Vol.03 - Ch.19 ~ Kemunculan Petualang Rank S

Anda sedang membaca Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Volume 3 Chapter 19 di Kurozuku.

30 May 2020

Penerjemah : KuroMage

Selamat Membaca!!

Rixets berbicara kepada Ness yang sedang merasa heran melihat orang-orang yang terkejut. Tentu saja Ness sedang merasa bangga karena kali ini ia telah tanpa salah memeperlakukan Cain sebagai seorang walikota, bukan sebagai petualang biasa.

“Guildmaster! Baron Alex menunggu anda….”

Zpan—-!

Dan Kepala Ness ditepak oleh Rixets.

“Aduu—!!”

Rixets menghela nafas sambil memandangi Ness yang seedang memegangi kepalanya karena kesakitan.

“Kamu ini…. Maaf ya Cain-dono… karena dia jadi ketahuan…”

“Yah apa boleh buat…”


Cain melihat sekelilingnya, baik Airi, para anggota Silver Wolf Fang, para petulang yan hadir, maupun parsa staff di tempat pembongkaran, semuanya memasang wajah terkejut.

Walaupun hanya Ness yang memasang ekkspresi wajah tidak mengerti apa yang terjadi disini.

“Eh?? Cain-kun walikota??? “

“Serius nih….”

Saking terkejutnya, baik Airi maupun Destra, hanya bisa mengatakan hal itu.

Memang Airi hanya terkejut saja, tapi baik Destra maupun anggota lainya wajah mereka menjadi pucat. Mereka teringat sikap yang mereka tunjukan ketika mereka berada di dalam Dungeon.

Terimakasih atas kesetiaan kalian untuk selalu menantikan kami……

Rixets yang sudah tampak pasrah ini, maju ke depan Cain, dan berbicara kepada mereka yang ada disini.

“Seperti yang kalian dengar… Cain-sama ini adalah Walikota disini… Namun dia juga seorang petualang… Karena Cain-sama ini tidak terlalu senang identitasnya terungkap, jadi tolong perlakukan beliau sebagai petulang… Yah mungkin ini juga sulit… tapi aku mohon kalian merahasiakan hal yang kalian lihat ini…”

Rixets pun melirik kearah Cain, dan Cain pun mengangguk lalu maju kedepan.

“Seperti yang kalian dengar… aku adalah Earl Cain von Silford Drintle… Aku memang walikota… tapi aku juga seorang petualang, dan juga seorang pelajar dari akademi di ibukota… Aku sering beraktivitas di luar.. jadi jangan ragu untuk menyapa jika bertemu dengan ku…”

Cain tersenyum lebar, namun semua orang yang hadir tampak memasang ajah yang kaku.

Mereka hanya berpikir bahwa sosok didepannya adalah bocah petualang super kuat yang bisa mengalahkan monster rank S, namun mereka baru saja mendengar bahwa ternyata dia adalah walikota di tempat mereka tinggal ini, dan juga telah tergolong sebagai bangsawan kelas atas. Tentu saja ini sudah sangat diluar akal sehat mereka.

“E-e-earl… Cain-kun… itu Earl…”

Mengabaikan Airi yang tampak terkejut, Cain mengikuti Rixets meninggalkan tempat itu menuju keruang pertemuan, seakan ingin melarikan diri.

Alex dan Letia sedang menunggu di dalam ruang pertemuan.

“Loh? Cain.. Earl Cain, kamu sudah kebali?? Aku dengar dari Darmeshia kmu pergi ke dungeon sendirian?? Jadi aku berpikir ingin berboncang sedikit dengan ketua guild…”

“Kak Alex… aku baru saja kembali… tidak ada masalah… ah ada masalah sedikit…”

Letia yang telah mendengar kisahnya dari Rixets pun menghela nafas sambil memegang dahinya.

“Yah, mengesampingkan masalah Ness… katanya material yang didapatkan adalah Minotaur Org… Monster kelas S…”

Mendengar Letia yang mengatakan itu sambil menghela nafaas, Cain hanya terdiam.

Terimakasih Donatur atas THR nya… Baik dari Iklan maupun Donasi!!!

“Terkait itu… di lantai 15 dungeon aku juga bertemu dengan kawanan Earth Dragon, dan kira-kira jumlahnya ada 100 lebih… dan juga…”

“Tunggu sebentar… Cain… Monster rank S dan ratusan Earth Dragon Rank A katamu??? Kamu ini… lagi-lagi diluar batas…”

Mendengar perkataan Cain ini, Alex tak ada pilihan lagi selain pasrah dan menepuk dahinya.

“Sebenarnya, aku juga bertemu dengan naga yang seluruh tubuhnya diselimuti olehcangkang batu… dan itu juga…”

Kali ini Rixets dan Letia yang bereaksi terhadap kata-kata itu.

“Tunggu sebentar!! Monster itu… apa dia memiliki cangkang seperti kura-kura, dan terbuat dari batu… serta panjangnya lebih dari 10 meter dan—-“

Dengan isyarat tangan, Rixets pun menghentikan Letia yang bertanya denagn terburu-buru.

“Cain-sama, kurasa itu adalah Rock Dragon… Meskipun itu tergantung dari ukurannya, monster itu tergolong kedalam kelas disaster dan termasuk kedalam rank SSS… yah walaupun aku juga belum pernah melihatnya… apa jangan-jangan anda mengalahkannya??? “

Cain mengangguk tanpa kata. Menliha hal itu, wajah Rixets pun menjadi kaku.

Meskipun ia sempat terkejut dengan ukuran Rock Dragon yang besar, namun Cain tak pernah menyangka bahwa monster yang dapat ia kalahkan dengan sekali serang itu tergolong kedalam monster Rank SSS. Dan ia merasa sedikit lega karena tidak menunjukannya di aula guild tadi.

“Cain-sama, saat ini anda Rank A kan?? Aku akan segera mengajukan rekomendasi ke ibukota agar anda menjadi rank S… Yang mulia juga pasti tidak akan mengeluh soal ini jika melihat kemampuan anda… Sepertinya Guild ini tidak bisa mengambil Rock Dragon itu, dan harus dibawa ke Guild pusat… kami akan menghubungi kantor pusat di ibukota… “

Seolah telah diputuskan, Letia pun segera meninggalkan ruang pertemuan untuk menyiapkan dokumennya. Cain yang sudah pasrah ini pun meninggalkan guild setelah memeriksa dokumen infrastruktur dan beberapa masalah dikota.

Tentunya ia saat ini tak bisa pulang dengan berjalan kaki, jadi ia memutuskan untuk naik di dalam kereta milik Alex.

Tolong dikomen ya kalau ada terjemahan yang aneh atau rancu…

“Aku tahu kalau Cain itu memang kuat… tapi rank SSS itu… Bahkan adanya monster itu di dekat daerah ini saja sudah membuatku terkejut….”

Sambil mendengarkan keluhan Alex yang telah pasrah ini, kereta pun berjalan kembali menuju mansion.

Pada awalnya dia hanya berniat untuk melepaskan stress nyam namun setelah ia mendengar berbagai informasi yang rumit ini, dan di ceramahi oleh Alex setelah ia kembali ke mansion, ia memutuskan untuk kembali ke mansion di ibukota sambil merasa sedikit murung.

Dan beberapa hari kemudian, Cain mendapat panggilan ke Istana Kerajaan.

Cain pun tiba di Istana menggunakan kereta miliknya, dan langsung menuju ke ruang pertemuan yang biasanya. Di dalam sudah duduk Edin, sang ketua guild pusat sedang duduk.

Edin yang melihat wajah Cain ini, memasang ekspresi yang lembut.

“Yah… Cain-kun… Adik iparku… Aku sudah melaporkannya ke istana… pasti kali ini tentang itu… yah,, aku pikir beliau akan menerima rekomendasi itu tanpa protes…”

Cain menghela nafas, ternyata memang sesuai dugaannya bahwa panggilan kali ini terkait dengan kejadian di kota Drintle. Tak lama kemudian, Yang mulia, Perdana menteri Eric, Wakil komandan Royal Knight Dime, masuk kedalam ruangan itu. Mereka berdua pun berdiri, dan setelah Yang mulia duduk, mereka dipersilahkan duduk kembali.

“- Cain… Sudah berapa kali aku bilang… kamu masih saja melakukan ini!! Saat aku membaca surat rekomendasi rank S itu membuat jantung ku hampir berhenti kau tahu?? “

Mengesampingkan sang raja yang sedang memasang ekspresi kelelahan, Perdana menteri Magna membacakan surat rekomendasi itu.

Ingatkan Admin dikolom komentar Besok untuk Update 2 kali ya!!! hehe….

“Saat ini, Tuan Cain yang merupakan rank A, memasuki reruntuhan Rugal, dan mengalahkan Seratus lebih Earth Dragon Rank A, Minotaur Org Rank S, dan juga, meskipun aku belum pernah melihat wujudnya, beliau juga mengalahkan Rock Dragon yang merupkan rank SSS. Namun karena banyaknya jumlah material ini, kami meminta kepada guild pusat untuk mengambil bahan-bahan material yang didapatkan ini. Dan juga merekomendasikan agar beliau agar segera dinaikan ke rank S atau diatasnya. Tertanda, Ketua Guild Cabang kota Drintle, Rixets. “

Perdana menteri magna meletakan kertas yang telah ia baca dihadapan Cain, lalu ia menghela nafas dalam-dalam.

“Earl Cain, apa ada tidak kesalahan dalam surat rekomendasi ini??”

Cain hanya mengangguk menanggapi pertanyaan Perdana Menteri Magna.

Baik Yang Mulia maupun perdana menteri, keduanya memasang ekspresi yang pasrah setelah mengeahui isi surat tersebut.

“Semua bahan bahan itu akan di ambil oleh kerajaan… yah aku juga tidak berpikir akan mudah menemukan tempat yang mau membeli bahan bahan seperti ti… Aku juga akan menyetujui kenaikan peringkat mu ke rank S… meskipun tidak masalah kamu langsung menjadi rank SSS seperti raja pertama… tapi semua itu ada urutannya… Jadi dimulai dengan menaikan mu ke rank S…”

Cain mengangguk mendengar perkataan Yang mulia.

“Jadi, bisakah kamu menunjukannya?? “

“Baik… tapi kita butuh tempat yang luas…”

Cain dan Yang Mulia berpindah menuju ke tempat pelatihan Royal Knights bersama dengan yang lainnya. Karena sebelumnya dia pernah melakukannya di tempat pembongkaran monster saja tidak cukup luas.

Para Ksatria Royal Knight yng sedang berlatih tidak mampu menyembunyikan keterkejutan mereka melihat sang raja beserta para petnggi kerajaan ini datang berkunjung tiba-tiba.

Dime, sang wakil komandan Royal Knight membicarakan situasinya, dan membuat mereka untuk membukakan ruang.

“Kurasa ini cukup luas, Cain-dono silahkan keluarkan…”

Jangan lupa untuk komen ya…

Cain berdiri di tengah ruang terbuka tu, lalu mengeluarkan material monster itu terus menerus. Dimulai dari Forest Monkey, Forest Wolf, Forest Kong, serta Earth Dragon. Hanya itu saja sudah membentuk tiga buah gunung di sekelilingnya. Para ksatria yang menyaksikan hal ini terpana. Tentu saja raja dan yang lainnya juga memiliki ekspresiyang tidak jauh berbeda.

“Yang terakhir ini agak besar, jadi tolong sedikit menjauh…”

Mendengar hal itu, Raja dan yang lainnya yang sedang terpana melihat Cain, mereka menjauh beberapa meter.

Dan Cain mengeluarkan Rock Dragon. Ukuran panjangnya melebihi 20 meter dengan tinggi hampir 10 meter dengan leher yang sudah terpotong. Lalu Cain meletakan kepala Rock Dragon itu disamping tubuhnya.

“Dengan ini sudah semuanya… “

Berbeda dengan Cain yang menunjukan ekspresi lega nya, semua orang yang ada di lokasi ini tak tahu harus berkata apa. Para ksatria yang mengelilingi mereka saling berbisik.

“Aku tahu kalau Cain-sama itu kuat… taapi ini diluar batas kan…”

“Kurasa kalau ia memulai peran sendirian, kerajaan ini bisa kalah… aku benae-benar tak melihat peluang kita akan menang…”

“Kita menantang orang yang seperti monster itu sebagai lawan latihan tanding kita??? “

Dan Yang mulia yang sedang terpaku ini, akhirnya membuka mulutnya.

“Cain… Aku sudah lelah… apa kamu mau menggantikanku jadi raja??”

Mendengar hal itu, Perdana menteri Magna pun terkejut. Cain yang tiba-tiba di suruh menjadi raja pun menolaknya langsung.

“Tidak mau!!!! Aku sudah pus dengan kehidupan ku saat ini!! “

Mendengar jawaban Cain, Perdana Menteri Magna agak merasa lega.

Kalau bisa Di share juga ya…

“Sepertinya aku sedang bermimpi ya…. Magna.. aku serahkan semua sisanya padamu…”

Sang raja yang telah kelelaha itu meninggalkan lokasi.

“Eric-dono.. kuserahkan Yang mulia pada mu…”

Duke Eric menyetujui perkataan Perdana menteri, dan menyusul Yang mulia.

“Cain-dono… aku tidak menyangka sebanyak ini…. Ini benar-benar diluar dugaan… Meskipun kerajaan akan membeli ini… ini akan membutuhkan banyak uang… Bisakah kamu menunggu lebih lama untuk penilaiannya?? “

Semua orang yang melihat gunungan monster ini pasti akan terkejut dengan mulut menganga. Entah berapa banyak petualang rank A yang dibutuhkan untuk memburu monster sebanyak ini. Tak akan ada yang percaya bahwa semua monster yang bahkan tak bisa dikalahkan oleh satu kerajaan ini, dapat dikalahkan oleh seorang anak yang bahkan belum menjadi dewasa.

Cain pun menjawab pertanyaan Perdana menteri magna, dan mengtakan bahwa tak masalah ia menunggu lama.

“Aku akan membawa penilainya nanti… tapi bisakah kamu menyimpan kembali Rock Dragon ini?? Tentu saja akan sulit membawa monster sebesar ini kemana-mana… aku akan memintamu mengeluarkannya jika saatnya tiba…”

“Baiklah… Aku akan mengeluarkannya setelah diminta…”

Cain pun langsung menyentuh ringan Rock Dragon itu dan memasukannya kedalam [Item Box]. Dan seketika Rock Dragon sepanjang 20 meter lebih itu meghilang. Terdengar suara sorakan kagum dari para Royal Knight yang menyaksikan hal ini.

“Sisa material ini akan diangkut oleh para ksatria… Dime-dono aku serahkan padamu…”

“I-iya …”

Dime tersadar mendengar perkataan Perdana menteri Magna.

“Cain-dono boleh pulang… nanti aku akan mengirim utusan… Aku juga ingin memeriksa kondisi Yang mulia…”

Setelah mengatakan itu, Perdana Menteri Magan kembali kedalam Istana. Jika dilihat sosoknya dari belakang, sepertinya dia sama lelahnya dengan Raja.

Hanya tersisa Cain dan paraa Ksatria, lalu Dime pun berbicara kepada Cain dengan ekspresi sungkan.

“Cain-dono, Sepertinya jumlah ini terlalu… apa kamu bisa membantuku membawanya?? “

Setelah itu, semua monster itu disimpan di [Item Box], dan disimpan terpisah agr tidak membusuk.

Sang raja dan Perdana menteri yang telah kelelahan menghadapi tinfakan Cain yang berlebihan ini, mengurung diri dikamar mereka selama dua hari, dan semua pekerjaan berhenti.

 

Terima kasih telah berkunjung, Jangan lupa tinggalkan komentar anda....

Comments

17 responses to “Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Volume 3 Chapter 19”

  1. Reza L says:

    Komen pertamax dulu :v

  2. Shirota says:

    Aowkwkwk pusing liat kelakuan Cain mereka

  3. psp06 says:

    Thanks udh update min, mdh2an webnya kagak eror lg, dan berhubung udh ganti tanggal, ditunggu dobel update untuk hari ini min

  4. MoltoUltra says:

    Mantapz,

  5. Kiruru says:

    Di tunggu dobel updatenya besok min..
    Kami selalu setia di web ini..

  6. Yusuf says:

    Lanjutkan min

  7. Jio says:

    ditunggu updatenya min ?

  8. Siapa saya? says:

    Min mau nanya web ini punya akun sosmed lain gk selain ig? Kalo ada namanya apa min??

  9. Art says:

    Min tumben lama update, Hanya penasaran kalau tidak di jawab tidak apa apa :3

    BTW semangat selalu men tl ln nya ??

  10. PK says:

    Secara tidak langsung cain membunuh raja & perdana menteri secara perlahan-lahan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *