Vol.02 - Ch.39 ~ Orang-orang Berbakat

Anda sedang membaca Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Volume 2 Chapter 39 di Kurozuku.

22 Apr 2020

Penerjemah : KuroMage

Selamat Membaca

Cain dan Alex meninggalkan Istana kerajaan bersama-sama. Karena tadi dia datang menggunakan kereta milik Teles, kali ini ia pulang menggunakan kereta milik Royal Knight untuk mengantarnya sampai Mansionnya, Tentusaja dengan dikawal oleh Royal knight yang biasanya.

“Terima kasih ya…”

Cain berterima kasih kepada Royal Knight, lalu turun dari kereta bersama Alex. Ksatria itu melambai kepada Cain, lalu kembali ke Istana.

“Cain, apa selalu diantar oleh Royal Knight??”

“Hmm.. Kalau aku tidak membawa kereta ku sendiri, mereka akan mengantarku… lagipula aku kadang-kadang menemani mereka berlatih…”

“Cain… Bangsawan yang normal itu tidak ada yang diantar jemput dengan kereta Royal Knight semudah itu… Royal Knight itu adalah pengawal tuan putri dan keluarga kerajaan… Dan kamu menggunakan itu kendaraan antar jemput…”

Alex menghela nafas.

Sesampainya di dalam Mansion, mereka segera melakukan pertemuan di ruang pertemuan. Cain menjelaskan pada Alex bahwa ia ingin membuat daftar keluarga warga Drintle, Pembersihan wilayah kumuh, serta memberikan pekerjaan pada mereka, Dan membuat fsilitas untuk anak yatim piatu. Bahkan dalam pengetahuan di dunia sebelumnya, dia tidak mengerti tentang pengelolaan kota, jadi dia sangat mengandalkan Alex.

“Mungkin itu bisa dilakukan, mengingat penduduk kota Drintle yang tidak terlalu banyak… Kudengar ada sekitar 3000 orang ya… aku akan memeriksanya ketika aku sampai di Drintle… Apa kita bisa pergi ke Drintle hari ini?? “

Terimakasih atas kesetiaan kalian untuk selalu menantikan kami……

Cain mengangguk menjawab pertanyaan Alex.

“Kakak bisa menggunakan rumah wakil walikota yang ada disana… karena aku sekolah pada hari biasa, jadi aku akan usahakan untuk datang setelah selesai sekolah…”

“Tidak apa-apa… serahkan padaku masalah di siang hari…”

Setelah pertemuan itu selesai, ia memberitahukan kepada kepala pelayan, Collin, bahwa mereka berdua akan pergi ke Drintle. Dan kemudian mereka pun pindah dengan sihir [Transfer].

Pemandangan pun langsung berubah, dan dalam sekejap mereka telah sampai di dalam ruangka kerja milik Cain di kota Drintle.

“Benar-benar sampai dalam sekejap ya… kurasa tidak akan masalah bolak-balik Drintle-Ibukota setiap hari…”

“Aku akan mengenalkan kakak dengan orang orang dirumah walikota Drintle ini…”

Kemudian terdengar pintu diketuk. Adalah Darmesia yang masuk kedalam ruangan.

“Cain-sama, saya merasakan bahwa anda kembali…”

Sesuaai yang diharapkan dari mantan jendral raja iblis, dia sangat waspada setiap saat.

“Ah, Darmesia… Aku baru saja sampai… Perkenalkan, dia adalah kakak Alex, orang yang ditunjuk sebagai wakil walikota disini.”

Alexpun maju selangkah dan memperkenalkan diri.

“Aku adalah kakaknya Cain, Alex von Silford… Salam kenal, Darmesia… Hmm benar-benar pelayan yang berbakat ya…”

“Aku hanyalah pensiunan tua… Alex-sama, serahkan urusan pelayanan rumah ini kepada saya… nama saya adalah Darmesia, Sebentar lagi persiapan makan malam akan selesai, apakah anda berkenan untuk ikut? Letia-sama juga baru saja pulang dari Guild…”

“Terima kasih, aku akan ikut serta… Aku juga ingin mengenalkan kakak Alex kepada yang lainnya…”

Terima kasih kepada para donatur yang baik hatinya…

“Kalau begitu, Saya akan memberi tahu anda jika semuanya sudah siap…”

Darmesia membungkuk hormat, dan meninggalkan ruangan.

Ketika makan malam sudah siap, Darmesia kembali untuk memberi tahu, dan Cain pun pergi ke ruang makan bersama Alex.

Di meja makan sudah ada Dashu, Himika, Enark dan Letia. Enark kelihaan senang melihat hadirnya Cain yang rencananya akan datang minggu depan.

“Beliau ini adalah kak Alex yang akan menjadi wakil walikota yang baru… Ia akan tinggal di rumah wakil walikota yang ada di sebelah…”

Hal pertama yang ia lakukan adalah mengenalkan Alex kepada semua orang. Karena nantinya ia akan banyak bekerjasama dengan Letia untuk mengawasi serta melakukan audit di kota ini.

“Namaku Alex von Silford… Aku ditunjuk sebagai pengganti wakil walikota, aku berpengalaman mengurusi urusan dalam negeri di wilayah Gracia, jadi aku berniat untuk membuat Drinte lebih baik bersama dengan Cain… semuanya mohon kerjasamanya…”

Setelah mereka saling memperkenalkan diri, mereka pun mulai menyantap makan malam.

“Setelah makan nanti apa aku boleh melaporkan hasil pemeriksaan ku hari ini di Guild? Meskipun ini baru satu hari, aku mendapatkan banyak hal…”

Hari ini Letia sebagai pengaawas dan penyelidik kasus wakil ketua guild sebelumnya, ia bertugas menyelidiki semua kejahatan yang dilakukan Betty.

“Ya, Baiklah… Kita bicara di ruang kerjaku bersama dengan kak Alex juga…”

Cain dan Alex menyetujui hal ini.

Sepertinya Enark sering bermain dengan Darmesia, mereka tampak sanga akrab sekali. Melihat hal ini, Dashu pun tersenyum.

Setelah selesai makan, Cain, Alex dan Darmesia berkumpul di ruang kerja Cain.

Letia pun melaporkan hasil pemeriksaannya hari ini.

Tolong dikomen ya kalau ada terjemahan yang aneh atau rancu…

“Pertama-tama, Guild cabang kota ini ternyata memiliki catatan pajak. Ada dokumen serah-terima pajaknya, tentunya dengan tanda tangan milik Elive… Namun, sering ada quest tidak jelas yang datang dari wakil walikota. Quest itu dikeluarkan sebagai Quest pilihan, untuk melakukan penyelidikan hutan, dengan reward yang cukup tinggi… Serta yang melakukan quest ini adalah para petualang Rank A yang telah ditangkap… mereka hanya melakukan pengawasan di sekitaran pintu masuk hutan yang mana petualang pemula pun bisa melakukannya… Sudah jelas ini pasti ada permainan uang di dalamnya…”

“Kau bilang bahwa mereka membayar pajak dan memiliki tanda tangan Elive di dokumennya ya… berarti ia menyimpannya di kantongnya sendiri… Sewaktu aku pertama kali aku datang, ia bilang bahwa Guild tidak pernah membayar pajak… Dan juga untuk subsidi, dia bilang guild petualang tanpa sepengetahuan dari petualang mengembailkan subsidi dari kerajaan…”

Cain memikirkan hal ini sambil menyatukan kedua tangannya. Jika kita menyatukan dana pajak dan dana subsidi, maka ini akan menjadi jumlah yang luar biasa besar.

“Saya minta maaf memotong pembicaraan, Sebenarnya, saat saya membersihkan rumah wakil walikota tadi, aku menemukan ada sebuah ruang rahasia di sebelah ruangan kerjanya… Dan saya menemukan sesuatu seperti ini…”

Darmesia mengeluarkan dokumen dan kantong penuh dengan koin emas dan platinum. Ada beberapa kantong, dan ketika menghitung jumlahnya, itu merupakan jumlah uang yang luar biasa.

Alex memeriksa dokumen yang diberikan oleh Darmesia. Setelah selesai membacanya, iapun meletakan dokumen itu dimeja, dan menghela nafas.

“Di dokumen ini terlulis aliran dana… Aku belum memeriksa keseluruhan… namun sebagian dari dana itu digunakan untuk menyewa dark guild dan sisanya dibagi rata antara Elive, Betty, Stag, dan Rick… jumlah dana yang telah di gelapkan melebihi 500 koin platinum. “

500 koin platinum itu setara dengan 5 miliar yen. Subsidi dari negara adalah 20 koin platinum pertahun. Dan pajak yang dibayarkan oleh guild adalah sekitar 10 koin platinum per tahun. Ini menjelaskan seberapa banya uang yang sudah digelapkan.

Tentu saja Cain dan Letia terkejut dengan hal ini. Alex pun melanjutkan perkataanya.

“Karena jumlahnya ini sangat luar biasa, untuk teap merahasiakan hal ini, bahkan jika ada walikota baru yang dipilih, mereka akan menekannya dari balik layar dengan bantuan Dark Guild…”

Cain mengangguk mendengar perkataan Alex.

“Aku ingin meminta kak Alex untuk mulai menyelidiki hal ini besok… Meskipun aku akan datang ke sini setiap hari sepulang sekolah, pada dasarnya aku akan menyerahkan masalah kota ini kepada kak Alex. Ketika keluar dari rumah selalu bawalah pengawal, karena kemungkinan masih ada sisa-sisa dari dark guild… Letia-san juga, meskipun kupikir kamu akan aman di dalam guild, namun berhati-hatilah di perjalanan antara rumah ini dan guild”

Mereka berdua mengangguk pada kata-kata Cain.

“Baiklah Cain, Selanjutnya aku akan membandingkan dokumen ini dengan catatan pendapatan kota.. kupikir aku akan memeriksa ini sampa akhir pekan mendatang, setelah itu ayo kita bicarakan lagi…”

Jangan lupa untuk komen ya…

“Aku juga akan memeriksa semua hal yang terjadi di guild, karena mayoritas di kelola oleh Betty… kurasa akan banyak hal baru yang akan muncul…”

“Permisi Cain-sama, saya akan menugaskan familiar ku untuk mengawal mereka berdua… Tentusaja saya membuatnya bersiaga tanpa terlihat oleh orang lain… Jika terjadi sesuatu, mereka akan memberi tahu kepada saya, jadi harap tenang…”

“Terima kasih, Darmesia… Aku serahkan hal ini padamu… karena mereka berdua ini adalah sosok yang penting bagi kota ini”

Mendengar perkataan Cain, Darmesia memperbaiki posisinya, dan kemudian membungkuk.

“Pertama-tama, mulai besok kita harus bersiap memindahkan ke empat pelaku utama itu ke ibukota, sedangkan sisa pelaku lainnya kita akan menjadikan mereka budak kriminal… Cain, bisaka kamu berbicarakan dengan pedagang budak di ibukota kerajaan? Kita akan mengirimkan lebih dari lima puluh orang, banyak persiapan yang mereka butuhkan…”

“Baik kak Alex… Besok sepulang sekolah aku akan mampir kesana… kalau begitu, aku kembali ke ibukota ya…”

“Saya sudah menyiapkan rumah wakil walikota untuk ditinggali oleh Alex-sama…”

Dengan panduan oleh kepala pelayan yang handal, masing masing diantar kembali ke kamar mereka.

“Tapi ternyata, kak Alex dan Letia-san adalah orang yang berbakat ya… Sepertinya kota ini akan menjadi lebih baik…”

Setelah menggumamkan hal itu cain segera berpindah ke rumahnya di Ibukota.

 

Cain dan Alex meninggalkan Istana kerajaan bersama-sama. Karena tadi dia datang menggunakan kereta milik Teles, kali ini ia pulang menggunakan kereta milik Royal Knight untuk mengantarnya sampai Mansionnya, Tentusaja dengan dikawal oleh Royal knight yang biasanya.

“Terima kasih ya…”

Cain berterima kasih kepada Royal Knight, lalu turun dari kereta bersama Alex. Ksatria itu melambai kepada Cain, lalu kembali ke Istana.

“Cain, apa selalu diantar oleh Royal Knight??”

“Hmm.. Kalau aku tidak membawa kereta ku sendiri, mereka akan mengantarku… lagipula aku kadang-kadang menemani mereka berlatih…”

“Cain… Bangsawan yang normal itu tidak ada yang diantar jemput dengan kereta Royal Knight semudah itu… Royal Knight itu adalah pengawal tuan putri dan keluarga kerajaan… Dan kamu menggunakan itu kendaraan antar jemput…”

Alex menghela nafas.

Sesampainya di dalam Mansion, mereka segera melakukan pertemuan di ruang pertemuan. Cain menjelaskan pada Alex bahwa ia ingin membuat daftar keluarga warga Drintle, Pembersihan wilayah kumuh, serta memberikan pekerjaan pada mereka, Dan membuat fsilitas untuk anak yatim piatu. Bahkan dalam pengetahuan di dunia sebelumnya, dia tidak mengerti tentang pengelolaan kota, jadi dia sangat mengandalkan Alex.

“Mungkin itu bisa dilakukan, mengingat penduduk kota Drintle yang tidak terlalu banyak… Kudengar ada sekitar 3000 orang ya… aku akan memeriksanya ketika aku sampai di Drintle… Apa kita bisa pergi ke Drintle hari ini?? “

Terimakasih atas kesetiaan kalian untuk selalu menantikan kami……

Cain mengangguk menjawab pertanyaan Alex.

“Kakak bisa menggunakan rumah wakil walikota yang ada disana… karena aku sekolah pada hari biasa, jadi aku akan usahakan untuk datang setelah selesai sekolah…”

“Tidak apa-apa… serahkan padaku masalah di siang hari…”

Setelah pertemuan itu selesai, ia memberitahukan kepada kepala pelayan, Collin, bahwa mereka berdua akan pergi ke Drintle. Dan kemudian mereka pun pindah dengan sihir [Transfer].

Pemandangan pun langsung berubah, dan dalam sekejap mereka telah sampai di dalam ruangka kerja milik Cain di kota Drintle.

“Benar-benar sampai dalam sekejap ya… kurasa tidak akan masalah bolak-balik Drintle-Ibukota setiap hari…”

“Aku akan mengenalkan kakak dengan orang orang dirumah walikota Drintle ini…”

Kemudian terdengar pintu diketuk. Adalah Darmesia yang masuk kedalam ruangan.

“Cain-sama, saya merasakan bahwa anda kembali…”

Sesuaai yang diharapkan dari mantan jendral raja iblis, dia sangat waspada setiap saat.

“Ah, Darmesia… Aku baru saja sampai… Perkenalkan, dia adalah kakak Alex, orang yang ditunjuk sebagai wakil walikota disini.”

Alexpun maju selangkah dan memperkenalkan diri.

“Aku adalah kakaknya Cain, Alex von Silford… Salam kenal, Darmesia… Hmm benar-benar pelayan yang berbakat ya…”

“Aku hanyalah pensiunan tua… Alex-sama, serahkan urusan pelayanan rumah ini kepada saya… nama saya adalah Darmesia, Sebentar lagi persiapan makan malam akan selesai, apakah anda berkenan untuk ikut? Letia-sama juga baru saja pulang dari Guild…”

“Terima kasih, aku akan ikut serta… Aku juga ingin mengenalkan kakak Alex kepada yang lainnya…”

Terima kasih kepada para donatur yang baik hatinya…

“Kalau begitu, Saya akan memberi tahu anda jika semuanya sudah siap…”

Darmesia membungkuk hormat, dan meninggalkan ruangan.

Ketika makan malam sudah siap, Darmesia kembali untuk memberi tahu, dan Cain pun pergi ke ruang makan bersama Alex.

Di meja makan sudah ada Dashu, Himika, Enark dan Letia. Enark kelihaan senang melihat hadirnya Cain yang rencananya akan datang minggu depan.

“Beliau ini adalah kak Alex yang akan menjadi wakil walikota yang baru… Ia akan tinggal di rumah wakil walikota yang ada di sebelah…”

Hal pertama yang ia lakukan adalah mengenalkan Alex kepada semua orang. Karena nantinya ia akan banyak bekerjasama dengan Letia untuk mengawasi serta melakukan audit di kota ini.

“Namaku Alex von Silford… Aku ditunjuk sebagai pengganti wakil walikota, aku berpengalaman mengurusi urusan dalam negeri di wilayah Gracia, jadi aku berniat untuk membuat Drinte lebih baik bersama dengan Cain… semuanya mohon kerjasamanya…”

Setelah mereka saling memperkenalkan diri, mereka pun mulai menyantap makan malam.

“Setelah makan nanti apa aku boleh melaporkan hasil pemeriksaan ku hari ini di Guild? Meskipun ini baru satu hari, aku mendapatkan banyak hal…”

Hari ini Letia sebagai pengaawas dan penyelidik kasus wakil ketua guild sebelumnya, ia bertugas menyelidiki semua kejahatan yang dilakukan Betty.

“Ya, Baiklah… Kita bicara di ruang kerjaku bersama dengan kak Alex juga…”

Cain dan Alex menyetujui hal ini.

Sepertinya Enark sering bermain dengan Darmesia, mereka tampak sanga akrab sekali. Melihat hal ini, Dashu pun tersenyum.

Setelah selesai makan, Cain, Alex dan Darmesia berkumpul di ruang kerja Cain.

Letia pun melaporkan hasil pemeriksaannya hari ini.

Tolong dikomen ya kalau ada terjemahan yang aneh atau rancu…

“Pertama-tama, Guild cabang kota ini ternyata memiliki catatan pajak. Ada dokumen serah-terima pajaknya, tentunya dengan tanda tangan milik Elive… Namun, sering ada quest tidak jelas yang datang dari wakil walikota. Quest itu dikeluarkan sebagai Quest pilihan, untuk melakukan penyelidikan hutan, dengan reward yang cukup tinggi… Serta yang melakukan quest ini adalah para petualang Rank A yang telah ditangkap… mereka hanya melakukan pengawasan di sekitaran pintu masuk hutan yang mana petualang pemula pun bisa melakukannya… Sudah jelas ini pasti ada permainan uang di dalamnya…”

“Kau bilang bahwa mereka membayar pajak dan memiliki tanda tangan Elive di dokumennya ya… berarti ia menyimpannya di kantongnya sendiri… Sewaktu aku pertama kali aku datang, ia bilang bahwa Guild tidak pernah membayar pajak… Dan juga untuk subsidi, dia bilang guild petualang tanpa sepengetahuan dari petualang mengembailkan subsidi dari kerajaan…”

Cain memikirkan hal ini sambil menyatukan kedua tangannya. Jika kita menyatukan dana pajak dan dana subsidi, maka ini akan menjadi jumlah yang luar biasa besar.

“Saya minta maaf memotong pembicaraan, Sebenarnya, saat saya membersihkan rumah wakil walikota tadi, aku menemukan ada sebuah ruang rahasia di sebelah ruangan kerjanya… Dan saya menemukan sesuatu seperti ini…”

Darmesia mengeluarkan dokumen dan kantong penuh dengan koin emas dan platinum. Ada beberapa kantong, dan ketika menghitung jumlahnya, itu merupakan jumlah uang yang luar biasa.

Alex memeriksa dokumen yang diberikan oleh Darmesia. Setelah selesai membacanya, iapun meletakan dokumen itu dimeja, dan menghela nafas.

“Di dokumen ini terlulis aliran dana… Aku belum memeriksa keseluruhan… namun sebagian dari dana itu digunakan untuk menyewa dark guild dan sisanya dibagi rata antara Elive, Betty, Stag, dan Rick… jumlah dana yang telah di gelapkan melebihi 500 koin platinum. “

500 koin platinum itu setara dengan 5 miliar yen. Subsidi dari negara adalah 20 koin platinum pertahun. Dan pajak yang dibayarkan oleh guild adalah sekitar 10 koin platinum per tahun. Ini menjelaskan seberapa banya uang yang sudah digelapkan.

Tentu saja Cain dan Letia terkejut dengan hal ini. Alex pun melanjutkan perkataanya.

“Karena jumlahnya ini sangat luar biasa, untuk teap merahasiakan hal ini, bahkan jika ada walikota baru yang dipilih, mereka akan menekannya dari balik layar dengan bantuan Dark Guild…”

Cain mengangguk mendengar perkataan Alex.

“Aku ingin meminta kak Alex untuk mulai menyelidiki hal ini besok… Meskipun aku akan datang ke sini setiap hari sepulang sekolah, pada dasarnya aku akan menyerahkan masalah kota ini kepada kak Alex. Ketika keluar dari rumah selalu bawalah pengawal, karena kemungkinan masih ada sisa-sisa dari dark guild… Letia-san juga, meskipun kupikir kamu akan aman di dalam guild, namun berhati-hatilah di perjalanan antara rumah ini dan guild”

Mereka berdua mengangguk pada kata-kata Cain.

“Baiklah Cain, Selanjutnya aku akan membandingkan dokumen ini dengan catatan pendapatan kota.. kupikir aku akan memeriksa ini sampa akhir pekan mendatang, setelah itu ayo kita bicarakan lagi…”

Jangan lupa untuk komen ya…

“Aku juga akan memeriksa semua hal yang terjadi di guild, karena mayoritas di kelola oleh Betty… kurasa akan banyak hal baru yang akan muncul…”

“Permisi Cain-sama, saya akan menugaskan familiar ku untuk mengawal mereka berdua… Tentusaja saya membuatnya bersiaga tanpa terlihat oleh orang lain… Jika terjadi sesuatu, mereka akan memberi tahu kepada saya, jadi harap tenang…”

“Terima kasih, Darmesia… Aku serahkan hal ini padamu… karena mereka berdua ini adalah sosok yang penting bagi kota ini”

Mendengar perkataan Cain, Darmesia memperbaiki posisinya, dan kemudian membungkuk.

“Pertama-tama, mulai besok kita harus bersiap memindahkan ke empat pelaku utama itu ke ibukota, sedangkan sisa pelaku lainnya kita akan menjadikan mereka budak kriminal… Cain, bisaka kamu berbicarakan dengan pedagang budak di ibukota kerajaan? Kita akan mengirimkan lebih dari lima puluh orang, banyak persiapan yang mereka butuhkan…”

“Baik kak Alex… Besok sepulang sekolah aku akan mampir kesana… kalau begitu, aku kembali ke ibukota ya…”

“Saya sudah menyiapkan rumah wakil walikota untuk ditinggali oleh Alex-sama…”

Dengan panduan oleh kepala pelayan yang handal, masing masing diantar kembali ke kamar mereka.

“Tapi ternyata, kak Alex dan Letia-san adalah orang yang berbakat ya… Sepertinya kota ini akan menjadi lebih baik…”

Setelah menggumamkan hal itu cain segera berpindah ke rumahnya di Ibukota.

 

Terima kasih telah berkunjung, Jangan lupa tinggalkan komentar anda....

Comments

14 responses to “Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Volume 2 Chapter 39”

  1. Dg_Sean says:

    Akhirnya Update juga, lanjut lagi min. Semangat, banyak yg nunggu kelanjutan nya

  2. Yusuf says:

    Aku kira bakal gak update hari ini… wokey terimakasih min… gara2 web ini jdi suka baca novel… yahh tranlate nya lbh mudah dimengerti… btw saya cuman bisa bantu menklik iklannya min… semoga web ini makin rame dan sukses…

  3. Northcarolina says:

    Min loncengnya mana nih.? Tiap hari saya refresh buat liat update

  4. Will says:

    Makasih sudah sering di up min

  5. Arif P says:

    Semangat terus min ???

  6. Himeko says:

    Akhirnya update juga,mantap min tetap semangat dan jangan kasih kendor,jangan lupa jaga kesehatan juga??????

  7. Wima says:

    Semangat terus min… Ditunggu kelanjutannya

  8. Zirco says:

    Kali ini gw telat liat update annya lagi, tapi gpp gw selalu puas pas buka web ini ada aja update annya, makasih minnn, semangatt yaa, selalu klik iklan kok gw wkwkwk, nanti pas bulan ramadhan makin di kencengin update annya yaa wkwk biar saur sambil buka web ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *