~

Anda sedang membaca Shoukan sareta Kenja wa Isekai wo Iku Volume 1 Chapter 9 di Kurozuku.

23 Jul 2020

Penerjemah : KuroMage

 

Selamat Membaca….

“Apa jangan-jangan… disini??”

Aku terpaku melihat bangunan dihadapanku ini. Bahkan saat aku berada di jepang, aku belum pernah melihat rumah sebesar ini.

――Sebelum itu, apa aku bisa mengurus rumah sebesar ini???

“Yah sevebarnya apa kau bisa tinggal disini atau tidak, itu semua tergantung pada drimu sendiri…”

Natalie tersenyum sambil membuka gerbang dan kemudian masuk.

Terbentang taman yang tampak tertata dengan indah dan kami berjalan menyusuri taman ini sampai ke depan pintu masuk. Kemudian Natalie membuka kunci pintu itu dan kemudian membuka pintu itu.

“Ikuti aku…”

Natalie langsung masuk kedalam mansion begitu saja dan memintaku untuk mengikutinya. Ketika aku memasuki mansion, aku merasa rumah ini sangatlah bersih padahal aku tidak merasakan keberadaan orang di dalam rumah ini. Dan sepertinya undara disini juga cukup murni.

“Ini… Apa benar tidak ada yang tinggal disini??”

Natalie pun menyeringai setelah mendengar pertanyaan ku.

“Ferrys apa kau ada??”

Aku pun merasa heran Natalie berbicara kearah ruang kosong di Aula. Apa jangan-jangan memang ada yang tinggal disini?

Lalu tiba-tiba muncul gumpalan kabut putih, dan perlahan-lahan membentuk seperti manusia. Ketika kabut itu menghilang, muncul seorang gadis yang nampak belum dewasa berdiri disana.

Mungkin berusia sekitar 12 tahun, mengenakan pakaian berenda dan rambutnya putih bergelombang sampai kepinggangnya. Namun gadis itu nampak tidak memiliki ekspresi sama-sakali dan tidak ada tanda-tanda kehidupan dimatanya, mirip seperti boneka.

“Se-sepertinya muncul tiba-tiba ya… Apa jangan jangan dia Hantu….”

“Apa itu hantu? Ferris ini adalah roh rumah… dia ini yang menghuni gedung yang sudah lama dibangun…. Rumah yang ditinggali oleh roh rumah itu tidak akan bisa ditinggali orlah orang lain kecuali pemiliknya mengijinkan…. Kamu bbahkan tidak tahu hal seperti ini?? Dari kampung mana kamu sebenarnya…..”

Aku baru tahu kalau di dunia ini ada yang namanya roh di dunia ini….

Natalie pun berbicara pada Ferrys tanpa khawatir sedikitpun.

“Ferrys. Aku ingin meminjamkan rumah ini pada pria ini, bagaimana??”

Ferrys, yang sejak tadi entah mengarahkan pandangan nya kemana, kini ia berfokus kearahku. Sekitar beberapa menit Ferrys terdiam dan menatapku, lalu kemudian dia mengangguk tanpa kata kearah Natalie.

Dan entah kenapa Natalie pun tertawa setelah melihat anggukan Ferrys itu.

“Ffufufu….. Begitu ya…. Pria ini boleh ya…. Baiklah aku mengerti… Touya… aku akan menyewakan rumah ini padamu….”

“…Sebenarnya apa maksudnya?? Alu benar-benar tidak bisa mengerti maksudnya…”

“Kita keluar dulu, Samy sedang menunggu diluar…. Ferrys, aku akan datang lagi nanti…”

Setelah Natalie mengatakan itu, Ferrys pun membunkuk dan kemudian menghilang. Kejadian ini sempat mebuatku tertegun sesaat, dan aku pun segera mengejar Natalie. Ketika kami keluat, kami bisa melihat Samy yang sedang menunggu diluar dengan cemas.

“Sudah ditentukan….”

Natalie hanya mengatakan itu.

“Tidak mungkin… Touya-san! Kamu luar biasa!!!  Bisa disukai oleh roh rumah!!! Mansion ini sudah menjadi tak berpenghuni selama lebih dari 10 tahun….”

Aku benar-benar tidak memahami situasi ini, setelah keluar dari rumah itu pun aku cuma bisa terdiam saja. Setelah berpisah dari Natalie, aku dan Samy menuju ke guild pedagang dan duduk mengitari meja.

“Baiklah, mari kita urus kontraknya… Silahkan isi tanda tangan disini… jadi totalnya adalah 150.000 G perbulan ya… Touya-san kamu punya karrtu guild kan?? Biar kami memotong biayanya dari kartu itu…”

“Tunggu sebentar!! Apa kita bisa menyimpan uang di kartu guild?? Aku baru dengar soal itu…”

“Memangnya tidak dijelaskan oleh guild petualang?? Guild pedagang yang ada di satiap kota juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan uang… jadi kamu bisa menarik dan menyimpan dimanapun…. Apa kamu mau mendatar sekarang??”

Aku pun mengeluarkan kartu guild daru saku ku dan menyerahkannya kepada Samy. Dan kemudian aku mengambil koin emas senilai 2 juta G dan meletakannya diatas meja.

“Tolong ya… dan juga tolong setorkan ini…”

Nampaknya Samy terkejut setelah melihat kumengeluarkan koin emas sebanyak itu dengan seenaknya.

“Touya-san… sangat berbahaya loh kamu membawa uang sebanyak itu kemana-mana…. Untuk membeli sesuatu yang mahal biasanya orang menggunakan kartu… jadi berhati-hatilah…”

Samy mengambil koin emas beserrta kartu ku dan meninggalkan meja tempat ku berada untuk memulai proses administrasi. Sepertinya adminstrasi itu selesai dalam sekejap dan dalam waktu kurang dari lima menit dia sudah kembali kemari.

“Baiklah administrasinya sudah selesai….  Untuk pembayaran bulan ini akan di ambil perhari, dan untuk selanjutnya akan diambil perbuan setiap awal bulan ya… Karena roh rumah itu selalu membersihkan rumah itu, kamu bisa mulai tinggal disana hari ini….”

Setelah menerima kunci akupun meninggalkan guild pedagang dan menuju ke Mansion itu bersama Kokuyou. Di depan geerbang, aku berdiri dan menatap mansion bergaya western yang sangat bagus ini.

“Hei, Kokuyou… Bukankah aneh kalau aku tinggal di rumah sebesar ini sendirian???”

Aku pun menghela nafas mengingat hanya demi bisa memberikan tempat tinggal kepada Kokuyou aku harus tinggal di rumah sebesar ini sendirian.

Kokuyou nampaknya cukup puas dan mmenyibakan ekkornya hingga mengenaiku. Benar-benar seolah mengatakan kepadaku ‘Cepat masuk!!’.

Setelah aku embuka pagar kandang kuda, Kokuyou mulai melihat sekeliling dan mulai terlihat bersantai seolah merasa ditempat sendiri.

“Yaah.. memang tidak apa-apa sih karena aku punya uang yang cukup… tapi aku tinggal sendirian disini…. Ah tidak, ada roh rumah bernama Ferrys itu ya…. Padahal kamu bisa kan masuk kedalam Storage…”

Ketika aku membelai Kokuyou, tiba-tiba ia menghilang begitu saja.

“—- eh?”

Aku pun cepat-cepat memeriksa Storage miliku. Dan aku melihat ada ikon bergaambar kuda disana.

Aku memang tidak tahu bahwa makhluk hidup dapat di simpan dalam Storage atau tidak, namun Kokuyou ini dianggap seperti sebuah Item.

“Kalau seperti ini, harusya aku tidak perlu menyewa masion kan….”

Aku pun berdiri terdiam disana dan menatap langit.

Terima kasih telam mampir….

 

Comments

6 responses to “Shoukan sareta Kenja wa Isekai wo Iku Volume 1 Chapter 9”

  1. Shiput says:

    Males komen

  2. psp06 says:

    Lanjut min

  3. Ryu says:

    Mc nya pekok bet dah wkwk

  4. Hogaku says:

    Lanjut min

  5. Arthasdiprimo says:

    yah udah fokus sama 2 novel ini baru mau request tales of nishino, y udah lah nikmati aja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *