~

Anda sedang membaca Shoukan sareta Kenja wa Isekai wo Iku Volume 2 Chapter 20 di Kurozuku.

29 Aug 2020

Penerjemah : KuroMage

 

Selamat Membaca….

Aku sudah membulatkan tekadku. Dan aku pun menjelaskan rencaa ku kedepannya.

“Kurasa aku akan segera meninggalkan kota ini…. Level kalian berdua juga sudah cukup meningkat,  kurasa aku akan sedikit memberikan bantuan untuk merebut kembali tanah air kalian…”

Baik Charl maupun Al sama-sama terkejut mendengar perkataan ku.

“Benarkah??”

“Ya, aku akan ikut kalian berdua…”

Mereka berdua pun segera berdiri dan membungkuk kepadaku sedalam-dalamnya.

“Touya-sama … Terima kasih.”

“Terima kasih, Touya-san….”

Aku pun menentukan jadwal yang harus dilakukan mulai besok. Pertama-tama aku akan membil bahan yang aku butuhkan dalam perjalanan dipasar. Soal tenda aku bisa menggunakan Item ku, jadi tidak masalah. Dan ketika aku ingin bersiap-siap untuk besok, Natalie menghampiriku.

“Toya, pertama-tama aku ucapkan terima kasih ku….  Mungkin jika itu kamu, tidak masalah jika aku menitipkan ini padamu…. Ini adalah buku yang telah aku teliti bertahun-tahun… Namun aku belum bisa memecahkannya… Mungkin saja kamu….”

Sambil berkata begitu Natalie mengambil sebuah buku dan meletakannya diatas meja.

“…. Ini adakh buku yang ditinggalkan oleh Hero yang dipanggil ratusan tahun lalu…. Aku bahkan tidak tahu apa isi buku itu… Aku mendapatkan buku itu ketika aku masih menjadi penyihir istana Kekaisaran…”

Aku pun mengambil buku itu dan membalik-balik halamannya. Dan disana…

Buku itu adalah sebuah buku yang ditulis dalam bahasa Jepang. Aku sedikit terkejut namun aku berusaha tetap tenang dan menbalik halaman demi halaman.

Didalam sana ada catatan harian serta catatan semua kejadian yang dialami sejak orang itu datang ke dunia inim dan juga beberapa hal soal sihir. Melihat aku fokus membaca buku itu, Natalie pun membuka mulutnya.

“….. Kau… Apa kamu bisa membacanya!??”

“………Ya… Aku bisa…”

Mereka bertiga tampak terkejut mendengar perkataanku.

“Touya… Kau ini… Apa kau itu Hero??”

Untuk menjawab pertanyaan Natalie yang terbata-bata itu aku menggelengkan kepalaku.

“Tidak, aku bukan Hero…. Tidak salah lagi Hero adalah sosok yang di panggil di Generate Kingdom… Aku ini… Aku hanyalah orang yang salah dipanggil oleh Kerajaan itu dan dibuang…. Aku hanya seorang Priest… ah bukan, sekarang aku adalah Sage…”

“Apa!? Kau sudah menjadi Sage??? Jangan-jangan kau…”

Charl dan Al yang tidak bisa memahami pembicaraan ini terheran dengan respon Natalie.

“Natalie-sama, memangnya ada apa dengan Sage? Kalau tidak salah Natalie-sama menyebut diri anda Sage kan??”

Natale mengangguk pada perkataan Charl dan mulai membuka mulutnya.

“Wajar jika kalian tidak tahu…. Job ku adalah Magician, dan karena aku telah memiliki pengalaman bertahun-tahun dan memiliki level lebih tinggi dari siapapun jadi aku menyebut diriku Sage… Namun bukan berarti Jobku adalah Sage… Jangan-jangan, Touya, apa Jobmu adalah Sage??”

Aku hanya mengangguk dalam diam untuk menjawab pertanyaan Natalie. Seketika Natalie langsung berdiri dan melompat kearahku.

“Touya! Bagaimana caramu bisa menjadi Sage!? Aku pernah membaca buku kuno di desa Elf yang mengatakan ‘Sage sang puncak kebijaksanaan’ karena itu aku mengincar job itu selama bertahun-tahun… Dan akhirnya orang-orang mulai memanggilku begitu… Namun, aku tetap saja belum bisa menjadi Sage… Tolong beritahu aku…. Bagaimana caranya….”

Aku mendekatkan nya kedadaku dan menepuk lembut kepala Natalie yang bertanya kepadaku sambil menangis.

“Tenanglah… Aku akan menjelaskannya…”

Setelah menyeruput teh dan membasahi tenggorokanku, aku pun mulai menjelaskan.

“Kamu sudah tahu kan soal sistem level yang ada di dunia ini?? Ada beberapa kondisi untuk bisa mencapai Sage… dan kondisi itu diantaranya…”

Aku menjelaskan tentang perubahan job yang hanya bisa dilakukan setelah mencapai level tertentu. Jika level yang dibutuhkan sudah tercapai maka akan mucul pemilihan job dengan tier lebih tinggi. Dan dalam kasus diriku, aku bisa menjadi Magician setelah mengasah kemampuan Priestku sampak ke level maksimal. Setelah berganti job maka level akan kembali menjadi 1 dan perlu menaikannya dari awal lagi. Meskipun levelnya kembali dari awal, namun status dan kemampuan fisik tidak berubah sama sekali.

Job yang bisa dipilih sangat tergantung pada setiap individu masing-masing, dan jika orang itu tidak memiliki kecocokan maka tidak akan bisa memilihnya.

“Aku tahu sampai situ….”

Natalie yang sejak tadi mendengarkan penjelasan dengan serius mulai gemetaran.

“Natalie …?”

Ketika mendengar panggilanku Natalie mengangat wajahnya, dan terlihat ekspresinya penuh dengan harapan.

“…. Touya… Diusiamu seperti ini kamu sudah berlatih keras sendirian…..”

…… Tidak, maaf, aku memakai Item yang luar biasa curang yang melipat gandakan EXP 100 kali.

“A-aku saja sudah berusaha keras menaklukan minster selama lebih dari seratus tahun dan levelku masih 72…. Untuk sampai ke titik ini saja aku sudah mengalami banyak kesulitan…. Dan kamu bahkan mengubah job mu dan mengulanginya dari awal…. Namun berkat dirimu aku bisa melihat jalan yang harus ku tempuh!!”

Berbeda dari Natalie yang terlihat ceria, Charl dan Al terlihat agak suram. Aku pun juga penasaran, dan Natalie pun menyadari ekspresi kami.

“…. Kalian bertiga ini kenapa??”

Natalie terheran dan bertanya. Hm, mungkin ini adalah hal yang berlebihan. Apa tidak apa-apa ia mengungkapkannya seperti itu? Saat aku memikirkan itu, Al membuka mulutnya.

“Natalie-sama level 72 ya? Aku pernah dengar dulu Ayah berlevel 55….”

“Ya… Anak itu adalah sosok terkuat di negerinya…”

“Anoo…. Aku level 74… Kalau tidak salah Al level 76 kan??”

“……Iya”

Mendengar perkataan mereka berdua Ekspresi Natalie menjadi kaku, dan dengan gerakan patah-patah seperti robot ia menoleh kearahku. Matanya tidak mencerminkan kebahagiaan. Iri, bukan itu adalah mata yang memancarkan kecemburuan.

Natalie langsung mengebrak meja dan melompat kearahku sekali lagi.

“Kenapa level mereka bisa sangat tinggi!!!”

Lagi-lagi suara Natalie bergema di seluruh ruangan.

Terima kasih telah mampir….

 

 

Comments

9 responses to “Shoukan sareta Kenja wa Isekai wo Iku Volume 2 Chapter 20”

  1. SonzaiX says:

    Lanjut…

  2. vex says:

    mantap gan

  3. psp06 says:

    Lanjut min

  4. Roxy says:

    Up minn, mumpung ceritanya lagi Seru

  5. Kiruru says:

    Anjas mantepp

  6. Dan says:

    Mana lanjutnya gan dah 5hari ☹️

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *