Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Volume 8 Chapter 1
~Tiga Sosok yang Mengejutkan~

Selamat Membaca….

Hari-hari terus berlanjut sambil sesekali melakukan pertemuan dengan Alex membahas tentang pengembangan kota Drintle.

Cain memang menjadi seorang Margrave yang tergolong kedalam bangsawan kelas atas, namun ia tidaklah memiliki fraksi yang banyak. Ia tak tahu lagi siapa selain Alex yang pantas diandalkan. Dan para petinggi kerajaan pun mengerti akan hal itu, sehingga mereka menjadikan Alex sebagai wakilnya.

Saat ini wakilnya itu sedang bekerja memastikan wilayah-wilayah yang diseahkan oleh Republik Ilstein. Dan memang masih perlu waktu beberapa saat lagi sebelum daerah-daerah itu diserahkan kepada Cain.

Disaat seperti ini, datanglah panggilan dari Istana kepada Cain.

“Kira-kira ada apa ya…”

Cain mengira ini adalah panggilan biasa, namun ternyata di amplop itu disegel dengan lilin dan dikirim oleh utusan resmi.

“Sepertinya ini undangan resmi ya…. Sebenarnya selain para menteri hampir tidak ada bangsawan yang datang ke Istana….”

Cain mengangguk mendengar penjelasan Collin ketika Cain menyerahkan surat itu padanya.

“Untuk sementara aku ke Istana saja dulu…. Aku titip mansion ini ya….”

Cain pun menaiki kereta kudanya dan menuju ke Istana.

◇◇◇

Terimakasih atas kesetiaan kalian untuk selalu menantikan kami……

 

Sesampainya di Istana, segera salah seorang pelayan membawanya ke sebuah ruang pertemuan yang berbeda dari biasanya.

Di ruangan itu, sudah ada Sang Raja, Duke Eric, Perdana Menteri Magna, dan Ayahnya Garm. Namun kali ini ada satu ososok orang yang duduk sendirian.

Sepertinya orang itu adalah ras Beastmen, dia memiliki telinga seperti seekor serigala di kepalanya. Sosok Beastmen itu menatap kearah Cain dan nampak terkejut, dan seolah berusaha menyembunyikan itu, ia menundukan kepala lalu kemudian kembali menatap kedepan.

“Maaf membuat kalian menunggu….”

“Ooh aku sudah menunggu mu, cepat duduk disana….”

Ketika Cain datang sang raja memberikan isyarat seoalah mereka memang menunggu kehadirannya. Ketika ia sudah duduk di sofa, Perdana Menteri Magna pun mulai berbicara.

Terimakasih kepada para donatur!!! Yang telah membuat kita sampai ke titik  ini….

“Kalau begitu, aku akan memulai membahas pra negosiasi sebelum kita melakukan diskusi…. Aku akan memperkenalkan mu Margrave Cain, beliau ini adalah Hagnes-dono, beliau tinggal di Kerajaan kita sebagai duta perwakilan Beast Kingdom Kermes…. Sebenarnya…. Kerajaan Kermes, sedang———Mendapat serangan dari Kekaisaran Vysus….”

Cain pun mengerutkan wajahnya setelah mendengar perkataan Perdana Menteri Magna. Memang sebelumnya dia pernah mendengar bahwa Kekaisaran sering menyerang negara-negara tetangga, namun akhir-akhir ini ia tidak mendengar tentang adanya penyerangan itu.

Pada kenyataan nya, Beast Kingdom Kermes sudah menerima serangaan beberapa kali. Namun berkat tubuh binatang mereka yang memiliki kekuatan fisik lebih tinggi daripada manusia biasa, mereka dapat menghadapi serangan itu. Begitulah yang Cain baca dari buku sejarah.

Selain itu, ia juga mengetahui bahwa Beast Kingdom Kermes dan Kerajaan Esfort menjalin aliansi meskipun tidak bertetangga. Memang tidak memungkinkan melakukan perdagangan melalui darat karena terhalang oleh Kekaisaran Vysus, jadi mereka melakukan perdagangan melalui laut. Banyaknya ras Beastmen yang tinggal di Kerajaan Esfort ini juga kemungkinan mereka pindah dari Beast Kingdom untuk mencari peluang hidup.

Dan pada kenyataannya sang Direktur Perusahaan Sarakhan juga sudah pindah ke Kerajaan ini sejak jaman orang tuanya.

“…. Jadi ada masalah apa hari ini?? Kudengar bahwa Beast Kingdom ini lebih kuat kalau soal kekuatan fisik…..”

“Hagnes-dono, bisakah kau menceritakannya??”

Meskipun ini adalah permintaan Perdana Menteri Magna, nampaknya Hagnes sedikit keberatan.

“Pertama-tama aku minta maaf karena datang dalam kondisi seperti ini…. Aku mendengar bahwa kita sedang menunggu para petinggi kerajaan berkumpul, tapi kenapa ada anak-anak disini?? Bahkan barusan yang mulai mengatakan bahwa anda menunggu anak ini???”

Tolong dikomen ya kalau ada terjemahan yang aneh atau rancu…

Meskipun para petinggi kerajaan Esfort mengerti kemampuan Cain sebagai bangsawan, saat ini statusnya sebagai utusan dewa sedang disembunyikan, dan tidak akan dibiarkan terungkap begitu saja.

Itu sebabnya Hagnes yang pertama kali bertemu dengannya berpikiran kenapa bisa ada anak-anak di tempat seperti ini. Dan memag itu adalah wajar.

“Hagnes-dono… memang wajar jika kau berpendapat seperti itu… Namun Margrave Cain ini adalah putera Margrave Garm, dan dengan kemampuannya dia bisa memerintah wilayahnya sebagai seorang Margrave…. Terlebih beliau ini adalah tunangan putri yang mulia dan Puteri Duke Eric…. dia bahkan bertunangan dengan putri Duke Libert…. Saya rasa setelah mendengar semua ini anda bisa mengerti betapa pentingnya sosok beliau ini….”

“Meskipun begitu….”

Hagnes berusaha untuk mengerti apa yang dijelaskan oleh Perdana Menteri Magna, namun nampaknya ia masih belum bisa menerima.

“Ngomong-ngomong, beliau ini adalah orang terkuat di kerajaan ini…. Anda mengenal Komandan Knight kami kan? Puteri Duke Libert itu…. Beliau ini jauh lebih kuat dari itu…”

“… eh?”

Hagness pun terkejut mendengar pernyataan sang Raja. Awalnya dia berpikir bahwa meskipun memiliki bakat dalam militer, dia masihlah anak anak belaka. Namun setelah mendengar kata terkuat di Kerajaan ini, membuatnya sangat terkejut.

Pada dasarnya Beast Kingdom menjunjung tinggi perkataan “Kekuatan adalah Keadilan” dan dari generasi ke generasi Ras Singa lah yang menjadi raja mereka. Karena itu Hagness sangat terkejut.

“Haha.. sepertinya bahkan jika kerajaan Esfort ini melawan Cain-kun sendirian, kita bisa kalah….”

Hagness pun menajadi terdiam setelah mendengar candaan Duke Eric yang lebih mengejutkan itu.

Jangan lupa untuk komen ya…

“Kurasa itu ada benarnya… yasudah, kalau begini terus kita tidak akan ada kemajuan… mari kita lanjutkan pembicaraan kita…”

Setelah kembali tersadar, Hagnes pun mulai menjelaskan situasi yang terjadi saat ini.

Invasi terjadi sangat mendadak. Pada awalnya mereka mengira bisa menghadapi invasi ini seperti biasanya, namun teryata sangat berbeda. Banyak prajurit dan penyihir yang kuat dan membuat beberapa kota dihancurkan dan dijajah.

Yag paling kuat diantara mereka adalah dua orang ksatria dan satu penyihir perempuan. Dan Kerajaan Kermes kalah oleh ketiga orang ini.

“Bahkan kekuatan seorang jendral di Beast Kingdom pun tidak bisa menghadapinya… karena itu aku datang ke Kerajaan Esfort untuk meminta bantuan…”

“Meskipun begitu, kami tidak bisa memberikan bantuan terang-terangan melawan Kekaisaran Vysus…. Kemungkinan besar kami hanya bisa mengirimkan orang yang mahir dalam sihir pemulihan….”

Pada dasarnya Beasr Kingdom Kermes ini memiliki ketersediaan pangan yang tinggi sehingga mereka tidak terlalu ada masalah dengan pangan. Namun karena kebanyakan Beastmen tidak terlalu cocok menggunakan sihir, maka mereka kebanyakan mengandalkan Potion ataupun beberapa petualang yang memang bisa menggunakan sihir pemulihan.

Dan ditengah kembunduran yang berulang-ulang ini, jumlah potion mereka pun berkurang namun jumlah nyawa yang hilang pun bertambah.

Itu sebabnya dia datang meminta bantuan kepada Kerajaan Esfort ini.

“Sebagai aliansi, Kerajaan Esfort kami akan mengirimkan bantuan Potion dan orang-orang yang mahir dalam sihir pemulihan… dan tentunya kami tidak bisa mengirimkan orang untuk bertarung di garis depan…. Namun aku tidak menyangka kalau dengan tiga orang saja sudah bisa membuat kerusakan seperti itu…..”

Sang raja bergumam sambil menyilangkan tangannya.

“Menurut informasi dari pengintai kami, mereka bertiga ini di sebut sebagai Hero, Holy Knight, dan Sage.

Mendengar hal itu Cain refleks mengebrak meja dan berdiri.

Terimakasih telah mampir…

 

Selamat Membaca….

Hari-hari terus berlanjut sambil sesekali melakukan pertemuan dengan Alex membahas tentang pengembangan kota Drintle.

Cain memang menjadi seorang Margrave yang tergolong kedalam bangsawan kelas atas, namun ia tidaklah memiliki fraksi yang banyak. Ia tak tahu lagi siapa selain Alex yang pantas diandalkan. Dan para petinggi kerajaan pun mengerti akan hal itu, sehingga mereka menjadikan Alex sebagai wakilnya.

Saat ini wakilnya itu sedang bekerja memastikan wilayah-wilayah yang diseahkan oleh Republik Ilstein. Dan memang masih perlu waktu beberapa saat lagi sebelum daerah-daerah itu diserahkan kepada Cain.

Disaat seperti ini, datanglah panggilan dari Istana kepada Cain.

“Kira-kira ada apa ya…”

Cain mengira ini adalah panggilan biasa, namun ternyata di amplop itu disegel dengan lilin dan dikirim oleh utusan resmi.

“Sepertinya ini undangan resmi ya…. Sebenarnya selain para menteri hampir tidak ada bangsawan yang datang ke Istana….”

Cain mengangguk mendengar penjelasan Collin ketika Cain menyerahkan surat itu padanya.

“Untuk sementara aku ke Istana saja dulu…. Aku titip mansion ini ya….”

Cain pun menaiki kereta kudanya dan menuju ke Istana.

◇◇◇

Terimakasih atas kesetiaan kalian untuk selalu menantikan kami……

 

Sesampainya di Istana, segera salah seorang pelayan membawanya ke sebuah ruang pertemuan yang berbeda dari biasanya.

Di ruangan itu, sudah ada Sang Raja, Duke Eric, Perdana Menteri Magna, dan Ayahnya Garm. Namun kali ini ada satu ososok orang yang duduk sendirian.

Sepertinya orang itu adalah ras Beastmen, dia memiliki telinga seperti seekor serigala di kepalanya. Sosok Beastmen itu menatap kearah Cain dan nampak terkejut, dan seolah berusaha menyembunyikan itu, ia menundukan kepala lalu kemudian kembali menatap kedepan.

“Maaf membuat kalian menunggu….”

“Ooh aku sudah menunggu mu, cepat duduk disana….”

Ketika Cain datang sang raja memberikan isyarat seoalah mereka memang menunggu kehadirannya. Ketika ia sudah duduk di sofa, Perdana Menteri Magna pun mulai berbicara.

Terimakasih kepada para donatur!!! Yang telah membuat kita sampai ke titik  ini….

“Kalau begitu, aku akan memulai membahas pra negosiasi sebelum kita melakukan diskusi…. Aku akan memperkenalkan mu Margrave Cain, beliau ini adalah Hagnes-dono, beliau tinggal di Kerajaan kita sebagai duta perwakilan Beast Kingdom Kermes…. Sebenarnya…. Kerajaan Kermes, sedang———Mendapat serangan dari Kekaisaran Vysus….”

Cain pun mengerutkan wajahnya setelah mendengar perkataan Perdana Menteri Magna. Memang sebelumnya dia pernah mendengar bahwa Kekaisaran sering menyerang negara-negara tetangga, namun akhir-akhir ini ia tidak mendengar tentang adanya penyerangan itu.

Pada kenyataan nya, Beast Kingdom Kermes sudah menerima serangaan beberapa kali. Namun berkat tubuh binatang mereka yang memiliki kekuatan fisik lebih tinggi daripada manusia biasa, mereka dapat menghadapi serangan itu. Begitulah yang Cain baca dari buku sejarah.

Selain itu, ia juga mengetahui bahwa Beast Kingdom Kermes dan Kerajaan Esfort menjalin aliansi meskipun tidak bertetangga. Memang tidak memungkinkan melakukan perdagangan melalui darat karena terhalang oleh Kekaisaran Vysus, jadi mereka melakukan perdagangan melalui laut. Banyaknya ras Beastmen yang tinggal di Kerajaan Esfort ini juga kemungkinan mereka pindah dari Beast Kingdom untuk mencari peluang hidup.

Dan pada kenyataannya sang Direktur Perusahaan Sarakhan juga sudah pindah ke Kerajaan ini sejak jaman orang tuanya.

“…. Jadi ada masalah apa hari ini?? Kudengar bahwa Beast Kingdom ini lebih kuat kalau soal kekuatan fisik…..”

“Hagnes-dono, bisakah kau menceritakannya??”

Meskipun ini adalah permintaan Perdana Menteri Magna, nampaknya Hagnes sedikit keberatan.

“Pertama-tama aku minta maaf karena datang dalam kondisi seperti ini…. Aku mendengar bahwa kita sedang menunggu para petinggi kerajaan berkumpul, tapi kenapa ada anak-anak disini?? Bahkan barusan yang mulai mengatakan bahwa anda menunggu anak ini???”

Tolong dikomen ya kalau ada terjemahan yang aneh atau rancu…

Meskipun para petinggi kerajaan Esfort mengerti kemampuan Cain sebagai bangsawan, saat ini statusnya sebagai utusan dewa sedang disembunyikan, dan tidak akan dibiarkan terungkap begitu saja.

Itu sebabnya Hagnes yang pertama kali bertemu dengannya berpikiran kenapa bisa ada anak-anak di tempat seperti ini. Dan memag itu adalah wajar.

“Hagnes-dono… memang wajar jika kau berpendapat seperti itu… Namun Margrave Cain ini adalah putera Margrave Garm, dan dengan kemampuannya dia bisa memerintah wilayahnya sebagai seorang Margrave…. Terlebih beliau ini adalah tunangan putri yang mulia dan Puteri Duke Eric…. dia bahkan bertunangan dengan putri Duke Libert…. Saya rasa setelah mendengar semua ini anda bisa mengerti betapa pentingnya sosok beliau ini….”

“Meskipun begitu….”

Hagnes berusaha untuk mengerti apa yang dijelaskan oleh Perdana Menteri Magna, namun nampaknya ia masih belum bisa menerima.

“Ngomong-ngomong, beliau ini adalah orang terkuat di kerajaan ini…. Anda mengenal Komandan Knight kami kan? Puteri Duke Libert itu…. Beliau ini jauh lebih kuat dari itu…”

“… eh?”

Hagness pun terkejut mendengar pernyataan sang Raja. Awalnya dia berpikir bahwa meskipun memiliki bakat dalam militer, dia masihlah anak anak belaka. Namun setelah mendengar kata terkuat di Kerajaan ini, membuatnya sangat terkejut.

Pada dasarnya Beast Kingdom menjunjung tinggi perkataan “Kekuatan adalah Keadilan” dan dari generasi ke generasi Ras Singa lah yang menjadi raja mereka. Karena itu Hagness sangat terkejut.

“Haha.. sepertinya bahkan jika kerajaan Esfort ini melawan Cain-kun sendirian, kita bisa kalah….”

Hagness pun menajadi terdiam setelah mendengar candaan Duke Eric yang lebih mengejutkan itu.

Jangan lupa untuk komen ya…

“Kurasa itu ada benarnya… yasudah, kalau begini terus kita tidak akan ada kemajuan… mari kita lanjutkan pembicaraan kita…”

Setelah kembali tersadar, Hagnes pun mulai menjelaskan situasi yang terjadi saat ini.

Invasi terjadi sangat mendadak. Pada awalnya mereka mengira bisa menghadapi invasi ini seperti biasanya, namun teryata sangat berbeda. Banyak prajurit dan penyihir yang kuat dan membuat beberapa kota dihancurkan dan dijajah.

Yag paling kuat diantara mereka adalah dua orang ksatria dan satu penyihir perempuan. Dan Kerajaan Kermes kalah oleh ketiga orang ini.

“Bahkan kekuatan seorang jendral di Beast Kingdom pun tidak bisa menghadapinya… karena itu aku datang ke Kerajaan Esfort untuk meminta bantuan…”

“Meskipun begitu, kami tidak bisa memberikan bantuan terang-terangan melawan Kekaisaran Vysus…. Kemungkinan besar kami hanya bisa mengirimkan orang yang mahir dalam sihir pemulihan….”

Pada dasarnya Beasr Kingdom Kermes ini memiliki ketersediaan pangan yang tinggi sehingga mereka tidak terlalu ada masalah dengan pangan. Namun karena kebanyakan Beastmen tidak terlalu cocok menggunakan sihir, maka mereka kebanyakan mengandalkan Potion ataupun beberapa petualang yang memang bisa menggunakan sihir pemulihan.

Dan ditengah kembunduran yang berulang-ulang ini, jumlah potion mereka pun berkurang namun jumlah nyawa yang hilang pun bertambah.

Itu sebabnya dia datang meminta bantuan kepada Kerajaan Esfort ini.

“Sebagai aliansi, Kerajaan Esfort kami akan mengirimkan bantuan Potion dan orang-orang yang mahir dalam sihir pemulihan… dan tentunya kami tidak bisa mengirimkan orang untuk bertarung di garis depan…. Namun aku tidak menyangka kalau dengan tiga orang saja sudah bisa membuat kerusakan seperti itu…..”

Sang raja bergumam sambil menyilangkan tangannya.

“Menurut informasi dari pengintai kami, mereka bertiga ini di sebut sebagai Hero, Holy Knight, dan Sage.

Mendengar hal itu Cain refleks mengebrak meja dan berdiri.

Terimakasih telah mampir…

 

Anda telah membaca Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Chapter Vol.08 - Ch.01. Jadikan Kurozuku sebagai website favorit anda.

Comments

31 responses to “Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Volume 8 Chapter 1”

  1. Skredix says:

    Mantap min

  2. ルトフィ says:

    Firts

  3. Bahamut says:

    Hoho tidak semudah itu ferguso

  4. Dragoonz says:

    makasih min updatenya..sehat slalu ya

  5. Ferguso says:

    Apa manggil²

  6. Nana says:

    Nanggung min next

  7. Yusuf says:

    Hooo ini tohh sebabnya pembunuh pope kmren ambil batu pemanggil… untuk memanggil orang dunia lain untuk perang… hmm mgkn bakal jdi temennya si cain juga sii klo sifatnya gak tengil… yah secara si cain kekurangan temen laki2 seumuran…

  8. Dg_Sean says:

    Mungkin begitu yaa, bisa jadi bisa jadi

  9. Kuuhaku says:

    Misi mau tanya baca raw dimana ya. Ncode cuma sampai chp 4.thanks

  10. Keita shaleh says:

    Dugaan gue sih ini yang di panggil dari dunia lain lalu kita liat apakah jadi temen nya Cain atau malah jadi musuh?

  11. DivoR says:

    oke lanjut min semngat nge tl nya , ngmng2 rawnya vol 8 smpe chptr brpa ya??

  12. Hogaku says:

    Lanjut min

  13. Ramadhani says:

    Tolong pastikan waktu keluarnya jadi saya bisa membaca saat novelnya keluar

    • Another says:

      Pantau aja terus nih web, semakin sering anda buka web ini, semakin banyak rupiah yang admin dapat, itung2 bantu nih web bagi yang gak pernah donasi

  14. Joooooooohcok says:

    Indonesia banget. Mau tamat aja 1 ch/hari… Ga konsisten 2 ch/hari. Bukannya gw ga berterima kasih sama adminnya, pokoknya terima kasih banget min. Gw tau mungkin admin lagi garap projek barunya (semangat aja, semoga masih rame ada yanh berkunjung).
    Kadang juga komen kek gini, lalu ada yg bales, “kalo ga usah simpel, ga usah berkunjung bro”. Batin aja sih, mungkin nanti akan ada yg ngebatin kek gitu.
    Intinya, gw berharap admin tetap konsisten 2ch/hari. Syukur2 lebih. Terima kasih banget dah.

  15. Ustadz Bahamut says:

    Buat si admin yang sabar aja, mulai banyak haters bermunculan, seperti kata orang2 dulu “dikasih hati malah minta jantung”, ketika anda sudah konsisten 2 ch/hari para pembaca masih saja kurang dan minta lebih, apalagi kalau anda uploadnya cuma 1 ch, heee mulut2 para pembaca sudah siap menghujat. Yang penting sabar aja, terima kasih. Terus jangan kapok buat nge tl novel2 lain

  16. Aron says:

    Hmm….
    Lol…
    Lucu banget si kamu ini udah dikasih up juga sama admin.
    Btw kalau pun volume ke 8 cuma satu chapter/hari up masih wajar wong wn nya aja masih di chapter ke 8…
    LOL..
    Dan misalkan admin nya belum up ya sabar …
    Kan admin nya punya urusan yang lain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *