Tensei Kizoku, Kantei SKILL de Nariagaru Chapter 10
~Mencari SDM di Kota~

Selamat Membaca….

“Ars, Hari ini kamu mau ke kota juga??”

Ketika aku ingin keluar rumah, ayah langsung menanyaiku. Sepertinya dia habis berlatih mengayunkan pedang, aku bisa melihat keringat mengalir di wajahnya.

“Iya… Aku ingin mencari orang-orang yang berbakat…”

“Begitu ya… sebenarnya aku berpikir ingin memintamu mencari seseorang bisa menggunakan sihir….”

“Sihir ya….”

“Ya… Jika nanti terjadi perang dimasa depan, sihir akan sangat berguna…. Karena sihir itu tidak akan bisa digunakan kecuali orang itu memiliki bakat dan kecocokan…. Aku juga tidak bisa menggunakan sihir dengan benar… Kita memang punya beberapa bawahan yang bisa menggunakan sihir, namun itu masih belum cukup… jika kamu bisa menemukan seseorang yang berbakat dalam sihir aku ingin kamu membawanya kemari…”

Sihir?

Aku tidak terlalu familiar dengan yang namanya sihir. Aku pernah sekali menggunakannya ketika aku diperintahkan ayah. Sihir itu diaktifkan ketika memasukan sejenis carian merah kedalam alat aneh. Lalu akan muncul sebuah bola api kecil dan akan melesat menuju ke sasaran.

Namun pada waktu itu, dia mengatakan bahwa aku tidak cocok dalam menggunakan sihir. Jadi semenjak itu aku tidak pernah menggunakannya lagi. Walaupun ketika sihir itu aktif aku benar-benar tertegun dan ingin mecobanya lagi.

Apa itu artinya aku tidak punya bakat dalam menggunakan sihir? Kalau memang bisa tahu dalam sekali lihat saja maka bukannya tidak perlu kemampuan ku untuk mencarinya? Apa aku dulu menggunakan sihir yang bahkan tidak memerlukan bakat?

“Baiklah… aku akan mencari seseorang yang berbakat dalam sihir…”

“Tolong ya….”

Aku menerima permintaan ayah dengan senang hati dan segera berangkat ke kota bersama Rietz.

Aku menggunakan kuda dalam perajalanan menuju ke kota. Aku memang tidak bisa menaikinya, jadi aku naik di kuda itu berdua sambil di gendong oleh Rietz.

Rietz memiliki bakat Cavalery S. Kemampuan berkudanya sangat mengesankan sampai-sampai ayah ku pun terkagum dengan dirinya.

Kota dapat dicapai dalam waktu sekitar 2 jam dengan menggunakan kuda. Aku berniat untuk menginap di kota ini selama dua hari.

“Rietz, aku tidak terlalu mengerti soal sihir… Bisakah kamu mengajariku??”

Sambil memanfaatkan waktu perjalanan ini aku meminta Reiz mengajari ku beberapa hal tentang sihir.

“Sihir ya… anda sudah tahu tentang dasarnya kan?”

“Ya… setidaknya aku pernah menggunakannya sekali…. Aku memasukan cairan merah ke sebuah perangkat aneh dan kemudian mengucapkan semacam mantera lalu sihir akan aktif…”

“Benar… Peralatan aneh yang anda bilang itu  kita sebut sebagai  katalisator, sedangkan cairan merah itu adalah Magic Liquid… Jika andaa memasukan  Ketika anda memasukan Magic Liquid kedalam katalisator, dan kemudian melapalkan mantera maka sihir akan aktif….  Pada saat itu Magic Liquid yang kita masukan akan terpakai….”

Katalisator dan Magic liquid ya…. Mari kita ingat ini.

Terimakasih atas kesetiaan kalian untuk selalu menantikan kami……

“Pada awalnya sihir itu memiliki mantera yang panjang dan daya serang yang lemah dan tidak bisa digunakan dalam pertempuran, jadi hanya dgunakan sebagai hiburan…. Namun dengan penemuan katalisator, benda itu dapat mempersingkat mantera dan memperbesar kekuatannya…. Spertinya benda itu mulai menyebar secara masif di Kekaisaran Somerforce ini sekitar sepuluh tahun lalu….”

“Masih baru ya??”

“Iya… Ketika saya masih berada di kelompok tentara bayaran, saya pernah mendengar para tentara tua mengeluh karena akhir-akhir ini ada pengembangan senjata konyol yang membuat mereka kewalahan…”

Aku pikir sihir digunakan dalam pertempuran sudah sejak dulu kala. Ini benar-benar mengejutkan.

“Tentang Magic Liquid yang menjadi sumber itu, apakah benda itu bisa didapatkan dengan mudah???”

“Magic Liquid dibuat dengan melelehkan batu yang disebut Magic Stone. Magic Stone ini sebenarnya tidak terlalu langka, namun karena besarnya permintaan sepertinya akhir-akhir ini harganya naik, dan untuk membuat sebuah pasukan sihir akan membutuhkan Magic liquid dalam jumlah besar. Dan tentunya membutuhkan uang…”

“Uang ya… Keluarga Louvent tidak terlalu memiliki banyak uang….”

Karena wilayahnya yang kecil dan tidak memiliki produk khusus, maka pendapatan tahunan pun kecil. Kondisinya saat ini adalah kami baru saja bisa bertahan mengelolanya.

“Meskipun kita tidak membuat sebuah pasukan sihir, adanya satu orang yang mahir dalam sihir saja sudah merubah banyak hal… Setidaknya ktta harus bisa mempekerjakan satu orang…. Mari kita temukan dalam pencarian kali ini…”

“Benar juga…”

Setelah beberapa saat aku berada diatas kuda, kami pun tiba di kota. Kota yang kami kunjungi ini bernama Canale. Kota ini adalah pusat pemerintahan Distrik Canale. Dikelilingi oleh dinding kota yang bagus, benar-benar kota yang indah.

Ada beberapa rumah yang didirikan diluar benteng. Fenomena ini terjadi karena mungkin kedamaian yang berlangsung cukup lama sehingga mereka berpikir sudah tidak perlu lagi berlidung. Tentu saja benteng kota ini dibangun sebelum adanya penyatuan Somerforce, nampaknya sudah sangat tua.

Di pusat kota ini, terdapat tempat tinggal kepala distrik Canale, Keluarga Fyres. Aku berjalan-jalan diluar benteng kota. Pada zaman ini, bagian dalam benteng kota hanya bsa di tinggali oleh orang-orang yang memiliki status tinggi. Yah, karena aku adalah anak seorang bangsawan aku bisa mendapat kan izin masuk. Namun kali ini aku sedang mencari SDM, jadi aku tidak ada keperluan di dalam sana.

Terimakasih….

Kota diluar benteng ini cukup sibuk. Ada banyak orang berlalu-lalang. Karena total populasinya sekitar 50.000 orang. Akan sangat melelahkan untuk melihat semuanya, namun aku tidak perlu melihat status semua orang. Aku hanya perlu melihat orang-orang yang tampak miskin saja.

Ada kemungkinan SDM di kota ini tidak dapat di rekrut meskipun memang sangat berbakat. Meskipun aku mengundangnya ke Lamberk, mungkin mereka tidak akan mau datang. Mungkin ada yang akan berpikir untuk apa repot-repot datang ke sebuah desa dari kota? Kami juga tidak bisa memberikan gaji yang terlalu tinggi. Kami tidak bisa menyewa orang selain yang benar-benar kesulitan dalam keuangan.

Jika memang orang yang tinggal di desa mereka mungkin akan menerimanya dengan senang hati. Pokoknya kami tidak bisa mempekerjakan orang yang tampak makmur, jadi aku hanya perlu mencari orang-orang yang terlihat miskin.

“Kalau begitu… ayo kita cari!!”

“Baik..”

Aku memamandangi orang-orang miskin yang ada dijalanan dari atas kuda. Sepertinya tidak mudah untuk menemukannya. Aku sempat menemukan beberapa orang yang berbakat, namun aku tidak memanggilnya, karena tujuan kali ini adalah mencari orang yang cocok untuk menjadi pasukan sihir.

Namun itu berbeda jika ada SDM yang sebagus Rietz. Jika setidaknya setengah statusnya tidak emcapai nilai 60 maka aku tidak perlu menyewanya kali ini.

Karena mataku telah lelah dan perutku mulai lapar, kita pun beristirahat sebentar. Aku memutuskan untuk turun dari kuda dan mmebeli sesuatu dipasar dan memakannya.

Namun ketika aku sampai di pasar….

Tolong dikomen ya kalau ada terjemahan yang aneh atau rancu…

“Apa itu……”

Aku melihat sosok manusia didalam sebuah kurungan dengan label harga dilehernya.

“Itu adalah pedagang budak….”

Sistem perbudakan yang dulu pernah ada di bumi ternyata juga ada di dunia ini. Tapi… Oh iya, budak ya…. Aku sedikit khawatir dengan kenyataan ‘membeli orang’, namun mungkin ada beberapa SDM yang bagus diantara para budak. Apalagi kita tidak perlu repot-repot bernegosiasi agar dia mau menjadi bawahan ku. Masalahnya adalah harganya. Untuk saat ini, aku mungkin punya uang untuk bayar uang muka, namun apa aku bisa membelinya??

Untuk saat ini mari kita lihat-lihat dulu.

“Sebelum makan siang kita lihat-lihat budak dulu!!”

“Apa anda ingin membeli budak???”

“Mungkin saja ada orang berbakat diantara mereka….”

“Ya…. Tapi apa ada ya…”

Rietz nampak tidak terlalu menyukainya, namun dia tidak menentangku. Aku pun memeriksa setiap budak yang ada di kandang satu per satu.

Jangan lupa untuk komen ya…

Tidak ada satu pun yang terlalu berbakat. Dan ketika aku hampir menyerah….

Charlotte Wraith | 11 Years Old | ♀
—Status—
Leadership 65/92
Military 93/116
Wisdom 34/45
Politics 31/40
Ambition 1

—Aptotude—

Inantry D
Cavalery D
Archery D
Magic S
Fortification D
Weaponary D
Naval Battle D
Air Combat D
Strategy D

Aku menemukan status yang sangat mengejutkan ini.

Terimakasih telah mampir…

 

Selamat Membaca….

“Ars, Hari ini kamu mau ke kota juga??”

Ketika aku ingin keluar rumah, ayah langsung menanyaiku. Sepertinya dia habis berlatih mengayunkan pedang, aku bisa melihat keringat mengalir di wajahnya.

“Iya… Aku ingin mencari orang-orang yang berbakat…”

“Begitu ya… sebenarnya aku berpikir ingin memintamu mencari seseorang bisa menggunakan sihir….”

“Sihir ya….”

“Ya… Jika nanti terjadi perang dimasa depan, sihir akan sangat berguna…. Karena sihir itu tidak akan bisa digunakan kecuali orang itu memiliki bakat dan kecocokan…. Aku juga tidak bisa menggunakan sihir dengan benar… Kita memang punya beberapa bawahan yang bisa menggunakan sihir, namun itu masih belum cukup… jika kamu bisa menemukan seseorang yang berbakat dalam sihir aku ingin kamu membawanya kemari…”

Sihir?

Aku tidak terlalu familiar dengan yang namanya sihir. Aku pernah sekali menggunakannya ketika aku diperintahkan ayah. Sihir itu diaktifkan ketika memasukan sejenis carian merah kedalam alat aneh. Lalu akan muncul sebuah bola api kecil dan akan melesat menuju ke sasaran.

Namun pada waktu itu, dia mengatakan bahwa aku tidak cocok dalam menggunakan sihir. Jadi semenjak itu aku tidak pernah menggunakannya lagi. Walaupun ketika sihir itu aktif aku benar-benar tertegun dan ingin mecobanya lagi.

Apa itu artinya aku tidak punya bakat dalam menggunakan sihir? Kalau memang bisa tahu dalam sekali lihat saja maka bukannya tidak perlu kemampuan ku untuk mencarinya? Apa aku dulu menggunakan sihir yang bahkan tidak memerlukan bakat?

“Baiklah… aku akan mencari seseorang yang berbakat dalam sihir…”

“Tolong ya….”

Aku menerima permintaan ayah dengan senang hati dan segera berangkat ke kota bersama Rietz.

Aku menggunakan kuda dalam perajalanan menuju ke kota. Aku memang tidak bisa menaikinya, jadi aku naik di kuda itu berdua sambil di gendong oleh Rietz.

Rietz memiliki bakat Cavalery S. Kemampuan berkudanya sangat mengesankan sampai-sampai ayah ku pun terkagum dengan dirinya.

Kota dapat dicapai dalam waktu sekitar 2 jam dengan menggunakan kuda. Aku berniat untuk menginap di kota ini selama dua hari.

“Rietz, aku tidak terlalu mengerti soal sihir… Bisakah kamu mengajariku??”

Sambil memanfaatkan waktu perjalanan ini aku meminta Reiz mengajari ku beberapa hal tentang sihir.

“Sihir ya… anda sudah tahu tentang dasarnya kan?”

“Ya… setidaknya aku pernah menggunakannya sekali…. Aku memasukan cairan merah ke sebuah perangkat aneh dan kemudian mengucapkan semacam mantera lalu sihir akan aktif…”

“Benar… Peralatan aneh yang anda bilang itu  kita sebut sebagai  katalisator, sedangkan cairan merah itu adalah Magic Liquid… Jika andaa memasukan  Ketika anda memasukan Magic Liquid kedalam katalisator, dan kemudian melapalkan mantera maka sihir akan aktif….  Pada saat itu Magic Liquid yang kita masukan akan terpakai….”

Katalisator dan Magic liquid ya…. Mari kita ingat ini.

Terimakasih atas kesetiaan kalian untuk selalu menantikan kami……

“Pada awalnya sihir itu memiliki mantera yang panjang dan daya serang yang lemah dan tidak bisa digunakan dalam pertempuran, jadi hanya dgunakan sebagai hiburan…. Namun dengan penemuan katalisator, benda itu dapat mempersingkat mantera dan memperbesar kekuatannya…. Spertinya benda itu mulai menyebar secara masif di Kekaisaran Somerforce ini sekitar sepuluh tahun lalu….”

“Masih baru ya??”

“Iya… Ketika saya masih berada di kelompok tentara bayaran, saya pernah mendengar para tentara tua mengeluh karena akhir-akhir ini ada pengembangan senjata konyol yang membuat mereka kewalahan…”

Aku pikir sihir digunakan dalam pertempuran sudah sejak dulu kala. Ini benar-benar mengejutkan.

“Tentang Magic Liquid yang menjadi sumber itu, apakah benda itu bisa didapatkan dengan mudah???”

“Magic Liquid dibuat dengan melelehkan batu yang disebut Magic Stone. Magic Stone ini sebenarnya tidak terlalu langka, namun karena besarnya permintaan sepertinya akhir-akhir ini harganya naik, dan untuk membuat sebuah pasukan sihir akan membutuhkan Magic liquid dalam jumlah besar. Dan tentunya membutuhkan uang…”

“Uang ya… Keluarga Louvent tidak terlalu memiliki banyak uang….”

Karena wilayahnya yang kecil dan tidak memiliki produk khusus, maka pendapatan tahunan pun kecil. Kondisinya saat ini adalah kami baru saja bisa bertahan mengelolanya.

“Meskipun kita tidak membuat sebuah pasukan sihir, adanya satu orang yang mahir dalam sihir saja sudah merubah banyak hal… Setidaknya ktta harus bisa mempekerjakan satu orang…. Mari kita temukan dalam pencarian kali ini…”

“Benar juga…”

Setelah beberapa saat aku berada diatas kuda, kami pun tiba di kota. Kota yang kami kunjungi ini bernama Canale. Kota ini adalah pusat pemerintahan Distrik Canale. Dikelilingi oleh dinding kota yang bagus, benar-benar kota yang indah.

Ada beberapa rumah yang didirikan diluar benteng. Fenomena ini terjadi karena mungkin kedamaian yang berlangsung cukup lama sehingga mereka berpikir sudah tidak perlu lagi berlidung. Tentu saja benteng kota ini dibangun sebelum adanya penyatuan Somerforce, nampaknya sudah sangat tua.

Di pusat kota ini, terdapat tempat tinggal kepala distrik Canale, Keluarga Fyres. Aku berjalan-jalan diluar benteng kota. Pada zaman ini, bagian dalam benteng kota hanya bsa di tinggali oleh orang-orang yang memiliki status tinggi. Yah, karena aku adalah anak seorang bangsawan aku bisa mendapat kan izin masuk. Namun kali ini aku sedang mencari SDM, jadi aku tidak ada keperluan di dalam sana.

Terimakasih….

Kota diluar benteng ini cukup sibuk. Ada banyak orang berlalu-lalang. Karena total populasinya sekitar 50.000 orang. Akan sangat melelahkan untuk melihat semuanya, namun aku tidak perlu melihat status semua orang. Aku hanya perlu melihat orang-orang yang tampak miskin saja.

Ada kemungkinan SDM di kota ini tidak dapat di rekrut meskipun memang sangat berbakat. Meskipun aku mengundangnya ke Lamberk, mungkin mereka tidak akan mau datang. Mungkin ada yang akan berpikir untuk apa repot-repot datang ke sebuah desa dari kota? Kami juga tidak bisa memberikan gaji yang terlalu tinggi. Kami tidak bisa menyewa orang selain yang benar-benar kesulitan dalam keuangan.

Jika memang orang yang tinggal di desa mereka mungkin akan menerimanya dengan senang hati. Pokoknya kami tidak bisa mempekerjakan orang yang tampak makmur, jadi aku hanya perlu mencari orang-orang yang terlihat miskin.

“Kalau begitu… ayo kita cari!!”

“Baik..”

Aku memamandangi orang-orang miskin yang ada dijalanan dari atas kuda. Sepertinya tidak mudah untuk menemukannya. Aku sempat menemukan beberapa orang yang berbakat, namun aku tidak memanggilnya, karena tujuan kali ini adalah mencari orang yang cocok untuk menjadi pasukan sihir.

Namun itu berbeda jika ada SDM yang sebagus Rietz. Jika setidaknya setengah statusnya tidak emcapai nilai 60 maka aku tidak perlu menyewanya kali ini.

Karena mataku telah lelah dan perutku mulai lapar, kita pun beristirahat sebentar. Aku memutuskan untuk turun dari kuda dan mmebeli sesuatu dipasar dan memakannya.

Namun ketika aku sampai di pasar….

Tolong dikomen ya kalau ada terjemahan yang aneh atau rancu…

“Apa itu……”

Aku melihat sosok manusia didalam sebuah kurungan dengan label harga dilehernya.

“Itu adalah pedagang budak….”

Sistem perbudakan yang dulu pernah ada di bumi ternyata juga ada di dunia ini. Tapi… Oh iya, budak ya…. Aku sedikit khawatir dengan kenyataan ‘membeli orang’, namun mungkin ada beberapa SDM yang bagus diantara para budak. Apalagi kita tidak perlu repot-repot bernegosiasi agar dia mau menjadi bawahan ku. Masalahnya adalah harganya. Untuk saat ini, aku mungkin punya uang untuk bayar uang muka, namun apa aku bisa membelinya??

Untuk saat ini mari kita lihat-lihat dulu.

“Sebelum makan siang kita lihat-lihat budak dulu!!”

“Apa anda ingin membeli budak???”

“Mungkin saja ada orang berbakat diantara mereka….”

“Ya…. Tapi apa ada ya…”

Rietz nampak tidak terlalu menyukainya, namun dia tidak menentangku. Aku pun memeriksa setiap budak yang ada di kandang satu per satu.

Jangan lupa untuk komen ya…

Tidak ada satu pun yang terlalu berbakat. Dan ketika aku hampir menyerah….

Charlotte Wraith | 11 Years Old | ♀
—Status—
Leadership 65/92
Military 93/116
Wisdom 34/45
Politics 31/40
Ambition 1

—Aptotude—

Inantry D
Cavalery D
Archery D
Magic S
Fortification D
Weaponary D
Naval Battle D
Air Combat D
Strategy D

Aku menemukan status yang sangat mengejutkan ini.

Terimakasih telah mampir…

 

Anda telah membaca Tensei Kizoku, Kantei Skill de Nariagaru Chapter Chapter 10. Jadikan Kurozuku sebagai website favorit anda.

Comments

2 responses to “Tensei Kizoku, Kantei SKILL de Nariagaru Chapter 10”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *