Shoukan sareta Kenja wa Isekai wo Iku Volume 2 Chapter 7
~~

 

Selamat Membaca….

 

———Aku tidak bisa memahaminya. Aku benar-benar tidak bisa mencerna apa maksud perkataan gadis bernama Al itu.

Pasangan?? Memang aku tahu artinya. Namun mana ada orang yang ingin menikah dengan orang yang baru dia kenal, dan terlebih aku hanya menyelamatkan mereka saja.

Aku pun hanya bisa tersenyu pahit. Yah meskipun dia cukup cantik juga…

“…Tidak,  Aku tidak punya.. tapi apa itu ada hubungannya saat ini??”

“Mohon maaf… Al ini.. Ras nya Al ini mengankui sosok yang punya kekuatan…. Maaf ya kami tidak sopan padahal sudah diselamatkan…”

Charl menjelaskan untuk menggantikan Al. Walaupun Charl tampak memerah juga, namun sepertinya tidak ada masalah. Charl pun mengguncang-guncang bahu Al agar dia kembali sadar.

Kemudian ia menatapku dan kemudian membungkuk sedalam-dalamnya.

“Ahahaha…. Maaf… aku tidak bisa menahan darah Beastmen ku…”

“Aku mengerti…. Aku ingin segera ke kota, apa kalian bisa ikut??”

“Ya, tentu saja… tolong—”

Guuu~~~

Aku mendengar suara perut yang seakan-akan memblokir perkataannya. Suara itu membuat pipi Charl memerah dan kemudian ia memalingkan wajahnya.

“… Pertama-tama mari kita makan… Aku punya sup, tunggu sebentar…”

Akupun mengeluarkan panci dari dalam Storage dan kemudian menuangkan sup ke dua buah mangkuk. Aku pun mengeluarkan sebuah meja dan kursi sederhana lalu meletakan sup dan beberapa potong roti diatasnya.

“Karena tempatnya seperti ini, hanya ini yang bisa aku sediakan…”

Aku pun mempersilahkan mereka duduk di kursi. Al dan Charl saling memandang dan kmudian menelan ludah setelah melihat sup itu. Lalu mereka pun mulai menyendoknya.

“Uuuuu… Ini enak… Hangat dan sangat lezat…”

“Ini benar-benar sangat lezat …”

Gadis-gadis itu menggigit roti mereka dan dalam sekejap makanan mereka pun habis.

“Aku sudah puas …”

“Sudah lama aku tidak memakan makanan hangat…”

Aku pun ikut tersenyum melihat mereka puas.

“Yosh… Kalau begitu mari kita kekota…. Karena jarak kota dari sini cukup jauh…”

“Iya……”

“Mohon bimbingannya…”

Aku pun menyimpan barang-barang didalam Storage untuk melakukan persiapan keberangkatan. Yah walaupun sebenarnya kami dalam keadaan tangan kosong.

“Sebelah sini… Ikuti aku.”

Aku memimpin sambil menggunakan Exploration untuk melacak posisi monster dan kami bergerak perlahan-lahan. Aku hanya mengalah kan monster seminimal mungkin dan berusaha untuk menghindari monster-monster ini.

Dan tiga jam kemudian——

“Akhirnya keluar dari hutan!!”

Aku refleks mengatakan itu ketika aku sampai dipadang rumput luas setelahg keluar dari hutan. Mungkin karena aku berjalan perlahan sambil memperhatikan mereka, hari napak sudah mulai senja.

Ketika aku menoleh kebelakang, aku melihat Charl dan Al meneteskan airmata.

“Charl… Akhirnya kita bisa keluar… Dengan ini kita….”

“Ya, Kita bisa bertemu dengan Natalie-sama dan menyelamatkan Ayah….”

Aku rasa mereka saling berbisik agar aku tidak bisa mendnegarnya. Jika kita kembali kekota disaat seperti ini, pasti gerbang kota sudah ditutup. Apapun pilihannya pasti kita akan berkemah diluar malam ini. Meskipun aku tidak masalah jika berkemah di dekat gerbang kota, namun aku tidak ingin terlalu menunjukan tenda ku kepada orang lain. Dan aku juga tidak bisa mengeluarkan Kokuyou.

Namun, sulit untuk membiarkan mereka tidur diluar.

 ……Apa boleh buat, aku rasa aku harus meminta mereka menutup mulut.

“Kalian ada waktu sebentar? Jika kita kembali kekota sekarang gerbang kota sudah tutup dan kita tidak bisa masuk. Jadi kurasa kita akan berkemah ditempat yang agak jauh dari sini dan akan masuk kekota besok….”

“… Baiklah… Aku serahkan semua itu pada Touya-sama…”

Setelah aku mengkonfirmas jawaban mereka, aku mulai berjalan. Lalu setelah sudah agak jauh dari hutan, aku mengatakan pada mereka untuk berkemah.

“Satu lagi… Aku ingin kalian berjanji satu hal…. Aku ingin kalian merahasiakanbarang-barang yang ada dalam Storage ku….”

“Baiklah.. Aku berjanji…”

“Bailah aku juga berjanji…”

Setelah mengkonfirmasi jawaban mereka aku  pun mengeluarkan tenda dari dalam Storage ku. Tenda itu terlihat seperti tenda biasanya.

“Kalian berdua tidurlah didalam… Aku akan berjaga diluar…”

“Kok begitu…. Kami sudah di selamatkan… Kami tidak bisa membiarkan seperti itu….”

——Aku pun menggelengkan kepala untuk menjawab perkataan Charl.

“Tentu saja aku tidak bisa tidur bersama kalian didalam… Kurasa kalian bisa sedikit beristirahat didalam, dan memang kalian akan mengerti setelah melihat bagian dalamnya….”

Mungkin mereka penasaran dengankata-kataku, nereka langsung membuka tenda itu dan masuk kedalam.

“Apa-apaan ini!”

“Luar biasa!!”

Tidak seperti penampilannya, di dalam tenda itu cukup luas dan ada sofa serta tempat tidur. Wajar jika itu membuat mereka terkejut.

“Touya-sama… Apa anda petualang terkenal??  Aku baru melihat ada tenda seperti ini… Apa ini juga termasuk peralatan sihir??”

“Aku juga belum pernah melihat tenda seperti ini …”

Aku pun memberitahukan kepada mereka berdua yang sedang terkejut untuk segera beristirahat didalam sedangkan aku menyiapkan makan malam.

Aku mengambil kayu bakar dari dalam Storage dan kemudian menyusunya lalu menggunakan sihir untuk membakarnya. Aku juga mengeluarkan meja and kursi dan menatanya. Kemudian aku mengambil beberapa roti dan juga panci.

“Aku minta maaf karena aku hanya bisa memberikan makanan sederhana… Makanlah…”

“Tidak… Aku hanya bisa mengucapkan terimakasih kami karena Touya-sama memberikan makanan hangat kepada kami….”

Mereka duduk, dan mereka baru  mulai makan setelah menyatukan kedua tangan untuk berdoa. Aku ingin bertanya berbagai hal, namun kurasa nanti juga aku akan menemani mereka bersama Natalie. Aku pun memutuskan untuk tidak menggali terlalu dalam agar tidak terlalu terlibat.

Setelah selesai makan aku menyuruh mereka agar keistirahat lebih awal. Dan mereka pun masuk ke tenda meskipun merasa tidak enak. Karena tenda ini akan mengusir monster, jadi mungkin tidak akan ada yang datang.

Aku menambahkan kayu bakar dan kemudian menggelar sebuah karpet.

“Besok kita harus bangun pagi ya…”

Sambil memikirkan itu aku pun tertidur.

Silaunya mentari pagi di kelopak mataku membangunkan ku dari tidurku. Akupun tersenyum pahit setelah membayangkan ternyata pola hidupku menjadi lebih teratur sejak pindah ke dunia ini.

Sepertinya mereka berdua masih tidur di dalam tenda. Aku pun bangkit dan mencuci muka lalu aku harus melakukan sesuatu sebelum mereka berdua bangun.

“Kokuyou datanglah…”

Aku mengeluarkan Kokuyou dari dalam Storage, dan juga mengeluarkan sebuah kereta kuda. Aku pernah melihat Iconnya, namun aku belum pernah mengeluarkannya. Karena kali ini aku akan membawa orang bersama ku, jadi aku putuskan untuk mencoba mengeluarkannya. Kereta ini memiliki tempat untuk kusir dan bagian penumpangnya muat untuk enam orang.

Karena ini adalah Game Item, kereta ini dilengkapi dengan Absorber, dan bagian rodanya menggunakan ban.

“Apa ini baik-baik saja??”

Aku hanya tersenyum pahit karena kereta ini tampak sangat mewah sampai-sampai bisa dikatakan ini adalah kereta bangsawan. Dan seakan tidak memperdulikan perasaanku ini, seperti biasanya, Kokuyou menggigit kepalaku. Dan aku pun membelai lehernya, lalu——

“Apa-apaan ini???”

Dan ketika aku berbalik, aku mendapati Al dan Charl terdiam terpaku disana.

Terima kasih telah mampir….

 

Anda telah membaca Shoukan sareta Kenja wa Isekai wo Iku Volume 2 Chapter 7 Chapter . Jadikan Kurozuku sebagai website favorit anda.

Comments

8 responses to “Shoukan sareta Kenja wa Isekai wo Iku Volume 2 Chapter 7”

  1. Kiruru says:

    Item cheat emg tiada duanya wkwk

  2. psp06 says:

    Pake gameshark ni MC ???

  3. Sebenernya gw males komen, eh tapi ini dah termasuk komen , tapi gua malas komen, tapi gimana orang tau klau gua malas komen klau gua gk komen. Mending komen deh biar orang pada tau klo gw males komen. Nih komen gw : Up min, lanjuut!!

  4. Mumun says:

    Prist tapi ngek pernah ke gereja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *