Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Volume 4 Chapter 3
~~

Selamat Membaca….

“Apa kau masih belum tahu cara membuat gelas yang di jual perusahaan itu!! “

Disebuah ruang tamu yang sangat mewah dan sedang marah itu adalah Marquis Cordino yang mengenakan pakaian bangsawan yang sangat mencolok dan dengan perrtunya yang besar.

Cordino sedang marah besar, sedangkan Mattias, seorang ketua perusahaan Narnis sedang menciut dimarahi.
Mattias tadinya adalah seorang manajer cabang di wilayah Gracia, namun berkat pengaruh Cordino, dirinya kini dapat menjadi ketua perusahaan Narnis.

“Meskipun anda mengatakan itu…. perusahaan Sarakhan itu didukin oleh Earl Silford… mulai dari Reversi, Gelas, Cermin jernih, sampai toilet… meskipun masa perjanjian dewa Perdagangan sudah lewa, sampai saat ini belum ada yang mengetahui cara membuatnya atau bahkan bahan pembuatnya… aku juga penasaran bagaimana sebenarnya mereka membuatnnya…”

Setelah melakukan persembahan kepada Dewa perdagangan, pihak yang melakukan persembahan memiliki hak monopoli terhadap produk yang dipersembahkan itu selama tiga tahun, dan kini itu semua sudah terlewat.

Namun, meskipun perusahaan-perusahaan lain mencoba menirunya, tak ada satupun diantara mereka yang berhasil, dan saat ini, produk-produk itu masih dimonopoli oleh perusahaan Sarakhan. Hanya Reversi yang dapat dengan mudah ditiru oleh perusahaan lain, dan kini perusahaan lain dapat membauat nya. Namun sebelum masa perjanjian itu berakhir, perusahaan Sarakhan sudah melakukan ekspor besar-besaran ke negeri-negeri tetangga, jadi mereka tak merasa terlalu rugi dengan ini.

“Dasar bocah sialan… AKu pikir dia akan berakhir di Dintle… tapi aku tidak menyangka dia malah mengembangkannya sampai sebesar itu… Dan sekarang dia malah bertunangan dengan tuan puteri… Enak sekali hidupnya…”

“Ya… Tapi tapi perusahaan Sarakhan punya seoarang anak perempuan… mungkin jika kita bisa menculiknya….”

“Hmm.. jika berhasil….”

Terimakasih atas kesetiaan kalian untuk selalu menantikan kami……

“Itu…”

Kedua pria itu menyusun sebuah rencana dan saling tersenyum mengerikan. Dan ketika pembicaraan mereka berkahir, Cordino mengangguk sambil tersenyum jahat.

“Aku sangat menantikan hasilnya… lagipula kita juga bisa menjualnya ke negeri lain… Seoarang beastmen kucing itu pasti sangat mahal karena sangat digemari sebagai mainan cinta…”

“Meskipun sebelumny kita sempat gagal… tapi sekaang kita punya cara lain… Serahkan saja pada kami…”

“Jika kamu berhasil nanti.. kamu tahhu kan apa artinya, Mattias…”

“Tentu saja… Aku akan menantikan kebaikan hati anda…”

Setelah itu pembicaraan mereka berdua terus berlanjut, lalu setelah selesai, Mattias meninggalkan ruangan.
Didalam kereta, Mattias memeluk seorang budak wanita, dan meraba dadanya. Budak itu tampak sangat enggan dan terpaksa menempelkan tubuhnya kearah Mattias.

“Sisanya tinggal menghubungi kartu andalan… fufufu.. aku bisa membayangkan tangisan perusahaan Sarakhan itu dikepalaku…”

Kereta kuda itu pun membawa Mattias yang sedang tersenyum ahat itu kembali ke perusahaan Narnis.

◇◇◇

Terimakasih kepada para donatur atas THR nya!!!

Disebuah rumah bangsawan.

Seorang gadis melompat ke tempat tidurnya dengan penuh tenaga.

“Kenapa… kenapa ada tunangannya!!!! Padahal kan belum dewasa!! Padahal aku sudah jauh-jauh datang ke kerajaan Esfort… Kalau begini…”


Sangat berbeda dengan senyumannya disekolah, saat ini Liltana yang sdang—- marah ini sedang mengeluh sendirian di tempat tidurnya.

“Tapi… dia kan anak Margrave… kok sebelum dewasa dia malah menjadi Earl… Di kekaisaran ini sangat itdak mungkin… apa yang terjadi ya… aku jadi penasaran…”

Liltana bangkit dari tempat tidurnya dan meninggalkan kamarnya.

Di ruang tamu, kepala pelayanya dan juga pengawalnya yang bernama Nigito sedang duduk. Ngito telah menjadi pengawal rahasia Liltana sejak usia 10 tahun.

“Nigito, Selidiki tentang Cain von Silford Drintle… “

Nigito merasa heran dengan Liltana yang tiba-tiba memerintahkan hal ini.

“Puteri Liltana…Baru tiba di kerajaan Esfort anda sudah ingin menaklukan seorang pria?? “

“Berisik!! Kamu tahu kan apa yang terjadi di Gracia!! Lagipula aku penasaran.. dia menjadi Earl di usia seperti itu… Akda kemungkinan juga dia akan bertentangan dengan kekaisaran dimasa depan… sudahlah selidki saja!! “

Melihat sosok yang mengucapkan hal yang berbeda dari niat aslinya ini, Nigito pun membungkuk hormat.

Tolong dikomen ya kalau ada terjemahan yang aneh atau rancu…

“Baiklah.. saya akan mengumpulkan informasi yang ada.. Kalau begitu saya permisi untuk memberikan perintah…”

Nigito membungkuk sekali lagi dan segera meinggalkan ruangan. Dan Liltana pun menghela nafas dalam-dalam.

“Tapi… Cain menjadi sangat keren ya… kalau bisa… “

Liltana yang tinggal sendirian itu bergumam sambil menggenggam kalung yang dipilihkan oleh Cain ketika mereka pernah bertemu diwaktu kecil.

Dan Informasipun telah terkumpul.

Liltana duduk diruang tamu, dan dihadapannya terhampar lembaran dokumen yang menginformasikan tentang Cain.

Meskipun informasi tentang Cain adalah utusan tidak tertulis disana, namun itu ditulis dengan cukup rinci tentang seberapa besarnya kontribusi Cain bagi kerajaan yang memang sudah banyak masyarakat yang tahu.

Liltana membaca kumpulan dokumen itu dengan seksama, lalu ia melemparkan dokumen tersebu kearas meja, dan kemudian menghela nafas.

“Aku tidak menyangka dia sehebat itu…”

“Itu benar… bahkan saya tidak pernah melihat ada anak sepuluh tahun yang bisa melakukan sebanyak ini di kekaisaran… bahkan akupun tidak mempercayainya ketika menyusun laporan ini… Apalagi dirumahnya dia memajang patung Red Dragon rank SS yang pernah ia kalahkan… aku kembali diyakinkan bahwa ada orang yang benar-benar diberkahi…”

Didalam dokumen laporan itu, tertulis bahwa Cain telah mengalahkan puluhan orc kelas tinggi ketika dalam perjalanan ke Ibukota untuk menyelamatkan tuan puteri. Dengan itu dia dianugerahi gelar Baron, dan tinggal di ibukota kerajaan. Lalu dia membuat kerjasama dengan perusahaan dagang dan meluncurkan berbagai produk inovatif ke seluruh dunia.

Lalu ketika ia di lantik sebagai Viscount, dia memerintah seuah kota dan berhasil menangkap wakil walikota beserta para penjahat lainnya dan mengembangkan kota. Selain itu juga dikatakan bahwa bhkan Saint-sam tertarik kepadanya. Dan terkait kekayaan, dikatakan bahwa mungkin diantara para bangsawan krajaan ini, ia memasuki posisi lma besar orang terkaya.

Semakin mereka membacanya, mereka smeakin meragukan apakah benar ini dilakukan oleh anak yang bahkan belum dewasa.
Nigito yang duduk dihadapannya tak punya pilihan lain selain kembali merapikan dokumen yang berserakan dimeja.

Sebentar lagi Lockdown berakhir!! AMINN!!!

“Saya bisa mengerti kenapa Puteri Liltana mau saya menyelidikinya… tidak ada anak yang seberbakat ini didunia… Saya sampai ingin membawanya ke kekaisaran dan menjadikannya tunangan tuan puteri.. atau jangan-jangan memang begitu niat puteri Liltana?? “

Mendengar Nigito mengucapkan kata tunangan, seketika wajah Liltana memerah.

“Ti-tidak!! Kenapa tiba-tiba kamu mengtakan tunagan!! Cain itu sudah pnya tiga tunangan…. Dan bahkan empat jika Saint-sama termasuk… dan jika aku ikut…. Ah bukan itu!!! “

Nigito tersenyum melihat Liltana yang bersikeras mencari alasan.

“Sepertinya tuan puteri juga sudah mulai dewasa ya…”

“Berisik! Daripada itu.. aku ingin mengunjungi Sarakhan ini… Sepertinya ada banyak barang yang tidak ada di kekaisaran disini…”

Nigita hanya tersenym melihat Liltana yang sdang menyembunyikan rasa malunya.

“Baik.. kalau begitu saya akan membuat jadwalnya akhir pekan nanti…”

“Kamu ini coba kalau dari tadi nurut saja…”

Nigita yang mennggalkan ruangan itu kembali melihat dokumennya ketika berada di lororng dan menghela nafas.

Jangan lupa untuk komen ya…

“Sosok manusia seperti ini… sepertinya aakn jadi penghalang kekaisaran dalam menyatukan dunia—“

Gumam Nigita ketika berada di lorong yang sepi.

Selama hari kerja, aktivitas disekolah tetap berjalan tanpa ada masalah.Sejak melihat dokumen itu, Liltana menjadi lebih penasaran dengan Cain, lebih teatnya ketika ia berhasil menemukan Cain ketika petama kali pindah sekolah ia merasa naik kelangit, dan ketika mengetahui Cain sudah bertunagngan dengan puteri raja dan puteri duke, perasaannya kembali jatuh kedasar jurang. Dan ia menggunakan statsunya sebagai puteri kaisar untuk menjalin persahabatan dengan Telestia dan Silk.

Namun setelah melihat laporan itu, Liltana kini semakin terlihat sedang jatuh cinta dengan Cain. Meskipun ia tidak sampai mengabaikan pelajaran, namun ia jadi sering memperhatikan sosok Cain dengan rambut peraknya dari belakang.

Untung saja Telestia dan Silk duduk di depan mereka, sehingga mereka tidak bisa melihat ekspresinya ini.

Dan akhir pekan pun tiba.

Sebuah kereta menuju ke perusahaan Sarakhan. Kereta yang mereka bawa dari Kekaisaran Vysus memiliki sebuah lambang kekaisaran. Namun para masyarakat umum tidak mengetahui lambang ini, dan hanya mengira ini adalah lambang bangsawan.
Dan kereta itupun tiba di perusahaan Sarakhan, dan Liltana bersama dengan Nigito masuk kedalam perusahaan itu.

Dan mata Liltana terbuka lebar melihat gelas-gelas yang berkilau terpajang.

Kalau bisa Di share juga ya…

Terimakasih telah mampir…
Sesungguhnya meng-klik iklan pada link ini = berdonasi kepada admin …

Anda telah membaca Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Volume 4 Chapter 3 Chapter . Jadikan Kurozuku sebagai website favorit anda.

Comments

14 responses to “Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Volume 4 Chapter 3”

  1. Kizuto says:

    First comment min

  2. MoltoUltra says:

    Cain ktmu putri kkaisaran pas kecil chapter brapa sih?

  3. Hideri says:

    Ini cain ngelupain cewe secantik itu? ?

  4. Yusuf says:

    Emm ini putri ke kaisarannya sedikit tempramental atau emg perasaanku saja?

  5. Fayd says:

    kutebak, ntar bawahan marquis nyulik tuh putri kaisar

  6. Zee says:

    Kill si marquis

  7. un un says:

    Thx udah translate..
    Makin boring aja ceritanya… Nambah kandidat lagi dan cuma gini2 aja..
    Mirip2 isekai smartphone sih boring juga kalau ngebaca yg selalu berkutat di kandidat harem aja.. Krn terlalu OP jd karakter tiap heroine harem nya berasa gak guna (gak se gud harem di realist kingdom)..
    Moga tambah nambah menarik biar fun bacanya…

  8. Keita shaleh says:

    Heem kok gue udh ngeliat yg chapter 4 sampe chapter berapa gtu tapi giliran di buka kok gk bisa ya

  9. Jojo says:

    Gak update ya hari ini padahal sunah nunggu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *