Shoukan sareta Kenja wa Isekai wo Iku Volume 1 Chapter 13
~~

 

Selamat Membaca….

Hari demi hari berlalu dan kini saatnya aku kembali ke Mansion. Aku pun membuka kunci mansion lalu masuk kedalam

“Aku memang bisa menggunakan sihir untuk membersihkan tubuh, dan peralatan ku bisa kembali bagus setelah dimasukan kedalam Storage, tapi tetap saja aku ingin mandi ya….”

Sambil menggumamkan itu aku berjalan memasuki aula, seketika muncul gumpalan kabut putih, kemudian Ferrys muncul dari sana.

“Aku pulang…. Ferry—”

Aku kehilangan kata-kataku. Itu karena saat ini aku melihat errys memasang ekspresi sedih dan seolah ingin menangis. Mungkin dia mengkawatirkan ku, karena sudah 10 tahun rumah ini tidak di huni dan akhirnya mendapatkan penghuni, namun ternayata aku pergi dan berhari-hari tidak kembali.

“Ferrys… Maaf ya aku pulang terlambat…”

Aku merasa aneh karena meminta maaf kepada roh rumah, namun aku tetap membungkuk dan menyampaikan permintaan maaf ku.

“Te….rla… mbat….. aku…. Kha…watir…..”

Samar-samar aku mendengar suara yang berasal dari Ferrys. Akupun terkejut setelah mendengar kata-kata yang tidak terduga ini.

“… Eh?? Ferrys, kamu…. Kamu bisa bicara????”

Ferrys langsung menghilang tanpa menjawab pertanyaanku.

“Ferrys! Tunggu sebentar!”

Aku berteriak sampai bergema di aula, namun Ferrys tidak kembali muncul. Aku pun menghela nafas karena Ferrys tidak terlihat akan muncul aku pun segera menuju ke pemandian.

Kamar mandi ini di setting agar aku bisa masuk kapan pun.

Setelah melepaskan semua pakaian ku, aku membilas tubuhku dan kemudian merendam diriku didalam bak mandi yang luas ini.

“Ha~~~ ini dia… ini … Pokoknya orang Jepang harus mandi ya…”

Aku merentangkan kaki ku di bak mandi yang besar ini dan menenggelam kan tubuhku sampai kedagu. Aku mulai memikirkan apa yang akan kulakukan dimasa depan.

Untuk saat ini tujuanku adalah berganti job dan membuat job magician ku ini sampai ke Level 100. Lalu aku akan tentukan nanti apakah harus mengambil tier 1 lagi atau mulai memilih tier 2.

Dan juga aku harus mempelajari sihir……  Soal sihir pemulihan sudah tidak ada masalah karena aku bisa membeli buku dari Natalie sang gadis Sage itu. Kalau begitu nanti aku jual material ke guild dulu lalu pergi kesana untuk membelinya.

Setelah selesai mandi aku pun berganti pakaian dan bersantai di ruang tamu. Setelah beberapa hari berburu, entah sejak kapan aku mulai tertidur.

Dimalam hari, aku terbangun, dan entah sejak kapan ada selimut melingkari tubuhku. Aku pun tersenyum.

“Ferrys….terima kasih ya…”

Di ruangan yang seharusnya tidak ada siapa-siapa itu aku mengucapkan terima kasih ku. Aku pun memutuskan untuk melanjutkan tidur ku di kamarku.

Keesokan harinya, saat aku sedang sarapan di ruang makan, Ferrys perlahan muncul.

“Ferrys, selamat pagi… dan terimakasih ya kemarin selimutnya….”

Aku pun menyapa sambil tersenyum. Aku merasakan ada senyuman di wajah Ferrys dan menjawabku meskipun dengan suara yang sangat pelan.

“—Se…mat pa….gi……”

Karena mungkin dia akan khawatir lagi aku pun memberitahu kepadanya semua jadwal ku hari ini.

“Ferrys, aku hari ini akan berbelanja di kota… dn juga aku akan mampir di guid…. Bisa kah aku menyerahkan perawatan Kokuyou padamu? Dia itu akan marah jika aku taruh di Storage…”

Setelah mendengar perkataan ku Ferrys tersenyum dan kemudian mengangguk.

“Terima kasih… kalau begitu tolong ya…”

Aku segera menyelesaikan sarapanku dan kemudian mengganti pakaian ku dan menuju keluar. Kokuyou nampak sangat ingin ikut dengan ku namun setelah aku menjelaskannya dia pun menjadi tenang seolah dia mengerti penjelasanku.

Di jam seperti ini toko-toko sudah buka, dan ketika aku berbicara pada penjaga toko, aku pun bisa memberi bahan-bahan yang terlihat lezat. Aku terus-terusan membeli berbagai barang. Mereka nampak khawatir melihat ku membawa sejumlah barang yang banyak, namun aku menjawab bahwa ini tidak apa-apa. Aku membawa beanyak bungkusan di tanganku dan kemudian memasuki lorong sepi untuk memasukan semua ini kedalam Storage ku.

Sesampainya aku di guild petualang aku berbaris di belakang petualang lain yang sedang menunggu giliran ke meja resepsionis. Sekitar lima menin kemudian giliranku tiba.

“Selamat datang di Guild petualang, ada perlu apa hari ini?”

“Aku ingin menukarkan material monster… namun jumlahnya agak banyak….”

Aku menepuk-nepuk pelan ransel yang ada ditangan ku dan seolah menebak maksudku aku pun dipandu menuju ke tempat penyimpanan material monster. Area penyimpanan material ini terletak disebelah bangunan guild dan luasnya seperti sebuah ruangan olahraga.

Resepsionis itu berbicara kepada salah satu staff disana.

“Shinrett-san aku membawa beberapa material, bisa aku minta bantuanmu?”

“Baiklah.. letakan di tempat yang kosong disana….”

Resepsionis itu kembali padaku dan mengantarku ketempat pembedahan material monster yang diberitahukan oleh staff itu.

“Selanjutnya ikuti arahan staf disini ya… anda akan mendapatkan form penerimaan material, nanti bawa itu kembali ke resepsionis…”

“Baiklah… terimakasih…”

Aku mengucapkan terimakasih ku, lalu resepsionis itu kembali ke guild setelah membungkuk padaku.

Ditempat yang disediakan ini aku mengeluarkan material dari dalam Storage ku terus menerus dan meletakannya ditempat ini. Staff yang sempat melihat ke arahku ditengah pekerjaan mereka pun terkejut melihatku dan menghentikan pekerjaan mereka.

Namun aku tidak mempedulikan mereka dan terus-terusan mengeluarkan material monster itu, dan kemudian seorang staff berlari kearah ku dan memintaku untuk berhenti.

“Tu-tunggu dulu!!! Jangan sebanyak ini!!! Apa masih ada lagi??”

“Ini masih belum setengahnya loh….”

Staff itu terkejut mendengar jawabanku. Dari monster yang aku keluarkan ini sudah terbentuk tiga gunungan kecil. Aku bermaksud mengelompokan monster-monster ini berdasarkan kemudahan penanganan nya, namun  yang aku keluarkan adalah 3 kantung berisi telinga goblin, beserta beberapa tubuh mnster yang bisa langsung digunakan, yaitu Orc, Forest Wolf, dan Forest Bear.

Selain itu juga ada beberapa monster lain seperti Ogre, dan Earth dragon yang penampilannya mirip dengan komodo besar. Namun semua itu masih didalam Storage ku.

“Meskipun kamu berusaha mengeluarkan sebanyak ini kami idak akan bisa memproses semuanya… Oi!! Seseorang lari ke guild dan panggil ketua atau siapapun yang ada disana!”

Setelah mendengar perkataan Shinrett seorang staff muda menghentikan pekerjaannnya dan bergegas ke guild.

Dan aku diminta menunggu di tempat ini sambil tetap berdiri.

Terima kasih telam mampir….

Anda telah membaca Shoukan sareta Kenja wa Isekai wo Iku Volume 1 Chapter 13 Chapter . Jadikan Kurozuku sebagai website favorit anda.

Comments

3 responses to “Shoukan sareta Kenja wa Isekai wo Iku Volume 1 Chapter 13”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *