Vol.02 - Ch.44 ~ Pertemuan

Anda sedang membaca Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Volume 2 Chapter 44 di Kurozuku.

25 Apr 2020

Penerjemah : KuroMage

Selamat Membaca!!

Dime telah bereangkat, setelah menyaksikan keprrgian para pasukan Royal Knights, Cain dan Alex menaiki kereta dan menuju ke guild petualang.

Didalam kereta, mereka berdua tetap dalam keheningan tenggelam dalam pemikiran mereka masing-masing. Darmesia mengendalikan kereta dari kursi kusir menembus keramaian kota.

Sesampainya di depan guild petualang, Darmeshia membuka pintu.

“Cain-sama, Alex-sama kita telah tiba di guild petualang…”

Mereka berdua turun dari kereta, dan memasuki pintu Guild yang sebelumnya telah dibuka oleh Darmesia.
Karena ini telah melewati jam sibuk di pagi hari, aula guild terasa agak lengang. Para resepsionis menghabiskan waktu dengan saling mengobrol, hanya Letia di belakang yang mejanya penuh dengan berbagai dokumen, dan terlihat sangat sibuk.

Mengetahui bahwa yang masuk adalah walikota, para resepsionis itu seketika menjadi gugup. Salah satu dari mereka menghampiri Letia, dan berbisik kepadanya bahwa Cain telah datang, Letiapun langsung menghentikan pekerjaanya dan mengghampiri Aula.

“Cain-sama, terimakasih telah mau berkunjung kemari. Mari saya antar ke ruangan ketua Guild.”

Setelah berpesan kepadasalah satu resepsionis untuk membuatkan teh, Letia pun mengantar mereka menuju ke ruang kerja ketua guild. Sesampaiinya di depan ruang kerja itu, ia mengetuk pinttu dan menyampaikan tentang kedatangan Cain. Ketika ia mencoba membuka pintu, ternyata pintu itu sudah lebih duluu di buka dari dalam.

“Maaf membuat mu repot Cain-sama… Silahkan sebelah sini…”

Rixets sang ketua guild mempersilahkan Cain untuk duduk di sofa dengan nada yang sedikit ketakutan. Cain dan Alex pun duduk di sofa. Lalu Rixets dan Letia duduk di hadapan mereka.

“Karena wakil walikota baru telah ditunjuk, jadi aku datang kemari untuk mengenalkannya kepadamu… ini adalah kakak keduaku Alex…”

“Aku dalah orang yang ditunjuk sebagai wakil walikota yang baru, namaku adalah Alex von Silford, Salam kenal…”

Ketika mereka bersalaman, tubuh rixets yang tinggi dan dipenuhi otot membuat tubuh Alex yang kurus terlihat seperti anak-anak.

Terima kasih kepada para donatur yang baik hatinya…

“Alex-dono, aku adalah ketua guild di sini, namaku Rixets… Aku minta maaf atas kegagalan yang telah disebabkan oleh guild kami… Saat ini kami bersama dengan Letia-dono sedang memperbaiki keadaan guild ini.. kami sudah menangkap dua orang kolaborator Betty dalam kasus tersebut dan bersiap membawa mereka ke ibukota…”

Kejadian kali ini disebabkan oleh kurangnya manajemen dari ketua guild, Rixets paham dengan itu dan merendahkan dirinya.

Apalagi Edin yang sebagai manajer umum sampai harus datang kemari jauh-jauh dari ibukota, masalah ini harus diselesaikan secepat mungkin.

“Soal pegawai itu aku serahkan kepadamu.. lagipula mereka adalah pegawai guild, kurasa Edin-san akan memberi mereka hukuman yang pantas di ibukota…”

Semua orang setuju akan hal ini. Karena sepertinya Letia dan Rixets sedang sangat sibuk, Cain dan Alex bergegas meninggalkan guild petualang.

Setelah Cain dan kelompoknya pergi, di alua guild, para gadis resepsionis itu memulai kembali keributan mereka.

“Siapa sosok yang bersama Cain-sama itu?? kudemgar ada wakil walikota baru yang diangkat, apa si ganteng itu orangnya?”

Tolong dikomen ya kalau ada terjemahan yang aneh atau rancu…

“Cain-sama itu masih terlalu muda, namun pria itu sepertinya sudah dewasa… jika mau mencari sasaran, sebaiknya dia saja…!”

Karena ini adalah jam lengang mereka, para resepsionis itu menggosipkan wakil walikota yang baru dengan penuh semangat.

Tiba-tiba terdengar suara tepukan. Ketika mereka berbalik, mereka melihat sosok Letia sang wakil ketua yang terlihat sedang marah dengan tangannya diletakan di pinggangnya.

“Sudah.. sudah… gosip nya cukup dulu… beliau itu adalah Alex von Silford, wakil walikota yang baru..”

“Silford itu kan…”

“Ya… Beliau adalah kakaknya Cain-sama… merupakan putera kedua dari margrave Garm… karena beliau adalah putera kedua, kemungkinan beliau akan menjadi bangsawan di masa depan…”

“Alex-sama …”

Para resepsionis itu membayangkan wajah rupawan Alex yang berambut biru itu. Cain yang merupakan seorang bangsawan sepenuh nya adalah layaknya bunga yang tak dapat mereka jangkau, namun Alex hanyalah anak seorang bangsawan, meskipun ada kemungkinan jika dia menikahi seoang puteri Duke, namun kesempatan bagi mereka yang hanya rakyat biasa masih ada.

“Duh.. kalian ini…”

Letia menghela nafas, lalu memfokuskan perhatiannya pada tumpukan dokumen dimejanya.

Setelah meninggalkan guild, Cain dan kelompoknya kembali ke mansion.

Di sofa ruang kerja, Cain dan Alex terduduk. Darmesia sedang keluar untuk menyiapkan teh.

“Dengan ini kita memfokuskan kekuatan kita pada urusan dalam kota ya…”

Alex meletakan beberapa dokumen yang ia bawa dari rumah wakil wa;ilota diatas meja.

Jangan lupa untuk komen ya…

“Pertama-tama aku ingin memperluas batas dinding kota, untuk merelokasi wilayah kumuh, kita harus membuat tempat tinggal baru untuk warga yang tinggal disana… Kita akan memulainya saat liburan musim panas tiba nanti ya…”

Alex terpana dengan kata-kata Cain.

“Cain.. mem,perluas dinding kota itu memerlukan waktu beberapa tahun, bahkan persiapan orang-orang nya itupun merepotkan., dan juga memerlukan dana yang sangat banyak… bisakah kita mulai dari sesuatu dalam jangka pendek dulu??”

“Kurasa itu bukan masalah… akubbisa membuatnya dengan sihir… Meskipun akan memakan energi sihir yang cukup banyak, tapi kupikir ini akan berhasil… aku akan mengandalkan kak Alex untuk mengatur setelahnya…”

“Kalau tidak salah yang mulia juga pernah bilang kalau Cain itu diluar akal sehat ya… baiklah.. masalah perluasan dinding kota aku serahkan padamu Cain…”

Pembicaran mereka pun berlanjut, tak lama Darmesia memasuki ruangan.

“Maaf membuat anda menunggu, tehnya sudah siap… dan juga, kita kedatangan tamu, apa yang harus kita lakukan?”

Darmesia menyuguhkan teh dihadapan Cain dan Alex. Cain pun meminum teh yang telah disediakan.

“Tamu? Jarang-jarang kita kedatangan tamu, siapa kira-kira orang nya?”

“―― tentang itu… Beliau adalah Seto-sama yang datang berkunjung…”

Darmesia menjawab dengan wajah menyesal.

“Buhaak—!”

Cain menyemprotkan teh yang ada di dalam mulutnya. Alex tidak mengenal Seto, jadi ia merasa heran dengan respon Cain.

“Saat ini beliau sedang menunggu di luar… apa boleh saya membawanya masuk ke dalam?”

Jika orang-orang melihat sang raja iblis Seto berdiri di depan pintu masuk, itu bisa membuat orang menjadi panik.

“Segera bawa dia kemari!!! akan gawat kalau dia terus berdiri disana…”

Darmesia membungkuk, lalu bergegas meninggalkan ruangan. Tak lama kemudian, pintu pun terbuka lagi.

Sosok yang masuk itu tentu saja sang raja Iblis Seto. Seperti biasanya dia memiliki tiga tanduk di dahinya, dan mengenakan pakaian yang mewah.

“Cain-samaaaa~~~!!! Tolong dengarkan akuuu~~~~!!!

Namun, melihat ekspresi seto yang hampir menagnis dan tidak bermartabat ini, Cain sedikit terkejut.

 

Terima kasih telah berkunjung, Jangan lupa tinggalkan komentar anda....

Comments

16 responses to “Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Volume 2 Chapter 44”

  1. NCPR1911 says:

    Semangat Min

  2. Yusuf says:

    Hhoooo udh update lagiiii makasih min

  3. Hideri says:

    Hoo akhirnya update dan kayaknya ada masalah nih ?

  4. Kiruru says:

    Gue penasaran ama si setonya! Klo di adaptasi anime gimana ya lucu kali ya.. kakakak

    • Yusuf says:

      Jangan ngarep gan… anime skrg kualitasnya kurang bagus… yah emg dari tahun ke tahun anime skrg makin bnyak penurunan sii

      • Kurogane says:

        iya parah ceritanya di anime kadang gak sama dengan novel ataupun manganya jadi kadang suka bingung dan kualitas gambar kayak pertarungannya jadi jelek contoh anime sekarang “hachi nan tte” padahal gw suka baca komiknya entah mengapa animenya ampas banget

  5. Arif P says:

    Makasih updatenya min ?

  6. Fuchsgott says:

    Min semangat min ngerjainnya (>~<3)

  7. Yuu says:

    Fumu jadi makin penasaran ini akan lanjutan ceritanya. Up lagi Min

  8. Zirco says:

    Entah kenapa pas nomen seto ngerengek ke cain barusan, gw jadi keinget anime seto no hanayome yg mc nya nikah sama putri duyung, tapi mc nya gak guna wkwkwk

  9. reader says:

    makasih min

  10. Luthfi says:

    Raja iblis menangis dong, hancur sudah citra raja iblis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *