli ku.

“Iya-iya… maaf maaf…. Setelah kembali ke Mansion nanti kamu boleh tinggal di kandang kuda kok… Untuk sekarang, aku mau pergi ke Hutan Barat dulu….”

Ketika aku menaiki Kokuyou, dia langsung berlari dan perjalanan yang harusnya ditempuh dalam waktu satu jam menggunakan kuda dalam sekejap tercapai.

Kira-kira butuh waktu sekitar 10 menit aku sudah sampai, dan melihat hamparan hutan terbentang dihadapanku.

“Terima kasih, Kokuyo.”

Setelah aku turun aku membelai lehernya. Sepertinya dia merasa nyaman dan——— menggigit kepalaku lagi.

Sambil menyeka kepalaku aku mulai memasuki Hutan, namun kali ini Kokuyou mengikuti. Aku sempat bertanya apa dia mau masuk kembali ke Storage, namun dia menggelengkan kepala dan akhirnya ikut dengan ku apa adanya.

Segera setelah aku memasuki hutan, aku bertemu dengan beberapa goblin.

“Kokuyou, ada goblin… Hati-hati…”

Setelah aku mengatakan itu Kokuyou langsung berlari dan kemudian menginjak-injak goblin itu. Keempat goblin itu langsung mati seketika tanpa aku sempat berbuat apapun.

“………”

Namun, meskipun aku tidak melakukan apapun, aku merasakan ada yang meluap-luap di dalam diriku. Aku pun langsung membuka Statusku.

◇ ―――――――――――――――――――― ◇
[Name] Toya Kisaragi
[Race] Human
[Age] 16 years Old
[Job] Priest
[Title] Summoned
[Level] 36
[Special Skill] God’s Eye, Can use All Magic Attributes, Can get All Skill
[Skill] Sword Skill
[Servant] Battle Horse
◇ ―――――――――――――――――――― ◇

“Loh… kok levelnya naik…. Padahal sebelumnya tidak naik… jangan-jangan….”

Ketika aku memikirkan apa yang membedakan dulu dan sekarang, aku langsung mendapatkan jawabannya. Bedanya hanyalah sebelum dan sesudah mendaftarkan servant.

“Jadi walaupun Kookuyou yang mengalahkannya aku juga dapet EXP ya….”

Tanpa sadar aku tersenyum.

“Yooosh!! Kokuyou! Ayo kita Leveling!!!”

“hiiihiiiiinkk”

Kokuyou meringkik seakan menjawab perkataanku.

Dengan pedang Two-Handed, Buster Sword ku di pundak, aku mulai melangkah lebih kedalam hutan dengan perasaan penuh kemenangan.

Terima kasih telam mampir….

 

Comments

3 responses to “Shoukan sareta Kenja wa Isekai wo Iku Volume 1 Chapter 11”

  1. psp06 says:

    Akhirnya mimin bs fokus k novel ini krn bocah pengumpul harem udh kehabisan bahan. Semangat min

  2. Bos69 says:

    Up terus min bagus ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *