~

Anda sedang membaca Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Volume 6 Chapter 13 di Kurozuku.

6 Jul 2020

Penerjemah : KuroMage

Selamat Membaca….

Dalam dua hari telah dibangun sebuah panggung di depan Istana untuk memberikan pengumuman kepada para warga. Cain diberitahu bahwa di negeri ini Kaisar biasa berdiri didepan publik dan memberikan pidato.

Namun karena Kaisar saat ini sedang dalam masa perawatan dan tidak dapat bertemu siapapun, maka Logsia selaku Putera Mahkota yang akan menggantikan memberikan pidato. Dan bersamaan dengan itu, ia akan mengumumkan kepulangan Lizabeth dan meyatakan bahwa dia tidak akan menyerang manusia.

“Sisanya tinggal menyerahkan kepada Putera Mahkota untuk memberikan pengumuman, maka mereka pasti akan menerimanya…”

“Kuharap tidak terjadi sesuatu yang lain lagi…. Aku sedikit khawatir soal mereka… Para Raaja Iblis yang menenang sekeras itu sekarang terlihat tenang sekali…”

Cain merasa khawatir dengan kenyataan para Raja Iblis yang tergolong dalam fraksi pendukung perang itu tetap tenang dalam dua hari belakangan.

Terimakasih atas kesetiaan kalian untuk selalu menantikan kami……

Dia pun memanggil Daremshia dan memerintahkannya untuk mengumpulkan informasi di sekitar Istana. Sedangkan dia sendiri bertindak sebagai tamu di istana.

Dan sepertinya memang kepada sesama iblis, apalagi lawannya adalah Raja Iblis, ia tak bisa menyembunyikan hawa keberadaannya dari mereka. Sehingga ia tidak mendapatkan informasi tentang pembicaraan rahasia itu. Meskipun terus diliputi perasaan cemas, Cain tetap menghadiri acara itu.

“Waktunya sudah tiba, mari kita berpindah…”

Cain pun mengikuti pelayan yang datang menjemutnya untuk keluar dari Istana dan menuju ke panggung. Dan sepertinya memang pertemuan yang dihadiri oleh keluarga kerajaan dan keluarga kekaisaran memang populer, sehingga banyak penduduk kekaisaran yang datang dan berkumpul untuk menyaksikan.

Tolong dikomen ya kalau ada terjemahan yang aneh atau rancu…

Dan Cain pun duduk di sebuah kursi yang telah disediakan diatas pangung. Keempat raja Iblis duduk di sisi berlawanan dari podium yang ada ditengah. Sedangkan Lizabeth ditentukan untuk duduk disebelah Cain.

“Tidakperlu gugup seperti itu… ini adalah upacara yang damai kok…”

Lizabeth mengatakan itu sambil melihat kearah kerumunan yan ada dibawah panggung.

Ditengah sorakan meriah itu, Logsia pun berdiri dan kemudian naik ke podium. Meskipun ketika Logsia naik kepodium suara sorakan itu semakin meriah, namun setelah ia mengangkat sebelah tangannya, suara sorakan itu perlahan berhenti.

“Aku adalah Logsia, Putera Mahkota, Aku ucapkan rasa syukur ku kepada para penduduk yang bersedia berkumpul meskipun ini mendadak… Pertama-tama, aku umumkan bahwa Puteri Lizabeth sudah kembali dengan selamat.”

Setelah Logsia mngucapkan itu, Lizabeth pun berdiri dan maju, lalu ia melambaikan tangannya. Dan bersamaan dengan itu suara sorakan pun bergema sekeras-kerasnya.

Lizabeth tersenyum dan kemudian kembali ketempat duduknya. Dan ia tersenyum sambil melirik kearah Cain.

“Popularitasku disini lumayan kan??”

“Ya.. aku bisa melihat para warga ikut bahagia…”

Layak sebagai keluuarga yang memerintah ras Iblis secara keseluruhan, Keluarga Kekaisaran memang sangat populer.

Kemudian pidato Logsia pun berlanjut.

Besok akan kita balas…

“Memang benar puteri Lizabeth telah megalami banyak kesulitan di negeri manusia, namun dia dapat kembali dengan selamat.. Aku juga sempat berpikir untuk menyatakan perang kepada ras manusia… Tetapi——”

“Hancurkan sajja negara yang sudah menyakiti Tuan Puteri!!!”

“Ya benar!!!”

Ternyata memang sikap permusuhan mereka kepada ras manusia masih tinggi. Sebesar itulah pengaruh penangkapan Lizabeth.

“Namun, berkat bantuan dari ras manusia juga puteri Lizabeth bisa diselamatkan, dan berkat manusia itu juga beliau bisa kembali kemari dengan selamat… Dan setelah aku berbicara dengan perwakilan kerajaan manusia, aku memutuskan untuk mendukung perdamaiad… dan mulai sekarang——”

“Tunggu!”

Denis, salah satu iblis, berteriak menghentikan.

Logsia menatap Denis, namun seolah tidak memperhatikan itu ia langsung berdiri disamping Logsia.

“Meskipun Putera Mahkota mengatakan itu, apa kalian semua bisa memafkan ras manusia itu??? Selama di negeri manusia, Puteri Lizabeth diperlakukan sebagai budak dan nyaris terbunuh!! Apa kalian bisa memaafkan manusia seperti itu!? Kalau aku tidak bisa!! Tidak akan pernah bisa!! Apapun yang terjadi aku tidak bisa memaafkan mereka!!”

“Itu benar! Ayo kita musnahkan saja manusia!”

Terdengar banyak suara persetujuan dari para warga. Mndengar suara sorakan ini, Logsia pun tersenyum pahit dan menatap tajam kearah Denis.

Sesungguhnya cerita menggantung itu adalah karya penulis…Hahaha

“…Denis, Apa maksud ini semua???”

Mengabaikan perkataan dan tatapan dari Logsia, Denis melanjutkan perkataannya.

“Kami, tiga dari Raja Iblis sudah setuju untuk melakukan peperangn, namun llihat, yang mulia malah takut melawan manusia!! Mana munkin kitaras iblis akan kalah melawan manusia!!! Iya kan!!”

Para warga menyuarakan persetujuan mereka terhadap pertanyaan Denis.

Seto merasa marah dan ia mencoba bediri, namun ia ditahan oleh Ignis dan August dikedua sisi.

“Ghoo … kalian!”

“Hmm, ini salah mu sendiri Seto, seharusnya kau ikut setuju saja….”

Seto yang sedang ditekan itu pun melirik kearah Cain. Namun jika Cain mengalahkan para raja iblis ini sekaran, maka akan menjadi peperangan. Iapun tetap duduk dan mengepalkan tangannya. Namun tiba-tiba Lizabeth menyentuh lembut kepalan tangan itu.

Ketika Lizabeth dan Cain saling menatap, mereka berdua pun mengangguk. Lalu Lizabeth berdiri disamping Logsia sambil mengangkat tangan kanannya.

“Semuanya dengar perkataanku. Memang benar bahwa aku mengalami banyak hal mengerikan di negeri manusia, namun aku juga mendapatkan pertemuan yang baik… Karena itu kami keluarga kerajaan menentang terjadinya peperangan, tak peduli apapun yang dikatakan raja Iblis Denis, kami tidak akan pernah memulai peperangan… Karena ini, saat ini, kami sudah datangkan perwakilan dari negeri manusia…. Aku perkenalkan, beliau adalah Cain-dono, perwakilan dari negeri manusia…”

Lizabeth pun melirik kearah Cain. Cain pun mengerti bahwa masalah ini harus segera diatasi. Diapun berdiri di sebelah Lizabeth.

“Aku Cain von Silford dari Kerajaan Esfort, salah satu kerajaan di Negeri manusia… Sebagai perwakilan dari ras manusia, aku———”

Cain pun memulai pidatonya untuk meredamkan niat berperang mereka.

Terimakasih telah mampir…

 

 

Comments

10 responses to “Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Volume 6 Chapter 13”

  1. psp06 says:

    Akhirnya update jg

  2. Bos69 says:

    Akhirnya

  3. Art says:

    Aduh telat komen

  4. Ardian-kun says:

    Dah nunggu 2 chapter seharian tpi msih blom pada gelud jg anjir:v

  5. Hogaku says:

    Lanjut min

  6. Keita shaleh says:

    Heem kalo kata gue sih tar pasti ada keributan kecil gak mungkin gak ada

  7. Zen says:

    Authornya Suka Buat Cerita Yang Ngegantung…….!!!!!!!
    Buat Orang Penasaran Aja….!!
    Up Min….
    Semangat Min….

Leave a Reply to Ardian-kun Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *