Vol.03 - Ch.05 ~ Keputusan

Anda sedang membaca Shoukan sareta Kenja wa Isekai wo Iku Volume 3 Chapter 5 di Kurozuku.

27 Nov 2020

Penerjemah : KuroMage

Selamat Membaca….

Di sebuah arena pelatihan seluas lapangan olahraga sekolah ini, aku sedang memegang pedang tiruan ditanganku dan dikelilingi oleh lebih dari 10 orang prajurit.

“Jika kau ingin mengambil cucuku, kau harus memperlihatkan sejauh mana kekuatanmu….”

Salah seorang diantara mereka adalah Gauros, kakek Al. Dia tersenyum menyeringai sambil memanggul pedang tiruan sepanjang tinggi tubuhnya.

Aku baru dengar bahwa Gauros adalah mantan Ketua Royal Knight sebelum Garette, Ayah Al bertugas. Dan katanya keluarga Milda ini dari generasi ke generasi telah melahirkan sosok pengguna bela diri ternama di Lunnet Empire ini.

…. Jadi apa yang harus aku lakukan? Sebenarnya mungkin mudah untuk mengalahkan mereka. Bahkan mungkin Al sendirian saja sudah bisa mengalahkan mereka semua.

Pada kenyataannya mereka juga pasti sudah tahu bahwa kita berhasil mengambil pimpinan pasukan penyerang kan……

Ada juga jalan untuk sengaja mengalah, namun ketiga gadis itu pasti menyadarinya, jadi aku tidak boleh mengalah.

Aku mengayunkan ringan pedang ditanganku untuk merasakan sensasinya. Dan kemudian bersiap menghadap ke arah para prajurit itu.

“Sepertinya persiapannya sudah selesai ya… Kalau begitu, Mulai!!”

Para prajurit langsung menyebar  dan mengepungku dengan tetap mengarahkan pedang mereka kepadaku. Lalu lima orang di antara mereka mengayunkan pedang dan melesat menghampiriku.

Menyerang lebih baik daripada bertahan ya….

Aku mulai mengalirkan energi sihirku dan memperkuat seluruh tubuhku. Dan langsung melesat. Aku pun menebaskan pedangku dan seketika menghalau pedang dua orang, dan kemudian menendang mereka. Dan kemudian aku masuk ke celah prajurit yang terkejut dan kemudian memukul perutnya.

Aku sudah cukup menahan diri, karena kalau aku serius bisa-bisa organ dalam mereka bisa rusak. Meskipun begitu, gerakanku ini membuat para prajurit lainnya menjadi terkejut.

“Sudah cukup!!”

Padahal aku baru mengalahkan empat orang, namun Gauros yang berdiri di belakang telah mengatakan itu. Aku pun menurunkan pedangku dan menarik nafas lega.

“Jika perbedaan kemampuannya seperti ini hasilnya tidak akan berbeda meski kita lakukan sampai selesai….. Aku akan kerepotan  jika prajurit terbaikku terluka…”

Padahal aku bisa menggunakan sihir pemulihan, asalkan mereka tidak mati maka tidak akan ada masalah.

Para prajurit itu mulai duduk dengan santai seolah rasa gugup mereka telah menghilang.

“Selanjutnya adalah melawanku saja….”

Gauros maju seorang diri ke hadapanku. Meskipun ia terlihat sudah tua, namun kekuatan yang terpancar darinya sangat berbeda dari prajurit lainnya.

Dia membawa sebuah pedang besar. Meskipun itu adalah sebuah pedang latihan yang tidak memiliki bilah, namun jika terkena langsung, paling tidak orang mungkin akan pingsan.

Aku pun kembali bersiap dan mengatur posisiku kembali.

“Kalau begitu, Kita mulai!”

Pria itu melesat dalam sekejap. Meskipun memang dia lebih kuat dari prajurit lainnya, namun kecepatannya masih jauh lebih rendah daripada Al.

Dengan mudah aku menangkis pedangnya dan membalikkannya dan dalam sekejap aku berputar ke belakangnya, dan mengayunkan pedangku ke lehernya.

“Dengan ini selesai ya….”

Setelah mendengar perkataanku, tubuh Gauros itu bergetar dan tiba-tiba dia tertawa.

“Ahahaha…. Sejauh ini ya… Touya-dono sekuat ini ya!! Pantas saja cucuku sampai jatuh cinta….”

Pertandingan ini selesai dalam sekejap. Aku bersyukur kepribadiannya itu sangat bersih. Aku akan kerepotan jika dia tiba-tiba memaksakan diri melawanku dan terluka.

“Yosh… Mari kita lanjutkan pembicaraan kita….”

Setelah mengatakan itu Gauros kembali ke dalam mansion dengan suasana hati yang sangat bahagia.

Karena para prajurit akan melanjutkan latihan mereka, kami pun mengikuti Gauros masuk kedalam mansion.

◇◇◇

“Meski begitu, aku tidak menyangka akan sekuat itu…. Pantas saja kalian bisa mendapatkan pemimpin pasukan musuh hanya dengan jumlah yang sangat sedikit….. Terlebih sampai disukai tiga gadis sekaligus…. aku benar-benar tidak menyangka Sage-dono juga tertarik pada Anda…”

Gauros tersenyum  dan tertawa terbahak-bahak sedangkan aku hanya bisa tersenyum pahit. Latihan tanding sudah selesai, dan kami kembali ke ruang tamu besar yang sebelumnya kami kunjungi.

“Daripada itu, Kakek…. Bagaimana keadaan Ibukota kekaisaran??”

Setelah mendengar pertanyaan Al, wajah riang Gauros menjadi suram.

Ibukota sudah benar-benar dikuasai. Mereka yang bisa melarikan diri telah mengungsi kemari dan ke tempat para Elf. Sedangkan ras manusia yang masih tersisa menjadi warga jajahan, sedangkan ras beastmen, Elf dan ras Demihuman lainnya dijadikan budak di sana. Begitulah informasi yang aku dapatkan. Yang Mulia dan yang lainnya di kurung di penjara bawah tanah. Namun saat ini aku belum mendapatkan informasi lainnya….”

Sepertinya memang Generate Kingdom itu mengutamakan ras manusia. Mereka pasti akan membawa para budak yang mereka dapatkan di Lunnet Empire sebagai budak di negeri mereka. Kita harus segera merebut kembali Ibukota, kalau tidak….

“Jadi, apa yang akan kita lakukan ke depannya?”

Setelah mendengar perkataanku Gauros menjadi tegang dan mengepal tinjunya kuat-kuat.

“…Kami belum memutuskan langkah apapun….. Kami sudah benar-benar kewalahan hanya untuk mempertahankan tempat ini saja….. Meskipun kita terselamatkan karena kalian berhasil mengusir para penyerang itu…”

Sejujurnya aku ingin mengetahui informasi tentang keberadaan di Ibukota. Namun hanya ada Beastmen disini dan beberapa orang yang mengungsi dari Ibukota. Tidak banyak orang yang bisa menyusup ke Ibukota kekaisaran.

Apa boleh buat…..

“Aku…. Aku akan coba menyelinap ke Ibukota….”

“Apa!?”

“Toya-san!?”

Semua orang terkejut mendengar pernyataanku.

“Dengan adanya kalian bertiga perlindungan disini akan aman kan selama Hero itu tidak muncul…. Lagipula… aku ini kan petualang dari Sarandire Kingdom….. Dan aku juga Ras manusia, jadi harusnya aku bisa masuk ke sana tanpa masalah kan…..”

Sang pemimpin pasukan juga sudah berhasil kita tangkap. Dan katanya Hero itu sudah kembali ke Generate Kingdom, jadi seharusnya kemampuan mereka bertiga tidak akan kalah dengan pasukan biasa. Lagipula jika mereka bertiga ikut, wajah Charl sudah dikenali, lalu Natalie dan Al adalah ras Elf dan ras Beastmen. Jadi mereka pasti akan ditangkap.

Namun itu tidak berlaku bagi diriku.

“Tapi.. meskipun Anda ini kuat… kalau cuma sendirian….”

“Aku akan baik-baik saja… selama tidak ada Hero itu…”

Aku tidak tahu seberapa kuat Hero itu, namun seharusnya tidak semudah itu untuk dikalahkan.

Aku dan Gauros saling memandang selama beberapa saat dalam keheningan.

“…Baiklah…. Sage-dono dan Al sudah mengakui kekuatan Anda… Maka aku akan juga mempercayainya….. Touya, aku mengandalkan Anda…”

Sambil mengatakan itu Gauros membungkukkan kepalanya di hadapanku.

“Tolong bawa ini bersamamu…. Benda ini pasti akan berguna suatu saat…..”

Gauros mengambil sebuah belati berhiaskan permata dari balik pakaiannya dan meletakkannya di atas meja.

Ada sebuah lambang di bagian pegangannya dan dari sekilas melihat saja aku tahu bahwa itu benda yang cukup berkelas.

“Ini…..?”

Ketika aku menatap belati itu, Gauros pun mulai menjelaskan.

“Ini adalah belati yang aku terima dari Keluarga kerajaan ketika Puteraku diangkat menjadi komandan Royal Knight….. Kurasa siapapun akan paham jika melihat lambang di belati ini…… Pasti ini akan berguna untuk Touya-dono….”

“Aku tidak bisa menerima benda seberharga itu…..”

“Tidak apa-apa… Ini adalah kenyataan yang membuatku harus mengandalkan Touya-dono…. Tolong terimalah….”

Sambil menatap mataku Gauros mengangguk.

“Baiklah…. Aku akan meminjamnya….”

Aku pun menerima belati itu, dan membulatkan keputusanku untuk menyelamatkan negeri ini.

 

Terima kasih telah mampir….

Comments

11 responses to “Shoukan sareta Kenja wa Isekai wo Iku Volume 3 Chapter 5”

  1. SonzaiX says:

    Mantap….

  2. Siotong says:

    Up lagi lagi

  3. psp06 says:

    Lanjut min

  4. Roxy says:

    Up min
    Ululululululululu

  5. Gedang Goreng says:

    nice semangat min

  6. Rama says:

    Lanjut min

  7. Ranvel says:

    Lanjutkan min

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *