~

Anda sedang membaca Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Volume 4 Chapter 9 di Kurozuku.

11 Jun 2020

Penerjemah : KuroMage

Selamat Membaca….

Setelah menenangkan Tamanis dan membantunya untuk berdiri, kemudian mempersilahkan nya untuk duduk disebelahnya.

“Tamanis-san, aku akan melakukan yang terbaik untuk menemukannya… Jadi tolong tunggu saja… Aku pastikan untuk menemukannya…”

Cain yang berusaha menyampaikannya dengan nanda tenang, namun ia mengepalkan tinjunya dengan sangat keras. Ia telah membulatkan tekad didalam dirinya untuk segera menemukan Palma.

“Lil.. terima kasih juga untuk mu… aku akan mulai bergerak… jadi serahkan saja padaku…”

“Cain, bisa kah aku juga ikut membantu? “

Selain karena yang diculik ternyata adalah Palma, Liltana juga ingin memjadi kekuatan bagi Cain, namun Cain menggelengkan kepalanya.

“Lil, Aku akan terima perasaan itu saja… itu sudah cukup… Terima kasih. Aku harus segera…”

Liltana sadar bahwa Cain dengan sopan menyuruhnya untuk pulang, iapun melirik kearah Nigito. Nigito pun menyadari hal ini dan bergegas meninggalkan ruangan dan menuju ke kereta.

“Cain, jika terjadi sesuatu… tolong segera hubungi aku… “

Cain mengangguk dengan senyumannya kepada Liltana yang mengatakan itu dengan penuh semangat.

Terimakasih atas kesetiaan kalian untuk selalu menantikan kami……

“Puteri Liltana, persiapan kereta nya sudah selesai…”

“Baik… Cain, terimakasih sudah menjamu ku hari ini… Lain kali, tolong beritahu aku resep membuat Hamburger itu ya… “

“Ya, baiklah… Aku akan menyiapkannya….”

Setelah mengatakan kepada Tamanis untuk menunggu diruangan itu, Cain keluar rumah untuk mengantar kepergian Liltana.

“Sampai jumpa lagi disekolah…”

“Ya, selamat malam, terima kasih untuk hari ini”

Setelah Liltana menyampaikan salamnya dari jendela kecil di kereta, Nigito pun memberi aba-aba untuk segera berangkat.

Ketika Cain kembali ke dalam, ia tak menuju ke ruangan tempat Tamanis menunggu, namun ia menuju ke ruang kerjanya.

“[Summon:Darmeshia] “

Seketika muncul sebuah lingkaran sihir, dan kemudian Darmeshia muncul ditengah lingkaran tersebut.

“Cain-sama, apa terjadi sesuatu?? “

“Darmeshia, maaf ya, tapi aku ada permintaan untukmu… Seorang teman ku diculik… sepertinya dia masih ada disuatu tempat di ibukota ini… Bisakah kamu mencarinya??”

Melihat Cain yang mengatakan itu dengan ekspresi serius, Darmeshia meletakan tangannya didagunya dan sedikit kebingungan.

Terimakasih kepada para donatur!!! 

“Saya bisa saja mencarinya… tapi kalau tidak tahu seperti apa yang dicari…”

Mungkin itu wajar, Darmeshia tidak mungkin bisa menemukan orang yang bahkan tidak dia kenal sama sekali.

“Kalau tahu wajahnya tidak masalah kan? Kalau begitu…”

Cain membuat gambaran Palma di dalam benaknya, dan kemudian memusatkan energi sihirnya ke salah satu tangannya dan mengirimkannya kepada Darmeshia. Meskipun agak terkejut, Darmeshia tersenyum mengetahui bayangan yang tiba-tiba muncul di kepalanya.

“Hooo… ternyata bisa yang seperti ini juga ya… Sesuai yang diharapkan dari Cain-sama… Dengan ini saya bisa menemukannya…”

Melihat Darmeshia yang menunjukan wajah puasnya, Cain melanjutkn perkataannya.

“Berapa lama kamu bisa menemukannya?”

“Jika hanya di Ibukota.. mungkin saya bisa menemukannya sebelum hari ini berakhir…. Tentunya dengan kemampuan saya ini.. “

Sebelumnya Cain pernah menghentikan Darmeshia yang ingin menunjukan kekuatannya dihadapan Cain. Kemampuan Darmeshia sebagai pengguna serangga ini terlalu berat untuk mental orang biasa. Sambil tersenyum pahit, Cain haya mengtakan ‘Tolong ya’ dan ia pun kembali keruangan Tamanis.

Tolong dikomen ya kalau ada terjemahan yang aneh atau rancu…

Sylvia tampak sedang menghibur Tamanis yang sedang murung.

“Tamanis-san… jika Cain-sama serius, beliau pasti dapat menemukan Palma-san dan akan membawanya kembali dengan selamat… Jadi kita hanya harus menunggu…”

“Iya… tapi.. saat ini pun Palma sedang….”

Ketika Cain memasuki ruangan, Tamanis berdiri dari kursi dan membungkuk dalam-dalam.

“Cain-sama aku mengandalkan anda…”

Mendengar itu Cain mengangguk dan meminta Tamanis untuk duduk kembali.

“Aku sudah mengatur pencarian Palma… kurasa kita akan menemukannya hari ini juga…”

“Hari ini juga!?”

“Ya, aku aku akah menyelamatkannya hari ini juga… “

Tamanis terkejut dan sama sekali tidak pernah menduga jawaban Cain ini.
“Cain-sama ini sebenarnya… “

Tamanis sangat keheranan serta sangat mengagumi Cain yanf selalu memunculkan gerakan tak terduga dan bahkan juga membuar produk-produk yang tak pernah ada di dunia ini sebelumnya.

Tidak enak sebenarnya, kemarin tidak Update dan hari ini ada yang donasi… hehe

Berkat Cain, Perusahaan Sarakhan telah tumbuh menjadi salah satu perusahaan terbaik di ibukota kerajaan ini, dan berhasil memonopoli penjualan barang-barang gelas ke seluruh kerajaan. Bahkan produk Reversi mereka telah menjadi komoditi ekspor.

Tamanis sadar dan memahami betul bahwa perusahaan nya ini sangat bergantung pada Cain, sehingga tak aneh jika disebut sebagai perusahaan Silford. Namun Tamanis yang sangat menghargai setiap pertemuan dengan orang-orang ini terus-menerus berkeliling desa-desa tanpa kenal lelah. Karena ia sadar, bisnis ini adalah bisnis yang ia mulai dengan membuat barang-barang kecil untuk kehidupan sehari-hari.

Setelah mengatakan kepada Tamanis untuk menunggu dengan tenang dirumah, iapun masuk ke kamarnya dan melepaskan pakaian bangsawannya kemudian menggantinya dengan kostum petualang. Ia juga menyiapkan pedang di pinggangnya, dan bersiap untuk memulai pertempuran.

Dua jam kemudian

“Cain-sama, saya telah menemukannya… Saat ini dia sedang disekap di ruang bawah tanah sebuah perusahaan.. dia saat ini sedang diawasi oleh tiga orang…”

Darmeshia tiba-tiba muncul di ruangan itu dan memberikan laporan, Cain pun mengangguk mendengar laporan itu.

Namun, Ekspresi Darmeshia terlihat agak sulit menjelaskan.

“Sebenarnya… di perusahaan itu… baru saja ada satu kereta…. Yang dinaiki oleh seorang gadis datang mendekati… “

Mendengar hal itu, Cain langsung bisa membayangkan siapa gadis itu.

“Segera antar aku kesana!! Jika terjadi sesuatu padanya, kerajaan ini bisa dalam masalah!! “

“Baik, mari kita segera pindah kesana…”

Lalu Cain dan Darmeshia berpindah dan menghilang dari mansion.

” ………… “

Ditunggu ya… Kemungkinan akan ada 3 Chapter hari ini…

Namun, diruangan itu tidak hanya ada Cain-saja. Juga ada Collin dan Sylvia disana.

“Hei, Sylvia… Darmeshia yang seharusnya berada di Drintle tiba-ttiba muncul, dan tiba-tiba menghilang bersama

Cain-sama kan?? mataku tidak salah kan?? “

Collin yang tidak memahami hal ini bertanya kepada Sylvia, dan ia hanya menjawab dengan tersenyum pahit.

“Cain itu istimewa….pasti ada suatu cara… kita tidak usah mengkhawatirkan hal itu…”

Sylvia meletakkan secangkir teh yang baru diseduh di depan Collin.

“…Benar juga… Jika kita terus memikirkan hal seperti ini tidak akan ada habisnya ya…”

Collin mengambil cangkir teh dai meminumnya lalu menghela nafas.

◇◇◇

“Disini ya tempatnya… “

Cain berdiri dihadapan sebuah gedung yang dindingnya terbuat dar tumpukan batu, dan memiliki tiga lantai. Bangunan itu memiliki penampakan yang mencolok, benar-benar mengesankan itu adalah bangunan yang mewah.

Setelah melihat tanda bertuliskan “Perusahaan Narnis” dalam benak Cain hanya terlintas satu kata, “Ternyata…” dan ia pun meletakan tangannya di pintu masuk.

Ketika Cain mencoba membuka pintu itu, nampaknya terkunci. Cain tidak terlalu mempedulikan hal ini dan mengalirkan sihirnya ketelapak tangannya, dan dalam sekejap terdengar suara engsel pintu itu pecah dan jatuh.
Lalu pintu pun terjatuh kebagian dalam gedung. Lalu Cain pun amsuk kedalam.

Dan disana, terlihat sosok Liltana yang sedang ditekan, NIgito yang mengangkat tangannya seakan menyerah, serta beberapa pria yang sedang memegang pedang mereka. Semua orang tampak tertegun dengan kejadian ini.

Kalau bisa Di share juga ya…

Terimakasih telah mampir…

 

 

Comments

16 responses to “Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Volume 4 Chapter 9”

  1. abeeconan says:

    Ayo lanjut min

  2. Salo says:

    Lanjut min

  3. Jio says:

    gassss terus dab

  4. psp06 says:

    Pas sedang seru2nya mlh hbs, d tunggu lanjutannya min, mdh2an sperti kata admin, hr ini 3 chapter

  5. MoltoUltra says:

    Uwu

  6. Art says:

    Benar kah min 3 chapter nanti di up

    Wow MIMIN memang yang terbaik

  7. Roxy says:

    Komen dulu bacanya nanti

  8. Abeeconan says:

    Ayo min, sehari 3 chapter.. smangat.

  9. Keita shaleh says:

    Huhu telat gk first comen

  10. Ardian-kun says:

    Ane tunggu min triple updatenya?

  11. Hogaku says:

    Lanjut min

  12. Nana says:

    Dinantikan next nya min

  13. Jooh says:

    Gasss min

  14. Deni says:

    Uwu bgt min klo sehari 3 ch. Berasa one piece udah mau tamat????

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *