Vol.03 - Ch.03 ~ Kampung Halaman Altria

Anda sedang membaca Shoukan sareta Kenja wa Isekai wo Iku Volume 3 Chapter 3 di Kurozuku.

27 Nov 2020

Penerjemah : KuroMage

Selamat Membaca….

Di antara para prajurit yang berlutut dihadapan Charl ada yang sampai menangis. Kebahagiaan tercermin di wajah mereka. Kurasa sebesar inilah rasa cinta mereka kepada keluarga kerajaan di negeri ini.

Charl pun memerintahkan para prajurit untuk berdiri.

“Semuanya… terima kasih telah berjuang melindungi kota ini…. Aku pergi ke Sarandire Kingdom untuk mencari Natalie-sama sang Sage of The Dawn…. Dan saat ini beliau ikut bersama kami datang ke Lunnet Empire ini…”

“Aku Natalie…. Kalau ada aku, mau berapapun musuhnya tidak akan jadi masalah! Terlebih kali ini kita mendapatkan tambahan yang cukup kuat….”

Natalie sekilas melirik ke arahku. Seketika terdengar suara sorak gembira bergema.

“Natalie-sama itu sosok yang legendaris itu??”

“Pertempuran yang dihadapi Natalie-sama telah menjadi legenda loh!!”

“Dengan ini kita bisa menang!!”

Para prajurit meluapkan kegembiraan mereka.

……Natalie rupanya sangat terkenal ya. Meskipun dia terlihat seperti gadis kecil yang rakus darimana pun aku memandangnya.

Ketika aku melihat Natalie membusungkan dadanya dan terlihat berbangga diri, aku hanya bisa tertawa kecil. Seolah menyadari aku tertawa, Natalie mengalihkan pandangannya kepadaku.

Lalu kemudian, seorang beastmen ras serigala yang tadi memimpin diatas benteng pun menghampiri kami. Usianya sekitar 30an dan tubuhnya terlihat sangat terlatih. Auranya sangat berbeda dengan prajurit lain. Mungkin dia adalah komandan di sini.

Sesaat kemudian dia berdiri di depan Charl dan berlutut di hadapannya.

“Tuan Puteri Charlotte… Syukurlah Anda selamat….. Saya adalah Raid von Linax, pemimpin pasukan di kota ini….”

“Tuan Linax, terima kasih telah melindungi kota Lian… Aku sudah mendengar bahwa Ibukota telah jatuh ke tangan Generate Kingdom…. Jika saja kita bisa menjadikan Kota Lian ini sebagai basis kita…..”

Sambil berbicara Charl mengenggam erat kepalan tangannya. Mungkin dia sedang memikirkan nasib orang tua serta warganya.

“Pertama-tama, pasti Anda lelah setelah melakukan perjalanan panjang…. Silahkan beristirahat dulu di mansion…. Lalu… Siapa beliau ini?”

Raid menatap ke arahku. Saat ini aku masih menempelkan pedangku kepada Vanette.

“Beliau ini bernama Touya-sama…. beliau adalah penyelamat hidup kami…. dan juga….”

Pipi Charl pun memerah.

… Jangan katakan ituloh? Di tengah situasi seperti ini, pernyataanmu yang bermasalah itu hanya akan membuat mereka diwarnai kepanikan.

“——Beliau adalah sosok yang akan menjadi suamiku di masa depan….”

Charl mengatakan kalimat yang paling tidak boleh diucapkan dengan penuh kebanggaan. Dan dengan sangat jelas.

Setelah mendengar perkataan Charl, Raid pun terkejut dan matanya terbelalak. Aku hanya bisa menepuk dahiku dan menatap langit biru.

“………Be-be-begitu ya….. Kalau begitu mari saya antar Anda semuanya…. Hei, bawa sandera itu!!”

Dengan sedikit panik, Raid memberikan instruksi kepada pasukannya. Kemudian beberapa orang menghampiriku dan akupun menyerahkan Vanette pada mereka.

“Berkat Anda semuanya kota Lian ini bisa terselamatkan…. Saya benar-benar berterima kasih….”

Prajurit itu membungkuk kepadaku dan kemudian membawa Vanette.

“Aku punya mansion disini, untuk sementara mari kita kesana…. Aku tahu tempatnya….”

Untuk saat ini, markas kami adalah mansion milik Al yang ada di kota ini.

Al dan salah seorang prajurit naik di tempat kusir, sedangkan Natalie dan Charl naik didalam gerbong kereta. Ketika aku ingin naik di tempat kusir, mereka menolakku dan mengatakan ‘kami tidak bisa membiarkan seorang Prince Consort duduk disini’.

…… Apa itu Prince Consort?? Sambil memikirkan kata-kata yang belum pernah aku dengar itu, akupun duduk dihadapan dua gadis. Meskipun ini adalah pertama kalinya aku naik di dalam, karena getaranya sudah diredam dengan baik, terasa sangat nyaman.

Kereta ini berjalan menyusuri kota di bawah kendali Al dan tiba di mansion sekitar 20 menit kemudian. Ketika pintu terbuka dan aku turun dari kereta, aku melihat sebuah mansion besar di hadapanku sampai-sampai aku harus mendangak.

Ukurannya berkali-kali lipat dari mansion yang pernah aku tinggali di kota, dan ini membuat mulutku menganga.

“…Eh!? Ini rumah Al …?”

“Ya. Benar! Saat ini ditinggali oleh kakek dan juga kakak laki-lakiku….”

“Kakek…? Jangan-jangan…”

Mansion tempat Al tinggal ini…. bagaimana pun aku melihatnya, mansion ini jauh lebih besar daripada mansion lain yang ada di kota ini.

“Ya…. Kakek ku adalah walikota disini…. Beliau mengatur kota ini bersama dengan kakakku….”

Aku berpikir karena dia adalah seorang Royal Knight, maka keluarganya adalah ksatria juga, namun sepertinya salah besar.

Lalu, mungkin karena telah mendapatkan informasi sebelumnya, di depan pintu mansion telah berdiri seorang lelaki tua dengan tanduk domba yang bagus bersama dengan seorang pria muda yang berpenampilan serupa di sampingnya. Selain itu ada juga para pelayan yang berbaris di kedua sisi mereka.

Meskipun pria itu sudah tua, terlihat pakaian yang ia kenakan terdesak oleh otot-otot miliknya, dan benar-benar terlihat seperti seorang pejuang.

Al segera berdiri di depan pria tua itu dan kemudian membungkuk.

“Kakek… Lama tidak bertemu….. Saya pulang bersama dengan Tuan Puteri Charlotte….”

“Um, aku senang kalian berdua selamat….. Syukurlah kamu bisa pulang….. Tuan Puteri juga, Saya sangat senang Anda baik-baik saja…. Silahkan bersantai di mansion kami…. Silahkan semuanya, mari masuk ke dalam….”

Pria tua itu mendudukkan pandangannya dan menjawab dengan penuh kelembutan.

Kokuyo dibawa oleh prajurit ke kandang, sedangkan kami dipandu oleh para pelayan menuju ke ruang tamu besar.

Lalu tiga puluh menit kemudian.

Aku sedang berada di tengah arena latihan, dengan pedang di tanganku, dan berhadapan dengan beberapa orang kesatria yang mengarahkan pedang mereka kepadku.

……Kenapa begini jadinya??

Terima kasih telah mampir….

Comments

3 responses to “Shoukan sareta Kenja wa Isekai wo Iku Volume 3 Chapter 3”

Leave a Reply to Siotong Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *