~

Anda sedang membaca Shoukan sareta Kenja wa Isekai wo Iku Volume 1 Chapter 23 di Kurozuku.

31 Jul 2020

Penerjemah : KuroMage

 

Selamat Membaca….

“Ada perlu??”

Ketika aku berbalik dan bertanya singkat, ekspresi para petualang itu langsung menegang.

“Apa kau tidak mengerti apa yang aku katakan?? Aku bilang jangan ladenin bocah dari daerah kumuh! Apa masih gak negerti?”

Anak kecil yang tadi berbicara kepadalu langsung bersembunyi di belakangku seolah menghindari mereka.

“Sepertinya aku tidak ingat aku harus mematuhi kalian??”

“Ni orang… Penyihir aja belagu banget protes ama kita…”

Melihat kondisi semakin tegang, seorang petugas guild memberikan peringatan.

“Dilarang ada konflik didalam guild. Tergantung kasusnya mungkin kami akan menangkap kalian atau mengeluarkan kalian dari guild petualang….”

Karena ada resepsionis yang datang, keributan dapat diredam. Namun ketiga orang itu meninggalkan guild sambil mengatakan ‘Awas saja kau!’.

Aku tidak menyangka akan ada pola seperti ini….  Tapi untung saja…. Meskipun aku yakin tidak akan kalah secara level, namun aku tidak tahu apa aku masih bisa hidup jika aku dikeluarkan dari guild. Dengan senang hati aku mengucapkan terima kasihku kepada resepsionis itu.

“Kadang-kadang orang seperti itu suka muncul… jadi berhati-hatilah….”

Setelah mengatakan itu ia kembali kemeja nya.

“Bisakah kamu mengantarku? Oh iya, namaku Touya, kamu siapa?”

“Aku… Leor… ayo ikut aku….”

Aku pun mengikuti Leor dan meninggalkan guild. Sambil mengikuti Leor, dari daerah yang ramai perlahan-lahan kami masuk kedaerah yang cukup sepi, dan kemudian memasuki daerah pemukiman kumuh. Aku sempat merasakan tatapan dari berbagai tempat. Mungkin agak aneh ada seorang anak yang menarik seorang petualang.

Setelah cukup lama memasuki daerah kumuh, anak itu berhenti di depan sebuah bangunan.

“Disini…. Kami tinggal disini…. Ayo cepat lihat!! Aku membawa orang yang bisa menggunakan sihir pemulihan!!!”

Setelah mendengar suara Leor, anak-anak berduyun-duyun keluar dari dalam bangunan itu.

………… Apakah ini panti asuhan atau semacamnya???

Hanya ada anak laki-laki dan perempuan yang lebih muda dari Leor, kurasa usia mereka masih ada dalam satu digit.

“Apa kakak akan menyembuhkan kakak kami???”

Seorang gadis yang masih sangat muda menatapku penuh dengan harapan.

“Untuk sementara, aku akan lihat dulu bagaimana kodisi kakak kalian….”

“Ya, Sebelah sini…”

Aku pun mengikuti Leor, dan anak-anak lain mengikuti dibelakang kami. Ketika aku memasuki sebuah kamar, aku melihat ada seorang gadis yang sedang tertidur di ranjang. Kulihat wajahnya dari dekat, cukup merah, dan ketika aku menyentuhnya dengan tangan, aku merasakan demam yang sangat tinggi.

“High Heal!! Cure!!”

Aku pun melapalkan sihirku dan seketika gadis itu diselimuti oleh cahaya. Mungkin Heal saja sudah cukup, namun untuk berjaga-jaga aku menggunakan Cure juga.

Ketika cahaya itu meredup dan hilang, aku bisa melihat gadis yang tertdur dengan nafas yang stabil. Kurasa usianya hampir sama dengan ku. Dia memiliki rambut pirang yang terurai sampai sedadanya.

“Kurasa sudah baik-baik saja… sisanya tinggal biarkan dia beristirahat dan makan yng cukup…”

Setelah mendengar perkataanku, anak-anak itu tersenyum bahagia. Kurasa memang senyuman anak-anak itu sangat indah.

Grrrrrr….

Aku mendengar suara perut berbunyi. Ketika aku melirik kearah mereka, salah saatu gadis nampak malu. Hanya ada anak-anak disini. Kurasa gadis yang tertidur ini lah yang menyiapkan makanan untuk mereka.

“Apa kalian mau kakak buatkan makann? Tolong antar aku kedapur ya?”

“Makanan!!??”

Anak-anak itu bersorak setelah mendengar perkataanku. Aku pun mengikuti anak-anak itu menuju kedapur kecil.

Bahan-bahannya…. Tidak ada ya….

Aku pun mengambil bahan satu persatu dari dalam storage dan menjejerkannya. Anak-anak sempat bersorak “Ooohh!!” Namun aku tidak memperdulikan mereka dan tetap memasak.

Aku memotong daging dan sayuran lalu memasukannya kedalam panci yang aku ambil dari storage, dan kemudian mengisi air dengaan sihir air. Kemudian aku memanaskannya hingga mendidih.

“Ada berapa orang disini??”

“Totalnya ada delapan…. Dan juga kakak kami…”

“Baiklah kalau begitu …”

Aku mengambil beberapa roti yang aku beli ketika ingin mengambil quest pengawalan ini, dan memotongnya menjadi bagian yang mudah dimakan.

“Sebentar lagi siap… tolong bawa roti ini…”

Anak-anak itu meninggalkan dapur sambil membawa roti yang telah dipotong. Sambil merebus, aku menambahkan bumbu dan kemudian sedikit mencicipinya.

“Umm sepertinya sudah pas…”

Aku memasukan panci berisi sup yang sudah matang kedalam Storage ku. Anak-anak terkejut melihat panci besar itu tiba-tiba menghilang.

“Oke, sudah jadi… Ayo kita keruang makan….”

“Ya!!!”

Kami pun pindah ke ruang makan, dan aku membagkan sup ke dalam mangkuk yang sudah disiapkan anak-anak. Setelah memastikan semua mendapatkan bagian, kami pun mulai makan.

“Enak!!!”

“Ada dagingnya!!!”

“Benaran!!! Sudah lama tidak makan daging!!”

Sambil mengunyah roti, anak-anak mencicipi sup nya. Aku pun tersenyum melihat anak-anak itu makan dengan riang. Aku tidak terlalu lapar, namun aku tetap mencicipi sup buatanku.

“Ya,Enak…”

Sambil makan aku berbincang dengan anak-anak, dan aku bisa sedikit mengerti tentang tempat ini. Sepertinya benar ini adalah panti asuhan. Pada awalnya orang tua si gadis yang tertidur itu yang menjalankannya, namun mereka meninggal, dan gadis itu melanjutkannya sendirian mengurus anak-anak ini.

Dan tiba-tiba pintu terbuka.

“Apa-apaan ini…?”

Ketika aku berbalik, aku melihat sosok yang sedari tadi tertidur sedang berdiri disana.

Terima kasih telah mampir….

Comments

5 responses to “Shoukan sareta Kenja wa Isekai wo Iku Volume 1 Chapter 23”

  1. Kiruru says:

    Lanjutkan min.. ni preoject gw panto teros..

  2. psp06 says:

    Walau hasil polling rendah, jgn d drop project ni min

  3. Iya min tolong jangan didrop. Novel santai kyk gini enak dibaca klo lagi banyak tugas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *