Shoukan sareta Kenja wa Isekai wo Iku Volume 1 Chapter 18
~~

 

Selamat Membaca….

Setelah melakukan pembayaran, aku meninggalkan guild pedagang dan menuju ke guild petualang. Aku memang membayar cukup banyak uang, namun setelah menyadari aku bisa lebih tenang mengobrol dengan Ferrys, aku pun merasa cukup puas.

“Kurasa dengan menyelesaikan beberapa quest aku bisa menangani pembayarannya…. Lagipula aku juga belum mendapatkan pembayaran yang kemarin….”

Sambil memeriksa jumlah uang yang ada di Storage berkurang banyak, akupun memasuki pintu. Karena aku sudah mendapatkan penanggung jawab, jadi aku mencari Milia, dan dia ada di meja paling ujung. Karena tidak ada yang berbaris disana, aku pun langsung berdiri dihadapannya.

“Milia-san, Selamat siang…. Aku datang untuk mengambil bagian yang kemarin…”

Milia yang sedang menatap kebawah sambil melakukan pekerjaannya pun menoleh kearahku dan tersenyum.

“Touya-san… Selamat siang… kita tidak bisa bicara disini…. Jadi mari aku antar ke ruang khusus….”

Milia pun membawaku menuju keruangan khusus. Aku pun diminta duduk disofa, dan Milia segera meninggalkan ruangan ini. Beberapa menit kemudian, dia kembali bersama dengan Ebrand, wakil ketua guild.

“Oh, Touya, kamu datang ya…. Langsung sajam ini adlaah pembayaran untuk yang kemarin dan yang sebelumnya…. Ini banyak loh…”

Kantung yang diletakan di atas meja itu mengeluarkan suara berderak khas suara koin. Ketika aku membuka kantong itu dan melihat isinya, didalamnya hanya terlihat koin emas.

“Totalnya ada 3,55 juta G…. Lagsung kaya mendadak ya… tapi tolong hentikan sementara penyerahan bahannya.. Tim pembongkar banyak yang mengeluh karena tidak bisa membongkar semuanya begitu…”

Aku pun menaruh tas berisi koin emas itu kedalam Storage ku dan mengangguk setelah melihat jumlah uang yang ditampilkan bertambah. Ketika aku akan pergi karena urusanku sudah selesai, Ebrand menahanku dengan tangaannya.

“Tunggu sebentar… Kamu tidak akan mengambil quest lagi kan?? Kalau begitu aku punya sebuah Quest untukmu….”

Quest untuk ku???

Aku pun kembali duduk untuk mendengarkan penjelasan Ebrand.

“Sebenarnya…. Aku ingin kau menjadi seorang pengawal…”

“Aku menolak…”

“… Apakah tidak terlalu cepat untuk menolaknya??”

Ebrand agak kaget dengan penolakan langsung ku.

Setelah melihat ekspresi Ferrys yang aku tinggal selama beberapa hari, aku memutuskan untuk tidak  meinggalkan rumah terlalu lama.

“Untuk saat ini, aku tidak berniat untuk mengambil quest apapu…. Dan aku juga punya beberapa hal yang ingin aku selidiki….”

Ada banyak hal yang ingin aku ketahui, seperti geografi di dunia ini, dan juga tentang negeri-negeri lain yang ada di dunia ini. Sejak aku terbawa kedunia ini, aku penuh dengan ketidak tahuan.

“Begitu ya…. Seharusnya kami bisa membantu, tergantung apa yang ingin kau selidiki… coba katakan saja padaku…”

“Aku ingin tahu tempat dimana aku bisa mengetahui tentang peta negara ini dan negara-negara lainnya, dan juga sejarahnya…. “

Setelah mendengar perkataanku, Milia yang sedari tadi terdiam pun mulai membuka mulutnya.

“Kalau itu, kamu bisa mendapatkannya di ruang dokumen guild… Meskipun peta negara lain tidak terlalu detail, seharusnya disana ada peta tentang lokasi setiap negara….”

“Aku ingin melihatnya!!”

Aku pun tersenyum setelah mengetahui bahwa ini jauh lebih dekat dari apa yang aku bayangkan. Lalu aku melihat Ebrand juga tersenyum.

“Memasuki ruang dokumen itu tidak gratis…. Karena disana banyak menggunakan kertas yang langka, ada juga barang-barang langka, dan kami menyimpannya sangat hati-hati…. Namun setelah kamu menerima quest pengawalan ini, aku bisa membuatmu masuk kesana dengan gratis, bagaimana?”

“Eug …”

Benar-benar mubazir jika aku harus membayar setiap kali mau keruang dokumen yang mungkin aku akan sering kunjungi. Akhirnya aku pun memutuskan untuk menerima pekerjaan sebagai pengawal ini. Ini adalah hal yang setara jika aku memikirkan masa depan.

“Baiklah…. Aku akan menerima pekerjaan sebagai pengawal ini… Sebagai gantinya, aku minta aku akan melakukannya seminggu lagi, sampai saat itu, aku ingin menggunakan ruang dokumen itu…”

Ebrand pun mengangguk sambil tersenyum setelah mendengar jawabanku.

“Yosh… sudah diputuskan ya…. Setelah detail quest ini di resmi, Milia akan memberitahu mu… kamu bisa bebas mengunakan ruang dokumen itu mulai hari ini…. Itu saja yang ingin aku bicarakan…”

Ebrand pun meninggalkan ruangan ini setelah merasa puas karena dia bilang masih punya pekerjaan lain.

“Terima kasih, Touya-san…. Aku akan memberitahukan kepada staff untuk membiarkanmu memakai ruang dokumen dengan bebas… Yah.. biasanya sih hanya satu koin tembaga…”

“… Satu koin tembaga????”

“Ya… tidak terlalu banyak petualang yang ingin melihat dokumen….. memang banyak buku-buku berharga… namun itu cuma buku duplikat….”

“….Jangan-jangan… aku kena tipu??”

Milia pun tersenyum setelah mendengar perkataanku.

“Tidak seperti itu… Aku benar-benar berharap banyak padaa Touya-san…”

◇◇◇

Aku pun menuju keruang dokumen dengan dipandu oleh Milia. Setelah menaiki tangga yang ada di dekat aula, kita akan sampai di ruang dokumen tersebut.

“Ini adalah ruang dokumennya…. Ada juga tempat untuk membaca, jadi silahkan gunakan tanpa ragu…. Namun dilarang untuk membawa keluar apapun…”

Milia pun kembali untuk melanjutkan pekerjaannya, dan setelah aku ditinggl sendirian, aku pun mulai mencari beberapa buku.

“Pertama-tama soal geografi ya…. Nama negara ini…. Ohhh ada…”

Diantara lembaran-lembaaran perkamen, ada yang bertuliskan ‘Peta’. Karena ada beberapa lembar, aku pun mengambil semuanya dan membawanta kemeja. Kemudian aku membuka sebuah peta dan membaca setiap nama negara yang ada.
“———Kok.. gini…”

Aku pun berusaha berkali-kali memastikan, dan akhirnya aku menghela nafas. Dalam salah satu nama negara yang tertulis di peta itu, ada nama Generate Kingdom, tempat aku dipanggil pertama kali.

Terima kasih telah mampir….

Anda telah membaca Shoukan sareta Kenja wa Isekai wo Iku Volume 1 Chapter 18 Chapter . Jadikan Kurozuku sebagai website favorit anda.

Comments

6 responses to “Shoukan sareta Kenja wa Isekai wo Iku Volume 1 Chapter 18”

  1. Kiruru says:

    Di nantikan kelanjutannya min

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *