Shoukan sareta Kenja wa Isekai wo Iku Volume 2 Chapter 13
~~

 

Selamat Membaca….

Setelah satu bulan berlalu, aku pun menjadi terbiasa tinggal berempat di mansion ini. Sehari setelah mereka tinggal dimansion ini, aku meminta Charl dan Al untuk mendaftar di guild sebagai petualang. Karena hal itu akan mempermudah mereka beraktivitas keluar masuk kota.

Jika dilihat secara normal, mereka berdua cukup cantik. Jika mereka berjalan di dalam kota, mereka berdua menarik banyak perhatian. Ketika aku pertama kali mengajak mereka ke guild, benar-benar terjadi kerumunan yang luar biasa dan juga banyak party yang mengajak mereka berdua bergabung.

Berkat saran dari Milia yang tidak tahan lagi melihat kerumunan itu, akhirnya kami bertiga membentuk party. Dan seluruh tatapan membunuh dari seluruh penjuru guild tertuju kepadaku. …… Mengingat hal itu saja sudah membuatku merinding.

Lalu tentang Natalie yang seharusnya menjadi sosok paling dewasa di dalam mansion ini, malah menjadi yang paling merepotkan. Kehidupan yang nyaman dan meriah seperti ini mungkin cukup baik untukku.

Ketika aku masih di Jepang, aku hanya menjalani kehidupan bolak-balik antara kantor dan rumah. Dan aku menghabiskan hari-hariku dirumah dengan bermain game online. Saat ini aku sedang menikmati perbincangan dengan tiga orang gadis sambil meminum teh.

“Touya! Menurutmu aku yang paling menarik kan!!? Bahkan jauh lebih baik daripada kedua bocah yang masih bau kencur ini kan???”

Aku pun refleks menyemburkan teh yang ada di dalam mulutku. Mendengar Natalie mengatakan itu dengan penuh percaya diri membuatku hanya bisa tersenyup pahit. Aku tidak bisa menyetujui atau menyangkal pendapat ini.

“Touya-san! Aku lebih menarik kan ya??? Daripada…. Loli dada rata ini!!”

“Siapa yang kau bilang dada rata!!! Akan ku bakar tandukmu itu dengan sihir ku!!”

“Sudah… sudah… kalian berdua ini…. Lihat Touya-sama jadi kebingungan begitu…”

“Anak kecil diam saja!!”

“Apa kalian bilang?!”

Dalam satu bulan ini, Charl masih saja memanggilku “Touya-sama”, namun Al sudah mulai memanggilku dengan sebutan “Toya-san”.

Wajah suramku perlahan-lahan menjadi cerah kembali dan aku pun merasa lega. Dan disaat seperti ini, datanglah sebuah panggilan dari guild.

◇◇◇◇

“Touya, maaf membuatmu kerepotan… Sebenarnya ini soal Armor itu…”

Ebrand yang duduk dihadapanku memulai pembicaraan.

“Jadi, bagaimana???”

Mendengar pertanyaan ku, Ebrand terlihat seperti sulit mengatakannya. Lalu….

“Sepertinya utusan dari Generate Kingdom telah datang ker tempat walikota….dan dia mengatakan jika menemukan keluarga Kekaisaran yang melarikan diri ke negara ini, segera serahkan…. Kamu… Jangan-jangan…. Mereka berdua….”

“Mereka bukan keluarga kekaisaran…. Seharusnya…. Natalie juga mengatakan mereka adalah puteri bangsawan…. Kalau misalnya mereka adalah keluaarga Kekaisaran memang kenapa?”

“Soal itu…. Seharusnya sudah ada pembicaraan antara Ketua guild dan Walikota…. Saat ini masih tidak apa-apa karena negara kami menjalin persahabatan dengan Lunett Empire… Namun jika sampai Generate Kingdom menyerang negeri ini…. Kemungkinan terburuk nya adalah….”

Tidak ada kelanjutan dari kalimat itu.

“———Aku tidak berniat menyerahkan mereka berdua….”

Aku memberikan penekanan. Itu adalah isi hatiku. Selama beberapa minggu terakhir ini aku sudah mulai terikat dengan mereka.  Jika aku menyerahkan mereka, mungkin aku akan mendapatkan kehidupanku yang tenang, namun perasaan menyesal itu tidak akan pernah hilang.

“Begitu ya… Aku akan mengusahakannya sebisaku…. Tapi dari pihakmu juga waspadalah…. Baik walikota maupun Guild Master mungkin akan mengambil tindakan mereka sendiri….”

“Baik… Aku akan mewaspadai itu….”

“Dari sudut pandangku pribadi, aku ingin kau tetap dikota ini…. Saat ini kamu mungkin sudah seperti sumber pemasukan utama guild ini… Jadi aku tidak bisa melepaskan mu begitu saja….”

Mendengar Ebrand mengatakan itu sambil tertawa, aku pun tersenyum. Aku meninggalkan guild dan di perjalanan aku larut dalam pemikiranku.

Untuk berjaga-jaga…. Mari kita simpan beberapa bahan makanan di Storagku… Kita tidak tahu apa yang nanti akan terjadi kedepannya.

Sebelum menuju ke mansion aku mampir ke pasar dan membeli beberapa bahan makanan. Saat aku sudah sampai di mansion, matahari sudah ingin terbenam.

“Aku pulang…”

Ferrys langsung menyambutku ketika aku sampai di Mansion.

“Selamat datang Touya…”

Saat ini Ferrys sudah bisa berbicara dengan normal. Meskipun Natalie mengatakan ‘Aku tidak pernah tahu yang seperti ini’ namun dia tetap menikmati percakapannya dengan Ferrys.

Saat aku memasuki ruang makan, ketiga gadis itu sudah berada disana seperti biasanya.

“Aku pulang… Semuanya….”

“Selamat datang, Toya-sama”

“Selamat datang Touya-san!”

“Aku sudah lapar!!”

Aku mengabaikan perkataan terakhir itu dan langsung kedapur sambil mengatakan ‘iya iya aku buatkan sekarang…’

Aku mengambil bahan-bahan dan mulai memasak. Aku menggiling daging Orc dan mencampurkan telur dan beberapa bumbu lalu menguleninya. Dan terakhir aku memotong tipis roti menjadi beberapa bagian.

Aku memanggang satu sisi daging tersebut dan kemudian membaliknya, lalu memasukan sake dan air kedalam nya dan kemudian menutupnya dan mendiamkannya sejenak.

Sementara menunggu, aku memotong-motong sayuran dan membuat Salad.

“Oke, Sudah selesai.”

Aku meletakan Hamburger dan Salad diatas meja, dan kemudian mengeluarkan roti dan sup yang ada dalam Storage ku.

“Hamburger !! Aku Sangat suka yang ini !!”

Ada satu bendera diatas Hamburger milik Natalie. Pada awalnya aku menambahkan bendera itu untuk meledeknya namun sepertinya dia cukup tertarik dan setiap kali aku membuatnya dia selalu meminta bendera itu. Apa jangan-jangan kau ini yang paling bocah disini???

Setelah selesai makan, kami menikmati the dan aku memutuskan untuk memberitahu mereka apa yang aku dengar dari guild.

“Semuanya… ada yang ingin aku bicarakan, tidak apa-apa kan?? Hari ini aku mendapat informasi dari guild….”

“Kalau begitu, bagaimana akalau kita sambil minum sake? Aku baru saja mendapatkan Sake yang mantap nih…”

Natalie mengeluarkan sebotol sake dari Storage miliknya. Al pun mengangguk dan segera kedapur untuk mengambil beberapa gelas. Ia pun menjejerkan gelas-gelas itu dan mengisinya dengan sake lalu membagikannya kepada setiap orang.

…… Padahal kita jarang-jarang minum sake…. Cukup aneh…

Aku sempat berpikir begitu namun aku tetap menerima gelas yang diberikan kepadaku.

“Nah, mari kita bersulang dulu….. Bersulang!!!”

“Bersulang!!!”

Semua orang mengangkat gelas masing-masing dan mulai meminumnya. Alkohol disini memang mahal, namun aku dapat merasakan rasa manis yang menyebar didalam mulutku. Ini benar-benar berbeda dari bir yang biasa aku minum.

Apa aku minum terlalu banyak?? Saking lezatnya aku sampai tidak tahu sudah berapa banyak aku minum.

“Ini enak…”

“Benar kan?? Benda ini adalah formula khusus buatanku! Sudah jelas pasti enak!”

Natalie mengatakan itu dengan senyuman lebar diwajahnya.

…… Apa yang  barusan dia katakan??

…… Formula buatannya??

“Natalie… Apa ang kau bu——”

Itulah kata-kata terakhirku sebelum aku kehilangan kesadaranku.

Terima kasih telah mampir….

 

Anda telah membaca Shoukan sareta Kenja wa Isekai wo Iku Volume 2 Chapter 13 Chapter . Jadikan Kurozuku sebagai website favorit anda.

Comments

13 responses to “Shoukan sareta Kenja wa Isekai wo Iku Volume 2 Chapter 13”

  1. Ryu says:

    Up, masih sepi

  2. Kiruru says:

    Pasti mau di perkosa nihh awokWok

  3. Kiruru says:

    Setelah kemarin nungguin maintenance ampe skrg gk di kasih bonus chap lah min??

  4. Hmmm jadi penasaran sama yang terjadi setelah touya tepar

  5. psp06 says:

    Lanjut min, klo bs dikebut min, biar bs lewatin manganya

  6. Roxy says:

    Ternyata Seru juga Novelnya

  7. Rizki Riansyah says:

    Jadwal updatenya kapan ya min?

  8. Fang Yuan says:

    Semangat min, up lagi atuh. Hhe

  9. Anymous says:

    Chapter 14nya mana kok ga bisa
    Semangat min

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *