Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Volume 2 Chapter 3
~~

Volume 2 – Chapter 3 – Guild Rank

[su_button url=”https://kurozuku.my.id/novel/tensei-kizoku-isekai-boukenroku-volume-2-chapter-2-indonesia” target=”self” style=”glass” background=”#c9c9c9″ color=”#3d70e0″ size=”3″ wide=”no” center=”no” radius=”auto”]Sebelumnya[/su_button]

[su_button url=”https://kurozuku.my.id/tensei-kizoku-no-isekai-boukenroku-novel-bahasa-indonesia” target=”self” style=”glass” background=”#c9c9c9″ color=”#3d70e0″ size=”3″ wide=”no” center=”no” radius=”auto”]Daftar isi[/su_button]

[su_button url=”https://kurozuku.my.id/novel/tensei-kizoku-isekai-boukenroku-volume-2-chapter-4-indonesia” target=”self” style=”glass” background=”#c9c9c9″ color=”#3d70e0″ size=”3″ wide=”no” center=”no” radius=”auto”]Berikutnya[/su_button]

Translator : KuromageProofreader : –Author : Yashu

“Suami! ??”

Mata Cedric dan Letia terbelalak karena terkejut. Komandan Knights of the Royal Guard adalah ksatria terkuat di kerajaan ini, dan terkenal sebagai putri seorang Duke. Baru saja seorang Putri sang duke ini memanggil anak yang berusia 10 tahun sebagai suaminya.

“Tifana! Jangan Panggil aku suami mu! Perkara kita bertunangan itu masih jadi rahasia loh.. “

Cain menghentikan Tiffana.

“Pertunangan! ! ! ! ? ? ? ?”

Cedric dan Letia bahkan lebih terkejut dengan kata-kata itu.

“Oh! Gawat!”

Cain menyesal dia telah tidak sengaja mengungkapkan itu.

“Kurasa benar kamu Cain-kun yang sedang ramai di bincangkan, bukan, mungkin aku harus mengatakan Baron Cain?.”

Kata-kata Edin membuat Cedric dan Letia membeku.

” Baron …Cain?”

Gumam Cedric.

 “Apa? Apa kamu tidak tahu?” Baron Cain mengalahkan tiga puluh orc sendirian ketika berusia 5 tahun. Saat rombongan putri Teresia dan nona Silk putri Duke Eric, diserang oleh segerombolan orc. Dia adalah putra dari seorang Margrave, Garm von Silford.”

“Yah, itu hanya bukan seorang rakyat jelata orang biasa … dan tapi ternyata anak seorang margrave …”

Wajah Cedric membiru.

“Aku tidak ingin diperlakukan sebagai bangsawan, jadi aku hanya mendaftar dengan nama Cain. Perkenalkan kembali, Aku Baron Cain von Silford.”

Mendengar kata-kata itu, wajah Cedric telah yang tadinya biru tua berubah menjadi putih.

“Dan jika dia menikah dengan Tifana, dia akan menjadi adik iparku.”

Guildmaster Edin mnyembung perkataannya dengan senyum lebar diwajahnya.

“haaahhh??!!!!”

Kali ini Cain yang terkejut.

Itu adalah kejutan terbesar hari ini. Omong-omong, ketika masuk ke ruangan ini aku ingat Tifana memanggilnya kakak.

“Yah, apakah kalian paham? Cedric, Letia”

Ketika Edin memberitahunya, Cedric gemetar dan langsung berlutut dihadapan Cain.

“Saya minta maaf atas perilaku saya sebelumnya. Aku akan berhati-hati, mohon anda memaafkan dan mengukuhkan hukuman* ku.”

Dia menempelkan wajahnya ke lantai dan meminta maaf.

“Tifana, hukuman* apa?”

TL Note : Disini penulis menuliskan kata 不敬罪(fukeizai) yang berarti Lese Majeste atau dalam makna indonesia penghinaan kepada pihak pemerintah atau bansawan.

Cain tidak tahu dan bertanya pada Tijuana.

“Itu adalah sebuah hukum yang memperbolehkan untuk menumpas rakyat biasa yang berani menggunakan kata-kata kasar kepada kaum bangsawan atau keluarga kerajaan. Walaupun anak-anak bangsawan tidak memiliki hak ini, namun karena Cain sudah jadi bangsawan mandiri kamu punya hak ini..”

Tifana mengajariku dengan seksama.

“Hmm. Jadi ada hukum seperti itu. Ah tenang saja, aku tidak akan melakukan itu, Cedric-san. Tolong angkat kepalamu.”

Tetap saja, Cedric tidak mengangkat kepalanya dan terus bersujud.

“Karena Cain-kun sudah mengatakan itu, duduklah di sana.”

Akhirnya, Cedric pun bangkit dari sujud, dan duduk seperti yang dikatakan Edin padanya.

“Baron Cain, Sungguh saya minta maaf atas kejadian kali ini.”

 Cedric meminta maaf lagi sambil meletakan tangannya menyentuh sisi meja.

“Sudah tidak apa-apa, tapi tolong jangan lakukan hal yang sama lagi di masa depan, termasuk juga orang yang lain elain kamu.”

Cain mengingatkan Cedric bahwa dia harus berhati-hati.

“Tentu saja. Aku tidak akan mengulangi yang sama. Aku akan berhati-hati di masa depan.”

“Jadi, bisakah Lizardman diserahkan?”

Bagi Cain, hal itu lebih penting.

“Lizardman dapat diterima bagian ujung ekornya. Namun, karena seluruh tubuhnya ppenuh dengan sisik, sehingga dapat digunakan untuk armor, dll., Sehingga diperbolehkan untuk menyerahkan seluruhnya bagian tubuhnya”

Jawab Letia yang berada di sebelah Cedric yang masih pucat dan membisu.

“Kalau begitu aku menyerahkan telinga goblin dan 10 tubuh  lizardmen.”

“Baik, saya akan menerimanya”

“Karena ini, aku tidak bisa membiarkan seorang pemula G-rank yang membawa lima puluh goblin dan sepuluh lizardmen bengini saja, Aku hanya bisa mengahadiahkan kenaikan peringatmu. Bagaimana dengan peringkat C? ”

Guild Master Edin berkata demikian.

Akan jauh lebih baik bagi Cain untuk bisa menaikkan peringkatnya ke rank C. Karena tak ada misi yang cocok baginya di rank G.

“Wah.., suamiku itu, ketika usia lima tahun, dia mengirimkan Earth Dragon ke markas Guard Knight. Dan juga ada Red Dragon yang dipajang dirumah, itu juga dikalahkan waktu usia lima tahun kan? Ngomong-ngomong, aku sering melakukan latih tanding dengannya, aku yakin dia lebih kuat dari ku loh”

Tifana mengungkapkan hal yang tidak perlu.

“Earth Dragon?? Red Dragon?? Bukankah itu monster kelas A  dan kelas SS? Dan juga lebih kuat dari komandan ksatria, Tifana-sama? “

Letia bahkan lebih terkejut.

“Kalau begitu, aku harus memikirkan kembali peringkatmu. Faktanya, aku bisa saja memberimu peringkat A, namun untuk naik diatas peringkat B kamu harus memiliki rekam jejak mengalahkan bandit. Karena kau tidak bisa mengawal jika dirimu tidak bisa membunuh orang. Ngomong-ngomong jika itu rank S maka kami harus memberikan rekomendasi kepada kerajaan, apabila disetujui baru kami bisa promosikan. Sedangkan rank A kami hanya perlu memberi pengumuman saja”

Edin berpikir dengan posisi tangan bersedekap.

“Hmm. Mungkin nanti dimasa depan aku akan memerlukan mu, Jadi bagai mana jika aku jadikan rank A saja? Kalau untuk Baron Cain kerajaan pasti tidak akan protes jika kami bahkan memberikan reokmendasi. Ah, tentu saja kamu tetap harus mennjalani pembasmian bandit”

Edin menyatakan usulnya.

“Tidak perlu anda mengangaktku sampai setinggi itu.. Terkait pembasmian bandit, apakah boleh aku untuk menangkap dan mengusir mereka? “

Cain bertanya pada Edin.

“Boleh kok. Jika itu bandit, seharusnya mereka akan dikirim sebagai budak kriminal dan akan dipekerjakan di tambang misalnya, jika kau bisa menangkapnya, maka hadiahmu mungkin bertambah.”

“Aku mengerti. Kalau begitu tidak masalah”

“Mulai sekarang, aku mungkin memberimu Quest pilihan, jadi rank A saja ya?. Dengan otoritas dari master guild di markas pusat ibukota kerajaan, aku bisa memberimu promosi ini. Letia, tolong urus prosesnya.”

“Baik..”

Setelah mengatakan itu, Letia menerima kartu guild dari Cain yang baru saja hari ini dibuat, kemudian bersama Cedric keluar dari ruangan. Cedric tampaknya harus ikut untuk menyetujuinya.

Hanya Edin, Tifana, dan Cain yang tersisa di ruangan itu.

“Cain-kun. Dia adalah adik perempuan ku tomboi, tolong rawat dia. Kakak tertua kami ada di kampunghalaman, jadi di ibukota hanya ada aku dan adik ku, Tifana”

Edin membungkuk.

“tomboi apanya, aku kan hanya mencari pasangan yang kuat?”

Tifana marah dengan pipinya membengkak.

“Tolong angkat kepalamu. Aku pun mohon bimbingannya..”

Cain juga membungkuk.

“Tapi, aku benar-benar terkejut ketika Tifana tiba-tiba datang memberitahu bahwa ia telah menemukan pasangan hidup. Apalagi ternyata calonnya adalah anak usia lima tahun. Awalnya aku cukup terkejut, namun setelah bertemu dengan Cain-kun hari ini, aku bisa merasa lega untuk menitipkan nya padamu”

“Terima kasih sudah mengatakan itu. Aku pun juga terkejut ketika tiba-tiba harus bertunangan dengan mereka bertiga.”

“Itu benar. Aku dengar dari adikku, Kamu juga bertunangan dengan putri Telestia dan nona Silk putri Duke Eric ya? Aku juga terkejut saat mendengarnya, Aku tidak yakin apa adikku ini pantas berada di posisi itu”

“Ya Ampun kakak ini!  Kenapa bilang begitu!”

Tifana masih menggembunkan pipinya.

Setelah kami lama berbincang, pintu pun diketuk.

“Permisi. Kartu guild milik Cain-sama sudah siap.”

Letia membawa kartu beserta hadiah quest.

“Ini akan menjadi kartu baru anda”

Kartu yang diserahkan berupa kartu yang bersinar berwana emas dengan rank A. Ketika aku mengalirkan mana, munculah Nama dan rank ku tertulis di kartu tersebut.

“Sepertiinya tidak ada masalah dengan ini. Aku mungkin akan memberikan Quest pilihan kepadamu, jadi mohon kerjasamanya ya”

Edin berdiri dan meminta jabat tangan.

Cain juga bangkit dan menyambut tangan nya.

“Kalau begitu, aku pamit.”

Cain berkata demikian kemudian meninggalkan ruangan. Entah kenapa Tifana juga mengikuti.

“Aku juga akan kembali ke markas Knight..”

Cain dan Tifana meninggalkan Guild petualang dan kembali bersama-sama.

“Aku pulang.”

Dia tiba dirumah setelah berpisah dengan Tifana di tengah perjalanan.

“Selamat datang. Apakah anda sudah selesai mendaftar guild petualang?”

Adalah Sylvia yang terus menantikan kepulangan ku.

“Ya, aku berhasil mendaftar..”

Akupun langsung mengeluarkan kartu emas itu.

“Itu sudah sewajarnya bagi Cain-sama”

Sylvia tersenyum. Meskipun biasanya itu tidak mungkin, pada dasarnya Sylvia sudah memperkirakan hal itu.

“Biasanya ini tidak mungkin terjadi…”

Gumam Colin yang ada di belakang.

Sebentar lagi akan ada ujian masuk sekolah, jadii mari kita belajar. Karena sebentar lagi senja tiba, saya akan siapkan makan malam ya? Cain-sama silahkan ganti pakaian Anda dahulu. Saya akan beritahu jika sudah siap”

Ia pun kembali bekerja.

Beberapa hari kemudian, di istana kerajaan, Perdana Menteri Magna tengah memeriksa dokumen-dokumen yang telah disetujui. Iapun menemukan sebuah dokumen yang membua matanya terbelalak. Ia bergegas membawanya ke ruang raja.

“Yang Mulia! Tolong lihat ini!”

“Ada apa kamu terburu-buru seperti itu?”

Raja pun mengambil selembar kertas yang diserahkan kepadanya, dan membacanya. Perlahan matanya semakin melebar, meudian menghela nafas.

Selembaran itu adalah laporan dari guild. Didalamnya berisi penjelasan yang menyatakan ada seorang petualang yang dihari pertamanya mendafar telah diprmosikan dari rank G ke rank A. dan Guildmaster juga menulis bahwa dia akan menjamin kemampuan orang itu.

“Dasar Cain itu, dia benar benar melakukannya..”

Raja dan Perdana Menteri hanya bisa menghela nafas bersama….

[su_button url=”https://kurozuku.my.id/novel/tensei-kizoku-isekai-boukenroku-volume-2-chapter-2-indonesia” target=”self” style=”glass” background=”#c9c9c9″ color=”#3d70e0″ size=”3″ wide=”no” center=”no” radius=”auto”]Sebelumnya[/su_button]

[su_button url=”https://kurozuku.my.id/tensei-kizoku-no-isekai-boukenroku-novel-bahasa-indonesia” target=”self” style=”glass” background=”#c9c9c9″ color=”#3d70e0″ size=”3″ wide=”no” center=”no” radius=”auto”]Daftar isi[/su_button]

[su_button url=”https://kurozuku.my.id/novel/tensei-kizoku-isekai-boukenroku-volume-2-chapter-4-indonesia” target=”self” style=”glass” background=”#c9c9c9″ color=”#3d70e0″ size=”3″ wide=”no” center=”no” radius=”auto”]Berikutnya[/su_button]

Anda telah membaca Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Volume 2 Chapter 3 Chapter . Jadikan Kurozuku sebagai website favorit anda.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *