Shoukan sareta Kenja wa Isekai wo Iku Volume 2 Chapter 2
~~

 

Selamat Membaca….

“Sebentar lagi seharusnya kita bisa keluat dar hutan ini! Charl!! Ayo berjuang!!”

Dua gadis yang bahkan masih belum dewasa sedang berlari menembus kegelapan hutan. Salah satunya mengenakan armor perak yang sudah kotor dengan pedang di salah satu tangannya dan tangan yang lainnya menarik tangan gadis satunya lagi. Meskipun dia nampak seperti seorang Ksatria, namun wajahnya kotor dan dia nampak tidak memperdulikannya.

Kedua gadis itu nampak kelelahan dan tubuh mereka penuh dengan luka serta nafas yang terengah-engah. Namun mereka tetap berusaha melanjutkan perjalanan di hutan yang bahkan tidak terlihat ujungnya ini.

“Al… Tolong istirahat sebentar… Aku tidak kuat berjalan lagi…”

Gadis yang satunya mengenakan gaun yang sudah terlihat compang-camping dengan koyakan di sekitar bagian lututnya mungkin untuk mempermudahnya berlari. Dengan nafas yang terengah-engah dia berjalan dengan penuh waspada ditengah hutan sambil berpegangan pada Al.

“Baikalh.. Kita istirahat sebentar… Sepertinya pengejar kita juga menyerah… Setelah kita keluar dari hutan ini, kita akan tiba di wilayah kerajaan…. Tempat Natalie-sama berada…”

Keduanya pun duduk dan bersandar di pepohonan. Al berusaha untuk tidak lengah dan dia bersiap untuk mengeluarkan pedangnya kapan pun.

(Jika kita bisa sampai di kota…. Jika saja kita bisa bertemu dengan Natalie-sama… Pasti….)

Sambil memikirkan hal itu Al mengatur kembali nafasnya. Mereka berdua telah menghadapi banyak pertarungan dan satu-satunya barang bawaan mereka hanyalag Magic Bag yang dibawa Al.

Al mengeluarkan kantung air dari MagicBag nya dan memberikannya pada Charl. Lalu Charl pun membasahi kerongkongannya dengan air yang diterimanya itu. Lalu setelah itu ia mengembalikannya kepada Al dan Al pun melakukan hal yang sama. Dan setelah itu ia menyimpan sisanya kembali didallam Magic Bag.

(Aku tidak menyangka…. Ayah akan dikalahkan….)

Terlihat ekspresi Al seperti sedang menahan kekesalam diwajahnya.

——Satu bulan yang lalu.

Tiba-tiba invasi yang dilakukan Generate Kingdom dimulai. Seperti biasanya Generate Kingdom menabuh genderang perang terhadap Lunett Empire. Dalam beberapa tahun terakhir ini meskipun ada beberapa konflik kecil, belum ada serangan nyata seperti ini.

Namun karena adanya perbedaan pemikiran antar kedua negara, maka kedua negara ini tidak terlalu saling mencampuri urusan masing-masing. Generate Kingdom adalah kerajaan yang meninggikan manusia dan menganggap semua ras selain manusia hanyalah budak.

Seakan bertolak belakang, di Lunett Empire ras manusia, ras Beastmen, ras Elf, dan ras Dwarf hidup saling bekerja sama dalam mengelola negeri mereka. Mereka yang memiliki kemampuan akan di utamakan terlepas dari apapun ras mereka.

Elf yang dianugerahi sihir menjadi penyihir  istana, ras Beastmen yang memiliki kemampuan fisik tinggi menjadi Ksatria, ras Dwarf menjadi pengrajin dan sedangkan ras manusia kebanyakan menjadi warga sipil. Mereka memanfaatkan spesialisasi mereka masing-masing demi mensejahterakan negeri mereka.

Setelah mendapatkam laporan tentang adanya invasi, segera diberangkatkan pasukan yang terdiri dari ksatria, dan penyihir untuk melakukan pertahanan.

Namun beberapa hari kemudian, dilaporkan bahwa beberapa kota berhasil diduduki dan para pasukan hampir di musnahkan tanpa ampun. Hanya ada jarak sekitar 20 hari dari perbatasan wilayah Generate Kingdom sampai ke ibukota Lunett Empire. Semakin hari berlanjut, Sang Kaisar tidak menereima laporan lain selain kekalahan. Dan akhirnya dia membuat keputusan.

“——Galette… Bisa aku minta tolong padamu??”

“Yang Mulia, Saya siap maju dalam pertempuran…”

Sorang Ksatria yang mengenakan armor perak yang mewah menjawab sang Kaisar. Kesatria perak itu, Galette von Milda, adalah komandan para ksatria dan bertugas untuk melindungi sang kaisar. Memiliki reputasi sebagai ksatria terkuat dari Lunette Empire dan dipercaya oleh masyarakat. Dibawah pemimpinan Galette, kekuatan terbesar ada di Istana, termasuk para Royal Kinght.

Saat melihat pasukan ini melintas, ibukota selalu penuh sesak dengan orang yang berkumpul untuk sekedar menyaksikan mereka. Selama ini, dengan masuknya Galette dalam pertempuran, maka mereka tidak akan kalah. Dan para warga juga mengantarkan kepergian pasukan ini untuk menantikan kabar kemenangan dari mereka.

――――Dan beberapa hari kemudian, dilaporkan bahwa Galette telah dikalahkan beserta munculnya seorang Hero yang berhasil mengalahkan Galette.

Setelah menerima laporan itu sang kaisar menjadi tidak percaya diri, dan memutuskan untuk mengevakuasi puterinya, Charlotte bersama dengan puteri Galette, Altria ke Sarandire Kingdom bersama dengan beberapa orang ksatria.

Pada saat yang sama, dia menyetujui surat permintaan bantuan kepada Sarandire Kingdom dan mengirim beberapa orang diplomat.

“Kenapa….. Aku juga ingin melindungi Kekaisaran ini bersama ayah!!!”

Mendengar keluhan Carlotte ini, sang kaisar hanya menghela naas, dan kemudian memberikan instruksi kepada para ksatria.

“Altria… Aku percayakan Charlotte padamu…. Pastikan untuk membawanya sampai kepada Natalie-sama…”

“Baik… Saya pasti akan mengantar beliau…”

“Aku tidak pernah menyangka Galette dapat dikalahkan…. Aku juga turut berduka cita dengan mu…”

Alteria pun dengan panik meminta sang kaisar yang menundukan kepalanya untuk kembali mengangkat kepalanya.

“Yang Mulia… Ayah saya hanya melaksanakan tugas yang harus dia selesaikan…. Meskipun memang saya sedikit kecewa…”

Terlihat Altria menahan kekesalannya dan berusaha agar dia tidak menangis. Dia pun membungkuk lalu pergi bersama dengan Charlotte yang dipaksa pergi oleh dua orang ksatria karena dia bersikeras untuk menolak.

“Aku titipkan Charlotte…”

Kereta kuda yang akan membawa Charlotte pergi ke Sarandire Kingdom mulai bergerak, namun tampaknya pergerakan Generate Kingdom lebih cepat dari yang mereka perkirakan. Mereka melaju sambil dikejar-kejar, dan para ksatria menjadi umpan agar sang puteri dapat melarikan diri.

Saat mereka meninggalkan kereta dan memasuki hutan, hanya Altria lah satu-satunya pengawalnya.

“Aku sudah tidak sanggup lagi… Al…”

“Tuan Putri! Bukan, Charl!!  Tolong jangan bilang begitu…. Ku yakin…. Aku yakin jika kita bisa bertemu Natalie-sama….”

“Kita bahkan tidak tahu Natalie-sama ada di Sarandire Kingdom sebelah mana…”

“Meskipun begitu… Jika kamu menyerah… Semua pengorbanyan yang dilakukan oleh para prajurit yang bertarung serta para Ksatria yang mengorbankan diri untuk Charl melarikan diri….. Kita harus tetap berusaha mencari Natalie-sama demi semua orang-orang ini….”

“――Benar juga ya…. Demi semua orang-orang ini…. Al, kumohon, temani aku agar bisa bertemu Natalie-sama…”

“Ya!! Aku akan pastikan mengantarkanmu pada Natalie-sama…”

Mereka berdua saling mengangguk sambil tersenyum dan kembali melangkah kedalam hutan yang lebat.

Terima kasih telah mampir….

 

Anda telah membaca Shoukan sareta Kenja wa Isekai wo Iku Volume 2 Chapter 2 Chapter . Jadikan Kurozuku sebagai website favorit anda.

Comments

7 responses to “Shoukan sareta Kenja wa Isekai wo Iku Volume 2 Chapter 2”

  1. Kiruru says:

    Makin seru anjir…
    Up min xixixi

  2. Kiruru says:

    First yahahaha

  3. Papa Mudha says:

    Makin seru dan msih menunggu polling mudahan maseki gurume yg di up. Lbih tertarik ceritanya maseki

  4. psp06 says:

    Lanjut min

  5. Mumun says:

    Setelah komen kok ngak muncul ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *