Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Volume 2 Chapter 45
~~

Selamat Membaca….

Cain mempersilahkan Seto yang hampir menangis untuk duduk di sofa.

Alex sedikit terkejut, meskipun dia tahu bahwa di dunia ini ada ras iblis, namun ia baru melihatnya pertama kali. Dan sosok ras iblis itu kini menempel pada Cain dalam keadaan setengah menangis.

Melihat Cain sedang menenangkan Seto, Alex pun mengerti ini adalalah masalah yang sedikit rumit. Setelah berkenalan dengan Seto, Alex pun meninggalkan ruangan dan kembali ke rumah wakil walikota untuk melanjutkan pekerjaannya.

“Jadi, ada apa tiba-tiba begini?”

Karena dia sama sekali tidak mengetahui apa yang terjadi, iapun meminta Seto untuk menjelaskan situasinya.

“— Istriku menemukan ku sedang selingkuh… dan aku di usir dari Istana raja iblis…”

” … “

Cain terperangah, Darmesia menghela nafas dibelakang nya.

“Sewaktu saya masih menjadi bawahan anda, bukan kah saya sudah sering mengatakan untuk tidak melakukkan itu Seto-sama… Saya sudah mengatakan berkali-kali bahwa Revane-sama adalah orang yang keras terhadap pengkhianatan… Berkali-kali… berkali-kali…”

Sepertinya Darmesia mengenal sosok Istri Seto.

Apalagi sepertinya ia adalah sosok yang mudah cemburu dan cukup keras terhadap pengkhianatan.

“Sewaktu ada Darmesia kan ada orang yang selalu mengingatkan aku… Sekarang tak ada satupun orang yang seperti itu… Jadi aku kebablasan….”

Terimakasih atas kesetiaan kalian untuk selalu menantikan kami……

Sementara istrinya sedang pergi keluar kota, sepertinya dia telah bermain dengan gadis luar, dan familiar yang bekerja dengan Seto melaporkan semua kejadian ini kepada istrinya, Revane.

Setelah Revane kembali ke istana, Seto diinterogasi dan dipaksa untuk mengakui, lalu dia ditendang keluar dari Istana. Karena dikejar oleh hawa menakutkan istrinya ini, diapun melarikan diri. Dan karena dia pernah dipanggil kemari, jadi ia langsung berpindah kemari sebagai tujuan pelariannya.

“Seto… kau menuai yang kau tanam….”

Cain menghela nafas, lalu mengatakan itu dengan nada dingin.

“Yah….”

Bahu Sero melemas tanpa kekuatan.

Berdasarkan penjelasan Darmesia, Kerajaan Iblis mayoritas adalah bersistem monogami. Hal ini berbeda dengan kerajaan Esfort yang melegalkan poligami.

Sementara itu, Revane, istri Seto adalah puteri seorang bangsawan yang cukup berpengaruh di kerajaan itu, dan dia sangat tidak toleran terhadap perselingkuhan, bahkan sering memarahi Seto terkait hal ini.

“Jangan bilnag hal sedingin itu dong…. Kamu juga kan punya tiga tunangan… aku kan kadang-kadang juga butuh refreshing….”

“Mughu….”

Memang benar, meskipun di negeri ini adalah sah, meskipun dia mendapat paksaan dari keputusan raja, namun dia tetaplah memiliki tiga orang tunangan. Ketika hal itu disebutkan, Cain tidak bisa membantahnya.

“—Baiklah… kau boleh tinggal disini sementara… Tapi jangan sampai keluar ya… Bisa adakeributan nanti kalau ada yang melihat raja iblis berjalan-jalan santai di kota…”

Terima kasih kepada para donatur yang baik hatinya…

Mendengar kata-kata Cain, mata Seto berbinar, dan menjabat tangan Cain dengan kedua tangannya.

“Cain-sama! Terima kasih! Anda telah mengijinkan ku tinggal sementara disini!!! Dengan menggunakan sihir transformasi, aku bisa mengubah wujudku menjadi sama seperti ras manusia, jadi tidak akan ada masalah saat aku tinggal disini!!”

Seto pun berdiri, dan merapalkan beberapa mantera sihir, lalu seketika tubuhnya diselimuti oleh cahaya. Ketika Cahaya itu padam, berdiri sesosok manusia yang mirip Seto, namun tidak memliliki emiliki tanduk, serta berambut merah. Setelah mmengkonfirmasi penampilannya, Cain melanjutkan pembicaraan.

“Dengan wujud seperti itu, tak akan ada orang yang akan terkejut melihatnya ya… Selama kau berada disini, tetaplah dalam wujud itu… Tapi yah… ternyata ada ya sihir semacam itu… Jangan jangan Darmesia juga??”

Darmesia mengangguk tanpa kata-kata.

“Benar… Saya selalu menggunakan sihir transform dan berada dalam wujud ini sepanjang waktu.. apa perlu saya melepaskan sihirnya?”

Mendengar pertanyaan Darmesia, Cain membayangkan tentang sosok ‘pengguna serangga’ di benaknya. Setelah ia menghapus bayangan fantasi di otaknya, seketika dia memohon agar Darmesia tetap dalam wujud itu.

“Bakilah… Kalau begitu saya mohon maaf, izinkan saya untuk dalam wujud ini..”

“Tapi Seto.. Meskipun kau bisa berada disini selama beberapa hari… Tapi pastikan untuk kembali ke istana mu nanti…”

Mendengar perkataan Cain, seto mengangguk dengan enggan.

“Kalau begitu, Saya akan coba pergi ke kerajaan iblis dan menjelasakan kejadiannya, Saya bisa berpindah langsung ke dalam Istana, dan mungkin saja saya juga bisa bertemu dengan Revane-sama…”

Cain mengangguk pada saran Darmesia.

Tolong dikomen ya kalau ada terjemahan yang aneh atau rancu…

“Benar juga ya… Bisa jadi kepanikan jika raja mereka tiba-tiba menghilang… Darmesia, Bisakah kamu memberi tahu mereka bahwa Seto ada disini?”

Darmesia memperbaiki posisinya dan kemudian membungkuk hormat kepada Cain. Seketika ia menghilang kedalam pusaran hitam yang muncul di bawah kakinya.

Ketika menjadi berduaan dengan Seto, ia mendengar berbagai cerita tentang keadaan di kerajaan Iblis.
Kerajaan Iblis tampaknya berada disebuah pulau yang terletak jauh di sebelah selatan benua Grunewt, benua tempat kerajaan Esfort berdiri. Jaraknya adalah sekitar seminggu dengan kapal penyebrangan. Populasinya saat ini sekitar dua juta penduduk dan semuanya meiliki kecocokan terhadap sihir karena menerima Divine protection dari God of Magic.

Cain mendengarkan penjelasan ini sambil membayangkan wajah Reno sang dewa sihir.

Karena disana adalah kepulauan, selain memancing mereka juga menguasai teknik bertani dan peradaban disana sangat berkembang. Berdasarkan penjelasan Seto, kondisi disana tak jauh berbeda dengan kerajaan ini.

Ras Iblis juga memiliki sistem aristokratik yang secara garis besar dikelompokan menjadi bangsawan kelas atas, kelas menengah, dan kelas bawah. Bangsawan ras iblis dengan kelas tinggi berwenang untuk mengelola kerajaan mereka. Sedangkan bangsawan kelas menengah banyak yang menjadi birokrat, dan bangsawan kelas rendah bertugas mendukung mereka.

Istri Seto, Refine, adalah puteri seorang Count, yang merupakan bangsawan kelas tinggi. Seto menyatakan perasaan nya karena terpana dengan kecantikannya dan akhirnya menikahinya.

Namun, sampai mereka menikah, ia tidak pernah tahu tentang watak istrinya ini, dan sekarang dia dalam kondisi yang selau menuruti istrinya.

“Cain-sama juga jika ada waktu silah kan berkunjung… kami akan menyambut mu…”

“Tentu… aku akan berkunjung nanti…”

Cain mengangguk pada perkataan Seto, dan melqaanjutkan membicarakan berbagai hal tentang negeri para ras iblis.

Cek juga karya original salah satu admin kami di sini

Ketika mereka sedang asik mengobrol, tiba-tiba muncul pusaran hitam. Itu adalah pusaran yang sama dengan yang muncul ketika Darmesia pergi, mungkin dia telah kembali.

Dari pusaran itu muncul sosok Darmesia yang tubuhya penuh dengan luka. Lengan kirinya sudah tidak ada, dan dengan nafas terengah-engah.

Cain terkejut dan segera menghampiri Darmesia.

“[Extra Heal]!”

Seketika setelah Cain merapalkan sihirnya, Darmesia diselimuti oleh cahaya. Ketika cahaya tersebut mengjilang, tubuh Darmsesia sudah kembali seperti semula meskipun pakaiannya masih compang-camping.
Cain pun membantunya untuk bangkit, setelah Darmesia kembali sadar, iamulai menjelaskan.

“Maaf kan saya Cain-sama terimakasih… Maafkan saya Seto-sama… sepertinya mustahil beliau menerima penjelasan saya…”

Bersamaan dengan kata-kata itu, Darmesia pun kehilangan kesadarannya.

“…”

Melihat hal ini, Seto mulai gemetar. Kemudian, tiba-tiba pusaran hitam ;ainnya muncul.

Dan munculah seorang gadis cantik yang mengenakan gaun merah. Wanita itu memiliki paras yang cantik serta rambut merah yang memanjang hingga pinggangnya. Dua buah tanduk menyembul di dahinya. Gaun yang digunakan nya sedikit terbuka dibagian atas dadanya, sungguh ini merupakan pemandangan yang terlalu indah untuk disaksikan.

Melihat sosok itu, wajah Seto pucat membiru. Dan sosok keindahan itu mulai berbicara.

Jangan lupa untuk komen ya…

“Ara~ Sayang, kamu ada disini rupanya…. Meskipun Darmesia sudah menjelaskannya, tapi apa kamu tidak sadar kamu telah merepotkan orang lain??”

Sosok indah itu menatap Seto dengan tatapan yang dingin seakan merendahkan.

“Ti-tidak… Cain-sama tidak kerepotran….”

Seto menjawab dengan wajah pucat pasi dan bercucuran keringat dingin.

“Ah maaf saya belum memperkenalkan diri, Nama saya adalah Revane van Dalstein., Istrinya Seto, maaf suami saya membuat anda kerepotan…”

Dia memperkenalkan diri dengan anggun, sambil mengangkat sedikit ujung gaunnya. Cain pun bangkit menyapa Revane. Dia merasa dirinya tidak boleh menentang aura yang dikeluarkan oleh gadis ini.

“Senang bertemu denganmu, Aku Cain von Silford Drintle… Aku telah mendengar banyak hal tentang kerajaan Iblis dari Seto… Pertama-tam, silahkan duduk…”

Ia menyarankan Revane untuk duduk disebelah Seto.

“Cain-sama terimakasih… Kalau begitu izinkan saya…”

Revane duduk dengan anggun di sofa. Dan entah sejak kapan ia tersadar, Darmesia pun berdiri dibelakang Cain.

“Cain-sama, saya akan menyiapkan teh… saya juga akan mengganti pakaian saya, jadi saya permisi dulu…”

Tidak seperti biasanya, Darmesia keluar dari ruangan dengan terburu-buru. Hanya ada Cain, Seto, dan Revane di ruangan ini.

Kepada Para Donatur yang baik hati, terjadi perubahan pada metode donasi menggunakan Linkaja per tanggal 22 April 2020

“Cain-sama, Sepertinya anda telah mendengar situasinya dari suami saya, bangaimana menurut pendapat anda sebagai laki-laki??”

Revane menatap lururs kearah Cain, dengan matanya yang merah dan indah itu. Cain pun merasakan bahwa ia adalah orang yang tak boleh dibantah.

Seto menatap Cain dengan penuh harap, namun Cain mengabaikannya.

“Aku mendengar bahwa di kerajaan iblis itu menganut sistem monogami… Lagipula, sudah punya sosok yang cantik tak terkira ini sebagai seorang istri, namun masih berani bermain dengan wanita lain…. Sungguh keterlaluan…”

“…”

Saat itu, Seto terlihat ingin menangis, Sedangkan Revane terlihat sangat bahagia.

“Ara~ Cain-sama… saya juga sependapat… Tapi ternyata anda pandai juga memainkan kata-kata ya… menyebut saya cantik tak terkira itu…”

Revane menjawab sambil menutupi mulutnya dengan kipas yang ia keluarkan dari dadanya. Sepertinya perempuan itu memang sangat senang dengan pujian.

Tiba-tiba pintu diketuk, dan darmesia masuk dengan mendorong troli makanan yang berisikan teh beserta cangkirnya. Dan ia telah mengenakan seragam pelayan yang baru, iapun menyajikan teh tersebut.

“maaf membuat anda menunggu…”

Darmesia mengatakan itu sambil meletakan teh diatas meja. Dan kemudian bersiaga di belakang Cain.

Revane meneguk teh tersebut, dan tersenyum.

Kalau bisa Di share juga ya…

“Memang teh yang dibuat oleh Darmesia itu enak ya… aku masih merasa sayang sekali kamu sudah pensiun…”

“Saya sekarang adalah pelayan Cain-sama…”

Darmesia membungkuk.

Setelah melanjutkan obrolan sejenak, Revane dan Seto pun memutuskan untuk pulang.

Melihat sosok Seot yang memperihatinkan ini, Cain pun mengatakan padanya bahwa ia bisa main kapan pun kemari.Revane juga menyetujui perkataan cain, dan Seto terlihat lebih bahagia.

“Kalau begitu, Cain-sama, semoga hari anda menyenangkan… Ayo Seto-sama…”

“Cain sama!! Aku pasti akan berkunjung lagi!!”

evane menarik telinga Seto, dan keduanya menghilang di balik pusaran hitam. Cain pun duduk bersantai di Sofa.

“Darmesia, ternyata ada orang yang tidak boleh kita tentang ya….”

“Benar seperti yang anda katakan, Cain-sama..”

Cain pun menanamkan dalam pikirannya, Perempuan itu menakutkan.

Terimakasih telah mampir… sambil menunggu update silahkan mampir kesini ya…

Anda telah membaca Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Volume 2 Chapter 45 Chapter . Jadikan Kurozuku sebagai website favorit anda.

Comments

7 responses to “Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Volume 2 Chapter 45”

  1. Hady says:

    kren min lanjut trus,semoga lancar dan sehat selalu

  2. Arif P says:

    Terbaik min, semoga makin lancar, amin

  3. Yusuf says:

    Cwek selalu benar dimanapun dan siapapun dia wkwkwkwkw
    Oiya kmren baca novel di web lain tp tl nya terlalu kaku, klo dibanding di web ini jauh banget… bahasa di web ini luwes dan gampang dimengerti…. semangat min, bagus banget jdi makin suka baca novel….

    Btw min klo mau bikin novel sendiri paling enggak ksih kami gambaran(siluet) mc nya supaya paling enggak kita bisa punya bayangan sprti apa mc dan tokoh2 penting lainnya…. maaf klo dirasa menggurui… hanya sekedar saran…

  4. Nana says:

    Semangat lanjutkan min

  5. Art says:

    Semangat selalu men tl nya min ??

  6. Yuu says:

    Power of Lady wkwkwk

  7. FALILV says:

    Ini web novel yah?
    Lnjut terjrmahannya bgus… Stelah tdi pagi baca komiknya lngsung baca kesni setelah cari². Dabest ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *