Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Volume 8 Chapter 3
~Orang-orang yang Dipanggil~

Selamat Membaca….

“…. Kalau begitu, kasus pembunuhan Pope ini, ada campur tangan Kekaisaran Vysus??”

“Pastinya begitu…. Namun kita tidak punya bukti… mereka pasti mudah untuk mengelak….”

Permata Pemanggilan itu dijaga dengan ketat dibawah pengawasan Pope didalam ruang Harta. Dan salah satu harta yang di ambil pada saat kasus pembunuhan Pope sebelumnya adalah permata pemanggilan itu. Mengetahi kenyataan bahwa ada Hero lain seperti Yuuya di panggil kemari membuat nya menunjukan ekspresi marah dibalik topengnya itu.

“Dan pada kenyataannya aku juga menerima surat dari Bishop yang ditugaskan di Kekaisaran Vysus… Katanya telah dipanggil 4 orang termasuk Hero itu… karena yang satu tidak memiliki kemampuan bertarung, maka dia bersiaga di Istana… Nampaknya Bishop disana juga sudah memberikan protes terkait penggunaan Permata Pemanggilan yang merupakan harta tertinggi di Marinford ini… namun tampaknya pendapatnya itu tak didengar sama sekali…. Dan mereka mengatakan bahwa mereka memperoleh itu dengan tangan mereka sendiri…”

(Kemungkinan ada orang Jepang seperti Yuuya-san dipanggil kemari….)

“Bagaimana perawakan orang-orang yang dipanggil itu??”

“Tidak sampai sedetail itu… namun aku dengar rambutnya hitam atau coklat, namun mereka semua bermata hitam…. Dua pasang pria wanita yang berusia remaja….”

(Sepertinya memang besar kemungkinan mereka adalah orang jepang… Kuharap aku bisa sependapat dengan mereka….)

Terimakasih atas kesetiaan kalian untuk selalu menantikan kami……

Di kehidupan sebelumnya Cain juga merupakan orang Jepang. Meskipun merasa sedikit merindukan ini, ia sama sekali tidak dapat mempercayai harus berperang dengan sesama orang Jepang.

Bahkan jika itu adalah ras Beastmen, mereka masih bisa berkomunikasi. Meskipun Cain sudah punya pengalaman membunuh, namun nampaknya masih butuh tekad untuk melakukan semua itu.

Bahkan seharusnya anak dibawah umur yang belum dewasa itu ikut berpartisipasi dalam perang saja sudah menjadi sesuatu yang salah.

“Terima kasih atas informasi ini… Saat ini, telah datang permintaan bantuan dari Kerajaan Kermes kepada Kerajaan Esfort…. Dan Kerajaan kami berniat memberikan bantuan…. Kalau bisa aku ingin beberapa orang dari Marineford yang mahir dalam sihir pemulihan untuk ikut serta….”

Sang Pope mengangguk menyetujui permintaan Cain.

Terimakasih kepada para donatur!!! 

“Kami sudah mempersiapkan hal itu… Kerajaan ini jga memiliki kapal, dan kami berniat mengirimkan banyak orang yang bisa menggunakan sihir pemulihan….”

“Terima kasih… Kalau begitu, aku akan segera kembali ke Kerajaan ku dan membuat pengaturan, Sampai Ju—”

“Cain-sama!”

Hinata langsung memeluk Cain seolah ia ingin memblokir perkataan Cain. Dengan telinga yang memerah dan menempel di dada Cain, ia mendongak keatas. Dengan posisinya yang tidak dapat seenaknya pergi keluar negeri membuatnya sulit bertemu Cain. Itu sebabnya dia sangat menghargai saat-saat ini.

“Umu… Karena aku sedang sibuk, aku akan meninggalkan tempatku ya… Aku tidak keberatan jika kalian masih menggunakan ruangan ini… Kalau begitu, Cain-sama aku permisi dulu ya…”

Sambil menggengam telapak tangan dan mengacungkan ibu jari keatas, Pope Denter meninggalkan ruangan dan tersenyum. Dan Hinata tak ada tanda-tanda akan melepaskan Cain. Ia pun mengusap lembut kepala Hinata yang menempel di dadanya.

“Hinata, aku minta maaf karena tidak punya banyak waktu untuk bertemu dengan mu…. Au akan datang lagi nanti jika aku berhasil menghentikan perang ini…. Nanti aku akan memandumu jalan-jalan di Drintle…”

“Benarkah……?”

“Ya, tentu saja…. Bagaimana kalau kita pergi berdua saja?”

“Ya, Boleh…. Berdua saja ya…”

Cain mengerti kebaikan Hinata ketika dia mengunjungi Drintle. Meskipun dia memiliki beberapa tunangan, dia tidak berniat untuk mengabaikan Hinata. Ini benar-benar hal yang sangat sulit dia bayangkan di kehidupan sebelumnya, namun di kehidupan saat ini poligami adalaah hal yang normal.

Tolong dikomen ya kalau ada terjemahan yang aneh atau rancu…

Meskipun sepertinya tak ada orang yang akan menganggap pertunangan Cain itu normal setelah melihat siapa saja pasangannya.

Setelah beberapa saat mereka duduk berdampingan dan menikmati perbincangan, Cain memutuskan untuk kembali ke Kerajaannya.

“Kalau begitu, sampai jumpa….”

“Ya….  Berhati-hatilah…. Meskipun kamu adalah utusan dewa, mungkin kamu akan terluka…. Karena lawannya adalah Hero…”

“Ya… itu akan masalah jika ada orang yang sekuat Yuuya… tapi aku yakin semua akan baik-baik saja…. Ketika semua nya sudah selesai aku akan datang lagi menemui mu…”

Cain pun berdiri dan langsung berpindah tempat. Seketika pandangan sekitar berubah menjadi berada di dalam ruang kerjanya di kota Drintle.

Jangan lupa untuk komen ya…

Ia duduk di kursi dan bersandar, dan tak lama pintu segera diketuk.

“Cain-sama, apa anda sudah kembali….”

Darneshia segera masuk kedalam ruangan itu setelah diberikan izin. Cain sempat berpikir bahwa sepertinya ruangan ini selalu diawasi, namun ia langsung membahas masalah utama.

“Darmeshia, aku akan pergi ke Beast Kingdom Kermes…. Sepertinya kekaisaran Vysus telah melakukan serangan… Karena itu ada hal yang ingin aku minta padamu——”

Cain meminta Darmeshia untuk mencari tahu tentang para pahlawan yang dipanggil ke Kekaisaran Vysus serta tentang bagian dalam Kekaisaran Vysus dan Kerajaan Kermes.

“Kalau soal itu serahkan saja pada saya….. Namun Saya tidak mengetahui lokasi keduanya…. Jadi tolong beri saya sedikit waktu… Saya akan segera memerintahkan bawahan saya kesana….”

“Ya… Aku harap aku bisa terbang kesana… tapi yang lainnya akan pergi dengan kapal, jadi aku punya waktu…. Jadi tolong ya….”

Masalah intelihen tak ada seorang pun yang lebih tepat dibandingkan Darmeshia. Dengan kemampuan khusus Darmeshia, sang pengendali serangga.

Para serangga bawahannya akan mengumpulkan informasi dan membagi informasi itu kepada Darmeshia. Itu sangat berguna di dunia yang tidak terlalu memperhatikan serangga yang ada di mansion mereka.

Dan beberapa hari kemudian, Hari keberangkatan menuju ke Beast Kingdom Kermes pun tiba.

Terimakasih telah mampir…

 

Selamat Membaca….

“…. Kalau begitu, kasus pembunuhan Pope ini, ada campur tangan Kekaisaran Vysus??”

“Pastinya begitu…. Namun kita tidak punya bukti… mereka pasti mudah untuk mengelak….”

Permata Pemanggilan itu dijaga dengan ketat dibawah pengawasan Pope didalam ruang Harta. Dan salah satu harta yang di ambil pada saat kasus pembunuhan Pope sebelumnya adalah permata pemanggilan itu. Mengetahi kenyataan bahwa ada Hero lain seperti Yuuya di panggil kemari membuat nya menunjukan ekspresi marah dibalik topengnya itu.

“Dan pada kenyataannya aku juga menerima surat dari Bishop yang ditugaskan di Kekaisaran Vysus… Katanya telah dipanggil 4 orang termasuk Hero itu… karena yang satu tidak memiliki kemampuan bertarung, maka dia bersiaga di Istana… Nampaknya Bishop disana juga sudah memberikan protes terkait penggunaan Permata Pemanggilan yang merupakan harta tertinggi di Marinford ini… namun tampaknya pendapatnya itu tak didengar sama sekali…. Dan mereka mengatakan bahwa mereka memperoleh itu dengan tangan mereka sendiri…”

(Kemungkinan ada orang Jepang seperti Yuuya-san dipanggil kemari….)

“Bagaimana perawakan orang-orang yang dipanggil itu??”

“Tidak sampai sedetail itu… namun aku dengar rambutnya hitam atau coklat, namun mereka semua bermata hitam…. Dua pasang pria wanita yang berusia remaja….”

(Sepertinya memang besar kemungkinan mereka adalah orang jepang… Kuharap aku bisa sependapat dengan mereka….)

Terimakasih atas kesetiaan kalian untuk selalu menantikan kami……

Di kehidupan sebelumnya Cain juga merupakan orang Jepang. Meskipun merasa sedikit merindukan ini, ia sama sekali tidak dapat mempercayai harus berperang dengan sesama orang Jepang.

Bahkan jika itu adalah ras Beastmen, mereka masih bisa berkomunikasi. Meskipun Cain sudah punya pengalaman membunuh, namun nampaknya masih butuh tekad untuk melakukan semua itu.

Bahkan seharusnya anak dibawah umur yang belum dewasa itu ikut berpartisipasi dalam perang saja sudah menjadi sesuatu yang salah.

“Terima kasih atas informasi ini… Saat ini, telah datang permintaan bantuan dari Kerajaan Kermes kepada Kerajaan Esfort…. Dan Kerajaan kami berniat memberikan bantuan…. Kalau bisa aku ingin beberapa orang dari Marineford yang mahir dalam sihir pemulihan untuk ikut serta….”

Sang Pope mengangguk menyetujui permintaan Cain.

Terimakasih kepada para donatur!!! 

“Kami sudah mempersiapkan hal itu… Kerajaan ini jga memiliki kapal, dan kami berniat mengirimkan banyak orang yang bisa menggunakan sihir pemulihan….”

“Terima kasih… Kalau begitu, aku akan segera kembali ke Kerajaan ku dan membuat pengaturan, Sampai Ju—”

“Cain-sama!”

Hinata langsung memeluk Cain seolah ia ingin memblokir perkataan Cain. Dengan telinga yang memerah dan menempel di dada Cain, ia mendongak keatas. Dengan posisinya yang tidak dapat seenaknya pergi keluar negeri membuatnya sulit bertemu Cain. Itu sebabnya dia sangat menghargai saat-saat ini.

“Umu… Karena aku sedang sibuk, aku akan meninggalkan tempatku ya… Aku tidak keberatan jika kalian masih menggunakan ruangan ini… Kalau begitu, Cain-sama aku permisi dulu ya…”

Sambil menggengam telapak tangan dan mengacungkan ibu jari keatas, Pope Denter meninggalkan ruangan dan tersenyum. Dan Hinata tak ada tanda-tanda akan melepaskan Cain. Ia pun mengusap lembut kepala Hinata yang menempel di dadanya.

“Hinata, aku minta maaf karena tidak punya banyak waktu untuk bertemu dengan mu…. Au akan datang lagi nanti jika aku berhasil menghentikan perang ini…. Nanti aku akan memandumu jalan-jalan di Drintle…”

“Benarkah……?”

“Ya, tentu saja…. Bagaimana kalau kita pergi berdua saja?”

“Ya, Boleh…. Berdua saja ya…”

Cain mengerti kebaikan Hinata ketika dia mengunjungi Drintle. Meskipun dia memiliki beberapa tunangan, dia tidak berniat untuk mengabaikan Hinata. Ini benar-benar hal yang sangat sulit dia bayangkan di kehidupan sebelumnya, namun di kehidupan saat ini poligami adalaah hal yang normal.

Tolong dikomen ya kalau ada terjemahan yang aneh atau rancu…

Meskipun sepertinya tak ada orang yang akan menganggap pertunangan Cain itu normal setelah melihat siapa saja pasangannya.

Setelah beberapa saat mereka duduk berdampingan dan menikmati perbincangan, Cain memutuskan untuk kembali ke Kerajaannya.

“Kalau begitu, sampai jumpa….”

“Ya….  Berhati-hatilah…. Meskipun kamu adalah utusan dewa, mungkin kamu akan terluka…. Karena lawannya adalah Hero…”

“Ya… itu akan masalah jika ada orang yang sekuat Yuuya… tapi aku yakin semua akan baik-baik saja…. Ketika semua nya sudah selesai aku akan datang lagi menemui mu…”

Cain pun berdiri dan langsung berpindah tempat. Seketika pandangan sekitar berubah menjadi berada di dalam ruang kerjanya di kota Drintle.

Jangan lupa untuk komen ya…

Ia duduk di kursi dan bersandar, dan tak lama pintu segera diketuk.

“Cain-sama, apa anda sudah kembali….”

Darneshia segera masuk kedalam ruangan itu setelah diberikan izin. Cain sempat berpikir bahwa sepertinya ruangan ini selalu diawasi, namun ia langsung membahas masalah utama.

“Darmeshia, aku akan pergi ke Beast Kingdom Kermes…. Sepertinya kekaisaran Vysus telah melakukan serangan… Karena itu ada hal yang ingin aku minta padamu——”

Cain meminta Darmeshia untuk mencari tahu tentang para pahlawan yang dipanggil ke Kekaisaran Vysus serta tentang bagian dalam Kekaisaran Vysus dan Kerajaan Kermes.

“Kalau soal itu serahkan saja pada saya….. Namun Saya tidak mengetahui lokasi keduanya…. Jadi tolong beri saya sedikit waktu… Saya akan segera memerintahkan bawahan saya kesana….”

“Ya… Aku harap aku bisa terbang kesana… tapi yang lainnya akan pergi dengan kapal, jadi aku punya waktu…. Jadi tolong ya….”

Masalah intelihen tak ada seorang pun yang lebih tepat dibandingkan Darmeshia. Dengan kemampuan khusus Darmeshia, sang pengendali serangga.

Para serangga bawahannya akan mengumpulkan informasi dan membagi informasi itu kepada Darmeshia. Itu sangat berguna di dunia yang tidak terlalu memperhatikan serangga yang ada di mansion mereka.

Dan beberapa hari kemudian, Hari keberangkatan menuju ke Beast Kingdom Kermes pun tiba.

Terimakasih telah mampir…

 

Anda telah membaca Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Chapter Vol.08 - Ch.03. Jadikan Kurozuku sebagai website favorit anda.

Comments

15 responses to “Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Volume 8 Chapter 3”

  1. Jojo santoso says:

    Up gan

  2. Jojo santoso says:

    Up gann…..

  3. Art says:

    Mungkin hero yang di panggil mungkin teman sekolah nya si Cain ??

  4. Ardian-kun says:

    Thnks min double updatenya..

  5. Hogaku says:

    Lanjut min

  6. Keita shaleh says:

    Huh ada ada aja mau komen pertama gagal mulu sekarang gara2 mati lampu sinyal ilang2 ngan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *