~

Anda sedang membaca Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Volume 4 Chapter 23 di Kurozuku.

20 Jun 2020

Penerjemah : KuroMage

Selamat Membaca….

Cain dan kelompoknya meninggalkan Guild petualang dan meuju ke penginapan Cat Calmnes bersama-sama. Alasan nya adalah karena kali ini mereka sedang tidak mood melakukan quest.

Mereka baru saja mengetahu bahwa seorang anak laki-laki yang ikut dalam misi pengawalan bersama mereka ternyata adalah peringkat S, dan juga seorang walikota di kota ini.

Setelah mengetahui hal yaang mengejutkan ini mereka merasa tidak bisa megatakan , ayo kita ambil quest!! Apalagi karena banyak hal yang terjadi, saat ini sudah saatnya untuk makan siang.

“Sekali-sekali aku makan disini juga ah…”

Mendengar perkataan Cain, mereka berempat terkejut. Dalam akal sehat mereka, hanya terbayang bahwa seorang bangsawan itu pasti makan makanan mewah di sebuah mansion yang mewah pula. Meskipun makanan milik Cat Calmness itu lezat, mereka tak bisa membayangkan seorang bangsawan akan makan disana.

――mereka teringat bahwa di Misanga, walikota mereka juga seperti itu. Di kota Misanga tempat mereka tinggal, terkenal sebagai kota pelabuhan, dan walikotanya bertarung bersama dengan para warga untuk menaklukan monster yang kerap muncul dari laut. Mereka yang telah menjelajahi berbagai kota dalam misi pengawalan ini pun mengerti bahwa ini adalah kasus khusus yang cuma ada dikota Misanga.

“Kukuku… jadi Cain juga walikota semacam itu ya…”

Lagett tersenyum teringat akan kota asalnya.

Sejak di guild sudah diberitahu ‘perlakukan aku seperti biasa saat aku sedang menggunakan pakaian petualang’, namun ia hanya bisa berbicara dengan bahasa yang terbata-bata.

“Waktu aku pertama kali datang kemari makanan yang pertama kali aku makan adalah di Cat Calmness ini… Aku juga pernah menginap disini..”

Mendengar kisah Cain yang bersahaja ini, ketiga orang selain Lagett tersenyum.

“Itu benar… Makanannya enak sih… Kamarnya juga bersih… kurasa aku bisa tinggal disini terus…”

“Itu benar… sangat nyaman… yah sayang sekali tidak ada olahan ikan..”

Cain pernah dengar sebelumnya bahwa mereka berempa berasal dari kota laut, yang mungkin masakan ikan sangat terkenal disana. Sambil berbincang-bincang, mereka pun tiba di Cat Calmness.

Ketika mereka membuka pintu dan memasuki toko, Enark menyambut dengan penuh semangat.

“Selamat datang! Ah, Kakak Cain!! Ninaly-san dan semuanya! Kalian sudah pulang?”

“Enark, tolong makan siang untuk kita ya…”

Terimakasih atas kesetiaan kalian untuk selalu menantikan kami……

Mereka dipandu ke sebuah meja bsar untuk enam orang, dan mereka pun duduk.

“Makan siang kali ini adalah Steak Orc!”

“Ya, boleh juga… Aku juga mau jus buah…”

“Aku sama”

“Aku juga~~”

Setelah mendengar rekomendasi dari Enark, mereka pun membuat pesanan. Setelah menerima pesanan itu, Enark bergegas berlari kedapur.

“Enark-chan hebat… Masih kecil sudah giat membantu toko…”

Mendengar perkataan Ninaly, Cain mengangguk sambil mengingat kejadian penyerangan dulu.

“Tapi yah… Cain― kun? -sama?? Setelah mendengar itu semua aku jadi bingung harus memanggil apa… Masih seorang pelajar sudah menjadi bangsawan… Earl lagi… Selain itu juga petualang peringkat S… itu benar-benar mustahil bagi orang biasa…”

“Panggil saja Cain tidak apa-apa… aku sering menyembunyikan identitasku dan menjadi seorang petualang… Kau lebih nyaman dengan itu…”

Tak lama kemudian, Steak yang baru matang datang dan dibagikan dihadapan mereka. Dari daginh steak yang tebal itu meluap aroma panggang bercampur saus yang sangat menggugah selera dan membuat mereka menelan ludah.

Mereka pun mulai menancapkan pisau mereka karena sudah tak bisa menunggu lagi.

“Hmm, mantap!”

“Makanan disini meman benar-benar lezat ya…”

Semua oang mengungkapkan pujian mereka, Cain pun menikmati kelezatan ini dengan lidahnya.

Setelah selesai makan, ia berpamitan kepada Lagett dan kawan-kawan, lalu kembali ke mansion.

Terimakasih kepada para donatur!!!

――Dua minggu kemudian

“Terima kasih, Cain-sama… Dan juga Alex-sama, aku sangat sedih karena tidak bisa bertemu sementara… tapi aku akan segera tinggal disini…”

Lelline bersiap kembali menuju ke kota Misanga. Dia sudah mengegnakan pakaian perjalanannya. Cain dan Alex sedang menyambut keberangkatannya.

Meskipun ia tampak sedih dengan pipi yang memerah, namun selama dua minggu ini diskusi diantara mereka telah selesai. Dan telah diputuskan bahwa mereka akan segera mengikat pertunangan yang bahagia.

Karena ini adalah pertnagnan antar keluarga bangsawan, perlu ada pembicaraan lebih lanjut oleh kedua belah pihak keluarga. Dan perlu juga memberi laporan kepada kerajaan.

Garm memang ada di ibukota kerajaan, namun Earl Sands adalah walikota Misanga, dan sedang berada disana. Jadi ia harus kembali dan melaporkannya. Berikutnya akan diputuskan tanggal oleh kedua keluarga itu.

Para Ksatria dan Lagett bersiaga di sekeliling kereta untu melakukan pengawalan. Hari ini Cain berperan sebagai walikota, jadi Lagett dan kawan-kawannya tak bisa semudah itu berbicara kepadanya.

“Nona Lelline… Sepertinya sebentar lagi aku bisa memanggilmu kakak ipar ya…. Berhati-hatilah diperjalanan pulang… Aku tidak bisa mengawal mu di perjalanan pulang.. “

Cain teringat dia menjadi pengawal untuk mengantarnya ke kota Drintle.

“Tidak, terimakasih atas perhatian tuan Cain… anda sudah menyertakan prajurit juga untuk mengawalku…”

Cain telah mengatur 10 orang prajurit untuk mengawal nya menuju kota Misanga. Dia bisa saja untu meminta petualang untuk melakukan pengawalan ini, namun sudah ada Lagett dan teman-temannya, jadi ia memutuskan untuk menambahkan prajurit saja setelah berkonsultasi dengan Darmeshia.

Kemudian Cain bergerak kearaj Lagett dan kawan-kawan.

“Aku titip Nona Lelline ya…”

“Oke… tidak.. Baiklah… Saya akan berusaha yang terbaik untuk memenuhi harapan anda..”

“Kain-ku―sama, jika menggunakan pakaian seperti itu benar-benar seperti walikota ya…”

Lagett terbata-bata dengan bahasa formalnya, dan Ninaly tersenyum melihat sosok Cain.

“Sampai jumpa lagi..”

Kereta yang dinaiki oleh Lelline pun meninggalkan kota Drintle.

Tolong dikomen ya kalau ada terjemahan yang aneh atau rancu…

“Sudah pergi ya.. “

“Iya ya… aku tidak menyangka tiba-tiba akan melakukan pertunangan…”

“Dengan ini, jadi bisa menolak yang lainnya kan? jadi tidak apa-apa kan… kalau dikirimi surat sebanyak itu kan…”

“Benar juga…”

Cain dan Alex saling menyetujui dan mereka kembali kedalam mansion.

Dan untuk bersekolah, Cain mennggunakan sihir [Transfer] dan kembali ke Ibukota. Sesampainya di ibukota, Cain menghabiskan hari-harinya bersekolah seperti biasa. Sepilang sekolah, Cain diajak oleh Silk, Telestia, dan Liltana untuk berbelanja dan berjalan-jalan di kota.

Mereka sedang berbincang dengan sangat akrab, namun tiba-tiiba berhenti sebuah kereta kuda disamping mereka. Pengawal kereta itu menatap Cain dengan ekspresi seoalah tak memeprcayai apa yang ia lihat.

“Ke-ke-kenapa Cain-sama ada di Ibukota?? Bukannya kemarin mengantarkan kami di kota Drintle???”

Mereka menyuarakan keterkejutan mereka melihat sosok Cain. ━━Mereka adalah Lagett dan kelompoknya.

Cain tidak merasa aneh karena dia bisa menggunkan sihir [Transfer], namun secara logika mereka, itu adalah mustahil mengingat perbedaan waktu.

“Ah……”

Secara refleks Cain pun tersenyum pahit. Karena ada Liltana disana, dia jadi tidak bisa mengatakan bahwa dia bisa menggunakan sihir [Transfer].

Lelline yang baru turun dari kereta itu terkejut dengan pertemuan yang tak terduga ini. Dia pun menatap sosok wanita-wanita yang ada disekeliling Cain, lalu ia menundukan kepalanya.

Volume 4 berakhir, Volume 5 nya besok lagi yuaaaa…

“Lama tidak berjumpa…  Tuan puteri Telestia, Nona Silk.. Aku adalah puteri Earl Sands von Regant, namaku Lelline..”

“Ah, Lelline-sama, lama tidak berjumpa…”

“Lelline-sama… senang bertemu denganmu”

━Terestia dan Silk menyapa balik Lelline dengan normal.

Layak sebagai tuan puteri, keluarga kerajaan, dan keluarga bansawan seniot, mereka sangat santun.

“Beliau ini…”

“Senang bertemu denganmu, Aku Liltana van Vysus… Saat ini aku sedang belajar di kerajaan Esfort ini… salam kenal, Lelline-sama…”

Lelline pun terkejut mendengar itu.

“Tternyata anda tuan puteri kekaisaran ya? Mohon maafkan ketidak sopanan saya…”

Lelline menarik ujung roknya dan menyapa dengan anggun. Lelline juga merupakan puteri bangsawan kelas atas, namun dihadapannya kali ini berdiri tuan puteri kerajaan ini, seorang puteri duke, serta seorang puteri kekaisaran, tentu ia sadar akan kedudukannya.

“Saya telah merepotkan Cain sama selama dua minggu di kota Drintle kemarin…”

Mendengar penjelasan Lelline, Telestia dan Silk pun melirik kearah Cain karena mereka belum mebndengar hal ini sebelumnya.

“Cain-sama…? Aku belum pernah mendengar cerita seperti itu… Kenapa Lelline sama ada dikota Drintle… Jangan-jangan… mau menambah tungangan lagi??”

“Cain-kun… Memutuskan menambah seenak nya itu… aku tidak akan mengeluh.. tapi setidaknya harus mendiskusikan ini dulu kan??”

“Cain-sama.. andakan belum dewasa… jadi sebaiknya anda menahan diri… padahal aku juga ingin…”

Jangan lupa untuk komen ya…

Liltana juga memberikan komentar, namun ia mengatakan bagian terakhir dengan nada yang nyaris tak terdengar.

“Tunggu sebentar !! Bukan begitu!!”

“… Tuan puteri.. Nona Silk… Pertunangan ini masih diantara kami berdua..  selanjutnya kedua keluarga akan segera berdiskusi dan menentukan langkah kedepannya.

Dalam penjelasan itu tidak disertakan kata ‘Dengan Alex’. Mereka berdua pun semakin salah paham, da meraih dada Cain dengan mata yang berkaca-kaca.

“Tuh kan… Lelline-sam juga bilang begitu…!!”

“Cain-kun.. kamu jahat banget sampai menyembunyikannya begitu…”

“Cain-sama… kalau kamu begitu menyukai perempuan… aku juga…”

Mereka berdua sedang menyudutkan Cain, sedangkan Liltana mengatakan itu dengan suara lirih. Cain pun berusaha melakukan pertahanan.

“Aku━Bilang━ yang melakukan pertunagnagan itu.. Kakak ku!!! Bron Alex!!!”

” ━eh?”

“Ya, itu benar… Aku datang ke kota Drintle untuk mengajukan pertunangan dengan Alex-sama…”

Mendengar penjelasan Lelline dan Cain, Telestia melepaskan tangannya yang meremas pakaian Cain, lalu berdeham ringan dan kemudian tertawa.

“Ohohoho, begitu ya… Kupikir Cain-sama akan menambah tunangan lagi…”

Kalau bisa Di share juga ya…

“━━Tuan puteri dan nona Silk adalah tunagnan Cain-sama ya…”

“Yah… tunangannya ada tiga…”

Diantara para bangsawan sudah tersebar kabar bahwa Cain, Telestia, Silk, dan Tiffana sudah bertunangan. Telestia melirik kearah Cain karena teringat kejadian dengan Saint, namun Cain segera mengalihkan pandangannya.

“━Begitu ya… Cain-sama memang luar biasa… Alex-sama juga ada di Drintle, mohon bimbingannya nanti ya…”

“Benar juga…. Jika menikah dengan Cain nanti kita akan menjadi saudara ipar ya… mohon bimbingannya Lelline-sama…”

“Semoga kita bisa lebih akrab ya, Lelline-sama…”

Telestia dan Silk tersadar bahwa mereka akan segera menjadi kerabat sete;ah mereka menikah.

Lalu ―― sosok yang sedari tadi terpaku melihat sosok-sosok besar dihadapan mereka, Lagett dan teman-temannya yang tak mampu menyembunyikan keterkejutan mereka tak bisa mengatakan sepatah katapun.

“Ehh.. Tunangan tuan puteru itu… Cain…sama?”

Lagett dan kelompoknya yang sudah merasa Peringkat S dan Walikota sudah memenuhi kepala mereka, kini mereka dipaksa untuk lagi-lagi terkejut setelah mendengar tungangan tuan puteri yang jauh lebih mengejutkan.

Dan setelah itu, mereka pun mendengar penjelasan dari Cain.

Terimakasih telah mampir…

 

 

Comments

20 responses to “Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Volume 4 Chapter 23”

  1. Skredix says:

    Sangkyu Min

  2. Third says:

    Mantap min.. Up terus semoga makin banyak peminat

  3. Fuchsgott says:

    Lanjut vol 5 Min… Semangat trus 🙂

  4. MoltoUltra says:

    Jadi intinya berbagilah harem dg saudaramu,,

  5. Hogaku says:

    Lanjut min

  6. Zen says:

    Kalau Ada Ilustrasi nya itu wajah para petualang kayak gimana ya….
    Hahahahaha……

  7. Deku says:

    Semangat up nya min

  8. Secret says:

    Ok terima kasih min, ane juga udh baca sampe volume 5 awal awal, cuma gak gua lanjutin karna susah, berkat disini gua bisa paham ceritanya

    Lanjutkan mim

  9. Roxy says:

    Tak terasa volume 4 sudah berakhir dan waktunya bagi volume 5 bersinar

  10. Reyvan says:

    Lanjoott!!! Mantap min

  11. Keita shaleh says:

    Semangat min lanjutin bab 4/k bab 5 ?

  12. Jio says:

    gasss sekencangnya

  13. Shiput says:

    24nya kapan??? Kok lama min??

Leave a Reply to Keita shaleh Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *