~

Anda sedang membaca Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Volume 6 Chapter 11 di Kurozuku.

5 Jul 2020

Penerjemah : KuroMage

Selamat Membaca….

Diruang pertemuan Istana, Lizabeth dan empat orang raja Iblis rudah berkumpul dengan Logsia Sang Putera Mahkota sebagai pemimpin mereka.

Ignis  sang penguasa kerajaan timur. August penguasa Kerajaan Barat. Denis penguasa Kerajaan Utara. Dan Seto yang memerintah kerajaan Selatan. Keluarga kekaisaran dan keempat raja iblis ini sering berkumpul untuk membuat keputusan tentang hal-hal penting.

“Apakah yang mulia Kaisar masih…”

August, salah seorang raja iblis itu bertanya kepada Logsia. Namun Logsia menggelengkan kepalanya dan menjawab.

“Yang Mulia masih belum ada perkembangan bahkan setelah diberikan sihir penyembuh….Saat ini beliau masih tertidur…”

Kekuasaan tertinggi dipegang oleh Kaisar Iblis, ayah Logsia dan Lizabeth. Namun sejak beberapa waktu lalu kondisinya memburuk, dan saat ini dalam keadaan koma. Karena itu saat ini Logsia sebagai Putera Mahkota menggantikannya mengatur pemerintahan.

Bahkan setelah diberikan sihir penyembuh kondisainya tidak kunjung membaik dan malah menjadi koma tanpa bisa berbuat apa-apa. Logsia juga telah mengumpulkan berbagai informasi namun dia masih belum menemukan solusinya.

Terimakasih atas kesetiaan kalian untuk selalu menantikan kami……

“Daripada itu, alasan aku meminta kalian berkumpul hari ini adalah tentang— Deklarasi perang kepada Manusia…. Karena Lizabeth telah kembali dengan selamat, maka ——”

“Kau tidak akan bilang kalau akan menghentikan perang kan??”

Denis berdiri dan menggebrak meja. Pada dasarnya Denis memang memilik karakter yang menyukai pertempuran. Dan dia sangat menyukai situasi ini daripada masa-masa damainya sebagai raja iblis. Pada dasarnya dia memang menggunakan kekuatannya untuk menjadi raja Iblis, namun setelah menjadi raja iblis, dia jadi sangat jarang bertarung.

Meskipun dia sering mengalihkan perhatiannya dengan melakukan perburuan monster, namun tetap saja dia masihlah lebih suka pertarungan sungguhan.

“Aku menentang peperangan, apapaun yang terjadi aku tidak akan mengeluarkan pasukan…”

Seto melipat kedua tangannya dan menyuarakan penolakannya dengan nada sedikit kesal.

“Aku tidak peduli yang manapun… Tidak ada untungnya juga menyerang benua lain…”

“Aku juga setuju… Lagipula Yang Mulia Lizabeth telah kembali dengan selamat… Yah meskipun aku akan ikut jika Putera Mahkota memerintahkan….”

Ignis dan August menyuarakan netralitas mereka. Kemudian Lizabeth yang sedari tadi mendengarkan pun akhirnya mulai membuka mulut.

Terimakasih kepada para donatur!!!

“Pertama-tama, izinkan aku meminta maaf telah membuat masalah.. Mohon maafkan aku…. Memang banyak hal yang terjadi di negeri manusia, namun aku tak memiliki dendam pada mereka.. Jika kalian menjadikan kejadian ini sebagai dasar untuk memicu perang, aku mohon hentikanlah….. Yah meskipun kalian tetap berperang—— Kalian pasti akan kalah…”

Namun Denis pun langsung kesal setelah dikatakan dia akan kalah sebelum bertarung. Harga dirinya yang menjadi raja Iblis berkat kemampuannya tak mengizinkan hal ini.

“Putera Mahkota, Bagaimana pendapat mu tentang ini?? Kudengar Yang Mulia Lizabeth di tangkap oleh ras manusia, dan nyawanya nyaris terancam…. Tetapi kita tidak membalaskan dendam kepada mereka???”

“Pada awalnya aku juga berpikir bahwa kita perlu membalas dendam… Namun Liza datang bersama dengan seorang perwakilan dari ras manusia… orang itu adalah yang selama ini merawat Liza, dan setelah melakukan pembicaan dengannya, aku merasa tidak perlu lagi melakukan pembalasan dendam…”

Logsia menjawab dengan tenang sambil melipat tangannya. Namun Denis nampaknya masih belum puas, bahkan meskipun itu adalah perkataan Putera Mahkota sekalipun.

“Jadi.. anda maksud kita akan kalah jika bertarung dengan manusia itu??? Makanya Yang Mulia Lizabeth bekata begitu?? Pertemukan aku dengan orang itu… Aku akan memutuskan setelah bertemu….”

Logsia pun melirik kearah Lizabeth. Lizabeth hanya mengangguk tanpa berkata.

“…baik, aku akan pertemukan, Liza, bisakah kamu memanggil Cain-dono kemari??”

“Baik.. Aku akan segera memanggilnya…”

Lizabeth pun berdiri dan meninggalkan ruang pertemuan. Sejak ruangan itu ditinggal oleh Lizabeth, samua hening dan tak ada yang berbicara. Namun tiba-tiba kesunyian itu pecah.

Tolong dikomen ya kalau ada terjemahan yang aneh atau rancu…

“Yang Mulia, tergantung pada manusia itu nanti, aku mungkin akan memutuskan berperang….”

Ignis yang tadi mengatakan netral tiba-tiba melontarkan pernyataan itu.

“Ignis-dono, kenapa tiba-tiba??”

“Karena ada kemungkinan bahwa Yang Mulia Putera Mahkota dan Yang Mulia Lizabeth telah terkena tipu daya nya…  Meskipun Seto-dono juga menolak peperangan ini…”

“Ohh Ignis-dono juga berpikiran begitu?? Kalau begitu kita tinggal musnahkan saja manusia itu kan???”

Bersamaan dengan itu ruang perteman ini diliputi oleh aura pembunuhan. Aura itu dipancarkan oleh Seto,  dan ia menatap tajam kearah Denis.

“—Denis-dono, apa yang barusan anda katakan?? anda bilang ingin memusnahkan Cain-dono?”

Namun Denis juga merupakan Raja Iblis, sama seperti Seto. Dia tak mungkin mundur setelah menerima Aura membunuh seperti ini.

Keduanya saling melotot, namun tiba-tiba terdengar pintu diketuk dan Seto pun melepaskan aura membunuhnya.

Ketika Logsia memberikan izin, pintu pun terbuka dan Cain memasuki ruangan bersama dengan Lizabeth. Cain juga sempat merasakan aura dari Seto, dan merasa situasi ini sdang buruk. Namun dia berusaha tidak menampakan itu diwajahnya, dan duduk di tempat yang disediakan oleh Lizabeth.

“Pertama, izinkan aku memperkenalkan kalian… Beliau ini adalah Cain-dono, ras manusia yang datang sebagai perwakilan kerajaan manusia…”

Ketika Logsia memperkenalkan dirinya, Cain berdiri sebentar dan kemudian membunkuk dan memperkenalkan diri.

“Aku Cain von Silford Drintle dari Kerajaan Esfort… Dikerajaan Aku memiliki gelar sebagai Margrave… Pertama-tama, aku ucapkan terimakasih telah mengundangku kemari….”

Cain menyelesaikan perkenalan dirinya, dan kembali duduk. Namun semua raja iblis selain Seto pun terkejut. Apa boleh buat, dihadapan mereka berdiri seorang anak yang bahkan belum dewasa dan mengaku sebagai perwakilan ras manusia.

Jangan lupa untuk komen ya…

Meskipun sedikit mereka mempunyai pengetahuan tentang sistem kehidupan manusia. Meskipun dia memiliki posisi bangsawan sebagai seorang Margrave, mereka masih ragu apa tidak apa-apa mengirim anak ini sebagai perwakilan.

Mereka bertiga menganggap mungkin orangtuanya sudah meninggal terlalu cepet sehingga dia mewarisi gelar ayahnya sebelum dewasa.

Meskipun pada kenyataan nya Cain menjadi Margrave karena sang raja dan para petinggi kerajaan mengakui kemampuannya, namun ketiga Raja Iblis ini tidak mengetahui kemampuan Cain itu.

“Kalau begitu aku akan melanjutkan pembahasan tentang perang dengan ras manusia… Saat ini aku belum bisa memutuskan karena masih terbagi antara fraksi pendukung perang dan penolak perang…. Apa Cain-dono ada pendapat yang ingin disampaikan??”

Cain pun berdiri.

“Pertama-tama, atas nama seluruh ras manusia, aku menyampaikan permintaan maaf atas perlakuan buruk kepada Yang Mulia Lizabeth…”

Memang bukan Kerajaan Esfort yang meperlakukan Lizabeth sebagai budak. Namun saat ini Cain selain menjadi perwakilan Kerajaan Esfort juga menjadi perwakilan ras manusia. Cain merasa perlu untuk meminta maaf sebelum ia berbicara sebagai perwakilan ras manusia.

Dan Cain pun melanjutkan perkataannya.

“Namun, aku berpikir bahwa tidak seharusnya ras iblis dan ras manusia saling berkonflik… jika sampai terjadi perang, maka akan ada korban di kedua belah pihak, bahkan hal ini juga akan menjadi beban bagi para warga…. Bahkan Yang Mulia Liabeth pun tidak menginginkan hal ini….”

“Ya… Aku juga  tidak ingin ada peperangan… Aku ingin bersantai di Istana Cain lebih lama…. Jika perang terjadi, pasti akan sulit menemukan makanan yang enak…”

Lizabeth menipal kata-kata Cain. Seto pun dalam diam menganguk menunjukan persetujuannya, dan wajah menyermkannya yang tadi ia tunjukan telah menghilang.

Sesungguhnya cerita menggantung itu adalah karya penulis…Hahaha

Namun ketiga Raja Iblis itu tidak semudah itu langsung menerima kata-kata itu begitu saja.

Meskipun mereka mengandalkan kekuatan, mereka tetap mengemban nasib sebuah negara.

“Meskipun begitu, kami juga punya harga diri, apa kau berpikir kami akan mengatakan, oh ya, begitu…”

“Apa kau tetap mengatakan itu meskipun negaramu akan hancur??”

Seto segera membalas perkatan Denis. Para bangsawaan di kerajaan Seto sudah menyaksikan kemampuan Cain sehingga mereka bisa bersatu menentang berperang. Namun ditempat ini, hanya Lizabeth dan Seto lah yang mengetahui kekuatan Cain. Bagi Denis, dia tak bisa semudah itu untuk mundur.

“Kenapa jadi kerajaan ku yang hancur??? Seto! Tergantung dari jawabanmu, aku tidak akan melepaskan kerajaan mu!”

“Tentu saja itu karena, dengan menjadikan Cain-dono menjadi musuh, maka kekalahan mu sudah dipastikan…”

Seto menjawab sambil tersenyum. Namun Denis semakin tidak menyukai itu dan dia pun berdiri.

“AKu tidak terima penghinaan ini!! Kerajaan ku akan kalah?? Kalau begitu tunjukan kekuatan mu sevagai perwakilan manusia!! Aku ini mendapatkan posisi raja iblis dengan kekuatanku sendiri, tergantung dari kekuatanmu, aku akan mempertimbangkan jawabanku!”

Setelah mendengar perkataan Denis ini, baik Cain, Seto, dan Lizabeth membayangkan satu kata, ‘Berhasil!’ dalam benak mereka dan mereka pun tersenyum.

Terimakasih telah mampir…

 

 

Comments

34 responses to “Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Volume 6 Chapter 11”

  1. Manchaa says:

    Tanggung ehh mau lihat fight nyaa woyy
    Eh btw first yaa

  2. Deku says:

    Ya elah digantung lagi…
    Nanggung bet dah
    Wkwk

  3. Second says:

    Coba ch selanjutnya denis ngeluarin aura pembunuh terus cain gemeteran dia nyerah terus waktu denis narik aurnya cain bilang
    “Tpi boong hiya hiya hiya”. Tamat

  4. Jers says:

    Sazuga min,, di bikin kentang lagi wkwkwkwk

  5. Hogaku says:

    Lanjut min

  6. Shiput says:

    Bangke, gue baca jam segini. Gimana gue mau tidur ???

  7. Keita shaleh says:

    Raja iblis yang doyan ribut/perang akhir nya menerima kekalahan dari pihak manusia

  8. Asparagus boy says:

    Semangat TL-nya min………… Ditunggu kelanjutannya

  9. Nana says:

    Bettele dimulai

  10. Shiput says:

    Kok masih belum up lagi ya????

  11. Deku says:

    Biasa ni admin klo hari senin suka bikin penasaran berkepanjangan ??

  12. None says:

    Min….. Ilustrasi Elizabeth sama istrinya seto ada gk ??

  13. Zen says:

    Terima Kasih Min…..
    Updatenya Sekitar Jam Berapa Min….

  14. Keita shaleh says:

    Min hari ini gak update ya?

  15. Manchaa says:

    Bolak balik web buat nge cek dah update apa belom
    Kata mimin sore huhu.. Ini dah sore mimin sayankk

  16. DivoR says:

    Hri ini gk update kh min?? (ŏ_ŏ)

  17. Ardian-kun says:

    Masih menunggu…?

  18. Deku says:

    Min ktanya tdi sore kok belom..??

  19. Hogaku says:

    Menunggu?

  20. Yusuf says:

    Ditunggu min

  21. Yusuf says:

    Gak update kah?

  22. Hogaku says:

    Masih memunggu?

  23. De says:

    Ah indah nya menanti..???

  24. Yunir says:

    Min ada apa gerangan gak update update

  25. Kiruru says:

    Katanya sore update min.. ni udh mlm bambank…

  26. Ku says:

    Kumenangissss??

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *