Shoukan sareta Kenja wa Isekai wo Iku Volume 2 Chapter 5
~~

 

Selamat Membaca….

Aku terheran-heran dengan teriakan mereka. Kenapa?? Aku kan hanya berusaha menyelamatkan mereka??

——Namun aku segera mengetahui jawabannya. Sambil gemetaran mereka menunjuk kearah ku. Dan ketika aku melihat diriku sendiri——

Aku berlumuran darah Orc.

Jubah putihi ku berubah menjadi berwarna merah.  Kedua tangan ku penuh dengan darah. Dan ketika aku meraba pipi ku juga hanya ada darah. Benar, seluruh tubuhku telah berlumuran darah.

“Oh maaf……”

Secara refleks aku pun sedikit menjauh dari mereka, melepas jubahku serta mencuci tangan dan wajah ku menggunakan sihir angin.  Meskipun aku mungkin dilihat oleh gadis yang baru dewasa, tapi aku tidak punya pilihan lain.

Aku melepaskan baju atasan ku dan memeriksanya, lalu mengeluarkan pakaian baru dan memakainya. Setelah itu aku memastikan kembali penampilanku. Kurasa dengan ini sudah tidak apa-apa.

Ketika aku berbalik, aku melihat pipi mereka menjadi merah. Aku pun kembali berbicara pada mereka.

“——Jadi, apa kalian baik-baik saja??”

Mereka berdua terkkejut dan wajah mereka terlihat kaku.

“Ah.. Iya… terimakasih telah menyelamatkan kami…”

“Aku pikir aku akan mati disini….”

Ketika aku memperhatikan mereka, salah satu gadis itu memiliki rambut biru yang terurai sampai ke pinggang, dan mata yang berwarna biru juga, mungkin usianya sama dengan ku?

Sedangkan yang satunya lagi mengenakan armor meskipun tampak compang-campin, dengan rambut pirang dan memiliki tanduk seperti domba di kepalanya. Meskipun aku sudah membasmi monster-monster itu, namun si beastmen ksatria itu masih nampak mewaspadai ku ketika ia mengucapkan terima kasih. Sepertinya ia sedang melindungi gadis yang satunya. Kurasa ini adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari.

“Kalau begitu baguslah….  Tunggu sebentar, masih ada yang harus aku lakukan….”

Setelah beberapa bulan ini menjadi petualang, aku sudah beberapa kali menyaksikan kematian. Aku sebenarnya tidak ingin terbiasa dengan ini, namun karena aku menjadi seorang petualang, mau tidak mau aku harus terbiasa dengan ini.

Sambil menyimpan tubuh-tubuh orc kedalam storage ku, aku mendoakan mayat manusia yang aku temukan. Aku duduk dihadapan mayat itu, menyatukan kedua tangan ku dan berdoa. Setelah itu aku memeriksa tas dan bawaan mereka untuk mengkonfirmasi kartu guild mereka.

Jemudian aku menutup mayat-mayat itu dengan kain putih lalu memasukannya kedalam Storage. Meskipun ada beberapa tubuh yang kehilangan anggota tubuh, aku tetap membawa mereka walau sambil menahan rasa mual ku.

Sekitar 30 menit kemudian melakukan kegiatan ini dalam keheningan, tanpa sadar semua orc yang sudah mati sudah masuk semua.

“Yosh.. Selesai…”

Tubuh para petualang ini akan aku bawa keguild, dan mungkin diserahkan kepada keluarga mereka atau jika tidak punya keluarga maka akan dimakamkan oleh guild. Jika orang yang tidak memiliki Storage menemukan mereka, normalnya akan mengambil identitasnya saja dan kemudian menguburkan mereka ditempat.

Pekerjaan ku sudah selesai, dan ketika aku berbalik kearah kedua gadis itu, aku melihat mereka masih tediam dalam posisi yang sama.

“Jadi kalian ini?? Aku ingin kembali kekota nih…”

“Iya, mohon maaf, Kami datang dari Lunett Empire, aku adalah anggota pasukan Royal Kn——”

“Al!!!”

Sang gadis yang terlihat sperti seorang ksatria itu mencoba memperkenalkan dirinya, namun dihentikan oleh gadis satunya.

“Ah… Namaku adalah Al, dan dia ini adalah Charl, kami dalam perjalanan menuju ke Sarandire Kingdom….”

Sepertinya tadi dia ingin mengatakan Royal Kinght kan?? Kurasa aku bisa terlibat hal yang merepotkan…. Dan gadis yang ada dibelakangnya itu terlihat seperti seorang bangsawan, darimana pun aku melihatnya… Jika dia di ikuti oleh Royal Knight Jangan-jangan dia adalah keluarga kerajaan???

Aku punya firasat buruk soal ini…

“Begitu ya… Namaku Touya… Aku adalah seorang petualang dari kota Fendy di Sarandire Kingdom…. Aku datang kemari untuk melakukan penyelidikan dihutan ini….”

“..?! … dari Sarandire Kingdom?? Kalau begitu aku mohon… Antarkan kami sampai ke kota…. Kami harus menemui Natalie-sama….”

“Oh, kalian lari sampai ke sini ya!! Oy!! Aku menemukan mereka!!”

Aku mendengar suara dari belakang ku, dan ketika aku berbalik, aku melihat beberapa orang pria yang nampaknya prajurit keluar dari dalam hutan. Mereka mengenakan armor yang seragam dan membawa OHS dan berlumuran darah. Sepertinya mereka habis melakukan pertempuran.

Mereka tampak tidak memperdulikan ku dan pandangan mereka terpusat pada kedua gadis itu.

“Benar-benar melelahkan untuk sampai kemari… Benar-benar bikin susah aja…. Jadi siapa kamu ini? Yah, meskipun kami tidak berniat melepaskan mu hidup-hidup…”

“Ya iya lah… Dia sudah melihat kita melewati perbatasan Sarandire… Jika dia melapor pada negaranya akan jadi masalah besar….”

Para pria itu menggenggam pedang mereka dan mengarahakan nya padaku.Termasuk prajurit yang datang belakangan, semuanya ada sekitar 10 orang prajurit dihadapanku, dan katanya mereka tidak ingin membiarkan ku hidup….

Aku pun mengeluarkan THS ku dari dalam Storage dan mengatur posisiku. Jujur sebenarnya aku tidak memiliki pengalaman PvP. Namun jika aku tidak membunuh mereka, aku yang akan terbunuh.

Aku pun menggenggam erat pedangku dan menambahkan kekuatan ditanganku.

“Dia ini tidaka da hubungannya!! Tujuan kalian itu kami kan!! Kau, pergilah!!”

Dari belakangku, gadis bernama Al itu berdiri dan memegang pedangnya untuk melindungi Charl. Namun sepertinya dia cukup kelelahan dan tidak memiliki banyak kekuatan yang tersisa.

“Kan sudah ku bilang… Kami tidak berniat melepaskan ada saksi yang lolos!”

Bersamaan dengan perkataanya prajurit itu mengayunkan pedangnya kearahku. Namun aku menangkisnya dan membawanya kesamping.

———Kurasa tidak ada pilihan lain selain melakukannya….

Aku memang punya banyak pengalaman PvP di game, namun dunia nyata ini berbeda. Jantungku berdebar kencang seolah ingin meledak. Namun aku berusaha untuk tidak menunjukannya di wajahku.

Aku menarik nafas dalam-dalam dan kemudian mengarahkan pedang ku pada prajurit itu.

“Hah Dasar bocah! Kalian… urus yang satu ini dulu!!”

Setelah mendengar perintah itu para prajurit itu menyebar di sekitarku.

――Dan pertarungan PvP pertamaku pun dimulai.

Terima kasih telah mampir….

Anda telah membaca Shoukan sareta Kenja wa Isekai wo Iku Volume 2 Chapter 5 Chapter . Jadikan Kurozuku sebagai website favorit anda.

Comments

7 responses to “Shoukan sareta Kenja wa Isekai wo Iku Volume 2 Chapter 5”

  1. psp06 says:

    Lanjut min

  2. Susah komment kadang masuk tapi seringnya ngak masuk

  3. Mumun says:

    Bagus nih si mc gak naif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *