Vol.08 - Ch.08 ~ Pertemuan

Anda sedang membaca Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Volume 8 Chapter 8 di Kurozuku.

7 Aug 2021

Penerjemah : KuroMage

Terimakasih atas kesetiaan kalian untuk selalu menantikan kami...
Selamat Membaca....

Catatan :
Holy Knight di regu Hero ane rubah jadi Paladin ya....

Cain dan rombongannya berjalan menyusuri lorong mewah di bawah bimbingan pelayan. Dan mereka pun berhenti di depan sebuah pintu besar yang terhias dengan indah.

“Saya telah membawa utusan dari Kerajaan Esfort…”

Setelah si pelayan mengatakan itu, pintu besar itu perlahan-lahan mulai terbuka. Ruangan aula itu memiliki atap atrium yang tinggi, serta lukisan indah tergambar di langit-langit. Tanpa sadar mereka menyuarakan kekaguman mereka atas keindahan ini.

Terlihat sebuah singgasana tepat di hadapan mereka, serta para beastmen yang sepertinya adalah para bangsawan negeri ini berbaris di sisi kanan dan kiri. Cain dan rombongannya pun berlutut tepat di depan singgasana dan menundukkan kepala mereka.

Bersamaan dengan itu. Raja Beast Kingdom Kermes pun memasuki ruangan disertai dengan keluarganya.

“Angkat kepala kalian…”

Cain dan rombongannya pun mengangkat wajah mereka dengan posisi masih berlutut.

“Aku mengucapkan terima kasih telah rela datang jauh-jauh dari Kerajaan Esfort untuk memenuhi permintaan bantuan kami… Aku akan menjelaskan rinciannya nanti… Alangkah baiknya jika kalian semua beristirahat dulu untuk memulihkan kelelahan kalian setelah perjalanan panjang ini…”

Meskipun Cain adalah bangsawan dengan tingkat tertinggi dalam rombongan ini, namun saat ini ia masih di bawah dan sang raja memerintahkannya agar tidak terlalu mencolok. Meskipun ia diperbolehkan bertindak jika ada bahaya, namun dalam pertemuan ini ia berada di belakang duta Kerajaan Esfort.

“Saya ucapkan banyak terima kasih atas keramahan Anda Yang Mulia…. Kerajaan Esfort kami sangat menyayangkan kondisi yang terjadi saat ini… Kami mohon maaf sebesar-besarnya karena tidak bisa mengirimkan bantuan militer, namun kami berusaha mengirimkan pengguna sihir pemulihan secepat mungkin… Kami berharap dapat menyelamatkan para pejuang yang terluka…”

“Ya… aku sudah tahu itu… Aku paham bahwa Kerajaan Esfort bertetangga dengan Kekaisaran Vysus dan bukan hal mustahil kejadian yang terjadi di Kerajaan kami juga terjadi di sana… Jadi aku paham keputusan Kerajaan Esfort yang tidak ingin memperburuk hubungan antar negara kalian… Lagi pula Kerajaan kami masih melawan invasi ini meskipun saat ini kami sedang dalam posisi kalah…”

Beast Kingdom Kermes telah bertarung cukup baik melawan Hero dan pasukannya. Meskipun mereka tidak bisa mengalahkan para orang panggilan itu, namun sejauh ini mereka berhasil mengalahkan para pasukan lain sebelum adanya orang panggilan, dan memaksa mereka mundur. Namun untuk menghadapi Hero, Paladin dan Sage yang diluar dugaan itu ternyata adalah hal mustahil bagi pejuang veteran sekalipun.

Beberapa orang bangsawan yang berbaris di ruangan itu memasang wajah suram ketika mengingat bahwa orang-orang kuat di antara mereka telah tumbang di hadapan orang-orang panggilan itu.

Mungkin sang Raja Beast Kingdom ini adalah sosok yang paling kesal dengan peristiwa ini. Karena posisinya sebagai Raja, tidak diperbolehkan berdiri di garis depan meskipun ia adalah sosok terkuat di negeri itu. Ia harus tetap berada di Istana untuk melindungi ibukota negeri ini.

Cain dan rombongannya memahami perasaan sang Raja, karena itu mereka tidak bisa berkomentar sepatah kata pun terkait hal ini.

“Tapi ya… Mengirim orang-orang lemah seperti ini….  Kita jadi tahu seberapa lemahnya Esfort itu…”

Di tengah keheningan itu, tiba-tiba terdengar suara seorang wanita menggema di aula pertemuan itu. Suara itu berasal dari seorang wanita yang berdiri di samping sang Raja.

“Hei, Mel…. Itu salah…. Kekaisaran Vysus dan Kerajaan Esfort itu bertetangga… Jika mereka terang-terangan mengirimkan pasukan maka itu akan menjadi perang skala besar… Lagi pula di Beast Kingdom kita ini tidak ada seorang pun yang bisa menggunakan sihir pemulihan… jadi seharusnya bantuan mereka sudah cukup membantu kita….”

 

“A-ayah… Maaf, Yang Mulia…. Prajurit Beast Kingdom kita memiliki tubuh yang kuat! Mana mungkin kita akan kalah dalam perang ini…..  Mereka pasti telah melakukan kecurangan… Tidak mungkin para manusia itu menang melawan kita!!”

Menurut Mel yang merupakan seorang Puteri itu, para orang panggilan itu tidak mungkin menang melawan para beastmen yang memiliki tubuh jauh lebih unggul karena mereka ras manusia. Namun tiba-tiba seseorang mengangkat tangannya dan memecah suasana ini.

“Yang Mulia, Saya mohon izin… Nama saya adalah apakah Anda yakin? Saya adalah Gandhar, Walikota kota pelabuhan, dan Putera Dandhar…”

Sebagai ras harimau, pria itu memiliki perawakan fisik yang bagus dan dari segi kemampuannya merupakan salah satu yang terbaik diantara para beastmen lain. Ketika pria itu mengangkat tangannya, seluruh perhatian terpusat kepadanya.

“Anaknya Dandhar ya…. Sudah lama sekali tidak bertemu… Ada apa??”

Gandhar pun melangkah maju lalu kemudian memandang Cain.

“Memang benar apa yang dikatakan tuan Puteri Mel… Kita para Beastmen diberkahi dengan tubuh yang jauh lebih kuat dibandingkan dengan manusia… dan tidak akan mungkin kalah dari segi kekuatan…”

“Benar kan! Seperti apa yang dikatakan orang itu—”

Mel mengungkapkan persetujuannya, namun Gandhar segera memotong kata-katanya.

“Namun dapat dipastikan, diantara para manusia itu juga ada yang memiliki kekuatan yang para beastmen seperti kita tidak ketahui… Dahulu, sebagai seorang anak dari seorang walikota, saya selalu berlatih dengan keras dan tidak pernah melonggarkannya… dan saat ini saya memiliki kepercayaan diri dapat menang melawan para prajurit di sana mau sebanyak apa pun jumlahnya…. Namun kenyataannya saya tidak dapat berbuat apa-apa di hadapan manusia bernama Cain di sana… Mohon di pertimbangkan bahwa setidaknya pria itu memiliki kemampuan sebanyak itu….”

Para utusan dari Kerajaan Esfort pun mulai menunjukkan tanda-tanda kepanikan di wajah mereka setelah mendengar hal itu. Meskipun mereka tahu bahwa Cain adalah seorang Margrave, namun Cain masih di bawah umur, dan mereka telah ditekankan bahwa Cain hanya ikut sebagai tenaga pengguna sihir pemulihan dan dilarang untuk terlalu menonjol.

Namun di Kerajaan Kermes ini, kekuatan adalah segalanya, sehingga mereka tidak bisa menyembunyikan kekuatan Cain semudah itu. Karena itu, Gandhar membeberkan tentang kemampuan Cain.

“…Jadi… orang itu bernama Cain-dono ya…”

Tidak semua orang dari rombongan itu memperkenalkan diri, jadi ia tidak tahu yang mana di antara mereka yang bernama Cain.

Seolah sudah pasrah dengan keadaan, Cain pun berdiri perlahan-lahan. Sang Raja pun terkejut ketika mengetahui bahwa orang yang bernama Cain itu merupakan sosok termuda di antara rombongan di hadapannya.

“Senang bertemu dengan Anda, Yang Mulia. Saya Cain von Silford Drintle… Di Kerajaan Esfort saya dianugerahi dengan gelar Margrave….”

Setelah memberikan salam, pun berdiri layaknya seorang bangsawan. Baik Sang Raja maupun Mel terkejut melihat betapa mudanya Cain. Selain itu mereka telah mendengar bahwa sosok bernama Cain ini dapat membuat salah satu sosok terkuat di antara para beastmen itu tidak dapat berkutik sama sekali. Tidak mungkin akan ada laporan palsu di tengah pertemuan ini.

Namun, tiba-tiba satu orang lagi maju untuk mendukung pernyataan itu. Pria itu adalah Hagness, orang yang diutus untuk meminta bantuan ke Kerajaan Esfort.

“Saya rasa tidak ada kepalsuan dalam pernyataan Gandhar-dono… Di usianya yang masih 14 tahun itu, Beliau ini sudah dipercaya sebagai seorang bangsawan dengan gelar Margrave…. Selain itu beliau juga merupakan Tunangan dari Komandan Pasukan Royal Knight Kerajaan Esfort dan tunangan dari seorang puteri Duke di Kerajaan itu….. Selain itu Raja Kerajaan itu mendeklarasikan bahwa beliau ini jauh lebih kuat dari komandan Royal Knight mereka….”

Perkataan Hagness merupakan sebuah ledakan. Seorang anak muda yang bahkan masih belum dewasa ini dikatakan sebagai ‘Kekuatan terkuat Kerajaan Esfort’.

“—Namun, Yang Mulia…. Kerajaan Esfort tidak mengizinkan seseorang yang masih di bawah umur untuk berpartisipasi dalam sebuah peperangan… Meskipun begitu, selayaknya kita berterima kasih karena Kerajaan Esfort itu telah mengirimkan Margrave Silford yang merupakan kekuatan terkuat mereka dan yang memiliki kemampuan sihir tidak biasa itu kemari…”

“…Apakah dia sekuat itu sampai Raja Esfort berani mendeklarasikannya begitu… Padahal usianya tidak jauh beda dengan Mel…”

Pernyataan ini bukan hanya berasal dari Gandhar, namun juga Hagness sehingga kredibilitasnya meningkat. Namun tetap saja ada diantara mereka yang masih tidak menerima pernyataan itu.

“Kalau memang berani berkata begitu… Maka tunjukkan saja kekuatannya!!”

Sang Puteri, Mel, mengatakan itu dengan kasar sambil mengarahkan jarinya kepada Cain.

Catatan:
Ane gak tau kenapa disitu jadi Gandhar anaknya Dandhar yang muji kehebatan Cain. Karena kan yang bertarung sama Cain itu adalah Randal. Entah ini adalah kesalahan dari pengarangnya atau memang ada tiga generasi, Dandhar–>Gandhar—> Randal.

 

Terimakasih telah mampir...

Comments

42 responses to “Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Volume 8 Chapter 8”

  1. Angga says:

    Akhirnya update juga, dari dulu bolak balik nunggu kapan updatenya

  2. Gua Siapa Ya says:

    Baru buka udah up aja…. Semangat min

  3. Mein says:

    Di tunggu Kelanjutan nya min

  4. SiOtong says:

    Setelah lama penantian 🤩
    Tq min, semoga sehat selalu

  5. Cain samaa says:

    Setelah penantian lama akhirnya

  6. MafuMafu says:

    mantap min dilanjut terus ya min.

  7. Korok says:

    Akhirnya setelah sekian lama up juga ni novel tq min

  8. Pembaca setia says:

    Semangat min

  9. Wisnu says:

    Akhirnya up ^_^

  10. dian putra mahardhika says:

    ditunggukelanjutan Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku: Jichou wo Shiranai Kamigami no Shito sama maseki gurumenya bro.

  11. Eive says:

    Sekian lama menunggu akhirnya update juga:”

  12. psp06 says:

    Akhirnya setelah sekian lama. Thanks min. Oh ya, shoukan sareta jg lanjutin dong min

  13. Latifa says:

    Akhirnya

  14. Unknown says:

    Akhirnya update juga thx min

  15. T. says:

    Akhirnya penantian yang begitu lama,BTW maaf telat

  16. P. says:

    min kalobboleh tau jadwal rilis nya tetap atau ga nentu

  17. Dhil says:

    sering bolak-balik ke web ini buat cek udh up apa belom, akhri nya up pula,,
    makasih mij udah di translate
    semoga author nya cepet” lg up nya, males nunggu lama lagi padahal lg seru” nya

  18. Sebas says:

    Lanjutkan bang hihi dh lama ga UPTD

  19. Pengagum Rahasia says:

    Anjim tanggung ditunggu lanjutannya, btw kekny putri mel bakal jadi calon haremny cain

  20. Ryzen says:

    Ini yang di tunggu tunggu

  21. PK says:

    Haa

    #Terimakasih KuroMage-sensei, semoga sehat selalu 🙏

  22. Keita says:

    Weleh dah lama banget baru update

  23. Wibu says:

    Min kalo boleh tau update nya brpa monggu ? Trus juga klo boleh tau dapet novel nya dri web mana .

  24. Kira says:

    Minnnnn updatenya cepetan yahahahha

  25. Danzzz says:

    hehh akhirnya…bakalan tambah haremmmm lagi nehhh putri beastmen king….Mel next haremm…

  26. anon79 says:

    kapan update selanjutnya bang??

  27. KudouZero says:

    Thanks buat chapter nya min, semangat terus buat translate nya🔥

  28. KudouZero says:

    Thanks buat chapter nya min, semangat terus buat translate nya^^

  29. RT says:

    Waaah. Udahhan marathonnya kehabisan

  30. Kotak says:

    Kapan Updatenya min kok lama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *